<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803</id><updated>2012-02-08T18:05:28.355-08:00</updated><category term='headline news'/><category term='celoteh'/><category term='renungan'/><category term='curhat'/><category term='Feature'/><category term='bisnis internet'/><category term='Opini'/><category term='news'/><category term='Prolog'/><category term='cerpen'/><category term='syair'/><category term='Dokumenter'/><title type='text'>Kisah, Fakta dan Fiksi</title><subtitle type='html'>Karena Hidup, Bukan Matematika!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>102</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4720581443091044624</id><published>2011-09-06T01:52:00.000-07:00</published><updated>2011-09-07T02:07:24.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Beredar, Foto Mesra Diduga Agusrin (Gubernur Bengkulu Non Aktif)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-I2WCEVdZ23Y/TmXgOi4FRzI/AAAAAAAAAK4/kwOX3KvgX_s/s1600/293575_151067948314668_100002343913290_274088_6118272_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-I2WCEVdZ23Y/TmXgOi4FRzI/AAAAAAAAAK4/kwOX3KvgX_s/s320/293575_151067948314668_100002343913290_274088_6118272_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649167848090978098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Radar Utara, 6 September 2011&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ARGA MAKMUR RU - Belum turun putusan kasasi atas kasus dugaan korupsi dana PBB dan BPHTB dengan tersangka Gubernur Bengkulu (non aktif) Agusrin M Najamudin ST, beberapa hari ini beredar beberapa foto mesra orang yang diduga Agusrin M Najamudin dengan salah seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai istri simpanannya. Belum diketahui persis mengenai apakah foto itu direkayasa atau tidak, namun setidaknya ada sekitar 3 buah foto Agusrin dengan seorang perempuan cantik berpakaian minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelusuran RU, penyebar foto mesra Agusrin tersebut memakai nama akun facebook Mira Angelia. Secara kasat mata, ketiga foto yang diupload (diunggah) dengan waktu berbeda itu benar-benar asli dan diambil di salah satu kursi dengan latar berwarna hitam kecokelatan. Sementara dua foto lainnya diambil di dalam sebuah mobil dengan latar jok mobil warna hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam foto yang diduga diambil di sebuah kursi, Agusrin tampak mengenakan kemeja putih. Sedangkan perempuan yang disebut-sebut sebagai istri simpanannya dan telah mendampingi Agusrin selama 7,5 tahun itu mengenakan pakaian daster seksi becorak bunga warna-warni. Parahnya, belahan dada sang perempuan yang belum diketahui identitasnya itu tampak menantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berpose, Agusrin tampak bersandar di kursi dengan tangan kanan seolah mengarahkan kamera. Sedangkan dua kancing kemeja putihnya tampak terlepas. Sementara perempuan mengenakan daster tampak mesra menggandeng Agusrin dari arah samping kiri dengan bahu kanan bersandar di bahu kiri Agusrin. Sang perempuan tampak tersenyum manis. Sedangkan Agusrin tampak menunduk (tak menghadap kamera) dengan ekspresi wajah biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dua foto lainnya yang diambil di dalam mobil, diduga foto mesra itu masih dengan perempuan yang sama. Hanya saja, di dalam dua foto yang hampir serupa itu, sang perempuan tampak mengenakan baju hitam kecokelatan. Dengan ekspresi setengah memeluk Agusrin yang juga mengenakan kemeja putih dari arah belakang. Dilihat dari poni rambutnya yang sedikit pirang, perempuan yang ada di dalam tiga foto tersebut merupakan perempuan yang sama. Bedanya, pada foto yang diambil di kursi, kemeja putih Agusrin memiliki kancing hitam dengan kantong di kiri dan kanan. Sedangkan kemeja putih yang dikenakannya saat berpose di dalam mobil, memiliki kancing satu warna dengan kemeja serta tidak memiliki kantong di sebelah kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan koran ini sekitar pukul 20.30 WIB kemarin malam sempat meng-add penyebar foto mesra yang menggunakan akun facebook dengan nama Mira Angelia tersebut. Tepat pukul 10.20 WIB kemarin, sang pemegang akun menyetujui wartawan koran ini untuk berteman dengan yang bersangkutan melalui facebook. Sayangnya, ketika kami mencoba meminta keterangan lebih detail dengan mengirimkan pesan ke inbox akun facebook Mira Angelia itu, hingga berita ini dilansir belum ada jawaban dari yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, tak hanya menyebarkan foto mesra Agusrin, namun admin akun facebook Mira Angelia itu juga membuat status dan komentar di beberapa akun facebook lainnya seperti di facebook atas nama Sultan Baktiar Najamudin dan di wall (dinding) group facebook Stop Agusrin M Najamuddin (Gubernur Bengkulu)...!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kalimat yang dituliskan melalui status facebook Mira Angelia diantaranya, "Ada yg bilang ini isu muraahan..!! Ga apa saya yakin Allah beri petunjuk utk membuka smua kebenaran yg saya katakan!!! Demi Allah swt, demi rosuluullah, demi org tua saya apapun yg saya katakan tentang agusrin beserta keeluarganya adalah benar dan nyata. Tak ada keuntuungan bagi saya membuat isu. Ini smua fakta, bukti dan nyata. Kalian bisa check... Saya akan buka perlahan2. Saya akan tunjukkan ke kalian smua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di beberapa komentar di dinding facebook Sultan Baktiar Najamudin, Mira Angelia juga menuliskan kalimat seperti, "Sultan..!! Gw tau belang nya agusrin!!! Mau kita ke pengadilan pun kalian pasti kalah. 1. Agusrin itu pernah menikah dgn nancy. (Pernah hamil lalu digugurkan), 2. Menikah lg dengan cici (sdh aborsi 2 kali, namun skrg sdg hamil kaaaan diaaaa..???) Perrnah menikah dgn presenter TV. Saya punya bukti smuaaa!!! Smua akurat. Kaliaan keluarga bejat. Bejat. Bejat. Demi duit dan jabatan serta kesenangan kalian sendiri kalian menyakiti byk org lain. Kalian menipu org lain..!!! Apa lg dgn anak buah yg sudah setia dgn kalian kapanpun bisa kalian buang. Ironis sekali kalian terutama AGUSRIN koruptor NAJAMUDIN. Apakah bgitu didikan bapak ibu kaalian?????"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain Mira Angelia juga menuliskan, "Pesan utk kalian keluarga najamudin!!! Si agusrin mau kawin lg. Sm nonik anak kedokteran unpad semester 8. Nonik mau dibyr 7,5 jt perbulan. Agusrin sendiri yg bicara. Kalian emang penjahat kelamin yah hahahahhahaaa (saya denger sendiiri agus yg bicara) gilaaa yah istrinnya yg satu msh hamil mau ditipu dia mau kawin lg, paraaaah," tulisnya di kolom komentar wall akun facebook atas nama Sultan Baktiar Najamudin.&lt;br /&gt;Di dinding facebook Stop Agusrin M Najamuddin(Gubernur Bengkulu)...!!!, Mira Angelia juga menuliskan, "Hay kalian mau tau ndak, agusrin ini banyak sekaali mempermainkan wanita..!! Ada presenter TV, pernah nikah sirri sm nita itu. Dan jg ada lagi wanita2 yg dia bohongin di jakarta. Kalo mau bukti dan fakta hubungi saya!! Jgn mau tertipu oleh agusrin ini," tulisnya lagi.&lt;br /&gt;Masih berdasarkan penelusuran RU, akun facebook Mira Angelia dibuka pada 24 April 2011. Hanya saja, Mira Angelia baru mulai menambahkan foto mesra Agusrin tersebut pada 2 Agustus 2011. Sedangkan foto mesra Agusrin terakhir diupload, Sabtu (3/9) sekitar pukul 12.02 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RU terus berupaya melacak pembuat FB Mira Angela yang membuat poto profilnya seorang cewek yang sedang berfoto mesra dengan Gubernur Bengkulu non aktif Agusrin M.Najamudin. RU berhasil berkomunikasi melalui BBM (Blackberry Messengger) dengan orang yang mengaku sengaja membuat akun FB tersebut lewat pin BB yang tercantum di akun FB Mira Angela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui BBM dengan ID secret dengan bergambar Agusrin saat duduk dikursi pesakitan di PN Jakarta Pusat, pelaku mengaku mendapatkan poto tersebut dari sumber yang dapat dipercaya. Menurut penuturannya, pelaku sengaja membuat akun tersebut karena kecewa, karena menjadi korban pemecatan sepihak oleh keluarga Najamudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika RU berusaha ingin mengetahui lebih jauh identitas yang bersangkutan, pelaku tidak mau menyebutkan. Namun pelaku memperbolehkan RU dengan memanggil dengan sebutan Bapak, mas atau bang. Dibeberkan oleh pelaku lagi saat BBM-an, bahwa wanita yang ada didalam poto tersebut merupakan Chici isteri Agusrin sebelum menjabat Gubernur. Selama ini Agusrin menutupi perkawinannya dengan Chici, kemudian dia kembali lagi dengan Diah Nurwiyanti demi jabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dibeberkan lagi oleh pelaku, Agusrin M.Najamudin pernah menikahi presenter RBTV hanya selama 6 bulan. Pernikahan yang hanya berlangsung 6 bulan ini dikarenakan ketahuan oleh Chici. Lanjut dia, Chici sendiri hanya berstatus ibu rumah tangga, dulu aktif di kepariwisataan, karena sarjana sains pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ketika RU berusaha mengorek keterangan lebih jauh, pelaku tidak mau memberikan keterangan lebih jauh soal Chici wanita yang ada didalam poto mesra tersebut. Diakhir pembicaraan, pelaku mengatakan tidak ada motif apapun menyebarkan poto mesra ini, melainkan hanya untuk membalas dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu RU mengatakan apakah siap jika dilaporkan pencemaran nama atas poto mesra itu, pelaku hanya menjawab dengan tertawa. "Hahahah ini politik, ini fakta," kata pelaku mengakhiri obrolan melalui BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika RU mencoba akan menghubungi kerabat dekat Agusrin M.Najamudin, yaitu Sultan Bakhtiar tidak mengangkat telepon. Tidak patah arang RU mencoba menghubungi lewat HP tapi tidak kunjung mendapatkan balasan. Begitu juga beberapa nomor Hp Agusrin yang dihubungi tak ada yang aktif. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(law/**)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4720581443091044624?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4720581443091044624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4720581443091044624' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4720581443091044624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4720581443091044624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2011/09/beredar-foto-mesra-diduga-agusrin.html' title='Beredar, Foto Mesra Diduga Agusrin (Gubernur Bengkulu Non Aktif)'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-I2WCEVdZ23Y/TmXgOi4FRzI/AAAAAAAAAK4/kwOX3KvgX_s/s72-c/293575_151067948314668_100002343913290_274088_6118272_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-54487132337721275</id><published>2010-12-13T08:11:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T08:24:56.126-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Berkas Gubernur Bengkulu ke PN, Mantan Kades Bayar Nazar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/TQZIM5pjUEI/AAAAAAAAAKg/M4FxLge8wvY/s1600/FOTO%2BA.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/TQZIM5pjUEI/AAAAAAAAAKg/M4FxLge8wvY/s320/FOTO%2BA.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550202977251446850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sembelih Kambing&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;di Dekat Kuburan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INI&lt;/span&gt; salah satu bukti diam-diam ternyata masyarakat kita mengamati jalannya penegakan supremasi hukum di negeri ini. Diduga saking kecewanya karena lebih satu tahun perkara dugaan korupsi dengan tersangka Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin tak kunjung disidangkan, mantan Kades Tebing Kaning Kecamatan Arga Makmur Slamet Riyadi, beberapa waktu lalu memasang nazar.&lt;br /&gt;Dalam nazarnya, jika berkas korupsi Agusrin dilimpahkan ke PN, dia berjanji akan menyembelih kambing hitam. Setelah mengetahui dari media massa kebenaran soal pelimpahan berkas perkara tersebut, akhirnya kemarin Slamet Riyadi mengundang beberapa warga lain untuk hadir ke rumahnya dalam rangka menyembelih kambing.&lt;br /&gt;Menariknya, penyembelihan kambing tersebut dilakukan Slamet tak jauh dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tebing Kaning dan sebelum disembelih, kambing itu diberi nama melalui secarik kertas bertuliskan Dajjal.  Tak diketahui persis apa tujuannya menyembelih kambing hitam itu di dekat pemakaman, namun menurut Slamet penyembelihan kambing hitam di dekat kuburan tersebut memang sudah menjadi nazar awalnya. "Karena ini nazar, saya harus membayarnya. Saya takut kalau ada apa-apa kalau tak dibayar. Kata orang tua kita dulu, kalau nazar tak dibayar, kita akan kualat. Makanya saya bayar," ungkap Slamet.&lt;br /&gt;Kepada wartawan, Slamet mengakui alasannya menetapkan nazar tersebut dilatarbelakangi karena kekecewaannya atas lambannya penegakan hukum terkait korupsi dengan tersangka Gubernur Bengkulu. "Selaku rakyat biasa, kami kesal dan kecewa karena meski telah ditetapkan tersangka, pemimpin kita itu tak kunjung diadili. Padahal, substansi diadili bukan untuk menyalahkan, melainkan mencari kebenaran. Jika dia salah, pengadilanlah yang berhak memberikan sanksi, namun jika tak bersalah, dia akan lepas dari jeratan hukum. Intinya, kami hanya berharap supremasi hukum ditegakkan," ujarnya.&lt;br /&gt;Ketika ditanya alasan mengapa sebelum disembelih kambing itu diberi nama Dajjal, Slamet menjelaskan, melalui pemberian nama terhadap kambing tersebut dia ingin menjelaskan sesungguhnya perbuatan layaknya Dajjal harus dibunuh. "Sesuai dengan pengetahuan yang saya ketahui, Dajjal datang dengan membawa semacam surga dan neraka. Apa yang dia katakan surga itu sebenarnya neraka. Nah, saya menerjemahkan saat ini sebenarnya Dajjal majazi sudah ada. Dajjal memang menawarkan air, namun sebenarnya air itu adalah api. Dajjal memberikan bantuan, tapi sebenarnya bantuan itu akan membuat masyarakat menderita jika menikmatinya dan menuruti apa kemauan Dajjal," terangnya.&lt;br /&gt;Seperti diterangkan di salah satu kitab, lanjut Slamet, Dajjal datang pada suatu kaum dan mengajak mereka (supaya mengikuti dia) dan kaum itu beriman kepadanya. Dajjal memberi perintah kepada langit, maka turunlah hujan, lalu ia memberi perintah kepada bumi, maka keluarlah tumbuh-tumbuhan. Lalu ia datang kepada kaum yang lain, dan mengajak mereka (supaya mengikuti dia) dan kaum itu menolak ajakannya, maka berpalinglah ia dari mereka, lalu kaum itu tertimpa kelaparan dan tak ada sedikit kekayaan pun yang mereka kuasai. "Kawan-kawan Dajjal hidup senang, dan musuh-musuh Dajjal hidup sengsara. Padahal, kesenangan kawan-kawan Dajjal itu hanyalah ilusi. Sedangkan kesengsaraan musuh Dajjal adalah kenikmatan," jelasnya. (**)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-54487132337721275?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/54487132337721275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=54487132337721275' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/54487132337721275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/54487132337721275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/12/berkas-gubernur-bengkulu-ke-pn-mantan.html' title='Berkas Gubernur Bengkulu ke PN, Mantan Kades Bayar Nazar'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/TQZIM5pjUEI/AAAAAAAAAKg/M4FxLge8wvY/s72-c/FOTO%2BA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-706560457097977627</id><published>2010-08-25T08:58:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T09:45:12.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Kecil Itu Besar</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Dulu, waktu SD kelas IV aku dikenalkan guru kelasku dengan pepatah; Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Waktu itu, aku ingat pepatah ini berlaku bagi kami yang dianjurkan untuk menabung. Saat itu pula, diajarkan tentang pengertian hemat dan kikir. Hmm.. Masa kecil memang menyenangkan. Meski hidup sederhana, tapi setidaknya beban pikiran tak seperti saat ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Sekilas masa kecil akan tetap terkenang indah. Karena kita harus sadar betul, tak ada satupun yang tidak berawal dari kecil. &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;*) sambil mikir, ada ga ya yang ga da kecilnya? Hehe..&lt;/i&gt; Kalaupun ada, aku yakin kesannya tak akan natural. Karena semua butuh proses, dan proses butuh waktu. Begitupun dengan alam semesta. Tentu Alquran juga menjelaskan toh, proses penciptaan alam semesta ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Awal, proses dan hasil. Ketiga komponen itu saling berkaitan dan sama-sama memiliki ikatan satu sama lain, tak dapat dipisahkan. Jika awalnya baik, didukung dengan prosesnya baik pula, Insya Allah hasilnya juga akan baik. Namun jika awalnya kurang baik, semoga kita termasuk kepada golongan orang-orang yang husnul khotimah. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:Wingdings; mso-ascii-font-family:Georgia;mso-hansi-font-family:Georgia;mso-char-type:symbol; mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family: Wingdings"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Menurutku, hal besar dalam hidup adalah ketika kita bisa mencapai harapan dan cita-cita dengan proses disertai kerja-kerja berat. Jadi ingat ungkapan Proklamator RI, Ir Soekarno di dalam bukunya “Dibawah Bendera Revolusi” bahwa tidak ada &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-bidi-font-family:Tahoma;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Tahoma"&gt;emenangan &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;p&lt;/span&gt;aling &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold"&gt;i&lt;/span&gt;ndah, &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;s&lt;/span&gt;elain &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;k&lt;/span&gt;emenangan &lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold"&gt;s&lt;/span&gt;etelah &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;d&lt;/span&gt;ituntaskan dengan &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;k&lt;/span&gt;erja-kerja &lt;span style="mso-bidi-font-weight:bold"&gt;b&lt;/span&gt;erat&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Tahoma;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;Jika kita mau menggelitik hati kita lebih dalam, tak ada kerja-kerja berat selain melakukan hal-hal kecil dan memiliki hasil yang kecil juga. Namun karena tadi kita sudah menyamakan persepsi bahwa segala sesuatu harus diawali dengan hal-hal kecil, tentu mengerjakan yang kecil memang merupakan suatu proses yang mesti dilalui. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Tahoma;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;Seperti pepatah yang kuperoleh dari guru saat aku duduk di bangku SD tadi, kita harus sama-sama meyakini, sesuatu yang kecil jika dikumpulkan akan menjadi besar. Satu hal yang juga mesti kita sadari, proses pengumpulan itu tentu memakan waktu. Untuk itu, kita dituntut istiqomah dan bersabar serta meyakini tak akan ada pekerjaan baik sedikitpun yang tidak ada manfaatnya. Untuk itu, peran ikhlas dalam mengerjakan sesuatu juga mesti ada. Karena jika tak ada keikhlasan, hal kecil sekalipun akan terasa berat. Begitulah kaitannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Tahoma;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;Kesimpulannya, tak ada salahnya kita mengidam-idamkan sesuatu yang besar, tapi prosesnya mesti dilalui dengan sempurna. Karena belum tentu kita termasuk kepada golongan orang-orang yang husnul khotimah. Hehe.. :)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Georgia&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-bidi-font-family:Tahoma;mso-bidi-font-weight:bold"&gt;Mari kita mengumpulkan &lt;i&gt;pasir-pasir di pantai&lt;/i&gt; dan mari &lt;i&gt;menghitung rintik hujan&lt;/i&gt;. Jangan sampai, karena mengharapkan burung yang sedang terbang tinggi, tapi punai di tangan dilepaskan. Bukankah punai juga salah satu nama dan jenis burung?! Hmm.. :)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Wallahu'alam Bishawab.. (**)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Arga Makmur, 25 Agustus 2010&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-706560457097977627?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/706560457097977627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=706560457097977627' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/706560457097977627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/706560457097977627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/08/kecil-itu-besar_25.html' title='Kecil Itu Besar'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4402269140813550212</id><published>2010-08-25T08:45:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T09:17:14.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>MENIKAH? Ya, Menikah..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nuur:32)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MENIKAH. Sepintas, kata ini sederhana. Harapan setiap mereka yang belum bertemu jodoh, bahkan banyak pula yang sudah menikah bermaksud untuk menikah lagi. Jika dilihat dari kacamata ini, menikah tak lebih kepada sifat manusiawi. Artinya, setiap manusia normal dia berminat dan bercita-cita untuk menikah. Kalaupun saat ini belum, tentu ada alasan-alasan konkrit, sehingga pernikahan belum dapat dia lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian, jangan pula teman-teman menganggap bahwa statemen diatas merupakan suatu alibi bagi saya, dan saya-saya yang lain yang kebetulan masih melajang. Hehe..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa ayat dalam Alquran mengatur soal menikah. Diantaranya, seperti surat An-Nuur di atas. Dengan demikian, sejatinya menikah bukan hanya bersifat manusiawi. Melainkan suatu keharusan bagi mereka yang dianggap telah mampu untuk melakukannya (jika akan lebih banyak mudharatnya, maka diwajibkan untuk menikah). Pada dalil lain disebutkan, jika merasa belum mampu maka diharuskan bagi kita untuk berpuasa, menahan diri dari kesucian. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya" (HR. Bukhori-Muslim) &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bicara soal kemampuan, tentu tolok ukurnya berbeda-beda. Setidaknya ada beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga seseorang bisa dikategorikan sebagai orang yang mampu. Hanya saja, setidaknya unsur tersebut harus mewakili soal mental, materi. Singkatnya, siap lahir bathin. Meskipun sebenarnya seperti yang dijelaskan dalam Surat An-Nuur ayat 32 tadi, sebenarnya soal kemampuan juga sudah diatur dan kita wajib percaya bahwa Allah SWT akan membuat kita mampu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Lalu, apa yang membuat kamu ragu untuk menikah Ndri?&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hmm.. Tak ada ragu sedikitpun. Entah ini hanya alibi, atau justru kebenaran hati, saat ini keinginan untuk menikah sebenarnya sudah terpatri. Apalagi pada usiaku yang keduapuluhenam ini, aku kerap bertemu dan kembali berkomunikasi dengan teman-teman lama yang rata-rata sudah punya momongan. Tapi ada juga lho, yang masih melajang sepertiku. Tak diketahui persis apakah alasannya belum menikah sama denganku atau tidak. :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya, maaf jika ungkapanku ini salah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menikah bagiku tak sesederhana kata yang hanya terdiri dari 7 susunan abjad. Jika dikehendaki-Nya, aku berniat hanya ingin menikah satu kali dalam seumur hidup. Beranjak dari niat inilah, tentu keinginan untuk mencari yang sesuai dengan hati, jelas ada. Kurasa ini manusiawi. Meski kita harus yakin kesempurnaan itu hanya milik Allah, namun setidaknya kesamaan jiwa harus menjadi motivasi dan berkaitan erat dengan keyakinan hati. Inilah problemnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menemukan, tak beda rumitnya dengan mencocokkan. Bertemu, lalu cocok. Itulah idealnya. Butuh waktu memang. Sampai kapan? Pertanyaan ini tak hanya aku yang mempertanyakan. Beberapa teman, bahkan beberapa anggota keluarga juga sering mempertanyakan soal waktu ini. Tapi jujur saja, pertanyaan mereka kadang sulit untuk kujawab. Bagaimana mau memberikan jawaban, sementara aku sendiri tak mengetahui apa jawaban sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;“Secara aku juga normal Bang, aku juga kepengen punya istri, punya anak yang lucu dengan senyumnya yang bikin gemes,” begitulah berkali-kali aku memberikan jawaban kepada seorang teman, sekaligus abang bagi kami yang berusia lebih muda. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika saat ini kita (bagi yang masih lajang) sudah menemukan ada kecocokan, tentu ada suatu harapan untuk mewujudkan keinginan suci, menikah. Entah itu kapan, namun usaha untuk menuju tujuan bukanlah suatu kesalahan. Sebab aku juga yakin dan berserah, soal waktu biarkan saja Allah SWT yang menentukan. Kalau ditanya secara pribadi, siapa sih yang tidak mau kearah kebaikan? Tentu ingin sesegera mungkin bukan?! Namun lagi-lagi, aku menyerahkan seutuhnya kepada-Mu ya Allah.. Karena hanya pada-Mu aku berserah, meminta dan tiada kekuatan apapun, selain Engkau sang Maha Kuat. (**)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;*) Berpikir, kapan ya aku menikah? Mau donk.. hehe.. (semoga dia membuka hatinya, sehingga hidup ini akan lebih &lt;i&gt;terhayati&lt;/i&gt;)&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Arga Makmur, Jelang Sahur, 24 Agustus 2010&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4402269140813550212?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4402269140813550212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4402269140813550212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4402269140813550212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4402269140813550212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/08/menikah-ya-menikah_25.html' title='MENIKAH? Ya, Menikah..'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4346458032876150857</id><published>2010-08-25T08:38:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T09:17:14.066-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Indahnya Harapan..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;BISA dibayangkan betapa suntuknya hidup ketika tak ada harapan. Semuanya terasa hambar, tak ada yang ditunggu dan tak ada pula semangat untuk hidup. Bicara soal harapan pula, bathin kita kerap membayangkan sebuah perjuangan untuk menggapai harapan dimaksud.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Harapan. Sebuah keinginan yang belum bisa digapai. Tentu, untuk menggapai harapan tersebut butuh perjuangan dan waktu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mari Teguh, seorang motivator kondang dan diidam-idamkan jutaan ummat pernah bilang, keberhasilan anda bukan diukur dari apa yang anda dapatkan, melainkan seberapa besar perjuangan dan apa yang telah anda lakukan untuk keberhasilan itu sendiri. Sedikit bingung sih, tapi ya begitulah idealnya. Karena hidup ini permainan Allah SWT. Sementara kita hanya menjalani trek yang telah disediakan. Muaranya, ya surga dan neraka. Bukan begitu? &lt;span style="font-family:Wingdings;mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri;mso-hansi-theme-font: minor-latin;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Balik lagi ah ke harapan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tak berlebihan kan jika saya berpendapat, harapan itu adalah motivasi. Dengan harapan, kemudian akan timbul semangat perjuangan. Lalu, bagaimana jika setelah berjuang mati-matian (versi kita) ternyata keinginan tak juga tercapai? Hmm.. Ini problem menurutku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Kesungguhan memang bukan ibarat angka. Tak bisa ditakar. Kadang kita sudah merasa maksimal, namun ternyata belum. Ada juga kalanya kita merasa biasa saja, tapi sebagian orang berpendapat, kita sudah maksimal. Begitulah penilaian, abstrak. Karena hidup, bukan matematika. Dengan begitu, wajar saja jika ada penilaian berbeda dan tak ada kebenaran hakiki yang bisa kita dapat di dunia. (Lho, kok jadi melebar ke kebenaran? Hehe..)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sedikit mengupas statemen Mario Teguh sebelumnya, aku menafsirkan yang dimaksud sang motivator adalah hidup adalah ibadah. Jadi, bersungguh-sungguhlah (menurut kita) pada setiap pekerjaan yang kita lakukan, apapun itu. Sebab jika kita sudah bersungguh-sungguh namun hasil tak sesuai dengan harapan, kupikir ada sebuah kepuasan bathin yang kita dapat. Kepuasan arti sebuah perjuangan, dan mengajarkan kepada kita bahwa tidak setiap keinginan yang kita harapkan, dapat terkabul. Jika sudah begini, orang kerap menilai konsep diri seperti ini dikategorikan sebagai kedewasaan. Tapi tak hanya itu, dengan berpikir cerdas dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT, konstelasinya bagi ummat Islam ada pada Rukun Iman. Ya, Iman kepada Allah SWT. Bahwa tidak ada kekuatan apapun, selain kekuatan Sang Pencipta. Hmm.. &lt;span style="font-family:Wingdings;mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri;mso-hansi-theme-font: minor-latin;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Di penghujung tulisan ini, mari kita terus berharap. Teruslah berharap, dan teruslah berjuang. Jika mau jadi orang baik, lakukanlah hal yang baik-baik pula. Jangan karena ada lagu dengan judul Berhenti Berharap, lalu kita benar-benar berhenti. Karena harapan itu indah teman, seperti harapan ketika kita menunggu bedug berbuka puasa. Jika sudah waktunya berbuka, tentu nikmat bukan? Itulah yang disebut dengan Indah pada Saatnya. &lt;span style="font-family:Wingdings;mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri;mso-hansi-theme-font: minor-latin;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Arga Makmur, 22 Agustus 2010&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4346458032876150857?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4346458032876150857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4346458032876150857' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4346458032876150857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4346458032876150857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/08/indahnya-harapan_25.html' title='Indahnya Harapan..'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6695491758282133861</id><published>2010-08-25T08:36:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T09:17:14.067-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Indah Tak Terperi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Alhamdulillah, hari ini hari ke-13 bagi kita ummat Islam berpuasa. Menahan dari segala hawa nafsu yang biasa kita lakukan di bulan-bulan lain, selain Ramadhan. Bersyukur juga, kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati damainya Ramadhan tahun ini. Padahal, tak ada satu garansi apapun yang kita dapatkan untuk tetap bisa menikmatinya. Inilah salah satu kemurahan Allah SWT. Tidak seperti perusahaan-perusahaan jasa yang kerap memberikan garansi dalam limit waktu tertentu sebagai iming-iming dan jualan iklan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Namun apakah pernah terpikir, bagaimana jika Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita? Karena rahasia itu tidak ada yang tahu teman. Tak satupun yang mengetahuinya. Namun demikian, semuanya telah tersusun dan terprogram protect di server lauhul mahfuz. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mari kita membayangkan, Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita. Sebab bisa jadi, kita tak bisa lagi menikmati indahnya Ramadhan tahun depan. Bahkan siapa tahu, ternyata hari ini adalah hari terakhir kita berpuasa. Karena besok mungkin malaikat maut menjemput kita. Subhanallah, sungguh semuanya menjadi rahasia Sang Pencipta. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jika saja hari ini dan atau bulan ini adalah Ramadhan terakhir bagi kita, tentu yang terbayangkan bagi saya saat ini adalah bersungguh-sungguh menjalankan ibadah kepada-Nya. Kita akan merasa betah berlama-lama dan bermesraan dengan Allah SWT dalam dzikir panjang. Karena kita tak mengetahui rahasia itu, lalu apakah salah jika kita kembali mengorek hati nurani untuk lebih khusuk beribadah kepada-Nya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Beberapa saudara kita, lebih tua, sebaya dan bahkan lebih muda umurnya di dunia dengan kita beberapa bulan menjelang Ramadhan dan saat Ramadhan tahun ini dipanggil keharibaan-Nya. Lalu, apakah ini tak menjadi pelajaran bagi kita?! Sementara sebelum dipanggil, saudara kita tadi tak ada ubahnya dengan kita. Bercanda, bahkan mungkin saling ejek. Hmm..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Allah maha mengetahui apa yang kita perbuat, bahkan dalam hitungan detik sekalipun. Jika seorang Aristoteles sekalipun tak bisa menebak hati seseorang, tentu tidak dengan Allah SWT. Kita berada di tempat terang dan terbuka atau berada di tempat gelap, tanpa cahaya dan ruangan itu kembali ditutup berlapis-lapis ruang tanpa cahaya sekalipun, Allah tak pernah merasa kesulitan untuk mengetahui setiap tindak-tanduk kita. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Sungguh tak ada satu amal dan dosa pun yang mampu terlewat dalam setiap catatan-Nya. Apakah kita masih ragu? Terkadang, syaithon sungguh halus mengacak-acak hati kita. Kita yang kadang merasa sudah benar, tanpa kita sadari ternyata perbuatan kita adalah salah besar. Yakinlah teman, hidup ini berawal dari segumpal darah dan tergantung dengan segumpal darah pula. Jika segumpal darah itu baik, maka Insya Allah semuanya akan baik pula. Begitu juga sebaliknya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Mari kita kembali menata hati. Belajar ikhlas, dan hanya berpasrah kepada-Nya. Jadi ingat dengan lagunya Aa’ Gym, Jagalah Hati &lt;span style="font-family:Wingdings;mso-ascii-font-family: Calibri;mso-ascii-theme-font:minor-latin;mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family: Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-char-type:symbol;mso-symbol-font-family:Wingdings"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Sungguh segumpal darah itu adalah hati. Dengan menjaga hati, itu berarti kita menjaga kehormatan dan menjaga hidup untuk akhirat. Hidup kita akan merasa tentram dan nyaman jika hati bisa dijaga. Jaga hati, dan mari nikmati keindahan tak terperi. (**)&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6695491758282133861?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6695491758282133861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6695491758282133861' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6695491758282133861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6695491758282133861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/08/indah-tak-terperi_25.html' title='Indah Tak Terperi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3729810091389693006</id><published>2010-08-20T06:20:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T09:17:33.607-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Titik Nadir</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ya, titik nadir. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan sisi tergelap dari perjalanan hidup seseorang. Titik nadir kerap juga diartikan dengan bagian dari kepingan-kepingan sepi dan keterpurukan. Begitulah titik nadir dalam konteks perasaan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Manusia memang hanya bisa berencana. Berusaha diiringi doa dengan menyerahkan sepenuhnya kepada Sang Khalik, pemilik semesta alam. Jika kita sedang berada pada titik nadir, sabar dan ikhlas merupakan kunci dan jurus pamungkas. Klasik memang. Namun apakah kita pernah berpikir, jika tidak sedang berada di titik ini terkadang sabar dan ikhlas hanya menjadi dua kata yang tak begitu bermakna. Jangankan hanya untuk menelaah lebih jauh maknanya, terkadang mengingat Allah saja kita bermalas-malasan. Naudzubillah summa naudzu billahi minzalik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ya, inilah cara Allah SWT mengingatkan hambanya untuk tetap berada dalam keimanan. Bersyukurlah bagi kita yang diberikan peringatan atas kejadian yang tak kita kehendaki. Karena dengan cara ini, Allah ingin mengingatkan kita untuk kembali bermunajat. Mungkin saja, selama ini aktivitas duniawi kerap membuat lupa kepada Sang Pencipta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Layaknya hidup, seperti roda katanya. Kadang dibawah, kadang ditengah-tengah, kadang juga kita sedang diatas. Permainan itu hanya milik Allah. Kita hanya bisa berusaha untuk tidak berada pada posisi yang tak kita kehendaki. Namun jika sudah berdoa dan berusaha untuk tidak berada pada posisi tak nyaman, jangan pula lalu kita menyalahkan Allah. Terkadang, kita kerap alpa ketika doa dan usaha belum dikabulkan. Bisa jadi Allah SWT telah mengabulkan doa kita dengan tidak memenuhi permintaan kita. Sebab Allah maha mengetahui setiap sisi mudharat yang akan terjadi jika permintaan kita dikabulkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sungguh Allah SWT senang ketika kita merengek dan meminta kepada-Nya. So, dengan begitu tentu tak ada yang sia-sia kan? Bukankah tidak Dia ciptakan kita, selain untuk beribadah kepada-Nya? Meski pahala dan dosa bukan urusan kita, namun tentu kita tahu secara syariat, ketika kita berbuat baik maka imbalannya adalah pahala. Sekali lagi, TAK ADA YANG SIA-SIA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Terakhir, berserahlah kepada-Nya. Sekecil apapun urusan itu, Allah maha mengetahui dan sebesar apapun problem yang kita hadapi, Insya Allah akan terasa ringan jika kita mencoba ikhlas dan sabar dengan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Sang Khalik, pemilik alam semesta.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini hanya nasehat untuk diri pribadi teman, namun jika mengena dan dirasa berguna, tulisan ini tak lebih dari sebuah sharing. Semoga kita senantiasa diberikan rahmat dan keridhoan-Nya. Yuk, kita belajar ikhlas. Karena hidup adalah belajar, tentu tak ada kata terlambat bukan? Dengan mencoba ikhlas, itu juga berarti kita juga telah menuju bijak. Bijak pada diri, sabar pada setiap temuan dalam perjalanan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Barakallahu laka wa baraka 'alaik, wa jama'a bainakuma fi khair.. ^_^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Arga Makmur, 06.00 WIB 20/8/2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3729810091389693006?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3729810091389693006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3729810091389693006' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3729810091389693006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3729810091389693006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/08/titik-nadir.html' title='Titik Nadir'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-883590929262606130</id><published>2010-06-27T23:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-27T23:51:07.816-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Hujan; Sahabat Mantan Kekasih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;AKU menemukan setitik harapan ketika senja dibalut rinai. Ruang hampa seakan terisi saat kabar menyeringai tentang perasaan awal dari beradu pandang dan semua tentang hidup ketika jalan takdir mempertemukan kita kala itu. Batas sepi telah terkotak dengan tapal kehidupan masa depan membentang. Aku hidup, kembali mulai mengeja satu per satu mimpi yang sempat terlewati karena galau. Ya, karena kau ada di sini. Bersamaku, menghitung rintik hujan setiap senja tiba.&lt;br /&gt;Kita hidup dalam satu musim, hujan. Mungkin dengan kesamaan itu, kita lebih mengerti atas sikap yang diperagakan. Layaknya hidup, sandiwara memang. Aku yakin kita memiliki peran berbeda, tapi saling melengkapi. Jika kemudian satu diantara tulang rusukku itu adalah kamu, keikhlasan sebenar sudah terpatri ketika detik pertama aku melihat keriting rambutmu.&lt;br /&gt;Tulus, selayaknya setiap kata yang kau ungkapkan menjelang keberangkatanmu. Beberapa tanggal kemudian terlewati, hingga kemudian rindu membuncah. Meski asing, aku tak merasa terasing. Karena ternyata rasa itu juga kau rasakan seiring gelap kemudian berganti terang, dan begitu seterusnya.&lt;br /&gt;Inilah aku. Aku yang mencoba untuk yakin bahwa yang mencari akan menemukan, dan yang pergi akan kembali. Membenarkan setiap sisi kesalahan dan mencoba untuk percaya kepergianmu memang akan kembali untukku. Sementara aku telah menemukanmu diantara pekat, pahit dan keterasingan masa lalu.&lt;br /&gt;Hadirmu menyejukkan hati. Begitu selalu ku enduskan pada setiap nafas, tepat di sisi telinga kananmu. Tentu kau masih ingat bukan? Hari-hari itu memang indah.&lt;br /&gt;"Jika kemudian kau adalah pendampingku, ku harap hatimu tetap terjaga. Dan biarkan selamanya tangan ini selalu ada di pundakmu," begitu katamu. Itulah alasan lain yang kemudian membuat aku percaya, pertemuan kita adalah awal dari perjuangan hidup, selain karena keriting rambutmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim kini berganti. Kepergianmu juga telah membuat perbedaan masa dan musim yang selama ini kita jalani bersama. Tetap hujan, namun kali ini petir menyambar. Suara teduh kemudian berganti gaduh dan kita tak lagi bisa saling melengkapi. Mungkin aku telah keliru meluruskan tulang rusuk itu. Keliru, dan kesalahanpun sampai saat ini tak penting untuk diperjelas. Karena memang pengadilan itu ternyata tak ada. Tentu jika ada, aku akan mencari advokat kondang untuk memperjuangkan perasaanku kala itu. Tapi gelap tetaplah gelap, begitu juga dengan terang. Karena aku yakin, duka kita sekalipun tak akan menghalangi terbitnya matahari esok. Bagiku, bersamamu hanya sekeping perjalanan hidup yang masih terus berlalu dan tak seorang pun tahu kemana, dan apa muara sebenarnya.&lt;br /&gt;Rien, kuakhiri kebersamaan denganmu. Ternyata kita hanya berada pada satu garis dalam semusim. Semoga kau bisa menjalani setiap konsekuensi pilihanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rumit memang untuk menyatukan perbedaan. Dengan alasan itu pula terkadang sendiri itu nyaman, meski harus diakui kadang sepi menyapa saat sela waktu jenuh. Aku tetap survive. Kembali merangkai benang dan bercinta dengan logika. Bukankah indah akan tiba pada saatnya? Pencarian kadang memang butuh waktu dan melelahkan.&lt;br /&gt;Adalah sebuah pertemuan tak terduga. Aku yakin ini juga merupakan sebentuk kepingan hidup yang entah akan berujung apa. Tentu jika dia ibarat pohon randu, maka kapuk akan bertebaran ketika kulitnya mulai layu dan tak mampu menahan desakan keinginan untuk terbang bersama angin.&lt;br /&gt;"Ya, masih ingat. Dulu, Rien banyak bercerita tentangmu," katanya datar, gadis berkerudung hitam itu kemudian melemparkan senyum.&lt;br /&gt;"Dulu, mungkin iya. Kini aku hanya mampu menghitung rintik hujan sendiri, tentu tak banyak yang kudapat. Bagaimana dengan arjunamu, kabarnya dia baru saja lulus perwira?" aku menyela membalas senyum sedikit geli dengan kata-kataku sendiri.&lt;br /&gt;"Hmm.. Sudahlah, ternyata waktu hujan memang tak selalu sama. Logika kita terkadang tak sama dengan apa yang dipikirkan orang lain. Enam bulan lalu, dia memilih untuk pergi dari kehidupanku," dia mencoba tetap tampak tegar.&lt;br /&gt;Aku merasakan ada kesedihan tersendiri ketika lirihmu seakan putus asa. Embun, begitu kau akrab kusapa. Aku mengenalmu justru dari Rien, sebuah nama tentang masa lalu yang mengajarkan aku tentang perjuangan dan keinginan yang tak dapat diraih. Embun, perempuan berkerudung dengan tutur kata lembut menyejukkan.&lt;br /&gt;Rien dan Embun memang sempat akrab. Mereka satu kampus dan sering menghabiskan waktu bersama. Tapi kemudian waktu menjawab keakraban mereka karena Rien memilih untuk menikah, setelah beberapa tahun melepas cerita denganku. Selanjutnya, mereka kemudian disibukkan dengan aktivitas masing-masing. Begitu juga denganku.&lt;br /&gt;Embun masih berdiri dibawah teduhnya balkon ruko dan mencoba untuk tampak akrab denganku setelah sekian tahun kami dipisahkan waktu. Gerimis kala itu. Di sudut kiri kami, tampak ibu-ibu penjual gorengan dengan seorang anak gadisnya yang mencoba melayani setiap pembeli berpayung.&lt;br /&gt;Hening, hanya titik gerimis yang kemudian berubah menjadi butiran hujan diiringi riuh lalu-lalang kendaraan. Sementara itu, aku mencoba untuk melepaskan kepenatannya atas masa lalu dengan menggiring langkahnya menuju pondok gorengan pada pojok terminal. Kami kemudian larut dalam cerita. Tawa dan keakraban pun mulai tampak ketika tanpa ragu aku mencoba menggodanya sembari memanggil dengan sapaan Zaskia.&lt;br /&gt;"Mirip sih. Boleh ya, mulai sekarang aku panggil kamu Zaskia, tapi tanpa Adya Mecca, gimana?" kelakarku sembari tertawa lebar.&lt;br /&gt;"Enak aja. Potong tumpeng tau, ganti nama orang sembarangan," Embun membalas tawaku dengan senyum terindah.&lt;br /&gt;Meski terdengar keberatan, tapi aku yakin sebenarnya Embun senang ketika aku panggil Zaskia. Jadilah mulai saat itu panggilan Zaskia melekat padanya, dan itu hanya aku yang memanggil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit terlintas. Ternyata pertemuanku dengan Zaskia di pondok gorengan itu adalah sebuah awal dan akhir pertemuan di kota ini. Sebab beberapa bulan kemudian dia harus pulang ke kotanya setelah rampung menyelesaikan kuliah dan resmi menyandang gelar sarjana. Dia tak sempat berpamitan langsung karena mengaku buru-buru dan dijemput keluarga. Aku juga mengetahuinya setelah dia mengirimkan pesan ke handphone dan mengatakan, saat itu dia sudah berada di kota kelahirannya.&lt;br /&gt;Bagiku tak masalah. Karena komunikasi selama ini sudah cukup membuktikan ada perasaan lain, setelah pertemuan itu. Meski jauh, kami tetap saling memberi kabar diantara kesibukan.&lt;br /&gt;Berat sebenarnya ingin kuungkapkan kalau aku menaruh simpati pada Zaskia. Hanya dorongan keinginan dan harapan cukup kuat seakan memaksa, hingga kemudian aku beranikan diri tuk menyatakan apa yang sebenarnya selama ini aku pendam. Aku jatuh hati pada Embun, ya Zaskiaku.&lt;br /&gt;"Aku bukan sosok Rien, dan aku tak jamin bisa menemanimu menghitung rintik hujan seperti dia," ujar Zaskia di ujung telepon.&lt;br /&gt;"Tapi setidaknya kau hadir pada waktu tepat. Saat keterasingan dan bara api itu mulai padam karena hujan," aku kembali meyakinkan.&lt;br /&gt;"Tapi semuanya sudah terlambat. Rien telah mengisi hatimu lebih dulu, dan aku bukan dia. Kamu harus tahu itu."&lt;br /&gt;"Lalu apakah sesuatu yang terlambat tak perlu dimulai? Semua telah ku perjelas, telah rampung dalam setiap kata. Mengalir dalam mata hati yang berbuah ketulusan. Masihkah kau ragu Zaskiaku?."&lt;br /&gt;Hanya diam, dan aku yakin diam ternyata bukanlah jawaban. Karena memang dia masih benar-benar ragu.&lt;br /&gt;"Jarak yang tak mungkin membuat kita bersama," katanya kemudian.&lt;br /&gt;"Bukankah niat adalah awal? Jika niat sudah terpatri, ku yakin semua akan ada cara," ujarku tak mau kalah.&lt;br /&gt;Aku masih mencoba untuk meyakinkan Zaskia, bahkan berbulan-bulan itu terjadi. Hasrat ingin melukiskan rindu tak dapat kucegah. Namun bagaimana bisa kulukiskan rindu jika kanvas di hatinya masih enggan dia buka. Bagaimana pula aku akan datang menjemputnya, jika sedetik saja berlalu dia kembali ragu.&lt;br /&gt;Aku mengenalnya lewat syair, kisah raut wajah segala harap tentang hidup dan mati. Aku mengaguminya karena pikiran dan kegigihan, memberi suatu pelajaran tentang perjuangan. Kini, esok dan akan datang. Meski jauh dan mungkin bukan untukku, semua telah terpatri indah. Hanya hayat dan semangatnya yang mampu membangunkan dari lelap galau.&lt;br /&gt;Desir angin pagi itu adalah getah musim di akhir Juni. Meleleh pada akar masa lalu dan bersarang muasal pada nista terindah. Setidaknya, dengan mengenal Zaskia aku telah melangkah dan meninggalkan masa lalu. Meski ku yakin tak selamanya jalan itu lurus. Kupasrahkan segala asa di setiap relung hati, ku tumbuhkan suburnya rindu dan kupinang dia yang ku datangi pada setiap helai nafas. Bercerita tentang keindahan, hingga senja perlahan lindap dan hujan menyegarkan. Karena aku yakin, ketika hujan ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, hujan kembali menggelitik gelisah. Menderu seperti ombak menghempas pasir putih di pantai perawan. Sementara aku terdiam di salah satu bangku bis tua yang akan menghantarkanku ke kotamu, Zaskiaku. Haru, penuh harap. Tak kuhiraukan sekelebatan pecahan-pecahan air yang menyentuh dinding kaca bis yang seakan merembes mengenai wajah. Tubuhku terpaku pada jendela serambi mobil. Butir-butir air itu terus turun, musim hujan kali ini serasa menghentakkan. Menekan batin meronta, mencoba merengkuh sang perempuan yang mulai getir karena dingin.&lt;br /&gt;Kaukah perempuan itu Zaskiaku? Hadir di relung hati, menyibak sepi dan mencoba membuka mimpi. Hidup di tengah-tengah keramaian, namun jiwamu tetap damai. Menawarkan relung demi relung harap dan berkomitmen melihat keindahan serta hadapi duka bersama. Semoga saja.&lt;br /&gt;Apapun keputusanmu saat aku tiba di halaman, setidaknya aku sudah siap dan yakin karena Tuhan selalu punya cara bagaimana pertemuan terjadi, begitupun Dia juga punya jalan perpisahan ketika harus terjadi. (**)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arga Makmur, 02.51 WIB, 24 Juni 2010        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-883590929262606130?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/883590929262606130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=883590929262606130' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/883590929262606130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/883590929262606130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/06/hujan-sahabat-mantan-kekasih.html' title='Hujan; Sahabat Mantan Kekasih'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-622281766071181081</id><published>2010-01-24T04:49:00.000-08:00</published><updated>2010-01-24T04:51:45.438-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Temaram Bulan Cassanova</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau haus?" tawarku...&lt;br /&gt;Seketika kau langsung ambilkan seloki black label untuk sedikit membasahi kerongkongan. Begitulah caramu melayaniku. Tak haus pun, kau selalu menawarkan kesegaran. Begitu juga dengan kehangatan saat dingin malam mulai menusuk pori.&lt;br /&gt;"Abisin minumnya ya Bang," ujarmu kemudian menawarkan dan langsung mengambil gelas penuh buih, bak debur ombak di pantai perawan. Sesekali kepalamu kau sandarkan tepat di bahuku. Kau begitu manja, tak juga hilang ku merinding ketika kau mulai berbisik mesra sembari menghembuskan nafas tepat di telinga. hmm.. Semua terasa indah.&lt;br /&gt;Basa-basimu cukup klasik. Kau menanyakan nama, sesaat kemudian aku pun balik tanya. Namun namamu tak begitu jelas di telinga. Bagiku, bukanlah hal penting yang mesti kuingat hingga kemudian berlabuh pada titik jenuh. Yang pasti, malam ini kau milikku, begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;DJ mulai memainkan musik, menari, menata gerak dan berusaha tak kaku. Kau menggodaku, lagi-lagi dengan ajakan tangan nakalmu. Awalnya aku tak tergoda, tapi kulihat kau begitu mesra. Naluriku bangkit hingga kemudian membiarkan tangan dan kaki bergerak mengiringi dentuman bass yang semakin asyik. Mari kawan, alunkan nada, goyangkan kaki dan mainkan tangan terampil... hehe.. Semakin asyik, godekan kepalamu diiringi alkohol. Aku tersenyum, mencoba menahan geli, tapi tetap menikmati. Berkali-kali hal itu kita lakukan. Naik turun lantai, hingga kemudian keringat bercucuran.&lt;br /&gt;Kau tampak letih, terduduk lesu di kursi abu. Ketika aku menghampiri, lagi-lagi kau menunjukkan sikap manja dan menyandarkan kepala tepat di bahuku. Kali ini semakin dekat, kepalamu mulai menyentuh dada. Sesekali tanganmu kau mainkan, hanya sekedar untuk menggenggam jemariku yang mulai basah. "Bang, entar kalau ke sini lagi biar aku aja yang temani ya," lirihmu seiring manja.&lt;br /&gt;Aku mencoba mengiyakan, dengan penuh harap kau pun kemudian tersenyum lega. Jujur, saat itu aku mencoba untuk lebih menggali apa sebenarnya yang membuatmu jatuh dalam pelukan laki-laki seperti aku, dan mungkin aku aku yang lain. Namun ternyata kau cukup jujur, tanpa ditanya kau pun menjelaskan kalau menemani laki-laki sepertiku kau hanya diupah sebesar Rp 40 ribu rupiah. "Untung kalau ada yang ngasih sebagai angpao Bang. Kalau tidak, hanya itu yang aku dapatkan bekerja semalaman," ujarmu lagi. Aku semakin terenyuh, apalagi ketika melihat terampilnya tangan-tangan nakal laki-laki lain yang mencoba menggerayangi masing-masing teman perempuannya.&lt;br /&gt;"Disini aku baru. Belum banyak teman. Aku sempat berhenti dari dunia malam, tapi kebutuhan kemudian menuntut aku untuk kembali ke jalan ini," kenangmu dengan kepala masih berada tepat di dadaku. Sesaat aku sebenarnya sesak, namun ku biarkan kau bermanja-manja. "Toh setelah ini entah kapan kita akan bertemu lagi," pikirku.&lt;br /&gt;Tiupan angin malam pantai semakin kencang. Sementara semakin dini, kau semakin larut dan jatuh ke pelukan. Kembali ku biarkan ketika kau ingin melayani menghidupkan sebatang rokok. Hisapan rokok itu kau rasakan dalam, setelah kemudian batang rokok itu pun kau berikan padaku. "Kau tipe cewek setia," pujiku. Mendengar ucapan itu kau hanya terkekeh. Entah apa pikiranmu saat itu, menganggap aku polos, atau justru tak mempercayai ucapanku. "Hahahaha... Abang ada-ada aja sih. Masa cewek sepertiku dibilang setia, baru kali ini aku mendengar ungkapan lelaki kepadaku," katanya dengan tawa menggoda.&lt;br /&gt;Tapi apakah kau tau ungkapan aku itu jujur? Ah, tak penting! Yang pasti aku merasa semua manusia itu punya naluri, begitu juga denganmu. Terlepas kemudian kau memilih jalan ini, aku yakin jika ada pekerjaan lebih baik, kau akan lebih memilihnya dibanding digerayangi setiap laki-laki datang, sepertihalnya denganku.&lt;br /&gt;Keringat di lehermu masih lembab. Kau coba untuk menyekanya dengan selembar tisu. Tak berapa lama, kau langsung memberikan permen kepadaku setelah sebelumnya kau rasakan permen itu pada lidah basahmu. "Biar nafas tak bau alkohol Bang," katamu sembari tersenyum. Aku menyambut permen itu untuk memasukkan sendiri butiran putih itu ke mulutku. Tapi segera kau menjauhkan tanganmu dari rengkuhanku. Oh.. kau bermaksud memasukkan permen itu tepat ke lidahku.. hmm.. Lagi-lagi aku memujimu.. "Kau perempuan setia," kataku dalam hati kali ini.&lt;br /&gt;Aku mencoba melirik beberapa temanku yang mulai asyik dengan masing-masing teman wanita yang dipesannya. Aku pun tak kuat menahan kekeh, ketika salah seorang teman yang datang bersamaan denganku tadi berusaha untuk merangkul teman wanitanya. Sesaat kemudian wanita itu menolak, dan temanku tadi pun hanya bisa mengelus dada.. hehe.. Lucu saat itu. Tapi sejurus kemudian perempuan tadi menjatuhkan diri tepat juga di dada temanku. "Hahay..!" teriakku dalam hati. Padahal, teman yang satu ini awalnya cukup anti dengan dunia-dunia seperti ini. Tapi mungkin ketika telah dihadapkan dengan hal-hal menarik, naluri lelaki mana yang tidak tergoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin malam, bahkan sudah pagi. Jadi ingat lagunya Doel Sumbang. Kalaupun teman wanita di sampingku ini bernama Ema, tentu aku akan menyanyi.. "Geura Balik Silaing Ema.. Hayam jalu geus kongkorongok.." hehe..&lt;br /&gt;Semakin dingin, dan persediaan pun semakin menipis. Bersegera salah seorang temanku tersadar dan mengajak kami pulang. Sebelumnya, ku selipkan beberapa lembar uang Rp 50 ribuan untuk teman kencanku tadi. "Senang bersamamu," ucapku sembari memberikan lembaran rupiah. Kau tampak sumringah dan aku pun kembali terenyuh..&lt;br /&gt;"Semoga kau dapatkan pekerjaan lebih baik," ucapku dalam hati dan meninggalkan dentuman bass, riuh suara genit juga polos wajah 20 tahunmu. Setidaknya, hadirmu kali ini membuktikan kalau malam tak selamanya gelap.&lt;br /&gt;Semakin jauh, wajahmu pun hilang seiring temaram bulan cassanova. (**)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengkulu, 18 Januari 2010&lt;br /&gt;*Cerita ini hanya fiksi belaka. Jika ada kesamaan tempat dan kejadian semata-mata hanya kebetulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-622281766071181081?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/622281766071181081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=622281766071181081' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/622281766071181081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/622281766071181081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2010/01/temaram-bulan-cassanova.html' title='Temaram Bulan Cassanova'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2383243248063574719</id><published>2009-12-10T11:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-10T11:10:04.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Mengeja Malam</title><content type='html'>Malam kini semakin larut, selarut hati akan gundah dan tak tau apa yang digundahkan. Jika ini sebuah kesalahan, maka salahlah aku. Namun yang pasti, tenang itu tak kudapatkan. Entah apa yang terjadi diluar sana, mencoba meraba, mereka-reka, namun semua tetap abu-abu..&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya Engkau sang penguasa alam yang tau akan kegundahan dan kegalauanku.. Sementara aku sendiri tak mampu mengejanya..&lt;br /&gt;Larut, semakin hening..&lt;br /&gt;Aku masih saja mencoba untuk tenang.. Sedangkan raga tak mampu menari tuk tinggalkan sepi.. Terbawa suasana akan lagu? tak mungkin, lagu galau itu selalu kusenandungkan ketika bahagia sekalipun..&lt;br /&gt;Aneh memang, ini hampir terjadi hampir sepekan.. Rindu? mungkin iya, tapi adakah rindu itu bertuan? aku juga bingung mau menempatkan kata itu kepada hati yang mana. Adakah hati yang sanggup menampung rinduku? hmm..&lt;br /&gt;Bagaimana dengan tidur?&lt;br /&gt;Sudah kucoba, namun tetap tak bisa lelap..&lt;br /&gt;Begitu lama malam sudah terlewati, menatap sendu penuh harap agar jarum jam berputar cepat. Melewati angka 1 berulang-ulang hingga hentakan langkah jemari kakinya menyemarakkan riuh degup jantung. Menggelitik kegelisahan yang berderu seperti ombak menghempas pasir putih di pantai perawan. &lt;br /&gt;Kursi coklat setengah baya bersandar di tembok kuning sedikit luka.. hmm.. Entahlah.. aku harus akhiri semua.. Bantu aku Ya Rabb... tenangkan hati dan semoga aku dan orang-orang dekatku selalu ada dalam lindungan-Mu.. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2383243248063574719?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2383243248063574719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2383243248063574719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2383243248063574719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2383243248063574719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/12/mengeja-malam_10.html' title='Mengeja Malam'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1361431671736122365</id><published>2009-09-03T11:27:00.001-07:00</published><updated>2009-09-03T11:27:34.583-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Untukmu Terkasih...</title><content type='html'>*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurat-gurat letih kulihat diantara ketulusanmu&lt;br /&gt;Dalam kelam semu, jiwamu penuh harap&lt;br /&gt;Merubah butiran peluh menjadi madu&lt;br /&gt;Menjalani langkah, dingin membekap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahku...&lt;br /&gt;Takdir menemukan diwaktu senja&lt;br /&gt;Mestinya kau kujaga sejak belia&lt;br /&gt;Harusnya madu itu aku yang meramu&lt;br /&gt;Menuntun langkah, mengubah salju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. Kini hanya sesal tak berasal&lt;br /&gt;Sesalku mendalam disambut akal&lt;br /&gt;Meski dingin, tapi hujan menyejukkan&lt;br /&gt;Sebab tak mungkin takdir dipersalahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terhitung rintik hujan hingga kumenemukanmu&lt;br /&gt;Tak terbilang bara kulalui menujumu&lt;br /&gt;Kurasa hening itu berdenting&lt;br /&gt;Mengharapmu menguatkan taring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Masih Ada Kesempatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arga Makmur 04/09/09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1361431671736122365?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1361431671736122365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1361431671736122365' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1361431671736122365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1361431671736122365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/09/untukmu-terkasih.html' title='Untukmu Terkasih...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4120182604255279744</id><published>2009-09-03T11:25:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T11:26:59.434-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Munajat</title><content type='html'>*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak hidup masih memagut&lt;br /&gt;Menancapkan duka, cambuk bahkan duri..&lt;br /&gt;Seketika mendesir, dingin membalut&lt;br /&gt;Aku lunglai, namun tetap menari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa keagungan-Mu yang membuat kuat..&lt;br /&gt;Al-Qawiyy-Mu pula yang membuat tekad&lt;br /&gt;Tuntun aku ya Rabb...&lt;br /&gt;Tertunduk, aku kembali bermunajat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butiran itu kembali menetes&lt;br /&gt;Bersimpuh, ampun terpatri&lt;br /&gt;Desiran itu kembali memoles&lt;br /&gt;Sebab hanya ikhlas, sejukkan hati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arga Makmur 3/9/09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4120182604255279744?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4120182604255279744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4120182604255279744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4120182604255279744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4120182604255279744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/09/munajat.html' title='Munajat'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-66886184439017855</id><published>2009-08-19T00:22:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T00:23:01.762-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Sesalku...</title><content type='html'>*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudengar cerita tentang masa lalu&lt;br /&gt;Anganku menyeruak, mengharu-biru&lt;br /&gt;Kau terasing, menatap sedih dan ragu&lt;br /&gt;Apakah kamu mengingatku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampai juga pada penyesalan&lt;br /&gt;Karena ambisi dan ego menjadi lalapan&lt;br /&gt;Dulu kau tak begitu&lt;br /&gt;Mungkin keramaian yang membuatmu beku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sedikit pun kuingin kau terasing&lt;br /&gt;Tak separuh pun riuh mengharapmu terbanting&lt;br /&gt;Tak juga rela melihatmu tergopoh&lt;br /&gt;Terlebih, sesalku mendalam ketika kau roboh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kuingin kamu tetap disini&lt;br /&gt;Namun apa lacur, nasi sudah menjadi bubur..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-66886184439017855?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/66886184439017855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=66886184439017855' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/66886184439017855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/66886184439017855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/08/sesalku.html' title='Sesalku...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5457220045334412207</id><published>2009-08-19T00:21:00.001-07:00</published><updated>2009-08-19T00:21:47.980-07:00</updated><title type='text'>Aku dan Harapanku</title><content type='html'>BILA malam sudah beranjak mendapati Subuh, kadang aku membayangkan dirimu yang sedang terbaring letih menemaniku. Kutatap wajahmu yang masih dipenuhi oleh gurat-gurat kepenatan karena seharian tak menemukan kesempatan untuk istirahat barang sekejap. Kalau saja tak ada air wudhu yang membasahi wajah itu setiap hari, barangkali sisa-sisa kecantikanmu akan habis.&lt;br /&gt;Sesudahnya, aku juga membayangkan tentang esok hari yang kan kita lalui bersama. Disaat kita sudah bisa merasakan betapa segar udara pagi, tubuh letihmu barangkali belum benar benar menemukan kesegarannya. Disaat seperti itu, aku memimpikan tentang seorang yang akan senantiasa berbicara lembut kepada anak-anakku nantinya, seperti kisah dari negeri dongeng. Sementara disaat yang sama aku menuntut dia untuk menjadi istri yang penuh perhatian, santun dalam bicara, tulus dalam memilih kata serta tulus dalam menjalani tugasnya sebagai istri, termasuk dalam menjalani apa yang sesungguhnya bukan kewajiban istri tetapi dianggap sebagai kewajibannya.&lt;br /&gt;Sesudah aku terasa puas memandangimu yang terbaring letih, setelah aku perhatikan gurat-gurat penat di wajahmu, maka aku biarkan kau sejenak untuk meneruskan istirahat. Hembusan udara dingin yang mungkin bisa mengusik tidurmu, kemudian kutahan dengan sehelai selimut. Kan kuhamparkan ke tubuhmu dengan kasih sayang dan cinta yang tak lekang oleh perubahan. Sebab kuyakin, tak ada laki-laki mulia selain laki-laki yang memuliakan wanita…&lt;br /&gt;Setangkup harap kemudian kuhatur, semoga kau benar-banar mencintaiku, menyayangiku dengan ikhlas. Indahnya, semoga ada kerelaan untuk menerima apa adanya. Sebab kuyakin, Karena cinta kita ada.. dengan cinta kita bertumbuh dewasa.. untuk suatu persembahan cinta kita bekerja.. dan cita tertinggi kita adalah meraih kecintaan dari Sang Pemilik Cinta..&lt;br /&gt;Terimalah persembahan cinta dariku, untukmu dan semoga, selamanya…&lt;br /&gt;Cinta adalah ketika kamu menerima seluruh kelemahan kekasihmu dan memeluknya sembari berkata, "apapun yang terjadi, aku tetap mencintai kelemahanmu dan selalu ada air mata yang menyertai." (**)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5457220045334412207?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5457220045334412207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5457220045334412207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5457220045334412207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5457220045334412207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/08/aku-dan-harapanku.html' title='Aku dan Harapanku'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1037729459032751709</id><published>2009-08-19T00:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T00:20:43.060-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Membunuh Sepi</title><content type='html'>*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalut kemelut seekor perkutut&lt;br /&gt;mencoba terbang, sangkar membalut&lt;br /&gt;riuh lepas sepi pun memagut&lt;br /&gt;semoga tangis tak jadi patut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakar saja.., Ludeskan!&lt;br /&gt;Bukankah api tersulut, angin berhembus?&lt;br /&gt;Tapi hujan menyiram badan&lt;br /&gt;menjinakkan bara, dingin terendus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi ini nyata..&lt;br /&gt;Tapi hujan membuat nyaman&lt;br /&gt;Tak ada lagi bara menyapa..&lt;br /&gt;Sepi dibunuh di rimba hutan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1037729459032751709?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1037729459032751709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1037729459032751709' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1037729459032751709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1037729459032751709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/08/membunuh-sepi.html' title='Membunuh Sepi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-9071336705223588220</id><published>2009-07-05T12:50:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T22:55:45.516-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Tentang Rindu</title><content type='html'>*Rama Diandri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kujemput kau dalam butanya pagi&lt;br /&gt;bersama kicau dan rembesan embun&lt;br /&gt;tak juga dedaunan sedikit pun berduri&lt;br /&gt;meniti pesona biduk pun anggun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak burung kan terus berkicau&lt;br /&gt;rembes embun perlahan jadi riak&lt;br /&gt;ikan pun ikhlas disantap bangau&lt;br /&gt;dedaunan rindang membentuk arak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi siang begitu kacau&lt;br /&gt;mentari pongah sinar menggunting&lt;br /&gt;kokoh berdiri seakan mencercau&lt;br /&gt;tak peduli daun yang mulai menguning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kuraih kau sebelum mentari pongah&lt;br /&gt;tapi rapuhku lekang oleh takdir&lt;br /&gt;tertatih berlari tak lagi basah&lt;br /&gt;coba runtuhkan senja bergulir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, hanya rindu di senja baku&lt;br /&gt;berharap kau tak lagi membatu&lt;br /&gt;disengat mentari kau pun kuat&lt;br /&gt;temani aku sepanjang hayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argamakmur 3/7/09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-9071336705223588220?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/9071336705223588220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=9071336705223588220' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9071336705223588220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9071336705223588220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2005/07/tentang-rindu.html' title='Tentang Rindu'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8686468871665556719</id><published>2009-06-23T09:04:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T09:09:28.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Munajat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SkD-HWAMbGI/AAAAAAAAAKE/Yzj02uiL--8/s1600-h/berdoa_web1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SkD-HWAMbGI/AAAAAAAAAKE/Yzj02uiL--8/s320/berdoa_web1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350555759435082850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu Rindu Pernah Bilang, Jika Rindu&lt;br /&gt;Ingatlah Aku dalam Setiap Nafasmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. Aku menghela nafas saat kembali ingat dengan kata-kata itu. Pun begitu ketika aku sadar bahwa selama ini kesalahan demi kesalahan telah kurangkum dalam penerjemahan rindu, kasih sayang bahkan cinta. Salah? Iya, sebuah kesalahan fatal. Aku telah melakukan kesalahan dalam penerjemahan kasih sayang dan cinta sesama manusia melebihi kepada Sang Khalik. Subhanallah.. &lt;br /&gt;Alhamdulillah ya Allah.. Kau hancurkan bangunan kesalahan itu melalui cobaan sekaligus ujian bagiku dalam menjalani hidup. Saat ini, aku mencoba menepi dan bertafakur. Menanti suatu waktu hingga kemudian kasih sayang itu tak lagi salah kuterjemahkan. Kasih sayang yang kau ridhoi. &lt;br /&gt;Sesungguhnya aku sadar, tak ada yang abadi kecuali kasih sayang-Mu.. Selama ini, aku sudah bertindak bodoh. Aku sesat dalam nikmat sesaat. Aku mencoba untuk kembali dan mencoba mengingat-Mu melalui dzikir.. Allahu Akbar.., bermanja-manja dengan Sang Khalik adalah sesuatu yang menyenangkan bagiku saat ini. Aku ingin rasa ini tetap terjaga ya Allah, sehingga ketika suatu saat itu tiba, kasih sayangku terhadap dia hanya semata-mata karena ridho-Mu.. (**)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8686468871665556719?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8686468871665556719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8686468871665556719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8686468871665556719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8686468871665556719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/06/munajat.html' title='Munajat'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SkD-HWAMbGI/AAAAAAAAAKE/Yzj02uiL--8/s72-c/berdoa_web1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1628537159084310778</id><published>2009-06-19T12:45:00.000-07:00</published><updated>2009-06-19T12:47:48.186-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Nyanyian Rindu..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;*Rama Diandri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Rindu Penuh Hikmah&lt;br /&gt;Dalam Rinai Senyum, Dia Terpaku..&lt;br /&gt;Melepas Ikhlas dalam Tulus&lt;br /&gt;Menuju Harapan Tak Pernah Pupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu Itu Diam..&lt;br /&gt;Entah Apa yang Terekam&lt;br /&gt;Diam Bukan Berarti Bungkam..&lt;br /&gt;Rindu Coba Jalani Duka dengan Lapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah Rindu-rindu Lain?&lt;br /&gt;Rindu Hanya Satu...&lt;br /&gt;Hanya Rindu di Kebun Hikmah&lt;br /&gt;Dia Melaju, Lewati Asa Tak Bertepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Malam Rindu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Argamakmur 20/6/09&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1628537159084310778?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1628537159084310778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1628537159084310778' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1628537159084310778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1628537159084310778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/06/nyanyian-rindu.html' title='Nyanyian Rindu..'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3468835683421368138</id><published>2009-06-15T11:41:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T11:53:34.891-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Dan Malam pun Ikhlas..</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*Rama Diandri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Berarak Laju, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Air Berliku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Merunut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kisah Berpayung Duka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Hati Memang Payah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tak Peduli Ragu Akal pun Datang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Berlalu Dalam Kegelapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Menanti Cahaya Tak Kunjung Datang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Apakah Pagi Telah Terhenti oleh Malam?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kurasa malam Begitu Lama dan Menyesakkan..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Biduk Ini Terasa Melesak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Tak Kuasa Membendung, Lalu Tumpah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Kemudian Rinai Perlahan Berganti &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Dan Pagi pun Tiba, Seiring Mentari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Aku Lega, Lepas Terkendali &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Ternyata Galau Itu Memang Indah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*Arga Makmur 16/06/09&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3468835683421368138?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3468835683421368138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3468835683421368138' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3468835683421368138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3468835683421368138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/06/dan-malam-pun-ikhlas.html' title='Dan Malam pun Ikhlas..'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-167116273674463736</id><published>2009-05-25T11:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T11:19:04.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Tak Lacur Aku</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;*Rama Diandri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ada yang tersisa dari lelapnya tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Rinai tawa ternyata duka, tanpa sadar..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Waktu pun terus berlalu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Membangkitkan nyawa di dalam mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menjadikan tawa kebahagiaan hakiki...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hmm..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akhirnya.. datang juga waktu ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mungkin kau masih haus...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sementara aku, mencoba bertahan dalam galau yang indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lanjutkan saja, aku menikmati sayatan tandus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Teruskan saja, cabikkan kulitku hingga aku merasa asinnya darah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lalu apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kan kutuntaskan penantian..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kemudian kuhapus mimpi dalam rinai tawa yang nyata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Lalu, kau pun tersadar..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku akan tetap kokoh, tegar..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seiring darahku yang mulai mengering&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;*Argamakmur 26/5/09&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-167116273674463736?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/167116273674463736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=167116273674463736' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/167116273674463736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/167116273674463736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/tak-lacur-aku.html' title='Tak Lacur Aku'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4031455123880112016</id><published>2009-05-24T11:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T01:25:28.178-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Kidung Senja..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-family:arial;" &gt;*Rama Diandri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="FONT-FAMILY: arial; TEXT-ALIGN: left"&gt;Mencoba berlari menuju tepian&lt;br /&gt;Menggapai raga di ketinggian&lt;br /&gt;Sudahlah.. Kau akan rapuh..&lt;br /&gt;Tak ayal ombak kan menelanmu&lt;br /&gt;Tak juga ketinggian kan menjagamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya.., berharap dalam keterpurukan memang lelah..&lt;br /&gt;Akhiri saja senja yang mulai gelap. Langkahkan kaki menuju malam..&lt;br /&gt;Bukankah malam itu sunyi?&lt;br /&gt;Tak ada yang salah dengan senja ataupun malam..&lt;br /&gt;Hanya pergeseran waktu dan corak kehidupan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyi kadang berarti bising, pun juga sebaliknya..&lt;br /&gt;Lalu apa yang membedakan?&lt;br /&gt;Hanya hati!&lt;br /&gt;Tak juga malam, pagi, ataupun senja..&lt;br /&gt;Sebab makna adalah ikhlas tuk menerima dan melepas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;*Argamakmur 25/5/09&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4031455123880112016?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4031455123880112016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4031455123880112016' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4031455123880112016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4031455123880112016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/kidung-senja.html' title='Kidung Senja..'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-442526174920277128</id><published>2009-05-23T03:05:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T03:18:07.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Sendiri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShfMSdDkIEI/AAAAAAAAAJ8/XavkjBBrQ2g/s1600-h/renungan-sendiri.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 248px; height: 318px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShfMSdDkIEI/AAAAAAAAAJ8/XavkjBBrQ2g/s320/renungan-sendiri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338960500680302658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sendiri bukan berarti mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sendiri awal dari kehidupan baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rasulullah diawali dengan kesendirian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Semua kehidupan berawal dari sendiri dan kepayahan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan akan kembali sendiri dalam keadaan MATI.&lt;br /&gt;====&lt;br /&gt;Jika sendiri pun tak abadi, aku lelah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-442526174920277128?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/442526174920277128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=442526174920277128' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/442526174920277128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/442526174920277128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/sendiri-bukan-berarti-mati.html' title='Sendiri'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShfMSdDkIEI/AAAAAAAAAJ8/XavkjBBrQ2g/s72-c/renungan-sendiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1215794711951908554</id><published>2009-05-21T12:15:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T12:28:17.908-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>'Hilang'</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShWqCToLb1I/AAAAAAAAAJ0/ftXMmjNjA_Y/s1600-h/jilbab_kartun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 176px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShWqCToLb1I/AAAAAAAAAJ0/ftXMmjNjA_Y/s320/jilbab_kartun.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338359889922846546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Tak ada lagi perhatianmu dan tak ada lagi yang ngomel ketika malam menjelang pagi, ternyata aku masih ada di luar. Entah apa, yang pasti aku merasa semuanya memang benar-benar telah berakhir,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada rindu, namun terkekang dan tak bisa kuucap. Hanya rintihan hati dan senandung merdu kualunkan lewat dawai-dawai semu yang sebenarnya aku juga tak tahu. Aku mencoba tegar dan enjoy tuk jalani semua ini. Aku mencoba tuk selalu kokoh, namun jauh didasar hatiku, aku sebenarnya rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumku, tawaku dan rinai kebahagiaan yang kutampakkan hanya lelucon dan tak lebih dari sebuah adegan layaknya di sinetron. Hmm... Ada yang hilang!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1215794711951908554?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1215794711951908554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1215794711951908554' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1215794711951908554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1215794711951908554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/hilang.html' title='&apos;Hilang&apos;'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShWqCToLb1I/AAAAAAAAAJ0/ftXMmjNjA_Y/s72-c/jilbab_kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4647843844434228651</id><published>2009-05-19T11:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T22:19:56.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis internet'/><title type='text'>Cara Mudah Dapatkan Uang</title><content type='html'>http://caracepatmembuatwebsitegratis.blogspot.com/&lt;br /&gt;Saya barusan aja daftar program affiliasi yang sistem kerjanya semacam MLM tapi Gratis daftarnya dan cuma perlu mengajak 3 orang menggunakan url kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Unlimited width 15 Level Depth&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vMZkeB-FKRs/Sg5A9HXpsSI/AAAAAAAAAms/oi_t2ik_kTo/s1600-h/cara-membuat-website-mlm.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 294px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vMZkeB-FKRs/Sg5A9HXpsSI/AAAAAAAAAms/oi_t2ik_kTo/s320/cara-membuat-website-mlm.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336274027175063842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;There is no joining fee! There are no other hidden fees for joining. This program enables us to give you &lt;b&gt;Internet business Tips&lt;/b&gt; very valuable and informative. You need to acquire as many as you can because you are being paid for direct and indirect referrals.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Members earn for every direct referrals and for indirect referrals. This means that you do not only gain money for every person you refer, but you also get paid for the referrals referred by your referrals and then for their referrals and so on, 15 levels deep. The above table is an example which demonstrates how your earnings will accumulate.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;The Commission Table shows that you can make &lt;b&gt;Fix income $2000 Per month + Network income &lt;/b&gt; by referring 3 people, (you can refer more than 3) but as we do not limit the number of your direct referrals, you may refer as many as you can and therefore earn quite a bit more.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 128);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span sizs="1"  style="font-family:verdana;"&gt;If you refer only 3 people and each of your Direct and indirect referrals also refers 3 people each.&lt;br /&gt;your earnings as below:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt;   &lt;center&gt;   &lt;table style="border-collapse: collapse; color: rgb(17, 17, 17); width: 169px; height: 343px;" id="AutoNumber1" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;     &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;       &lt;td border="" bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;b&gt;       &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;Level&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td border="" bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;b&gt;       &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt; Commission&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$1.25&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;2&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$ 0.25&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.15&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;4&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;6&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;7&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;8&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;9&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;10&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;11&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;12&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;13&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;14&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td width="47"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;15&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td width="109"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:78%;"  &gt;$0.20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td colspan="2" border="" bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" align="center" width="156"&gt;       &lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Earn Fix income&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td colspan="2" border="" bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" align="center" width="156"&gt;       &lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;+ Commission&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td colspan="2" bg="" style="color: rgb(192, 192, 192);" align="center" width="156"&gt;&lt;b&gt;       &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;a href="http://cbclickbank.com/affiliate/comm_table.php"&gt;more info&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;       &lt;td colspan="2" bg="" style="color: rgb(221, 187, 255);" align="center" width="156"&gt;&lt;b&gt;       &lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Life Time income&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;/center&gt; &lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang artinya kurang lebih begini :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada biaya pendaftaran! Tidak ada biaya tersembunyi untuk bergabung (jadi 100% gratis untuk bergabung). Makin banyak mereferensikan orang makin besar hasil yang kita dapat. Tapi minimal kita mereferensikan 3 orang.&lt;br /&gt;Dengan 3 orang member bawaan kita tersebut saja kita akan mendapatkan potensi income s/d $ 2.000 / bulan. Sedangkan total potensi penghasilan mencapai US &lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;$161,452.38&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Tapi makin banyak yang di referensikan makin baik karena ada tambahan $1.25 per orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembayaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0pt; word-spacing: 0pt;"&gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt; A)             Minimum Payout $ 5.00 only (pembayaran dengan Paypal)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="margin: 0pt; word-spacing: 0pt;"&gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt; B)             Check payment $ 50.00 (pembayaran dengan cek)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="margin: 0pt; word-spacing: 0pt;"&gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt; C)             Direct referral earn now $ 1.25 (tiap kita mereferensikan orang dapat $ 1.25)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="margin: 0pt; word-spacing: 0pt;"&gt;             &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt; D) Indirect referral              earn now $ 0.25 - $ 0.20 (tiap downline kita dapat orang kita dapat $ 0.25 - $ 0.20)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau daftar silahkan kli&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;k link ini &lt;a href="http://www.cbclickbank.com/affiliate/?r=andrie_010"&gt;&lt;img src="http://www.cbclickbank.com/affiliate/8831.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendaftar anda tinggal promosikan link refferal anda (bisa anda dapatkan setelah log in). Setelah itu promosikan link tersebut lewat blog ataupun email.&lt;br /&gt;Makin banyak semakin baik, tapi jangan terlalu nafsu karena saya barusan daftar jadi belum bisa membuktikan apakah program ini sungguhan membayar.&lt;br /&gt;Namun ada baiknya anda mendaftar dulu, nanti begitu ada pembayaran langsung saya kabari lewat posting saya yang akan datang.&lt;br /&gt;Sebaiknya anda segera mendaftar lewat link yang saya berikan karena cara kerja MLM nya menggunakan metode spill over.&lt;br /&gt;Jadi begitu saya dapat 3 member, maka member yang saya dapatkan selanjutnya akan jadi member anda jadi hal ini akan mempermudah anda untuk memperoleh downline karena blog ini punya ratusan pengunjung perhari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JANGAN BERFIKIR PROGRAM INI SCAM (PENIPUAN) KARENA KITA GRATIS DAFTARNYA DAN CUMA PERLU CARI 3 ORANG, JADI PANTAS DICOBA !!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4647843844434228651?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4647843844434228651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4647843844434228651' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4647843844434228651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4647843844434228651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/httpcaracepatmembuatwebsitegratis.html' title='Cara Mudah Dapatkan Uang'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vMZkeB-FKRs/Sg5A9HXpsSI/AAAAAAAAAms/oi_t2ik_kTo/s72-c/cara-membuat-website-mlm.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7221514893018873672</id><published>2009-05-19T04:00:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T11:49:50.992-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Penguasa Hati Itu Telah Pergi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShKTMaQKbrI/AAAAAAAAAJs/aLYOrJmAoBE/s1600-h/tear.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 221px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShKTMaQKbrI/AAAAAAAAAJs/aLYOrJmAoBE/s320/tear.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337490349802286770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShKTMMufUsI/AAAAAAAAAJk/AP9dD204Jtc/s1600-h/mawar.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7221514893018873672?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7221514893018873672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7221514893018873672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7221514893018873672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7221514893018873672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/penguasa-hati-itu-telah-pergi.html' title='Penguasa Hati Itu Telah Pergi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ShKTMaQKbrI/AAAAAAAAAJs/aLYOrJmAoBE/s72-c/tear.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6324520622235736251</id><published>2009-05-15T10:13:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T10:15:08.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Senin, Deadline Keputusan Aksi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desakan Protes Petani &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mulai Tak Terbendung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ARGA MAKMUR RU – &lt;/span&gt;Jika hingga Senin (18/5) mendatang pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur tak kunjung melimpahkan berkas perkara yang mendudukkan 5 aktivis PKBHB dan STaB sebagai tersangka, dapat dipastikan kubu STaB dan PKBHB akan melakukan aksi demo besar-besaran ke Kejari. Penegasan ini diungkapkan Ketua sementara PKBHB Agustam Rahman SH didampingi Pjs Ketua PKBHA Eka Septo Amran SH kepada Radar Utara kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkannya, kepastian keputusan aksi tersebut dapat dipastikan karena sejak kemarin aksi protes para petani terkait penahanan tersebut sudah mulai tak terbendung. “Kami mencoba untuk menenangkan para petani dan memintanya untuk bersabar. Sebab kita juga tak mau pembelaan ini kemudian menjadi sesuatu yang melawan hukum. Tentu saja, hal itu menjadi pertimbangan kita,” jelas Agustam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini menurutnya, mereka masih melakukan pendekatan-pendekatan kepada para petani untuk tidak bertindak anarkis dalam melakukan aksi protesnya. “Sejak kabar tentang penahanan kelima klien kami ini tersebar, Kantor Bantuan Hukum Arga Makmur seakan tak luput dari kunjungan para petani yang juga langsung membesuk kelima klien kami di Lapas Arga Makmur. Aksi solidaritas mereka ini murni karena hati nurani mereka sendiri,” timpal Eka Septo. Hal ini menandakan, lanjutnya, sebenarnya di kubu organisasi ini sendiri tak ada masalah. “Massa organisasi tetap solid. Bisa anda lihat sendiri, ratusan petani datang tanpa ada komando dari siapapun. Mereka datang dengan niat dari dasar hatinya sendiri,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh dijelaskan Eka Septo, tindakan pihak kejaksaan yang terkesan memaksakan agar kasus ini naik dan dalam hal penahanan kelima tersangka merupakan preseden buruk terhadap penegakan hukum di Bengkulu. Terlebih, beberapa kasus yang lebih besar saat ini tersangkanya tak kunjung ditahan. “Namun yang mesti diingat oleh pihak kejaksaan, hal ini akan menjadi bom waktu. Jika ini dibiarkan terus menerus, awalnya bisa saja hanya krisis kepercayaan yang terjadi di tengah masyarakat. Puncaknya, masyarakat akan mengambil langkahnya sendiri. Hal inilah yang semestinya harus disadari oleh pihak kejaksaan,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, beberapa petani TCSSP Giri Mulya ketika ditemui RU baru-baru ini menjelaskan, pihaknya menyayangkan dengan penahanan yang dilakukan. Bahkan laporan warga Wonoharjo ke Polda Bengkulu terkait kasus ini tak lebih dari sebuah jebakan. “Kami sadar itu. Makanya, laporan tersebut kemudian dicabut. Lagi pula, penyebar fitnah terhadap kasus ini beberapa waktu lalu telah meninggal karena kecelakaan. Jadi tak ada yang bisa menguatkan kasus ini,” tandas Suwarto, petani TCSSP yang tinggal di Desa Wonoharjo Kecamatan Giri Mulya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkannya, laporan tersebut berawal ketika rekan satu desanya baru pulang dari mengantar karet di pabrik Kembang Seri. Kemudian ditelepon oleh seseorang yang mengaku akan mempertemukannya dengan Gubernur Bengkulu. Setelah sempat berada di salah satu tempat hiburan kawasan Pantai Panjang, kemudian warga Wonoharjo tadi langsung dibawa ke Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan. Nah, keterangan inilah yang kemudian dianggap sebuah laporan kasus penggelapan. “Dari kronologis ini juga kan sebenarnya sudah jelas, kalau rekan satu desa dengan saya itu dijebak. Kami menyadari itu, dan kami tahu betul sepak terjang PKBHB dan STaB selama ini. Merekalah yang menolong menyelesaikan beberapa kasus petani di Bengkulu ini,” tandas Suwarto. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(010)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6324520622235736251?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6324520622235736251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6324520622235736251' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6324520622235736251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6324520622235736251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/senin-deadline-keputusan-aksi.html' title='Senin, Deadline Keputusan Aksi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4416297970841282986</id><published>2009-05-15T00:23:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T00:43:06.839-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Ratusan Petani Penuhi Lapas Arga Makmur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0ctMk44tI/AAAAAAAAAJU/F_w-qCx4AKc/s1600-h/poto+boks+%281%29.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0ctMk44tI/AAAAAAAAAJU/F_w-qCx4AKc/s320/poto+boks+%281%29.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335952696299545298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENAHANAN&lt;/span&gt; terhadap lima aktivis PKBHB dan STaB, memancing reaksi solidaritas kerabat, sahabat, kolega dan bahkan ratusan petani Bengkulu Utara. Tak heran, dengan diterimanya informasi terkait penahanan kelima tersangka tersebut, sejak kemarin pagi Lapas Arga Makmur dipenuhi ratusan pembesuk kelima tersangka. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana ceritanya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RAMA DIANDRI, Arga Makmur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;USIN&lt;/span&gt; Abdisyah Putra Sembiring SH, Dediyanto SPt, Tugiran SPd, Budi Syahroni SKM dan Marhendi SH ketika ditemui koran ini kemarin tampak tetap segar walau raut haru tetap menyelimuti. Ketika menyapa beberapa kerabat dan para petani yang datang bergantian, mereka tetap bisa memberikan semangat lebih dan menguatkan para petani agar tetap melaju pada trek kebenaran. Begitu juga sebaliknya, para pembesuk tampak juga menenangkan kelimanya agar bisa tawakal menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini pengalaman pertama bagi kami. Tadi malam, kami menikmati malam pertama kami. Tapi ya itu, malam pertamanya tak seperti malam pengantin,” kata Dediyanto yang kemudian diiringi tawa rekannya Budi Syahroni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan pria yang akrab disapa Dedi ini, ternyata di dalam Lapas Arga Makmur baik pegawai Lapas maupun warga binaan ada orang-orang mereka. Ini artinya, menjalani hari-hari di Lapas Arga Makmur bukanlah merupakan sesuatu yang bisa dianggap menyempitkan hati. “Terus terang, ini benar-benar jadi pengalaman bagi kami. Tadi malam, bahkan kami sempat berdiskusi dengan kawan-kawan petani yang ternyata tersandung kasus lain. Setelah bertemu, kami bisa sharing. Begitu pun dengan pegawai Lapas,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan kasus yang tengah mereka hadapi, sama halnya dengan yang diungkapkan kuasa hukumnya, Agustam Rahman, peta kasus sudah benar-benar jelas. Sehingga mereka tak ragu lagi untuk menentukan langkah. “Petanya sudah jelas, kita dizolimi. Bahkan penahanan yang dilakukan di luar konteks kasus yang tengah kita hadapi,” tutur Dedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Usin Abdisyah Putra mengungkapkan, pasca ditahannya mereka, kendali PKBHB dan STaB dia mandatkan kepada Agustam Rahman yang juga merupakan kuasa hukumnya. Dengan demikian, PKBHB dan STaB akan tetap eksis dan berjalan sebagaimana biasanya. “Kepada kawan-kawan petani, kami mengharapkan agar tetap tenang dengan musibah ini. Semuanya pasti ada jalan keluar. Betapa pun itu berat, kita yakin kita berjalan pada trek yang benar. Bukan kesalahan yang kita bela,” tandasnya. Tindak lanjut mandat yang diberikan tersebut, Agustam kemudian juga memandatkan khusus Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Arga Makmur (PKBHA) akan dikendalikan oleh Eka Septo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Radar Utara, selain ratusan petani tampak juga beberapa rekan kelima tersangka yang ikut membesuk ke Lapas Arga Makmur kemarin. Diantaranya, Direktur Kabahil Centre, Discoman Andalas dan beberapa kawan-kawan NGO lainnya. Tak ketinggalan, beberapa keluarga kelima aktivis tersebut juga ikut memenuhi aula Lapas Arga Makmur. Ada juga anggota KPU Bengkulu Selatan (BS) yang sengaja datang untuk membesuk kelimanya. Bahkan hingga tadi malam, ratusan petani pun tetap tampak ramai mengunjungi Kantor PKBHA di Arga Makmur. Baik petani dari Giri Mulya, Putri Hijau dan dari kabupaten lain pun ikut datang menunjukkan solidaritas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sempat Diancam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, kepada RU kemarin Dediyanto menjelaskan, sekitar 6 bulan lalu tepatnya tanggal 17 Oktober 2008 saat dia dan teman-temannya sedang merancang untuk melakukan aksi demo menuntut penahanan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin, dia sempat menerima SMS (short message service) dari nomor tak dikenal yang berisi ancaman yang melarang untuk melakukan aksi demonstrasi. “Dalam isi SMS itu saya mau dikarungi apabila tetap melakukan demo. Sampai saat ini SMS nya masih saya simpan dan sampai saat ini pula saya tidak mengetahui siapa sebenarnya peneror itu,” ungkapnya sembari menunjukkan isi SMS tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah menyesal telah mengurus petani TCSSP?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baik Dedi, Tugiran, Usin, Budi dan Marhen, kelimanya mengaku ikhlas telah membantu petani dalam menghadapi beberapa kasus selama ini. “Tuduhan yang diberikan kepada kami yakni menggelapkan uang petani jelas tak masuk akal. Bahkan laporan petani pun sudah dicabut. Seperti kita ketahui, petani yang melapor pun sebenarnya dijebak dan dibawa oknum ke Polda yang sebelumnya diiming-imingi untuk bertemu dengan Gubernur Bengkulu,” jelasnya. Bahkan lanjut Dedi, sedikit atau banyak justru uang pribadi mereka yang terkadang sengaja dikorbankan untuk mengurus petani. “Tapi inilah resiko perjuangan. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita. Kami ikhlas dan tak kapok membantu para petani,” katanya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(**)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4416297970841282986?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4416297970841282986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4416297970841282986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4416297970841282986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4416297970841282986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/ratusan-petani-penuhi-lapas-arga-makmur.html' title='Ratusan Petani Penuhi Lapas Arga Makmur'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0ctMk44tI/AAAAAAAAAJU/F_w-qCx4AKc/s72-c/poto+boks+%281%29.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7958617225727521573</id><published>2009-05-15T00:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T00:52:02.639-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Tahan Aktivis, Jaksa Dituding Melanggar!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0eHjgojnI/AAAAAAAAAJc/xpYJJDNWv2c/s1600-h/Picture+721.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0eHjgojnI/AAAAAAAAAJc/xpYJJDNWv2c/s320/Picture+721.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335954248643939954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buntut Protes Pleno &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KPU, Ratusan Petani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ancam Lakukan Demo  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ARGA MAKMUR RU –&lt;/span&gt; Penahanan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur atas perintah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terhadap 5 aktivis Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Bengkulu (PKBHB) dan Serikat Tani Bengkulu (STaB), dinilai kuasa hukum kelima tersangka, Agustam Rahman SH merupakan sebuah pelanggaran. Sebab penahanan yang dilakukan terhadap kelima aktivis tersebut menurutnya diluar konteks kasus yang tengah dihadapi kliennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita sangat menyayangkan sikap pihak kejaksaan yang terkesan sudah tak obyektif lagi dalam menjalankan tugasnya. Kejaksaan sudah tidak netral dan dapat diperalat serta dibeli oleh kekuasaan,” kesal Agustam dalam konfrensi pers kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait kekesalan mereka, pihaknya menantang pihak kejaksaan untuk membuktikan dugaan kasus yang tengah dihadapi kliennya di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. “Nanti akan kita buktikan di pengadilan. Karena disanalah tempatnya untuk membuktikan seseorang dianggap bersalah atau tidak. Kepada pihak kejaksaan, kami tunggu dan kita bisa sama-sama buktikan kalau lima klien saya tak bersalah dalam kasus ini,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan kebenaran yang diungkapkan Agustam ini menurutnya sangatlah beralasan. Sebab dengan banyaknya intervensi kubu penguasa Bengkulu terhadap Kejati Bengkulu merupakan indikasi kuat kalau kasus yang tengah mereka hadapi hanya sebatas bukti kekecewaan penguasa Bengkulu yang mencoba bermain curang, namun tak membuahkan hasil. “Kita saat ini juga tengah menyusun strategi. Sebab ada pepatah, kesalahan yang terorganisir terkadang bisa mengalahkan kebenaran yang tak kompak,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya soal akankah mereka mengajukan penangguhan penahanan, Agustam menegaskan, selagi berkas perkara tersebut masih berada di tangan kejaksaan, pihaknya tak mungkin mengajukan penangguhan penahanan. Sebab sejauh ini mereka mengaku sudah tak percaya lagi dengan integritas dan kenetralan aparat penegak hukum dalam hal ini kejaksaan dalam menangani perkara-perkara di Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba saja bandingkan, berapa miliar dugaan uang yang diduga dikorupsi oleh Gubernur Bengkulu, tapi sampai saat ini Agusrin tetap bisa bebas. Apakah ini tandanya keadilan dalam penegakan hukum yang selama ini menjadi semboyan pihak kejaksaan?,” tukasnya. Dengan pertimbangan itu pula, lanjutnya, menurut mereka pemetaan kasus sudah jelas. Seorang gelandangan di pasar pun dianggap Agustam lebih berharga dari institusi kejaksaan yang mempermainkan hukum. “Saya berani tegaskan, gelandangan di pasar lebih berharga daripada institusi kejaksaan yang menjual dan mempermainkan hukum hanya untuk kepentingan pribadi,” kesalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buntut Protes KPU&lt;br /&gt;Sementara itu, masih menurut Agustam Rahman, selang beberapa saat setelah penahanan yang dilakukan pihak Kejari Arga Makmur terhadap kelima kliennya dua hari lalu, dia mendapat telepon dari seseorang dari kubu petinggi Bengkulu agar tak membesar-besarkan masalah penahanan ini. Jika tidak, orang yang namanya dirahasiakan tersebut akan kembali melakukan perlawanan yang lebih ekstrim lagi. “Tapi itu kan maunya mereka. Kita sudah terlanjur dizalimi. Mungkin mereka tak percaya kalau kita punya ribuan massa,” kata Agustam tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurut Agustam, masih berdasarkan keterangan yang diterimanya dari orang dekat petinggi Bengkulu tadi, tekanan kubu penguasa dilakukan karena merupakan buntut dari aksi protes yang terstruktur dengan konsep matang yang dilakukan oleh salah seorang kliennya, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH pada pleno KPU khusus untuk pengesahan calon terpilih DPR RI dari Dapil Bengkulu beberapa waktu lalu. Buntut dari aksi protes tersebut, akhirnya KPU Pusat menetapkan Dian Syakhroza sebagai calon terpilih. Sedangkan sebelumnya, KPU Provinsi Bengkulu menyatakan Dinmar Najamudin yang berhak untuk maju ke Senayan. “Dari sini juga kan sudah jelas. Ini bukti kalau kejaksaan sudah tak netral lagi. Masa kejaksaan bisa diatur oleh penguasa. Artinya, integritas kejaksaan tak bisa lagi kita percaya,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini lanjut Agustam, pihaknya masih mempertimbangkan apakah akan mengerahkan massa ke kejaksaan. Namun jika berkas perkara kliennya ditahan lama oleh pihak kejaksaan untuk tidak dilimpahkan ke PN, tak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan aksi demo besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Kajari Arga Makmur Edyward Kaban SH MH ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin mengungkapkan, penahanan yang dilakukan pihaknya telah sesuai dengan perundang-undangan berlaku. Tiga alasan penahanan yang dilakukan karena dikhawatirkan kelima tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana. “Memang, ancaman hukuman kelima tersangka hanya 4 tahun. Namun sesuai dengan Pasal 21 ayat (4) KUHAP, ada pengecualian untuk pasal 378 dan 372 KUHP. Artinya, walaupun ancamannya hanya 4 tahun tapi mereka tetap bisa dilakukan penahanan,” jelas Kajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Edyward mengatakan,  pihaknya akan tetap berjalan pada aturan dalam menyelesaikan kasus ini. Jika surat dakwaan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan administrasi sudah bisa dirampungkan, pihaknya pun tak akan menunggu lama untuk melimpahkan berkas ke PN. “Kita juga ingin cepat-cepat selesai dan melimpahkan berkasnya ke PN. Saat ini kita masih mempelajarinya,” kata Kajari. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(010)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7958617225727521573?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7958617225727521573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7958617225727521573' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7958617225727521573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7958617225727521573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/tahan-aktivis-jaksa-dituding-melanggar.html' title='Tahan Aktivis, Jaksa Dituding Melanggar!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sg0eHjgojnI/AAAAAAAAAJc/xpYJJDNWv2c/s72-c/Picture+721.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3154748909783662689</id><published>2009-05-15T00:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T00:19:37.871-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>5 Aktivis PKBHB dan STaB Ditahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perintah Penahanan dari Kejati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ARGA MAKMUR RU&lt;/span&gt; – Dituduh telah melakukan penggelapan atas biaya advokasi mendampingi kasus petani TCSSP (The Tree Corp Small Sector Project) di Giri Mulya, 5 orang aktivis Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Bengkulu (PKBHB) dan Serikat Tani Bengkulu (STaB) kemarin ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur. Penahanan terkait kelima aktivis tersebut setelah berkas perkara (BP) yang selama ini dilakukan pemberkasannya di Polda Bengkulu dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Namun karena dugaan TKP (tempat kejadian perkara) dilakukan di wilayah hukum Kejari Arga Makmur, pihak Kejati pun kemudian melimpahkan berkas tersebut ke Kejari Arga Makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajari Arga Makmur Edyward Kaban SH ketika ditemui kemarin membenarkan terkait telah dilimpahkannya BP yang mendudukkan kelima tersangka tersebut. Menurut Kajari, kelima tersangka itu yakni Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, Dediyanto SPt, Marhendi SH, Tugiran SPd dan Budi Syahroni SKM. “Sesuai dengan perintah tertulis Kejati Bengkulu, kelima tersangka terpaksa kita tahan. Sebab berkas perkara ini dinyatakan lengkap di Kejati Bengkulu. Sedangkan kita di Arga Makmur hanya menerima berkas yang sudah jadi saja,” ungkap Kajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang berhasil dikumpulkan Radar Utara, sekitar pukul 09.00 WIB kemarin kelima aktivis PKBHB dan STaB tersebut dipanggil pihak Polda Bengkulu. Setelah memenuhi panggilan penyidik Polda, selanjutnya kelima tersangka langsung dibawa penyidik Polda ke Kejati Bengkulu dalam hal penyerahan berkas dan tersangka juga barang bukti. Selang beberapa saat setelah penyerahan berkas perkara dan tersangka di Kejati, dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum) Sudirman SH kemudian kelimanya langsung meluncur ke Kejari Arga Makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kejari Arga Makmur, proses penyerahan berkas perkara ke pihak Kejari Arga Makmur yang telah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejati pun kemudian dilakukan. Dari penyerahan berkas itu pula, selain ditangani oleh JPU Sudirman SH, perkara itu juga melibatkan JPU dari Kejari Arga Makmur yakni Suroto Supena SH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, baik di Polda, Kejati maupun Kejari Arga Makmur, kelima tersangka tampak didampingi oleh kuasa hukumnya, Nazlian SH dan Agustam Rahman SH. Dalam keterangannya, upaya penangguhan telah mereka lakukan. Namun diduga sarat intervensi dari penguasa, hal itu pun mentok. “Kita sudah menyerahkan surat permohonan pengalihan status tahanan. Tapi tampaknya sulit, ada dugaan intervensi penguasa cukup kuat bermain dalam kasus ini,” ujar Nazlian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Agustam Rahman SH kepada RU kemarin juga mengungkapkan, kasus ini menurutnya benar-benar aneh. Karena dasar penahanan yang dilakukan oleh pihak kejaksaan dirasa tak masuk akal. “Ada 3 pertimbangan bagi penegak hukum untuk menahan tersangka. Pertama, dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi perbuatan dan menghilangkan barang bukti. Namun ketiga alasan tersebut sebenarnya bisa ditepis dan tak akan terjadi. Tapi pihak kejaksaan tetap melakukan penahanan,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait penahanan yang dilakukan terhadap kelima kliennya, lanjut Agustam, pihaknya akan tetap melakukan upaya hukum. Namun yang mesti digaris-bawahi, dia menilai kasus ini sarat dengan kepentingan politis. “Sekarang ini antara kekuasaan dan hukum sudah tumpang-tindih. Yang kami tanyakan adalah, apa dasar kejaksaan melakukan penahanan? Kalau alasan hukum sudah tak masuk akal, lalu jelas toh yang dilakukan adalah intervensi dari kubu penguasa,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, baik Ketua PKBHB Usin Abdisyah Putra Sembiring SH dan Ketua PKBHA Dediyanto SPt mengaku sudah tak terkejut dengan penahanan yang dilakukan terhadap mereka. Sebab dari awal, kasus ini memang sarat politis. “Seperti kita ketahui, kasus ini mencuat setelah terjadi aksi demo besar-besaran yang dilakukan STaB terkait desakan kepada penegak hukum agar segera menuntaskan beberapa perkara korupsi tingkat tinggi di Bengkulu. Salah satu poin pada aksi demo kemarin yakni mendesak agar penegak hukum untuk menahan Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin agar dilakukan penahanan yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kronologis kasus, lanjut Dedi, pemetaan kasus tersebut cukup jelas. Dia meyakini, kasus yang dihadapi mereka sarat dengan intervensi yang dilakukan penguasa terhadap aparat penegak hukum. “Kita akan terus berjuang. Bagaimana pun juga, tuduhan penggelapan yang dituduhkan kepada kami hal itu tidak benar. Kami yakin itu, kami hanya bagian dari yang didzolimi oleh penguasa,” ujarnya tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses penyerahan berkas perkara dan penahanan kemarin rampung dilakukan di Kejari Arga Makmur, sekitar pukul 17.30 WIB kelima aktivis PKBHB dan STaB tersebut langsung menuju Lapas Arga Makmur untuk dilakukan penahanan. (010)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3154748909783662689?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3154748909783662689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3154748909783662689' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3154748909783662689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3154748909783662689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/5-aktivis-pkbhb-dan-stab-ditahan.html' title='5 Aktivis PKBHB dan STaB Ditahan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6735449172692920798</id><published>2009-05-11T12:08:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T21:11:35.460-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Tanpa Kunjungan Pejabat, Apalagi Bantuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sgj2jmZo0iI/AAAAAAAAAJM/00ByAFoYE4o/s1600-h/poto+A.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sgj2jmZo0iI/AAAAAAAAAJM/00ByAFoYE4o/s320/poto+A.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334784850084287010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketika Musibah Banjir Datang Usai Pemilu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MUSIBAH&lt;/span&gt; banjir di Desa Batik Nau Kecamatan Batik Nau, Bengkulu Utara (BU) sekitar 5 bulan lalu mungkin masih melekat di hati warga setempat. Bagaimana tidak, mulai dari pejabat Pemkab sampai anggota dewan pada waktu itu berdatangan dan memberikan bantuan demi bantuan kepada korban banjir. Namun lain halnya dengan banjir yang terjadi kemarin, walaupun berada pada TKP (tempat kejadian perkara) yang sama namun banjir kali ini tanpa kunjungan pejabat. Bagaimana tanggapan dan apa yang ada di benak warga dengan kondisi itu? Berikut laporannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RAMA DIANDRI, Batik Nau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKITAR&lt;/span&gt; pukul 01.00 WIB dini hari kemarin, Amirullah, 61 tahun, warga Desa Batik Nau mengaku sudah tak bisa tidur. Hujan deras mengguyur desanya sudah menjadi sebuah pengalaman pertanda akan terjadi banjir. “Saya sibuk memperhatikan gerak air. Ketika air sudah mulai merembes ke teras rumah, saya segera membuka kandang kambing dan ayam. Karena memang sudah pengalaman, setiap hujan deras desa kami selalu terkena banjir,” ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang sekitar 3 jam usai dia membuka kandang kambing miliknya, dugaan Amirullah pun benar adanya. Air dari dua sungai yang menghimpit desa mereka langsung meluap dan perlahan nyaris menenggelamkan rumahnya. Tak hanya Amirullah, kondisi itu juga membuat anggota keluarga dan beberapa tetangganya yang lain ikut dikagetkan dengan luapan air tersebut. Bahkan beberapa warga tak menyangka air akan secepat itu nyaris menenggelamkan rumah mereka. “Awalnya air hanya sebatas lutut. Tapi kemudian langsung tinggi hingga mencapai ukuran dada orang dewasa,” ujar Amirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirullah mengaku, tak ada kambing miliknya yang mati akibat tergenang air. Namun tak urung, beberapa ekor ayam dan peralatan rumah tangga miliknya rusak, hanyut terbawa arus. “Untung TV langsung saya naikkan ke plafon. Sedangkan peralatan rumah tangga lain seperti piring dan lainnya, hancur. Belum lagi beberapa ekor ayam kami juga mati,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain Amirullah, lain pula yang dialami Wadi’in, pria yang berumur sekitar 45 tahun ini mengaku televisi dan beberapa perabot rumah tangganya luluh-lantak akibat terbawa arus dan terendam. Bahkan padi di sawah miliknya pun terancam gagal panen akibat genangan air. “Bagaimana tidak, padi kami baru mau menguning. Tiba-tiba banjir datang. Saya tak yakin jika kami masih bisa memanen hasil jerih payah kami itu,” ujar Wadi’in mengiba. Terlebih, lanjutnya, hingga kemarin istrinya masih di Kota Bengkulu. Sehingga untuk mengangkut perabot rumah tangga dan menyelamatkannya dari jeratan banjir, hal itu sudah tak memungkinkan lagi. “Air sudah terlanjur merendam rumah kami. Sedangkan istri dan anak-anak saya sedang pergi ke rumah saudara di Kota Bengkulu. Saya tak sempat menyelamatkan barang apa pun. Televisi hingga saat ini pun masih terendam,” ujarnya ketika ditemui sekitar pukul 12.30 WIB kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, baik Wadi’in maupun Amirullah mengaku hingga sore kamarin belum ada satu orang pejabat dari Arga Makmur datang melihat kondisi mereka. “Jangankan bantuan, datang dan melihat kondisi kami pun tidak. Ada dari pihak kecamatan yang katanya mau mengecek, tapi ya itu,” ujarnya tanpa melanjutkan pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui keduanya, kondisi ini sangat kontras dengan banjir yang terjadi sekitar 5 bulan lalu. Hanya saja, di satu sisi mereka juga sadar. Sebab saat banjir waktu itu, tak lama lagi musim kampanye pun tiba. Namun berbeda dengan saat ini, ketika Pileg sudah rampung dilakukan. “Walaupun kami tidak memvonis seperti itu, tapi tak dapat dipungkiri. Hal ini benar-benar terjadi. Lihat saja saat banjir kali ini, belum ada satu pun pejabat yang datang, jangankan memberikan bantuan,” tandasnya. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6735449172692920798?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6735449172692920798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6735449172692920798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6735449172692920798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6735449172692920798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/tanpa-kunjungan-pejabat-apalagi-bantuan.html' title='Tanpa Kunjungan Pejabat, Apalagi Bantuan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sgj2jmZo0iI/AAAAAAAAAJM/00ByAFoYE4o/s72-c/poto+A.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2619584872010072173</id><published>2009-05-05T12:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T12:44:51.677-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Luka Disini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SgCWHEbiBVI/AAAAAAAAAJA/z1nWLv1eojI/s1600-h/hati.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332427006999135570" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 226px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SgCWHEbiBVI/AAAAAAAAAJA/z1nWLv1eojI/s320/hati.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menikmati lantunan lagu anyarnya ungu, asyik ya.. Walaupun cuma modal download.. hehe&lt;br /&gt;Sembari mengingat semua yang udah berlalu.. yang udah lama berlalu pun bahkan baru seperti kemarin.. Mengagumkan memang!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak terasa, dengan hiruk-pikuk kehidupan ternyata kita dihadapkan dengan permasalahan hidup yang terkadang pelik. Meninggalkan sesuatu yang sudah kita suka, berat memang. Namun jika itu sebuah konsekwensi, harus tetap dilakukan toh?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Luka, sedih, semua ada.. Menari dalam khayal, menerawang dalam kenang, mereka-reka dalam gelap... (Tak nyaman!) Tapi itulah hidup. Ada yang bilang hidup adalah pilihan. Tapi bukankah pilihan itu jika ada yang dipilih?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terpuruk, melintasi semua nyata yang terasa berat. Melangkah pun kakiku kaku. Jangankan tuk menari. Hanya tarian ilusi, abstrak dan harapan. Melambai pun tanganku bak keram, bak sebuah kapal kandas terhalang karang. Mungkinkah semua berlalu? kurasa tidak! Yang ada hanya hancur, porak-poranda ditelan ombak, diantara bebatuan karang terjal dan kejam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu Apa?&lt;br /&gt;Kau dan aku coba menari indah di pesisiran pasir putih membelai lautan... Mampukah bertahan di tengah kejamnya gelombang? Lagu kasih kita nyanyikan, kata keramat pun kita ungkapkan. Buatku, hanya dirimu peneman bicara ketika pilu..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2619584872010072173?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2619584872010072173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2619584872010072173' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2619584872010072173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2619584872010072173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/luka-disini.html' title='Luka Disini'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SgCWHEbiBVI/AAAAAAAAAJA/z1nWLv1eojI/s72-c/hati.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-27527634499687063</id><published>2009-05-04T23:41:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T01:47:07.452-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>'Jadi Hujan' (Kuingin)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sf_gOssITjI/AAAAAAAAAI4/RhYLHRi-1n8/s1600-h/raining-on-yellow-daisies.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sf_gOssITjI/AAAAAAAAAI4/RhYLHRi-1n8/s320/raining-on-yellow-daisies.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332227026949000754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak ada yang lebih tabah dari hujan..&lt;br /&gt;Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga&lt;br /&gt;Menunggu hingga batas waktu tiba yang telah ditentukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih bijak dari hujan..&lt;br /&gt;Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu ragu di jalan itu &lt;br /&gt;Seakan tanpa pamrih pergi dan berlalu memberi kesegaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih arif dari hujan..&lt;br /&gt;Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon&lt;br /&gt;Mengalir dan pasrah dengan kesetiaannya tuk menghidupi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku ingin jadi hujan, agar aku bisa merahasiakan rintik rinduku kepadanya, agar aku bisa menghapus jejak kakinya yang ragu-ragu. Kuingin menjadi hujan, agar yang tak kuucapkan terserap oleh hatinya, tanpa sadar dia pun hidup karenaku.. Kuingin!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-27527634499687063?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/27527634499687063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=27527634499687063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/27527634499687063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/27527634499687063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/05/jadi-hujan.html' title='&apos;Jadi Hujan&apos; (Kuingin)'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sf_gOssITjI/AAAAAAAAAI4/RhYLHRi-1n8/s72-c/raining-on-yellow-daisies.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-640341210641764078</id><published>2009-04-29T11:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T13:42:00.456-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Ketika Cinta Bertasbih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfikUpipzTI/AAAAAAAAAIw/qasCkGj30Bg/s1600-h/ketika-cinta-bertasbih.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfikUpipzTI/AAAAAAAAAIw/qasCkGj30Bg/s320/ketika-cinta-bertasbih.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330190833648520498" /&gt;&lt;/a&gt;Hmm...Dari judulnya aja, dah bisa ditebak ko, cerita yang awalnya novel ini nyaman tuk dibaca. Mulai dari ayat-ayat cinta, sampai ke Ketika Cinta Bertasbih,.. Sampai kini, walaupun novel-novel itu dah lama saya baca, pelajaran dan hikmahnya masih melekat di hati. Bahkan jalan ceritanya juga aku ga lupa..&lt;p align="justify"&gt;Berkesan,..Kadang-kadang aku jadi ingin dan seakan-akan meniru gaya kehidupannya si Fahri dan Azam..hehe..ga tau, ini instan. Aku juga ga ngerti, sebegitu berhasilnya seorang penulis seperti  Habibburahman El Shirazy tuk memancing dan memainkan peran dalam hatiku. Bahkan, waktu baca novel-novelnya, tak jarang aku jadi tersentuh hingga mengeluarkan air mata.. (Ga cengeng sih, ini murni dan ga dibuat-buat..)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Nah..buat kamu yang juga senang dengan karya-karya besarnya Kang Abi', jangan lupa Juni nanti filmnya Ketika Cinta Bertasbih dah bisa ditonton lho..Dijamin seru! Aku juga dah ga sabar nih...&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Nih prolognya...&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;KETIKA CINTA BERTASBIH&lt;br /&gt;Diangkat dari novel karya Habibburahman El Shirazy. Ketika Cinta Bertasbih terdiri dari 2 seri dan populer di kalangan para pecinta buku tanah air. Hingga kini lebih dari 1 juta eksemplar novel tersebut laku terjual. &lt;br /&gt;Sinemart Pictures jatuh hati untuk memfilmkannya dalam versi utuh. Yakni dengan mengambil lokasi asli seperti yang tertulis dalam setting novelnya, mencari pemain yang memiliki karakter tak jauh dari tokoh dalam novelnya melalui proses audisi, dan melamar Chaerul Umam untuk kembali menyutradarai film setelah selama 11 tahun vacuum dari kiprahnya sebagai sutradara.&lt;br /&gt;Ketika Cinta Bertasbih berfokus pada perjalanan tokoh Azzam (M. Cholidi Asadil Alam), seorang mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir. Kuliahnya tertunda selama 9 tahun setelah ayahnya meninggal dunia, sehingga demi menghidupi dirinya dan keluarganya di Solo Azzam berdagang bakso dan tempe di Kairo-Mesir. Namun dari pekerjaannya itulah, ia menjadi terkenal di kalangan KBRI di Kairo, dan mempertemukannya dengan Eliana (Alice Norin), gadis cantik-modern, putri Dubes RI di Mesir.&lt;br /&gt;Perjalanan hidup dan cinta Azzam yang berliku tidak sekedar memberikan pencerahan jiwa namun mengajak penonton untuk lebih mendalami rahasia Illahi dan memaknai cinta. Kehadiran Anna (Oki Setiana), seorang wanita Islami yang menggoda hati Azzam menjadi unsur yang mengikat keduanya dalam misteri cinta yang dikemas dalam sudut pandang yang sangat berbeda dari film-film drama romantis pada umumnya. Peran adiknya bernama Husna (Meyda Sefira), serta Furqan (Andi Arsyil)-teman kuliahnya yang juga berasal dari Indonesia dan terinfeksi AIDS merangkum perjalanan hidup Azzam menjadi sebuah cerita yang sangat bernilai.&lt;br /&gt;Film ini didukung oleh belasan artis senior papan atas, seperti Deddy Mizwar, Didi Petet, Slamet Rahardjo, Ninik L Karim, Nungki Kusumastuti, bahkan sastrawan-Taufik Ismail pun muncul sebagai cameo. Ilustrasi musik dan soundtrack ditangani oleh Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Krisdayanti pun tampil sebagai salah satu pengisi album soundtrack film Ketika Cinta Bertasbih.&lt;br /&gt;Seluruh setting dalam novel dihidupkan dengan pengambilan gambar dari lokasi sebenarnya di Kairo-Mesir. Termasuk KBRI di Mesir, Sungai Nil, bahkan Universitas Al Azhar yang selama ini tidak memperbolehkan film asing melakukan syuting di lokasi tersebut. Separuh mahasiswa Indonesia asli yang menimba ilmu di Universitas Al Azhar Kairo-Mesir juga terlibat dalam proses pembuatannya. (**)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-640341210641764078?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/640341210641764078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=640341210641764078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/640341210641764078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/640341210641764078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/04/ketika-cinta-bertasbih.html' title='Ketika Cinta Bertasbih'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfikUpipzTI/AAAAAAAAAIw/qasCkGj30Bg/s72-c/ketika-cinta-bertasbih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8034819397742971300</id><published>2009-04-23T09:46:00.001-07:00</published><updated>2009-04-24T22:47:49.274-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>"Sisi Gelap"</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfCcONgsTlI/AAAAAAAAAIQ/tJLhR-xdynQ/s1600-h/gelap.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327930127138180690" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 278px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfCcONgsTlI/AAAAAAAAAIQ/tJLhR-xdynQ/s320/gelap.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;em&gt;"Sesungguhnya suatu ketika kita bisa sakit, bisa jatuh bangkrut, bisa juga 'tergelincir' melakukan khilaf, bisa juga menangis, bisa juga punya segudang masalah, bisa juga punya hal-hal yang bahkan lebih buruk dari yang kita alami dan kita miliki"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SISI&lt;/strong&gt; ini adalah sisi tergelap milik seseorang! Persis seperti benda yang ditimpa sinar, selalu ada bayangan berwarna gelap. Sudah menjadi hukum alam, sunnatullah. Sisi yang membuat seseorang sejatinya menjadi utuh sebagai manusia. Ketidaksempurnaan! Namun karena 'gelap' dia memang tak terlihat oleh kita. Kadang-kadang tak berhasil kita baca karena kita memang selalu mencondongkan diri pada sisi 'terang' yang menyilaukan dari orang tersebut...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Benar sekali! Setiap orang memang punya sisi gelap, kekurangan dan kekhilafan. Secara umum, kita semua mengetahuinya, menganggap hal tersebut wajar, sehingga saat ada orang lain yang sedang masuk dalam kegelapan kita bisa (berusaha) memaklumi. Tapi keadaan menjadi sulit ketika yang tergelincir ke kegelapan itu adalah orang yang kita kagumi, orang yang kita idolakan. Sulit sekali memakluminya!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat kita mengidolakan seseorang atas apa yang dimiliki dan dilakukannya, tanpa sadar kita jadi menaruh banyak harapan, bahkan tuntutan terhadap idola kita itu. Karena kelebihan dan ketauladanan yang sang idola miliki, kita seakan tak ingin melihat adanya kekurangan dari diri idola kita itu. Namun kadang hal itu tak dapat dielakkan. Manusia tetaplah manusia, yang ada cacat dan celanya. Dan saat kekurangan itu muncul, kekecewaan yang besar dan rasa tak terima muncul pula di hati para penggemar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang suami yang selama ini dinilai sangat mencintai istrinya (seharusnya) tidak mungkin berpoligami. Seorang anak yang dikenal pintar dan sopan (seharusnya) tak mungkin menyiksa ibunya. Seorang guru, yang (seharusnya) digugu dan ditiru, tidak seharusnya membocorkan soal ujian kepada muridnya.&lt;br /&gt;Seorang pemuka masyarakat, yang berpendidikan tinggi dan terkenal baik budi, (seharusnya) tak mungkin selingkuh dengan tetangganya. Dan masih banyak seharusnya-seharusnya yang lain. Tapi ternyata yang "seharusnya tidak mungkin" itu banyak yang terjadi.Aku jadi teringat kata-kata seorang tante kepada kami para keponakannya "Kalau punya suami atau pacar, jangan diserahkan cintanya 100%, 75% saja sudah cukup, yang 25% disimpan untuk jaga-jaga kalau terjadi hal yang buruk." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku pikir betul juga, perlu ada cadangan, supaya nanti kalau ada kekecewaan tidak jatuh terlalu sakit. Dan ini berlaku tak hanya dalam hubungan dengan kekasih saja, tapi juga dalam pergaulan lain yang lebih luas. Termasuk saat kita mengidolakan seseorang. Jangan menilai terlalu tinggi, jangan berharap dan menuntut terlalu banyak, kalau tidak ingin menuai kekecewaan yang terlalu besar. (**)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8034819397742971300?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8034819397742971300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8034819397742971300' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8034819397742971300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8034819397742971300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/04/sisi-gelap.html' title='&quot;Sisi Gelap&quot;'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SfCcONgsTlI/AAAAAAAAAIQ/tJLhR-xdynQ/s72-c/gelap.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3004706878951916202</id><published>2009-04-10T13:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T13:36:46.722-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Pemilu, Pemilu, pemilu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sd-ti7OfklI/AAAAAAAAAHg/rNiQ4-PIP0Q/s1600-h/kpu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 248px; height: 274px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sd-ti7OfklI/AAAAAAAAAHg/rNiQ4-PIP0Q/s320/kpu.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323164100100854354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Wadduh...Sibuk rek...Bener2 sibuk...&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bingung?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kebingungan tersebut sangat beralasan. Sebab pemilu kali ini jauh berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Bahkan ini kali pertama perubahan tatacara pemilu di Indonesia yang selama ini dikenal dengan coblos atau melobangi lambang partai dan, nama atau foto calon. &lt;br /&gt;Pemilu sekarang, tidak lagi menggunakan cara klasik tersebut. Sistemnya tetap saja, namun ada tatacara yang sedikit dimodifikasi, yakni dari cara mencoblos ke mencontreng, atau mencentang, atau conteng.&lt;br /&gt;Bagi orang tua yang kebetulan tidak bisa baca tulis, cara yang sekarang betul-betul rumit bagi mereka. Kerumitan itu ditambah lagi dengan sosiasisasi yang minim dari penyelenggara pemilu maupun pihak-pihak yang berkompeten dengan pemilu.&lt;br /&gt;Sosialisasi itu penting. Terutama untuk menekan kesalahan sehingga suara menjadi rusak atau tidak sah. Dengan cara mencoblos saja, banyak suara yang rusak dan dianggap tidak sah. Ada yang salah coblos, coblos ganda dan lain-lain. &lt;br /&gt;Dengan mencontreng yang rumit sekarang, diprediksi suara yang tidak sah atau rusak persentasenya akan semakin meningkat. Kondisi itu diperparah lagi dengan sosialisasi yang minim tadi.&lt;br /&gt;Penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sibuk dengan masalah mereka masing-masing. Sehingga waktu mereka habis tersita untuk mengenahkan persoalan internal maupun eksternal.&lt;br /&gt;Internal menyangkut personel yang tidak siap bahkan belum belum dilantik hingga pada persoalan SDM yang pas-pasan. Eksternal, mulai dari persoalan parpol yang begitu banyak sebagai kontestan pemilu hingga pada persoalan klasik, yakni masalah dana yang selalu menjadi sumber ketegangan mereka akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan Panwaslu. Selain dibebani masalah internal dan eksternal tadi, kini mereka justru sibuk mengurus caleg yang sudah gencar melakukan sosialisasi kepada pemilih atau masyarakat luas. Harusnya, Panwaslu berterima kasih kepada para caleg secara mandiri dapat melakukan sosialisasi baik lewat iklan, spanduk, bahilo maupun pamflet-pamflet. &lt;br /&gt;Tapi di lapangan, mereka justru sibuk mendikte para caleg kalau-kalau melakukan pelanggaran kampanye. Sibuk menertibkan baliho caleg yang terpasang di tempat umum. Mestinya dengan kondisi mereka yang terbatas dalam melakukan sosialisasi, Panwaslu cukup menertibkan baliho caleg yang dipasang dan membahayakan penguna jalan atau yang tumbang saja. Sebab di baliho itu sudah jelas sosialisasi bagaimana cara mencontreng yang benar. &lt;br /&gt;Kompleksnya persoalan menjelang pemilu ini, besar kemungkinan kualitas pemilu akan rendah. Reformasi yang dicita-citakan bisa merubah keadaan menjadi lebih baik bakal tidak terjadi. Sebab masyarakat dengan kondisi yang serba gelap karena tak ada sosialiasi pemilu, akan tetap menggunakan hak pilihnya hanya mendengar kata orang, sementara mereka sendiri tak mengerti bagaimana supaya bisa memilih wakil yang betul-betul mereka percaya. &lt;br /&gt;Kalau begini jadinya, maka masyarakat terutama yang tidak bisa baca tulis besar kemungkinan akan kehilangan suaranya, selain salah cara memilihnya, mungkin surat suara rusak. Nah dengan waktu yang tersisa ini, mari semua stakeholder melakukan sosialisasi sesuai kapasitasnya. Sebab kita ingin pemilu berkualiatas. Pemilu berkualitas menghasilkan wakil yang berkualitas pula. Semoga. (**)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3004706878951916202?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3004706878951916202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3004706878951916202' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3004706878951916202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3004706878951916202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/04/pemilu-pemilu-pemilu.html' title='Pemilu, Pemilu, pemilu...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sd-ti7OfklI/AAAAAAAAAHg/rNiQ4-PIP0Q/s72-c/kpu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4123482714829483468</id><published>2009-04-03T10:43:00.001-07:00</published><updated>2009-04-03T11:27:53.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Galleri Radar Utara</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZUiq7VZVI/AAAAAAAAAHY/zrL1gHo7kmg/s1600-h/Ronalghilo..jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320532964400260434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 314px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZUiq7VZVI/AAAAAAAAAHY/zrL1gHo7kmg/s320/Ronalghilo..jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZUDyboE6I/AAAAAAAAAHQ/uBLpPaidW58/s1600-h/ekspresi+Gol..jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320532433838805922" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 224px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZUDyboE6I/AAAAAAAAAHQ/uBLpPaidW58/s320/ekspresi+Gol..jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZTucrevVI/AAAAAAAAAHI/xc_kudoUBJY/s1600-h/kelitakan..jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320532067222469970" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 236px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZTucrevVI/AAAAAAAAAHI/xc_kudoUBJY/s320/kelitakan..jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZTYooz7JI/AAAAAAAAAHA/aRjvNUgYAFc/s1600-h/Kecolongan.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320531692475378834" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 242px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZTYooz7JI/AAAAAAAAAHA/aRjvNUgYAFc/s320/Kecolongan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZS_XUMHqI/AAAAAAAAAG4/_kVH-YtRmfQ/s1600-h/Giring+Bola+dan+Gol...!!!.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320531258328751778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 177px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZS_XUMHqI/AAAAAAAAAG4/_kVH-YtRmfQ/s320/Giring+Bola+dan+Gol...!!!.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZSixzKv0I/AAAAAAAAAGw/K44J3C0Jhu4/s1600-h/Ronalghilo..jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Kembali ke masa kecil memang mengasyikan. Main bola, hujan-hujanan bahkan main lumpur. Asyik memang! hehe... &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;inilah segelintir potret masa kecil kurang bahagia... &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4123482714829483468?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4123482714829483468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4123482714829483468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4123482714829483468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4123482714829483468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/04/galleri-radar-utara.html' title='Galleri Radar Utara'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdZUiq7VZVI/AAAAAAAAAHY/zrL1gHo7kmg/s72-c/Ronalghilo..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5743839788168016542</id><published>2009-04-02T21:44:00.001-07:00</published><updated>2009-04-02T21:46:48.167-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Kutipan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu. Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna. Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum. Sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang,"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5743839788168016542?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5743839788168016542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5743839788168016542' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5743839788168016542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5743839788168016542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/04/kutipan.html' title='Kutipan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6006983819185334897</id><published>2009-03-31T14:00:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T11:06:10.284-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Argamakmur, 1 April</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdT-IuA5RkI/AAAAAAAAAGo/v4CEpCMAqSQ/s1600-h/DSCN0184.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320156485575591490" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 226px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdT-IuA5RkI/AAAAAAAAAGo/v4CEpCMAqSQ/s320/DSCN0184.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Malam ini..&lt;br /&gt;Kembali sadari aku sendiri&lt;br /&gt;Gelap ini&lt;br /&gt;Kembali sadari engkau telah pergi&lt;br /&gt;Malam ini&lt;br /&gt;Kata hati harus terpenuhi&lt;br /&gt;Gelap ini&lt;br /&gt;Kata hati ingin kau kembali&lt;br /&gt;Hembus dinginnya angin lautan&lt;br /&gt;tak hilang ditelan bergelas-gelas arak&lt;br /&gt;yang kutenggakkan…ooo….&lt;br /&gt;Malam ini&lt;br /&gt;Kubernyanyi lepas isi hati&lt;br /&gt;Gelap ini&lt;br /&gt;Kuucap berjuta kata maki.. Malam ini..Bersama bulan aku menari&lt;br /&gt;Gelap ini.. Di tepi pantai aku menangis..Tanpa dirimu dekat dimataku&lt;br /&gt;Aku bagai ikan tanpa air... Tanpa dirimu ada disisiku..Aku bagai hiu tanpa taring.. Tanpa dirimu dekap dipelukku.. Aku bagai pantai tanpa lautan.. Kembalilah…Kasih ooo Kembalilah kasih.. (**)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hmm...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menikmati lagu Anyer 10 Maret sembari ditemani secangkir kopi dan sebatang rokok, sedikit mungkin bagi sebagian kita memang menyenangkan. Asyik..! Mengenang semua yang sudah berlalu, terkadang cukup membuat kita kembali menjadi muda. hehe.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kadang sedih, lucu, bahagia, ah...semuanya berkecamuk. Menerawang, melintas tanpa batas. Mengenang semua pilu, duka, kesedihan waktu lalu, kadang bisa menjadi sebuah kenaifan bahkan menjadi sebuah lelucon..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entahlah.., tampaknya malam ini aku larut. Lirih dalam semua rasa dan mencoba menjadikan kesedihan menjadi suatu lelucon atau bahkan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sulit memang diungkapkan ketika kita harus beranjak dari suatu tempat yang selama ini sudah kita anggap nyaman. Begitu juga denganku kini, melepasmu bagiku hal terberat saat ini yang harus kulakukan. Tapi inilah sebuah konsekwensi. Ketika siap untuk memiliki, berarti kita juga siap untuk kehilangan. Tinggal menunggu kapan hal itu terjadi..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menanti sebuah ketidakpastian, telah kuanggap sebagai sebuah kesalahan. Tanpa keseriusan, tampaknya memang sulit tuk menggapai sesuatu. Kadang, ketika kita sudah sungguh-sungguh pun sesuatu itu sulit dan mungkin tak bisa digapai. Apalagi tidak dengan sungguh-sungguh! Iya toh?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terlepas dari itu semua, inilah perjalanan hidup. Semua ada hikmah, semua ada makna dan semua penuh arti. Mungkin seorang bocah merasa sangat kehilangan saat mainannya rusak dan tak bisa digunakan lagi. Tapi ketika sudah mendapat mainan baru yang lebih bagus, sang bocah pun kembali sumringah. Logikanya, ketika bocah tadi masih asyik dengan mainan lama, dia takkan sadar bahwa ada mainan lain yang lebih sempurna dan lebih asyik untuk dimainkan ketika melalui hari-harinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya, begitulah hidup.. Perputaran itu nyata! Intinya, tak ada yang abadi! Bukankah keabadian memang ada sesudah mati? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai hamba yang sedang menjalani perputaran, mestinya memang kita tak tertawa ketika bahagia dan tak menangis dikala duka. Hadapi dan jadilah sang pemenang!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6006983819185334897?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6006983819185334897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6006983819185334897' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6006983819185334897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6006983819185334897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/argamakmur-1-april.html' title='Argamakmur, 1 April'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdT-IuA5RkI/AAAAAAAAAGo/v4CEpCMAqSQ/s72-c/DSCN0184.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-9061149420386058946</id><published>2009-03-31T12:59:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T13:12:10.086-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Warga Lais Tertembak Peluru Oknum Polisi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdJ5A531Z_I/AAAAAAAAAGY/NTwmRVBvsC8/s1600-h/IMG_0014.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319447166319945714" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 214px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdJ5A531Z_I/AAAAAAAAAGY/NTwmRVBvsC8/s320/IMG_0014.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;LAIS – &lt;/strong&gt;Membonceng teman yang menjadi DPO polisi, Tarmizi, 30 tahun, warga Desa Jago Bayo Kecamatan Lais menjadi sasaran tembak oknum polisi Polsek Lais yang melakukan pengejaran. Korban Tarmizi pun terkapar dengan luka tembak di pinggang belakang sebelah kanan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, kemarin pagi di kawasan Gedung Nyawa Desa Air Padang Lais. Mengetahui korban yang tertembak salah sasaran, petugas polisi pun melarikannya ke RSUD Arga Makmur yang kemudian dirujuk ke RS M Yunus Bengkulu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Peristiwa ini pun membuat Lais memanas, keluarga dan warga pun ramai-ramai “menyerbu” Polsek Lais untuk mempertanyakan apa yang telah terjadi. Berdasarkan informasi yang terhimpun, korban Tarmizi yang sehari-harinya bekerja di penambangan pasir di Air Padang berangkat dari rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB menunggu angkutan umum. Tiba-tiba dari Arga Makmur muncul temannya Sp warga Talang Rasau mengendarai sepeda motor. Karena teman dan sama-sama berasal dari Lubuk Mumpo, korban akhirnya ikut membonceng Sp menuju tempat kerjanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika sepeda motor Sp yang membonceng korban melintas di depan Polsek Lais, oleh petugas kepolisian distop karena Sp merupakan buronan yang sedang dicari petugas dalam kasus penganiayaan. Tindakan petugas menghentikan sepeda motor Sp tidak digubris, dan Sp pun melarikan diri dengan sepeda motornya. Petugas polisi yang tak ingin kehilangan mangsa yang sudah lama dicari langsung melakukan pengejaran sehingga terjadi kejar-kejaran seperti di film-film. Sp yang terus dikejar dan dipepet tetap tak mau menyerahkan diri, walaupun sudah ada tembakan peringatan 3 kali ke udara. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejurus kemudian, oknum petugas polisi yang telah melakukan prosedur penangkapan terhadap pelaku pidana mengarahkan moncong senjata ke arah Sp. Diperkirakan bidikan meleset sehingga peluru tajam tersebut bukan mengenai target tetapi mengenai korban Tarmizi. ‘’Setelah terkena tembakan, Tarmizi masih kuat sambil menahan sakit terus dibawa kabur AL. Tapi tak lama kemudian Tarmizi pun lemas sehingga oleh Sp diturunkan di jalan. Melihat koban terkapar, petugas pun langsung melarikannya ke rumah sakit,’’ ujar Berlian warga Jago Bayo. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kondisi Tarmizi sesampainya di RSUD Arga Makmur terus menurun dan menurut pihak rumah sakit harus segera dilakukan operasi. Hanya saja dokter bedah RSUD sedang tidak berada di tempat. Kapolres Bengkulu Utara AKBP Drs. Pudji P Hadi, S.Ik yang langsung turun, kemarin segera memerintahkan korban untuk dirujuk ke RS M Yunus Bengkulu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara itu, sekitar 2 jam setelah insiden penembakan terjadi, beberapa keluarga korban mendatangi kantor Harian Radar Utara. Istri korban, Ningsih (25) berharap kepada Radar Utara untuk dapat memberitakan kasus yang menimpa suaminya, Tarmizi secara profesional agar hukum dapat ditegakkkan seadil-adilnya. ‘’Suami saya tidak bersalah. Ia hanya menjadi korban salah tembak. Sebenarnya yang akan ditembak itu orang yang membonceng suami saya. Kami minta agar kasus ini bisa usut hingga tuntas. Pelaku harus disanksi sesuai dengan hukum yang berlaku,’’ ujar Ningsih didampingi tiga anggota keluarga, Khairulla, Tanwir dan Sailul. Kepada Radar Utara, Ningsih sempat membeberkan kronologis kejadian yang menimpa suaminya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ningsih juga merasa dirinya telah tidak diperlakukan secara adil. Bagaimana tidak, sejak insiden penembakan terjadi, dirinya tidak sempat melihat kondisi suaminya. ‘’Saya dapat kabar kalau suami saya ditembak dan sedang berada di rumah sakit. Sewaktu saya menyusul ke sana, suami saya sudah dibawa ke bengkulu. Jadi, saya belum sempat melihat bagaimana kondisi suami saya,’’ ujar Ningsih yang terlihat menahan tangis.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Janji Usut Pelaku&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam 3 hari pasca tertembaknya korban Tarmizi, membuat warga desa Jago Bayo Lais dan sekitarnya ramai-ramai mendatangi Polsek Lais. Mereka mempertanyakan aksi penembakan yang memakan korban warga yang tidak bersalah. Wakapolres BU Kompol Pauzi yang didampingi Kasat Reskrim AKP Permadi, S.Ik yang langsung turun ke Polsek Lais bersama dengan puluhan anggota Polres BU. Wakapolres pun berusaha menenangkan keluarga korban dan warga yang mendatangi Polsek Lais. Wakapolres lalu melakukan pembicaraan dengan pihak keluarga korban Tarmizi dan dilanjutkan menemui massa yang berkumpul di halaman Mapolsek Lais. Wakapolres kepada warga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres karena tidak dapat hadir di Lais karena ada kegiatan yang penting dan tidak dapat ditinggalkan. ‘’Tapi yakinlah ini tidak akan mengurangi arti yang sebenarnya. Kasus ini tetap kita tangani dengan serius. Korban merupakan tanggung jawab kami,’’ tegas Waka. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Massa pun mendesak kepada Wakapolres memberi ketegasan berapa hari waktu untuk menyeidiki siapa pelaku penembakan tersebut. Wakapolres berjanji 3 hari sampai hari Jum’t penyelidikan akan tuntas.’’ Pokoknya yakinlah kepada masyarakat kita akan melakukan pengusutan sesuai dengan prosedur. Yang terpenting bagi kita adalah bagaimana untuk menyelamatkan korban. Sekali lagi kita minta kepada masyarakat, sebentar lagi pelaksanaan pemilihan umum. Jangan sampai masyarakat mudah terprovokasi dengan orang-orang yang tidak punya kepentingan. Artinya masyarakat tidak perlu untuk melakukan perbuatan yang mengarah ke anarkis, karena akan merugikan kita semua,’’ pungkas Wakapolres. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;(Radar Utara, 1 April 2009)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-9061149420386058946?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/9061149420386058946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=9061149420386058946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9061149420386058946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9061149420386058946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/warga-lais-tertembak-peluru-oknum.html' title='Warga Lais Tertembak Peluru Oknum Polisi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SdJ5A531Z_I/AAAAAAAAAGY/NTwmRVBvsC8/s72-c/IMG_0014.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3830008789660096181</id><published>2009-03-24T12:19:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T12:22:03.801-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Sultan dan Dinmar Terancam Dicoret!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;BENGKULU –&lt;/strong&gt; Setelah dilaporkan ke Panwaslu Kecamatan Taba Penanjung, dua saudara yang merupakan calon anggota DPR RI dan DPD RI masing-masing, Dinmar Najamudin dan Sultan B Najamudin terancam dicoret dari DCT (daftar calon tetap). Tak hanya itu, jika terbukti telah melakukan money politics dan telah mendapatkan kekuatan hukum tetap (inkrah) dari pengadilan, kendati terpilih menjadi anggota DPD RI dan DPR RI nantinya kedua calon ini juga bisa dibatalkan sebagai calon terpilih.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penegasan ini diungkapkan Divisi Teknis Penyelenggara KPU Bengkulu Utara, Julisti Anwar SH ketika dikonfirmasi tadi malam. “KPU hanya bisa mencoret keduanya sebagai DCT dan calon terpilih, jika sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari pengadilan yang menyatakan kalau keduanya memang terbukti secara sah telah melakukan praktik money politics,” jelas anggota KPU BU yang akrab disapa Listi ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara terpisah, setelah lolosnya Mahyudin Shobri dari jerat hukum, tampaknya Panwaslu Provinsi Bengkulu tak mau kecolongan. Anggota Panwaslu Provinsi Bengkulu, Ir Wismalindarita ketika dikonfirmasi mengakui soal telah diterimanya laporan terkait dugaan money politics yang dilakukan oleh kedua calon tersebut. “Apabila terbukti adanya dugaan money politics sesuai dengan Pasal 84 ayat 2 huruf J maka akan dipidana sesuai pasal 274 dengan ancaman hukuman kurungan 6-24 bulan dan denda 6 sampai dengan 24 juta,” jelas Wismalindarita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diungkapkannya, saat ini kasus dugaan money politics kedua calon tersebut sedang ditangani oleh Gakkumdu. Sedangkan bukti tertulis perjanjian tersebut belum diterima salinannya oleh Panwaslu Provinsi Bengkulu. Hanya saja, berdasarkan laporan Panwaslu Kabupaten Bengkulu Utara barang bukti surat perjanjian itu sudah berada di tangan Gakkumdu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rita berharap pada perjalanan kasusnya nanti para saksi dapat membantu pihaknya dengan cara memberikan penjelasan di depan majelis hakim sebenar-benarnya. “Kita tidak mau kasusnya nanti sama dengan kasus Mahyudin Shobri. Oleh karena itu, kami juga meminta kepada Gakkumdu untuk berupaya maksimal menuntaskan kasus ini,” harapnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diungkapkan Rita, pelanggaran pidana pemilu di Provinsi Bengkulu selama bulan Februari yang masuk laporannya ke pihaknya mencapai 10 kasus, sedangkan untuk pelanggaran administratif sebanyak 262 kasus. Diantara pelanggaran pidana yang sudah masuk 2 kasus di Kabupaten Mukomuko, 2 kasus di Seluma dan dua kasus di Bengkulu Utara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain itu, ada juga laporan dari Rejang Lebong (RL) soal temuan adanya caleg Partai Golkar yang menggunakan fasilitas negara ketika berkampanye. Begitu juga dengan Lebong, pihaknya juga telah menerima laporan dugaan money politics caleg PAN atas nama Affan Jauhari yang diduga telah membagikan uang Rp 100 ribu kepada masyarakat. “Khusus kasus di Lebong, setelah diselidiki ternyata masyarakat sendiri yang datang ke rumah caleg tersebut untuk meminta uang,” jelasnya. &lt;strong&gt;(**)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3830008789660096181?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3830008789660096181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3830008789660096181' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3830008789660096181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3830008789660096181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/sultan-dan-dinmar-terancam-dicoret.html' title='Sultan dan Dinmar Terancam Dicoret!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3716247745809316828</id><published>2009-03-23T11:31:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T11:33:56.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Calon DPD RI dan DPR RI Dilapor ke Panwas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Dugaan Money Politics&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;TABA PENANJUNG&lt;/strong&gt; - Calon DPD RI Sultan B Najamudin dan Caleg DPR RI dari partai Demokrat nomor urut I Dinmar Najamudin, dilaporkan ke Panwascam Taba Penanjung.  Keduanya dilaporkan terkait dugaan money politics yang dilakukan terhadap warga Desa Kota Niur dengan memberikan bantuan genset, dengan perjanjian warga harus memilih keduanya. Jika tidak maka genset akan diambil kembali dengan membuat surat perjanjian.  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketua Panwascam Taba Penanjung Drs BJ Karneli membenarkan adanya laporan dugaan money politic tersebut. "Memang kita telah menerima laporan atas dugaan money politics, bahkan semua bukti yang terkait masalah ini sudah ada yakni berupa surat perjanjian tertulis antara sang calon dan warga yang ditandatangani oleh keduanya. Berdasarkan laporan tersebut kita lakukan proses sesuai prosedur dan telah kita plenokan dan kita sepakati kalau bukti –bukti dari pelapor ini semua terbukti merupakan tindak pidana dengan indikasi money politics pelanggaran pemilu," paparnya. Bahkan menurut BJ Karneli pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Taba Penanjung. Pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan pihak Panwas Kabupaten dan KPU Kabupaten Bengkulu Utara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditambahkan BJ Karneli, pelapor dugaan money politics adalah  Nd, 30 tahun, yang merupakan warga Kelurahan Taba Penanjung, sebagai saksi mata yang mengetahui dugaan money politics. ‘’Masih ada 2 saksi lagi  yang juga melihat tindakan tersebut yakni Mt dan Ni keduanya warga Sukarami,’’ tambah Karneli. Untuk kejadian, dikatakan Karneli belum sampai satu  bulan yang lalu dan surat secara tertulis dengan ditandatangani oleh kedua calon. “Saat ini ada 4 orang warga yang telah memegang fotocopy surat perjanjian tersebut, bukti ini sangat kuat untuk menjerat keduanya bahkan saat ini pihak kepolisian telah turun ke Desa Kota Niur untuk mencari bukti-bukti lain,” jelasnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika dikonfirmasi, salah satu koordinator tim sukses kedua pasangan tersebut Riningson mengaku belum mendapat berita tersebut sama sekali. “Kami belum bisa memastikan apakah bukti tersebut asli atau tidak. Untuk kepastian dan kebenarannya kami akan segera turun ke lapangan untuk mengeceknya,” jawab Riningson ketika dihubungi via handphone tadi malam. &lt;strong&gt;(**)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3716247745809316828?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3716247745809316828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3716247745809316828' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3716247745809316828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3716247745809316828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/calon-dpd-ri-dan-dpr-ri-dilapor-ke.html' title='Calon DPD RI dan DPR RI Dilapor ke Panwas'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3402818760626219648</id><published>2009-03-17T12:32:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T12:37:23.030-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Gubernur Bengkulu Jadi Bupati BS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jaga Perasaan Kubu Dirha, &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sertijab Digelar Sederhana&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;BENGKULU &lt;/strong&gt;– Berakhirnya jabatan Bupati Bengkulu Selatan (BS) Fauzan Djamil dan Wakil Bupati Jani Hairin, membuat serah terima jabatan mau tak mau harus dilakukan. Menariknya, sesuai dengan petunjuk Mendagri jabatan Bupati BS dipegang langsung oleh Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ST yang bertindak langsung sebagai Penjabat Bupati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Serah terima jabatan antara Fauzan Djamil dan Agusrin M Najamudin kemarin berlangsung di ruang rapat Pemprov Bengkulu. Serah terima itu digelar dengan penuh kesederhanaan. Selain dihadiri beberapa pejabat dan muspida BS, serah terima itu juga diikuti oleh unsur muspida Pemprov Bengkulu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin usai menerima jabatan sebagai penjabat Bupati BS kemarin mengungkapkan, Sertijab tersebut sengaja dilakukan sederhana. Hal ini dilakukan guna menjaga perasaan bupati pilihan rakyat H Dirwan Mahmud yang batal dilantik. Tak hanya itu, Sertijab ini juga digelar secara sederhana karena menurut Agusrin dia tak ingin masyarakat dan massa pendukung Dirwan Mahmud dan Hartawan (Dirha) menjadi kecewa. “Jabatan yang saya terima ini sah secara konstitusi,” tandas Gubernur. Dia juga membantah isu soal Sertijab yang dilakukan di Kota Bengkulu itu untuk mengelabui massa Dirha. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sengaja, Sertijab memang sengaja dilakukan di Bengkulu. Hal ini mengingat kesibukan saya. Apabila dilakukan di BS jaraknya sangat jauh. Sementara saya harus menhadiri beberapa kegiatan di Bengkulu,” kata Agusrin yang merupakan warga asli BS ini.Masih menurut Agusrin, sebelumnya memang dirinya sengaja tidak menunjuk Caretaker, agar tidak menutup kesempatan pada pasangan terpilih H Dirwan Mahmud dan Hartawan untuk melakukan upaya hukum. Namun sampai waktu yang telah ditentukan oleh konstitusi yakni berakhirnya masa jabatan Bupati BS sesuai dengan keputusan Mendagri No 131.17-247 tahun 2009 dan No 132.17-142 tahun 2009 tentang habisnya masa berlaku keduanya pada tanggal 16 Maret 2009, upaya hukum itu pun belum membuahkan hasil. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditunjuknya Gubernur sebagai penjabat Bupati BS selama 1 tahun ini, tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu. Hanya saja, informasi dari Mendagri hal serupa pernah terjadi di daerah lain.Di sisi lain Agusrin mengatakan, sesuai petunjuk SK Mendagri, dia akan segera menunjuk pelaksana harian (Plh) di BS. Hanya saja, hingga kemarin belum ada satu pun calon Plh yang diketahui akan ditunjuk Agusrin untuk menjalankan roda pemerintahan di BS. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara terpisah, Ketua DPRD BS Syarifudin Sabana mengatakan, pihaknya tunduk dan patuh serta bisa menerima keputusan Mendagri yang menunjuk Gubernur Bengkulu sebagai penjabat Bupati BS. Namun dia mengharapkan penunjukkan Plh harus benar-benar dipertimbangkan dan hendaknya orang yang mengerti kondisi BS. &lt;strong&gt;(**)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3402818760626219648?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3402818760626219648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3402818760626219648' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3402818760626219648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3402818760626219648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/gubernur-bengkulu-jadi-bupati-bs.html' title='Gubernur Bengkulu Jadi Bupati BS'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1425630174062977318</id><published>2009-03-15T12:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T12:15:56.677-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Menulis dan Keabadian</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#c0c0c0;"&gt;"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian,"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;=Pramoedya Ananta Toer= &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1425630174062977318?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1425630174062977318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1425630174062977318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1425630174062977318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1425630174062977318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/menulis-dan-keabadian.html' title='Menulis dan Keabadian'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4572056267109923753</id><published>2009-03-15T10:24:00.000-07:00</published><updated>2009-03-15T11:41:03.490-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Capek dan Jenuh, Pilih Jadi Broker</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sb1LTYMNMqI/AAAAAAAAAGQ/fXmggHFf4z8/s1600-h/poto+boks+oci+(12).JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313485931650298530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sb1LTYMNMqI/AAAAAAAAAGQ/fXmggHFf4z8/s320/poto+boks+oci+(12).JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Ketika Profesi Anggota Dewan Tak Lagi Menggiurkan&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;MENJADI&lt;/strong&gt; anggota legislatif saat ini diminati banyak orang. Segala macam cara untuk menempuh tujuan itu, bahkan dengan berkonsultasi dengan paranormal sekalipun ada yang melakukannya. Tak hanya itu, banyak juga diantaranya mereka yang sudah pernah merasakan duduk di kursi dewan dengan fasilitas lumayan mewah pada pemilu tahun ini kembali mencalonkan diri. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dibalik itu semua, ternyata tidak demikian dengan Sukardianto MR. Anggota Komisi I DPRD Bengkulu Utara ini mengaku sudah jenuh jadi anggota dewan. Dengan pertimbangan cost terlalu tinggi dan belum tentu kembali terpilih, kader PDIP ini memilih untuk menekuni bisnis pribadi menjadi broker dan berkecimpung di pasar modal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beragam cara memang dilakukan banyak orang untuk menjadi anggota legislatif. Diantara banyak kasus tersebut, saat ini sering kita temukan caleg yang tadinya telah duduk di kursi anggota DPRD kabupaten kemudian tetap mencalon di DPRD kabupaten, ada pula yang tadinya sempat duduk di kabupaten lalu mencalonkan diri di DPRD Proovinsi dan seterusnya. Bahkan ada pula yang baru masuk ke ranah politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif untuk pertama kalinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sukardianto adalah sosok salah seorang anggota dewan yang tak kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat pada tahun ini. Setelah kurang lebih dia menikmati dan menghabiskan waktunya sebagai wakil rakyat, kali ini dia lebih memilih menekuni bisnis internet yang sering dikenal dengan dunia maya. Ketika anggota dewan yang duduk di DPRD berbondong-bondong mencalonkan diri kembali pada pemilu 2009 ini, langkah kontras ditunjukkannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Capek jadi wakil rakyat. Selain memberikan kesempatan kepada yang lain untuk menjadi pejuang aspirasi rakyat, saya merasa sudah cukup dan ingin mengembangkan potensi usaha bisnis pribadi saja,” ungkap Sukardianto ketika ditemui di kediamannya di seputaran kawasan Karang Anyar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan menekuni bisnis pribadi dengan cara bertransaksi mata uang, dia mengaku mendapat keuntungan lebih menggiurkan dari pada menjadi anggota legislatif. Bahkan dalam dua minggu te2rakhir, dia mengaku berpenghasilan mencapai Rp 20 juta. “Lagi pula, pekerjaan ini semakin mendekatkan saya dengan keluarga. Waktu luang untuk anak-anak dan istri lebih banyak,” terangnya. Bahkan menurutnya, untuk mendapatkan penghasilan sebesar itu awalnya dia tidak memerlukan banyak modal, sepertihalnya dengan ribuan caleg yang saat ini sedang berjuang menarik simpati para konstituen.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi bukan pula saya menyinggung banyaknya caleg saat ini. Ini soal pilihan, kita berhak menentukan arah dan hidup masing-masing,” katanya. Dengan modal seperangkat komputer online, bisnis ini bisa dilakukan di rumah bahkan dimana pun dia berada. “Kadang-kadang kalau lagi suntuk di rumah, saya biasa pergi ke luar membawa laptop dengan menggunakan layanan internet semacam telkomsel flash,” ungkapnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lebih jauh dikatakan Sukardianto, investasi pasar modal ini bisa dilakukan di perusahaan penanaman modal dalam ataupun luar negeri. Modal yang dipakai untuk menjadi seorang broker luar dan dalam negeri lumayan jauh perbedaannya. “Untuk broker luar negeri kita mesti punya modal minimal $250. Sedangkan broker dalam negeri minimal harus mempunyai modal Rp 30 juta. Saya mainnya di broker luar, tepatnya di Masterforex yang merupakan broker Rusia lisensi Amerika. Pertimbangannya karena lebih menguntungkan dari broker dalam negeri. Kalau broker dalam negeri, satu kali klik transaksi kita kena potongan $50,” papar Sukardianto.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk dapat ikut dalam bisnis seperti ini, pemilik modal harus melakukan registrasi ke website brooker yang dipilihnya. Setelah registrasi dan memenuhi syarat administrasi pendaftaran, baru bisa disetujui untuk mentransfer dana yang akan dijadikan investasi modal tersebut. Selama delapan bulan menekuni bisnis ini, Sukardianto mengaku sudah mendapat keuntungan yang lumayan besar. Bahkan dua minggu terakhir dia bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp 20 juta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Memainkan bisnis ini selain siap investasi uang dituntut juga untuk dapat investasi waktu, pikiran dan tenaga yang prima karena kita harus selalu memantau fluktuasi pasar modal dan nilai mata uang. Selain itu juga harus mengerti membaca situasi agar tidak keliru mau sell atau buy,” Sukardianto menjelaskan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menurut Sukardianto, pemain modal juga harus siap rugi bahkan kehilangan uangnya dalam bisnis ini. “Kehilangan uang bisa terjadi bila kita mengambil sikap gampangan yang artinya transaksi secara untung-untungan. Sebaiknya untuk berbisnis ini kita mengambil sikap tidak gambling yang artinya dalam setiap akan transaksi harus dianalisa secara tekhnical maupun fundamental. Pandai-pandai membaca situasi dan pantau terus berita perkembangan fluktuasi modal dunia intinya,” tutup Sukardianto.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Anda berminat berbisnis online seperti anggota dewan satu ini?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi peminat yang mungkin berkeinginan berbisnis seperti Sukardianto, anda bisa mempelajarinya melalui sekolah online yang ada di berbagai situs forex di internet. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4572056267109923753?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4572056267109923753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4572056267109923753' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4572056267109923753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4572056267109923753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/capek-dan-jenuh-pilih-jadi-broker.html' title='Capek dan Jenuh, Pilih Jadi Broker'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/Sb1LTYMNMqI/AAAAAAAAAGQ/fXmggHFf4z8/s72-c/poto+boks+oci+(12).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8615395867347819599</id><published>2009-03-10T12:39:00.000-07:00</published><updated>2009-03-10T12:43:33.285-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Wagub Tak Punya Wewenang Atur Pemilu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;STATEMEN&lt;/strong&gt; tegas terkait pertemuan Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir HM Imron Rosyadi MM dan Bupati Lebong Drs H Dalhadi Umar BSc beberapa waktu lalu dilontarkan Ketua Komisi DPRD Lebong Abursani. Menurutnya, tindakan Wagub yang menyarankan agar masalah itu dikembalikan ke UU RI No 39 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lebong dan Kepahiang merupakan sesuatu yang aneh. Sebab dalam konteks pemilu, Wagub tak berwenang untuk ikut campur. “Positifnya memang dengan pertemuan kedua bupati adalah untuk mendinginkan suasana. Tapi apabila aturan Pemilu dikaitkan dengan UU RI No 39 tahun 2003 jelas saja hal itu tindakan aneh. Sebab Wagub tak berwenang mengatur apalagi mengintervensi soal aturan Pemilu,” tegas Abursani. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diakuinya, pertemuan Bupati Lebong dan Bupati Bengkulu Utara yang difasilitasi Wagub HM Syamlan Lc beberapa waktu lalu merupakan upaya positif untuk mendinginkan suasana yang sempat memanas akibat konflik tapal batas. Tapi jika Wagub ikut campur untuk mengembalikan aturan Pemilu seperti pemilu tahun 2004, jelas saja pihaknya keberatan. "Yang mengatur Pemilu ini kan KPU. Wagub tak berhak ikut campur apalagi mengintervensi KPU untuk persolan pemilu,” tandasnya. Bahkan Abursani menilai tak selayaknya Wagub berbicara soal Pemilu. Karena memang pihaknya berniat untuk menyukseskan Pemilu damai, bukan masalah tapal batas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang harus dipertanyakan menurut Abursani, apakah sebelum melakukan hal itu Wagub sudah berkoordinasi atau dapat rekomendasi dari Gubernur Agusrin. “Kalau tidak, atas dasar apa pertemuan itu dilakukan?” tanya Abursani. Menurutnya dalam menghadapi Pemilu legislatif mendatang, yang terpenting adalah acuan pemilu SK KPU dan pelaksana pemilu adalah KPU. “Jadi serahkan saja sepenuhnya kepada KPU dan tak boleh dicampuri oleh pihak manapun,” tandasnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia menyayangkan jika persoalan Pemilu terkesan ditarik-ulur. Soalnya, kondisi itu menurut Abursani tidak realistis. "Aturan sekarang sudah jelas SK KPU No 110. Silakan Gubernur, Wagub dan Bupati menelaah dan mempelajarinya. Jika aturan tersebut kemudian dikembalikan seperti Pemilu 2004, saya yakin hal itu akan mnambah masalah baru," tukasnya. Senada dengan Abursani, anggota DPRD Kabupaten Lebong Affan Jauhari menyarankan agar pihak-pihak tertentu tak ikut campur dalam urusan ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ini sudah mengerucut ke arah penyelesaian. Memang butuh proses. Tapi jika dikembalikan ke UU RI No 39 tahun 2003 ini merupakan langkah mundur. "Kami di Lebong sudah tak mau berdebat. Tinggal ikuti aturan hukum yang telah ada. Jika kembali ke tahun 2004 sama halnya kembali ke zaman belanda," ujarnya yang disambut senyum oleh anggota DPRD yang lain. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8615395867347819599?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8615395867347819599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8615395867347819599' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8615395867347819599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8615395867347819599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/wagub-tak-punya-wewenang-mengatur.html' title='Wagub Tak Punya Wewenang Atur Pemilu'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5786818450648602139</id><published>2009-03-05T10:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T10:52:24.623-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Terbengkalai Akibat Minyak Gagal</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SbAfOAe_uQI/AAAAAAAAAGI/i10iH_YslOU/s1600-h/TERAWAT+,+Meski+sudah+ditinggalkan+dan+tidak+beroperasi+lagi+pabrik+minyak+milik+BUMD+BU+ini+masih+tetap+dijaga+dan+dirawat,+hanya+saja+tetap+mubazir.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309778286178449666" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SbAfOAe_uQI/AAAAAAAAAGI/i10iH_YslOU/s320/TERAWAT+,+Meski+sudah+ditinggalkan+dan+tidak+beroperasi+lagi+pabrik+minyak+milik+BUMD+BU+ini+masih+tetap+dijaga+dan+dirawat,+hanya+saja+tetap+mubazir.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH&lt;/strong&gt; diresmikan langsung oleh Dirjen Perekonomian mewakili Menko Perekonomian Dr Rizal Ramli pada tahun 2007 lalu, informasi yang diterima koran ini pabrik pengolahan minyak kelapa sawit di Talang Denau hanya beroperasi sekitar 7 bulan. Pabrik yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah tersebut sudah dalam 1 tahun terakhir tak lagi beroperasi. Disinyalir, tak beroperasinya pabrik tersebut diakibatkan oleh minyak gagal. Namun ada pula yang mengatakan kalau tak beroperasinya pabrik karena biaya produksi terlalu tinggi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Simak laporannya;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;=RAMA DIANDRI, Arga Makmur=&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;KEGAGALAN&lt;/strong&gt; pabrik pengolahan minyak kelapa sawit di Talang Denau menambah deretan beberapa aset daerah Bengkulu Utara (BU) yang gagal dan terbengkalai. Setelah aset daerah PD Arma Niaga yang berakhir dengan ditetapkannya sang direktur menjadi tersangka (hingga saat ini masih buron, red), kali ini pabrik pengolahan minyak kelapa sawit di Talang Denau juga tak lagi beroperasi. Mungkinkah nasib pabrik pengolahan minyak kelapa sawit ini nanti juga akan berakhir seperti aset daerah PD Arma Niaga? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pabrik pengolahan minyak kelapa sawit tersebut awalnya diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat dalam mendapatkan akan kebutuhan minyak goreng. Lebih jauh, pabrik ini juga bisa menampung lapangan pekerjaan bagi masyarakat di BU. Namun entah sebegitu besar kendalanya, harapan Bupati BU Ir HM Imron Rosyadi MM pada waktu peresmian pabrik beberapa tahun lalu itu tampaknya sulit terwujud.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Faktanya, sudah 1 tahun lebih menurut informasi yang diterima koran ini kemarin pabrik tersebut sudah tak beroperasi lagi. Bahkan ketika dipantau ke lokasi pabrik, beberapa atap pabrik sudah ada yang bocor dan sekitar halaman pabrik tampak rerumputan yang hampir menyerupai semak belukar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untungnya, kendati sudah tak beroperasi lagi aset dan peralatan pabrik di dalamnya masih tampak terjaga dari tangan-tangan jail. Bahkan pabrik tersebut masih dijaga oleh petugas yang mengaku bernama Dedi (23). “Sebelumnya saya memang tinggal di sekitar pabrik. Rumah saya di ujung sana,” kata Dedi didampingi adiknya Sodeta (20) sembari menunjuk ke arah simpang tiga tugu motor. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diungkapkan Dedi, dia dipercaya oleh mantan Kabag Penanaman Modal, Buyung Azhari yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Bapeda untuk menjaga pabrik baru sekitar 1 bulan lalu. Hanya saja, sebelum tinggal di lokasi pabrik, dia memang sering diminta Sekretaris Bapeda tersebut untuk membersihkan halaman pabrik dengan upah uang rokok. “Pabrik ini sudah 1 tahun tak lagi beroperasi. Walaupun saya baru sebulan menjaga pabrik ini, namun karena saya memang tinggal di dekat sini, jadi saya tahu banyak tentang pabrik,” ungkap Dedi tampak apa adanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diceritakannya, awal dari tak beroperasinya pabrik tersebut setelah banyaknya minyak gagal. Maksudnya, banyak minyak yang tak jadi minyak masak. Sehingga dengan terpaksa minyak belum jadi itu harus dibuang. “Bahkan saya lihat banyak yang dibuang di belakang pabrik. Sebab tak ada gunanya juga kalau tak dibuang. Sebab minyak itu tak jadi. Bahkan ada yang kosong,” ungkapnya. Dedi menambahkan, pabrik tersebut hanya beroperasi sekitar 7 bulan. “Itu pun produksinya tak aktif,” tambahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara terpisah, terkait permasalahan tersebut Ketua Komisi III DPRD BU, Drs Slamet Riyadi mengharapkan agar aset daerah jangan terkesan diabaikan. Bahkan dia meminta kepada bupati untuk mencari terobosan-terobosan alternatif pembiayaan lain dengan meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Bukan dengan menelantarkan aset yang ada,” tandasnya belum lama ini. Lebih jauh, Slamet juga mengharapkan agar obyek retribusi dapat dikelola dengan baik dan maksimal. Jika obyek pendapatan berkurang, jelas saja hal ini akan berdampak pada PAD yang didapatkan. “Oleh karena itu, saya mengharapkan agar semua pihak dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksi dan tugas masing-masing secara bertanggungjawab dan penuh solidaritas,” harapnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Slamet menambahkan, jika aset daerah seperti pabrik pengolahan minyak kelapa sawit digarap maksimal, setidaknya hal ini bisa mengurangi dampak krisis global yang cukup dirasakan oleh masyarakat di BU. “Persoalannya, bagaimana menjadikan dana yang tidak terlalu banyak untuk digunakan seefektif dan seefesien mungkin. Hal yang tak kalah penting, pembangunan dan pembenahan SDM juga harus diimbangi dengan program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat dan kepentingan dunia usaha. Sehingga laju pertumbuhan ekonomi bisa meningkat,” kata Slamet. (**) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5786818450648602139?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5786818450648602139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5786818450648602139' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5786818450648602139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5786818450648602139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/terbengkalai-akibat-minyak-gagal.html' title='Terbengkalai Akibat Minyak Gagal'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SbAfOAe_uQI/AAAAAAAAAGI/i10iH_YslOU/s72-c/TERAWAT+,+Meski+sudah+ditinggalkan+dan+tidak+beroperasi+lagi+pabrik+minyak+milik+BUMD+BU+ini+masih+tetap+dijaga+dan+dirawat,+hanya+saja+tetap+mubazir.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8587141022331224991</id><published>2009-03-04T09:40:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T09:45:48.049-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Kerja Musiman, Hand Tractor Masih Kredit</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;PULUHAN&lt;/strong&gt; hektar sawah Kemumu sudah hampir setahun ini tak bisa ditanami padi. Beberapa diantara petani mencoba untuk mengalihfungsikan sawah mereka dengan cara menanam jagung. Kondisi ini terjadi setelah pihak Pemkab Bengkulu Utara (BU) melakukan perehaban saluran irigasi Palak Siring yang kemudian mengakibatkan aliran irigasi menjadi kering. Imbas ini bukan saja dialami oleh petani padi. Melainkan juga berdampak pada pembajak sawah musiman yang mengaku mengibaratkan pekerjaan mereka seperti proyek APBD. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut laporannya;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=RAMA DIANDRI, Arga Makmur=&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ADALAH&lt;/strong&gt; Suryanto dan Sugiman, dua pria yang tinggal di Desa Kemumu ketika ditemui koran ini kemarin sore sibuk mengganti ban hand tractor dan bermaksud pulang. Ketika dihampiri dan ditanya RU, keduanya mengaku baru saja menyelesaikan pekerjaan, membajak sawah warga di areal tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Kita biasanya bekerja harian. Jarang yang borongan. Sehari kita diberi upah Rp 150 ribu. Sedangkan bahan bakar hand tractor ditanggung kita sendiri," ungkap Suryanto. Dalam sehari, mereka mengaku menghabiskan 7 hingga 10 Liter bensin. Jika dikalkulasikan, kedua pria ini mengaku mendapat upah bersih per orangnya sebesar Rp 50 ribu. "Karena kita juga butuh merokok dan makan Mas. Belum lagi kita harus mengeluarkan biaya jika handtractror macet," katanya. Dengan nominal upah itu, keduanya mengaku bisa menyekolahkan anak dan mencukupi kebutuhan keluarga. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hanya saja yang menjadi permasalahan, hingga saat ini mereka masih harus melunasi kredit hand tractor kepada kelompok tani dengan nominal Rp 1,5 juta setiap 6 bulannya. "Biaya kredit itu kita sisihkan setiap bulan jika mendapat order. Hand tractor ini kita kredit selama 15 tahun dan dibayar setiap 6 bulan kepada kelompok tani. Kemudian, kelompok tani ini nantinya menyetorkan uang tersebut ke rekening bank milik Dinas Pertanian," terangnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain dimudahkan oleh bantuan kredit yang diakui sebagai program Dinas Pertanian tersebut, Suryanto merasa pembayaran kredit dengan nominal yang telah ditetapkan itu cukup memberatkan mereka. Sebab selain hanya bekerja musiman, tak semua petani yang memakai jasa mereka. "Tapi mau bagaimana lagi Mas, tak ada pekerjaan lain. Kita mau beli hand tractor lunas belum ada uang. Mumpung ada kesempatan untuk kredit, ya kita manfaatkan untuk mencari penghasilan," ujar Suryanto diamini Sugimin.Menurut Sugimin, harga hand tractor apabila dibayar lunas berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 17 juta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan penghasilan yang didapatkan dari upah membajak sawah warga, kedua pria ini mengaku tak mampu mengumpulkan uang untuk membeli hand tractror semahal itu. "Boro-boro ngumpul uang Mas, cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja kita sudah merasa senang," kata Sugimin dengan logat Jawa kental.Lalu apa yang mereka kerjakan ketika musim tanam hingga musim panen tiba?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diakui Sugimin dan Suryanto, sebelum mempunyai handtractor mereka memang sudah kerja serabutan. Jika ada proyek dan membutuhkan buruh, mereka biasanya dihubungi untuk mengerjakan proyek tersebut. Hanya saja, penghasilan sebagai buruh bangunan ini menurutnya tak jauh berbeda dengan pekerjaan mereka sebagai pembajak sawah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Jika boleh mengibaratkan, pekerjaan kami ini ibarat proyek. Ketika musim panen usai dan petani mulai akan menanam padi kembali, kami pun kerja sebagai pembajak sawah. Namun jika musim tanam dan musim panen tiba, kami beralih profesi sebagai buruh bangunan. Begitu juga dengan buruh bangunan, biasanya jika APBD sudah ketuk palu baru kami bisa kerja," kelakarnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai masyarakat kecil, kedua warga ini mengharapkan kepada pemerintah untuk tidak tanggung dalam memberikan bantuan kepada rakyat. Artinya, jika memang seperti hand tractor tersebut merupakan bantuan, maka bantulah seutuhnya. Tidak mesti mereka dibebani oleh bayar kredit atau apa pun. "Tapi bukan berarti kami tidak berterimakasih. Jika upaya ini telah meringankan kami, tak menutup kemungkinan juga pemerintah bisa lebih meringankan beban kami lagi," harapnya. &lt;strong&gt;(**)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8587141022331224991?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8587141022331224991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8587141022331224991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8587141022331224991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8587141022331224991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/kerja-musiman-hand-tractor-masih-kredit.html' title='Kerja Musiman, Hand Tractor Masih Kredit'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2946533128499199836</id><published>2009-03-03T11:45:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T11:55:12.514-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Mengais Rejeki dari Berkah Pemilu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;INI bisa jadi merupakan potret kehidupan masyarakat kita yang masih serba sulit. Di tengah krisis dan anjloknya harga hasil pertanian, masyarakat memilih untuk mencari kerja sampingan dengan memanfaatkan momen yang ada. Begitu juga dengan Pemilu, selain ada masyarakat yang mendapatkan dana praktis atau bantuan seperti jilbab berwarna yang mengidentikkan suatu partai, kemarin puluhan warga Arga Makmur memadati halaman Gudang Logistik KPU BU dan rela ngantre selama berjam-jam untuk mendapatkan giliran menyortir dan melipat surat suara. Simak laporannya;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;=RAMA DIANDRI, Arga Makmur=&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;GUDANG Logistik KPU Bengkulu Utara (BU) sejak pukul 07.00 WIB kemarin pagi ramai dikunjungi warga. Layaknya massa demonstrasi, puluhan warga mulai dari pemuda, remaja putri, ibu-ibu dan kaum bapak memenuhi halaman gudang yang berbatasan langsung dengan salah satu leasing sepeda motor tersebut. Bahkan ketika hari mulai panas dan mereka belum mendapatkan giliran untuk masuk ke dalam gudang dan diberi kesempatan untuk bekerja, puluhan warga tadi pun memilih ngantre di tengah panasnya terik matahari berjam-jam lamanya. Warga asal Desa Sumber Sari, Lia (22) ketika ditemui saat mengantre mengatakan, kedatangannya ke Gudang Logistik KPU memang untuk mencari penghasilan dengan cara melipat dan menyortir surat suara. "Saya datang ke sini bersama dua orang teman. Karena memang, satu tim itu ada tiga orang," jelasnya. Keinginannya untuk bekerja sebagai penyortir surat suara dilakukannya karena kepentingan ekonomi. Sebab bagi Lia, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama ini dia masih bergantung kepada orang tuanya. Sebab dalam dua tahun terakhir, dia mengaku sudah bercerai dengan sang suami. "Ya dari pada nganggur di rumah. Lagi pula saya selama ini tak ada kerja tetap," ungkapnya.Sementara itu, beberapa warga lainnya mengaku sengaja datang ke Gudang Logistik KPU untuk mendapatkan upah dari hasil kerja mereka melipat dan menyortir surat suara. Namun bukan berarti selama ini mereka tidak mempunyai aktivitas, melainkan karena peluang melipat surat suara lebih menjanjikan, mereka pun lebih memilih untuk mengerjakan aktivitas itu kendati memang hanya bersifat sementara. "Selama ini penghasilan kami hanya sebatas Rp 30 ribu per hari. Hasil ini tentu saja lebih rendah dibanding dengan apabila kami bekerja untuk melipat surat suara," jelas Udin (24) yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir ini. Diakuinya apabila mendapatkan kesempatan dari pihak KPU, jika dalam satu hari saja pihaknya dapat menyelesaikan satu kardus surat suara. Artinya dalam satu tim per orangnya akan mendapatkan uang sekitar Rp 62 ribu. "Ini dua kali lipat dari penghasilan saya setiap hari. Selagi ada kesempatan, kenapa tidak untuk mencoba yang lebih menjanjikan. Lagian susah Mas untuk cari pekerjaan yang seharinya mendapatkan penghasilan sebesar itu," ungkapnya.Secara terpisah, Devisi Teknis Penyelenggara KPU BU Julisti Anwar SH ketika dikonfirmasi mengungkapkan, proses penyortiran surat suara sepenuhnya diawasi oleh petugas gudang. Sedangkan dalam menjalankan tugasnya, 1 tim yang terdiri dari 3 orang pekerja harus menyelesaikan tugas yakni menyortir, mengecek kerusakan surat suara, melipat dan melaporkan hasil kerjanya kepada petugas gudang. Sebanyak 500 lembar di dalam satu dus surat suara tersebut kemudian diikat oleh pekerja, dalam satu ikatannya terdiri dari 25 lembar surat suara.Terkait antusias warga yang ingin melipat surat suara tersebut, Julisti pun mengakuinya. Namun menurut anggota KPU ini hal itu cukup dipandang dari segi positifnya saja. "Ya artinya Pemilu juga membawa berkah bagi masyarakat. Walaupun sifatnya sementara, tapi dengan adanya hal ini jelas sudah membuka lowongan pekerjaan dan memberi peluang masyarakat kita untuk mendapatkan penghasilan," jelasnya. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2946533128499199836?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2946533128499199836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2946533128499199836' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2946533128499199836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2946533128499199836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/mengais-rejeki-dari-berkah-pemilu.html' title='Mengais Rejeki dari Berkah Pemilu'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5333903516762844209</id><published>2009-03-02T10:22:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T10:24:40.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Dulu Diabaikan, Kini Ibarat Anak Manja</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;HINGGA kemarin, perkantoran setingkat kecamatan milik Lebong masih terus beroperasi di wilayah perbatasan Bengkulu Utara (BU) - Lebong. Kendati belum lama ini sempat terjadi bentrok, namun kondisi itu tampaknya mulai mendingin setelah kubu BU menarik massanya, sementara kubu Lebong tetap bertahan dengan fasilitas yang telah mereka buat. Bahkan di samping Kantor PPK Padang Bano, terdapat dapur umum yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan massa Lebong. Apa yang menyebabkan sebagian masyarakat di wilayah perbatasan itu berkeinginan untuk bergabung ke Lebong dan bagaimana pula kondisi masyarakat di wilayah konflik itu saat ini?Berikut laporannya;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;=RAMA DIANDRI, Giri Mulya-Padang Bano=&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;TERLEPAS dari kepentingan politik yang sebenarnya mewarnai konflik tapal batas ini, namun sesungguhnya kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan BU-Lebong tak jauh berbeda dengan hari-hari biasa. Namun sedikit yang agak membedakan, kalau sebelumnya belum terdapat perkantoran setingkat kecamatan milik Lebong, saat ini bangunan tersebut sudah ada. Seperti Kantor Camat Padang Bano (walau masih ngontrak, red), Kantor Desa yang jauh lebih bagus dari Kantor Desa Rena Jaya serta Kantor PPK Padang Bano juga telah beroperasi dan sudah menjalankan aktivitas layaknya sebuah kantor yang tak bermasalah.Kades Padang Bano, Bustamil yang mengaku sudah puluhan tahun tinggal di wilayah perbatasan tersebut ketika ditemui di kediamannya mengungkapkan, sebelum ada pemekaran Kabupaten Lebong dari wilayah Rejang Lebong, daerah yang mereka tempati nyaris dan bahkan memang tak ada perhatian dari pemerintah. "Jangankan sumbangan atau bantuan pemerintah, fasilitas umum pun kami tidak bisa merasakannya," ujar Bustamil. Bahkan dia mengaku sudah dua kali menjadi Pjs Kades Rena Jaya (versi BU, red), namun desa tersebut tak kunjung didefenitifkan. "Saat menjabat sebagai Pjs Kades, tak ada satu pun sumbangan dan fasilitas umum dari pemerintah yang bisa kami manfaatkan. Bagaimana mau memanfaatkan kalau fasilitas itu tak ada," tandasnya.Untuk mengurangi beban masyarakat di wilayah perbatasan itulah, lanjut Bustamil, dia dan beberapa tokoh masyarakat lain menggalang dana swadaya. Dana yang terkumpul itu kemudian dibuat sebuah pasar tradisional yang sudah bertahun-tahun dijadikan masyarakat untuk melakukan aktivitas perekonomian. Selain itu, beberapa fasilitas desa seperti Kantor Desa yang dijadikan untuk berkumpul dengan masyarakat bahkan fasilitas agama seperti masjid sekalipun mereka bangun dengan dana swadaya. "Jadi kami tidak bisa menikmati bagaimana surga dunia pada saat itu. Saya terang-terangan saja, terlepas saya sekarang menjadi Kades Padang Bano atau tidak, namun saat itu tak ada bantuan dan fasilitas apapun yang kami terima dari pemerintah," ungkap Bustamil.Kondisi ini kemudian berubah setelah adanya pemekaran kabupaten pada tahun 2003. Awalnya saling klaim wilayah perbatasan itu antara Lebong dan BU masih belum terasa. Namun diakui Bustamil, isu saling klaim tersebut memanas selang beberapa bulan sebelum Pemilu legislatif digelar. Hanya saja, dia mengaku tak bisa memastikan apakah isu ini santer dengan kepentingan politik atau tidak. "Maaf ngomong, kami masyarakat kecil ini kurang begitu paham tentang politik. Namun memang, selama ini walaupun tak diperhatikan biasanya menjelang Pemilu banyak para pejabat yang mendatangi kami untuk meminta dukungan suara," ungkapnya.Setelah pemekaran kabupaten rampung, perlahan kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan ini mulai membaik. Bahkan Pemkab BU yang tadinya masih menjadikan Rena Jaya sebagai desa persiapan kemudian langsung mendefenitifkan desa tersebut. Tak terkecuali bagi Lebong, menjelang Pemilu legislatif beberapa bulan lalu, Lebong kemudian memekarkan Padang Bano yang tadinya masih termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Lebong Atas menjadi Kecamatan Padang Bano. "Tak berapa lama setelah itu, isu konflik tapal batas kemudian kembali menghangat. Puncaknya, ketika Lebong mendirikan Kantor Camat, PPK dan Kantor Desa di wilayah yang diakui BU sebagai bagian dari Kecamatan Giri Mulya," jelasnya. Lalu apa imbas yang dirasakan masyarakat setelah itu?Diakui Bustamil, selaku tokoh masyarakat di wilayah perbatasan tersebut dia juga mengkhawatirkan akan terjadi pertumpahan darah jika konflik tersebut tak segera diselesaikan. Namun siapa sangka, ternyata saling klaim antara BU dan Lebong terkait wilayah tersebut juga berimbas positif bagi masyarakat. Soalnya, kalau sebelumnya warga tak mendapatkan bantuan atau fasilitas umum, namun dengan kondisi sekarang masyarakat mendapatkan hal itu dari dua kabupaten sekaligus. "Raskin kami dapatkan double. Bahkan selain ada Kantor Desa Rena Jaya, ada pula perkantoran Padang Bano. Belum lagi kalau misalnya ada bantuan bibit dan lain sebagainya," terang Bustamil. Diakui Bustamil, kondisi sebenarnya masyarakat saat ini bingung. Bahkan perpecahan dan hidup berkotak-kotak saat ini sudah mulai terasa. Soalnya, tak semua masyarakat menginginkan gabung ke wilayah Lebong dan begitu juga sebaliknya. "Tapi saya menilai ini sesuatu yang lumrah. Anak saja bisa berbeda pendapat dengan kedua orang tuanya," tandas Bustamil. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5333903516762844209?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5333903516762844209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5333903516762844209' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5333903516762844209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5333903516762844209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/03/dulu-diabaikan-kini-ibarat-anak-manja.html' title='Dulu Diabaikan, Kini Ibarat Anak Manja'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3318567223732562450</id><published>2009-02-05T10:11:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T10:16:38.704-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Tangan ini kecil…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYss1UaLbBI/AAAAAAAAAFw/Onxb37MmHuQ/s1600-h/tangan+kecil.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYss1UaLbBI/AAAAAAAAAFw/Onxb37MmHuQ/s320/tangan+kecil.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299378681054718994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tangan ini kecil…&lt;br /&gt;Tak mampu menjangkau semua yang terluka&lt;br /&gt;Tak mampu membalut semua hati yang berdarah&lt;br /&gt;Atau membebat semua perasaan yang hancur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan ini kecil…&lt;br /&gt;Ingin berbuat sesuatu&lt;br /&gt;Menenangkan mereka yang gundah&lt;br /&gt;Menghibur mereka yang berduka&lt;br /&gt;Menemani mereka yang kesepian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tangan ini kecil…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3318567223732562450?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3318567223732562450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3318567223732562450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3318567223732562450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3318567223732562450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/02/tangan-ini-kecil.html' title='Tangan ini kecil…'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYss1UaLbBI/AAAAAAAAAFw/Onxb37MmHuQ/s72-c/tangan+kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-722786632555586360</id><published>2009-01-30T07:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T08:01:53.396-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Gubernur Lega, Kuasa Hukum Chairuddin No Comment</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYMgS-nMTwI/AAAAAAAAAFQ/JyqDPwrSEvg/s1600-h/Picture+009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYMgS-nMTwI/AAAAAAAAAFQ/JyqDPwrSEvg/s320/Picture+009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297113097134952194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;DISUMPAH : Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ST disumpah pada sidang putusan sela di PN Bengkulu beberapa waktu lalu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GUBERNUR&lt;/span&gt; Bengkulu H Agusrin M Najamudin ST bersyukur. Ini setelah hasil labfor Mabes Polri dan hasil pengecekan Dit Reskrim Polda Bengkulu ke Depkeu,  tandatangannya terbukti telah dipalsukan oleh mantan anak buahnya, Drs Chairuddin dengan cara discan.&lt;br /&gt;“ Saya belum dapat laporan hasil Labfor Mabes Polri dari Polda. Namun saya bersyukur itu bisa dibuktikan kepada publik. Soalnya, opini yang berkembang saya benar-benar menandatangani surat permohonan itu,” kata Agusrin.&lt;br /&gt;Hasil pembuktian dari Polda itu tak membuatnya kaget. Sebab, dirinya memang tidak pernah menandatangani surat permohonan pembukaan rekening baru kepada Menkeu.&lt;br /&gt;“ Ya..memang palsu tandatangan itu. Kan sudah saya tegaskan dari awal. Makanya pas dibuktikan melalui lab forensik jika itu palsu, tentu sudah semestinya begitu. Soalnya bagaimana bisa asli jika tak pernah saya tandatangani,” ucapnya.&lt;br /&gt;Menurutnya, antara benar dan salah tidak akan pernah tertukar sampai kapan pun juga. Seperti halnya tandatangan dalam surat tersebut. Pada akhirnya bisa dibuktikan, kalau tandatangannya dipalsukan.&lt;br /&gt;“ Sejak awal saya meyakini yang benar itu akan tetap selalu menjadi kebenaran. Tidak akan pernah tertukar menjadi kesalahan,” tuturnya.&lt;br /&gt;Kenapa sampai melaporkan Drs Chairuddin ke Polda?&lt;br /&gt;Menurut Gubernur, dirinya hanya ingin membuktikan kepada publik soal tandatangan dalam surat itu. Soalnya opini publik sudah berkembang dan menjustifikasi kalau dirinya menandatangani surat itu serta memberikan perintah untuk membuat rekening baru di luar kas daerah.&lt;br /&gt;“ Tugas saya hanya ingin menunjukkan kepada publik kebenaran itu. Saya ungkapkan kalau tandatangan itu palsu tidak ada yang percaya. Makanya persoalan pemalsuan tandatangan ini saya laporkan ke Polda. Karena jika diperiksa di laboratorium forensik tidak bisa dibohongi,” ujarnya.&lt;br /&gt;“ Padahal, setelah tahu tandatangan saya dipalsukan. Saya tidak mau melaporkan ke Polda , bahkan tindakan Pak Chairuddin itu, saya maafkan. Tapi, tindakan saya memaafkan pemalsuan tandatangan, justru membuat publik mendesak dan memojokkan saya. Kalau tidak ada tindakan tegas, saya dinilai menandatanganinya,” tambahnya.&lt;br /&gt;Gubernur berharap, dengan adanya pembuktian dari Polda atas pemalsuan tandatangan, masyarakat bisa melihat dan menilai apa yang terjadi sebenarnya. Kalau dirinya tidak terlibat sama sekali dalam proses pembukaan rekening baru di luar kas daerah.“ Jangankan dihukum penjara, tembak mati pun saya siap kalau mengambil uang negara,” imbuhnya menegaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Comment&lt;br /&gt;Setelah ditemukan titik terang soal tanda tangan Gubernur Bengkulu H Agusrin M Najamudin ST di dalam surat permohonan pengalihan rekening daerah ke Menteri Keuangan (Menkeu), hingga kemarin kuasa hukum Drs Chairuddin belum mau berkomentar. Untuk menanggapi tentang dugaan pemalsuan tanda tangan Gubernur Bengkulu tersebut, kuasa hukum Chairuddin mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan klien mereka. "Kita belum berkoordinasi soal itu. Untuk menanggapi masalah ini, kita akan komunikasikan terlebih dahulu dengan Pak Chairuddin. Kalau sekarang kita no comment dulu lah,"  kata Nediyanto Ramadhan Akil SH, salah seorang kuasa hukum Chairuddin.&lt;br /&gt;Untuk diketahui, pada persidangan putusan sela yang diperintahkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu di Pengadilan Negeri (PN) beberapa waktu lalu, kubu Chairuddin mengaku yakin dan memastikan kalau surat pengalihan rekening daerah ke Menkeu tersebut adalah surat asli yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ST. Jika benar tanda tangan dalam surat tersebut dipalsukan oleh pihak Chairuddin, dipastikan selain masih menunggu vonis dari Mahkamah Agung (MA) soal kasasi yang dia ajukan beberapa waktu lalu, berkas perkara dugaan pemalsuan tanda tangan Gubernur Bengkulu tersebut juga menanti Chairuddin.&lt;br /&gt;Belum lama ini, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Sukirno didampingi Dir Reskrim Kombes Pol Drs Iwan H Sugiarto dan Kabid Humas AKBP Y Suyatmo mengungkapkan, pada kasus dugaan pemalsuan ini selain masih mengumpulkan bukti kuat, pihaknya akan memeriksa saksi-saksi. Dari ungkapan ini pula, jika memang telah dinyatakan kalau tanda tangan Gubernur Bengkulu tersebut merupakan hasil scan. Tentu saja demi kepentingan hukum penyidik Polda Bengkulu akan menentukan siapa pelaku pemalsuan tanda tangan gubernur. (010/888)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber : Harian Bengkulu Ekspress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-722786632555586360?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/722786632555586360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=722786632555586360' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/722786632555586360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/722786632555586360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/gubernur-lega-kuasa-hukum-chairuddin-no.html' title='Gubernur Lega, Kuasa Hukum Chairuddin No Comment'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYMgS-nMTwI/AAAAAAAAAFQ/JyqDPwrSEvg/s72-c/Picture+009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3872919206307906464</id><published>2009-01-30T07:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T08:02:35.549-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Dicairkan Yan Calvin, Uang Rp 48 Juta Raib</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROYEK&lt;/span&gt; Penanggulangan Bencana Alam Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu tahun 2007 tampaknya memang sudah benar-benar menyimpang. Setelah pada penyidikan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu beberapa waktu lalu ditemukan adanya uang senilai Rp 3 M yang raib tanpa diketahui pelaku pencairannya, pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin juga terungkap pencairan dana proyek untuk kontraktor pengerjaan proyek box cluvert di Mukomuko yang dicairkan oleh staff administrasi Dinas PU, Yan Calvin hilang di dalam mobil. Uang senilai Rp 48 juta itu hilang di dalam mobil saat Yan Calvin dan PPTK, Sofyan Ilyas bermaksud mengantarkan uang tersebut ke Mukomuko.&lt;br /&gt;Fakta ini terungkap setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yeni Puspita SH MH dan Alamsyah SH dalam persidangan kemarin menghadirkan saksi rekanan yakni Arbison, Subandi dan Hendro Lapindo. Selain fakta persidangan itu, ketiga kontraktor yang diperiksa sebagai saksi itu juga mengaku kalau pengerjaan proyek yang dilakukan mereka hampir mencapai 100 persen. Namun ironisnya, uang yang dibayarkan pihak Dinas PU tak seperti yang tertuang dalam nilai proyek.&lt;br /&gt;Lebih jauh dijelaskan Arbison, pada pencairan tahap kedua proyek pengerjaan box cluvert yang dikerjakannya uang Rp 48 juta yang seharusnya dia terima dinyatakan hilang. Mengetahui hal itu, dia pun tak bisa berbuat banyak. Karena percaya dengan ungkapan Yan Calvin dan Sofyan Ilyas, dia pun mengaku hanya bisa manut. Kendati demikian, diakui Arbison proyek pengerjaan box cluvert yang dikerjakannya hampir mencapai 100 persen. "Uang proyek senilai Rp 48 juta itu tidak jadi saya terima Pak Hakim. Sebab menurut keterangan Sofyan Ilyas dan Yan Calvin, uang itu hilang di dalam mobil," jelas Arbison saat diperiksa sebagai saksi terdakwa Kadis PU Ir Zulkarnain Mu'in kemarin.&lt;br /&gt;Sementara itu, selain harus memberi keterangan di depan Majelis Hakim PN Bengkulu Susanto SH dengan anggota Wuryanta SH dan Mas'ud SH, ketiga saksi rekanan itu juga diperiksa atas terdakwa Nurmalia, Sofyan Ilyas dan Yan Calvin secara bersamaan. Baik pada pemeriksaan terdakwa Nurmalia maupun pada pemeriksaan berkas perkara Sofyan Ilyas dan Yan Calvin, pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut difokuskan kepada teknis dan prosedur seputar pencairan dana proyek. Fakta yang dapat diambil dari pemeriksaan saksi itu yakni pihak rekanan mengaku kalau pencairan dana dilakukan tidak 100 persen. Ini artinya, pihak Dinas PU masih mempunyai hutan terhadap para rekanan.&lt;br /&gt;Secara terpisah, Yan Calvin ketika dikonfirmasi usai sidang membantah soal keterangan tersebut. Ketika ditanya, dia hanya mengatakan kalau tak ada yang raib. "Tak ada yang raib itu," katanya sembari berlalu. Namun ketika diminta keterangan lebih detail, Yan Calvin tampaknya belum mau berkomentar banyak. Sedangkan kuasa hukumnya, Humisar Tambunan SH ketika dikonfirmasi mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu untuk menjelaskan duduk permasalahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengawas Tak Diberi SK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, setelah memeriksa saksi Arbison, Subandi dan Hendro Lapindo, pada pemeriksaan saksi dengan terdakwa kontraktor pengerjaan proyek drainase di Kelurahan Bentiring, Cici Ahwanto kemarin, JPU S Siregar juga menghadirkan pengawas lapangan, Heru Setia Budi sebagai saksi. Pada pemeriksaan itu, Heru Setia Budi mengaku kalau secara struktural dia memang termasuk ke dalam panitia proyek PBA Dinas PU Provinsi Bengkulu tahun 2007. Namun terkait dengan SK penugasan itu, dia baru mengetahui setelah SK tersebut ditunjukkan jaksa penyidik di Kejati Bengkulu beberapa waktu lalu. Dengan demikian, saksi Heru Setia Budi mengaku tidak mengetahui banyak tentang kemajuan fisik proyek. Bahkan dia mengaku hanya sekali turun ke lokasi proyek untuk melakukan pengecekan. "Karena saya tidak tahu tugas dan tanggung jawab saya Pak Hakim. Jangankan memberikan kewenangan untuk mengawasi proyek, SK saya saja tidak diberikan. Bagaimana saya mau bekerja," kata Heru. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(010)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3872919206307906464?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3872919206307906464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3872919206307906464' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3872919206307906464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3872919206307906464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/dicairkan-yan-calvin-uang-rp-48-juta.html' title='Dicairkan Yan Calvin, Uang Rp 48 Juta Raib'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5353382402396799038</id><published>2009-01-30T07:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T08:03:25.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Kubu Lurah Bersorak, Sidang Seperti Arisan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INI&lt;/span&gt; bisa jadi merupakan potret masyarakat kita di Bengkulu. Kalau dipikir logis, sebenarnya masalah antara Lurah Surabaya, Fatmawati S.Sos dan Ketua Legiun Veteran, Asfar Gulam hanya berawal dari masalah sepele. Namun diduga ada permasalahan lain sebelumnya, masalah ini menjadi besar dan berlanjut ke meja hijau.&lt;br /&gt;Bagaimana kronologis kejadian sebenarnya dan bagaimana pula proses persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;=RAMA DIANDRI, Kota Bengkulu=&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKITAR&lt;/span&gt; pukul 13.30 WIB kemarin, sidang dugaan perbuatan tidak menyenangkan dengan terdakwa Ketua Legiun Veteran Asfar Gulam kembali digelar di ruang sidang Cakra PN Bengkulu. Pada persidangan kemarin, Asfar Gulam menghadirkan 6 orang saksi meringankan yang kesemuanya merupakan warga RT 8 Kelurahan Surabaya, tempat terdakwa tinggal. Keenam saksi itu yakni Farida (50), Adilijati (50), Rodiah (40), Nuraini (43), Darini (42) dan Sugiarti (40). Keenam saksi ini diperiksa di depan Majelis Hakim PN Bengkulu diketauai Susanto SH dengan anggota Wuryanta SH dan Mas'ud SH secara bersamaan.&lt;br /&gt;Awalnya, keenam saksi menjawab satu per satu pertanyaan majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kuasa hukum terdakwa Asfar Gulam. Keenam ibu-ibu ini juga tampak tegang ketika menjelaskan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Namun seiring berjalannnya waktu, persidangan kemarin tampak seperti temu arisan ibu-ibu. Bahkan proses persidangan juga diwarnai dengan sorakan kubu pendukung Lurah Surabaya, Fatmawati S.Sos dan sang lurah sendiri.&lt;br /&gt;Perseteruan antara Asfar Gulam dan Fatmawati di ruang sidang pun tampak jelas. Kendati Asfar Gulam pada persidangan sebelumnya sudah meminta maaf, namun di ruang sidang kemarin perseteruan itu ditampakkan dengan aksi pengelompokan. Maksudnya, kubu Fatmawati dan sang lurah sendiri tampak berkelompok duduk di sebelah kanan majelis hakim atau sejajar dengan JPU. Sedangkan pendukung Asfar Gulam yang terdiri dari anggota keluarga serta para veteran duduk di sebelah kiri majelis atau sejajar dengan terdakwa dan kuasa hukumnya. Di sisi lain, Asfar Gulam tampak tenang dengan kondisi itu, duduk di samping kuasa hukumnya di sebelah kir&lt;br /&gt;Bagaimana kronologis kejadian menurut keenam saksi?&lt;br /&gt;Keenam saksi menilai Asfar Gulam di lingkungan tetangganya dikenal baik. Selain bertindak sebagai imam masjid, Asfar Gulam juga merupakan sesepuh RT yang disegani warga lainnya. Bahkan ketika rekening listrik masjid sempat menunggak, Asfar Gulam lah yang membayarnya.&lt;br /&gt;Kronologis kejadian dugaan perbuatan tidak menyenangkan itu sendiri menurut keenam saksi bermula ketika pihaknya menggelar acara Keluarga Sakinah di masjid RT setempat. Namun pada saat masuk pada segmen dialog, ketika nara sumber dari Kanwil Depag menjawab pertanyaan salah seorang warga, pembicaraan itu pun dipotong oleh Lurah Surabaya, Fatmawati S.Sos. Mendadak kemudian para peserta lain langsung berisik dan suasana menjadi ramai. Atas kondisi itulah kemudian Asfar Gulam mencoba menenangkan dengan berbicara agak kencang dan mengatakan, "Silakan tenang. Jangan berisik," kira-kira kata Asfar Gulam. Diduga karena salah paham, mendengar suara Asfar Gulam yang agak keras itu Fatmawati langsung tersinggung dan keluar dari masjid. Atas perlakuan Asfar Gulam itulah, Fatmawati kemudian melapor ke Polsek Teluk Segara hingga kasus ini kemudian bergulir ke PN Bengkulu. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(**)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5353382402396799038?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5353382402396799038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5353382402396799038' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5353382402396799038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5353382402396799038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/kubu-lurah-bersorak-sidang-seperti.html' title='Kubu Lurah Bersorak, Sidang Seperti Arisan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4183734164315053997</id><published>2009-01-30T07:27:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T07:31:06.480-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Buronan Tewas, Oknum Aparat Bakal Dihukum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JIKA&lt;/span&gt; terbukti lalai dalam menjalankan tugas dan mengakibatkan tewasnya buronan bernama Suharto alias Atok (26), oknum aparat bersangkutan akan diproses dan dihukum sesuai aturan dan perundang-undangan berlaku. Penegasan ini diungkapkan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Sukirno melalui Kabid Propam AKBP Drs Budi Tono didampingi Kabid Humas AKBP Drs Y Suyatmo ketika dikonfirmasi kemarin. Menurutnya, sejauh ini pihak Bid Propam Polda Bengkulu tengah melakukan pengusutan terhadap laporan keluarga Atok tersebut.&lt;br /&gt;Diungkapkan Suyatmo, untuk mengusut tuntas kasus tewasnya buronan tersebut pihaknya akan menerjunkan tim ke tempat penangkapan Atok. Pihaknya juga akan memeriksa beberapa saksi terkait kejelasan apakah tembakan yang bersarang pada bagian belakang dan menembus dada Atok tersebut dilakukan aparat karena buronan itu mencoba untuk melarikan diri atau tidak. "Jika dalam pemeriksaan dan penelusuran kita nantinya, ditemukan cukup bukti kelalaian anggota, yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku dan diberikan sanksi tegas," tandas Suyatmo.&lt;br /&gt;Masih menurut Suyatmo, selain akan terjun ke lokasi penembakan Bid Propam Polda Bengkulu akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap anggota polisi yang melakukan penangkapan tehadap Atok. "Sebagai penyeimbang keterangan, kita juga akan memeriksa saksi sipil yang mengetahui persis soal penembakan itu," katanya.&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Suharto alias Atok (26) warga Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko merupakan buronan kasus pencurian yang tewas ditembak petugas. Versi petugas, penembakan terhadap Atok dilakukan karena yang bersangkutan berusaha melarikan diri. Namun pihak keluarga Atok sendiri meragukan hal itu. Untuk mendapatkan kejelasan soal tewasnya Atok, pihak keluarganya belum lama ini melapor ke Bid Propam Polda Bengkulu dan berharap mengusut tuntas kasus itu. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4183734164315053997?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4183734164315053997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4183734164315053997' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4183734164315053997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4183734164315053997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/buronan-tewas-oknum-aparat-bakal.html' title='Buronan Tewas, Oknum Aparat Bakal Dihukum'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3063794065866702133</id><published>2009-01-21T08:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T08:53:36.340-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Aku dan Calon Presidenku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXdS05UzKvI/AAAAAAAAAFI/V-D_lW_A10A/s1600-h/Sultan+dan+aku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXdS05UzKvI/AAAAAAAAAFI/V-D_lW_A10A/s320/Sultan+dan+aku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293790955692042994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3063794065866702133?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3063794065866702133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3063794065866702133' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3063794065866702133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3063794065866702133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/aku-dan-calon-presidenku.html' title='Aku dan Calon Presidenku'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXdS05UzKvI/AAAAAAAAAFI/V-D_lW_A10A/s72-c/Sultan+dan+aku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3167033273435213807</id><published>2009-01-19T14:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T16:44:43.002-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Gadis Menangis dan Pemuda Bertopi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXT8KMT-5lI/AAAAAAAAAFA/7LhnjM6-UHU/s1600-h/air+mata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 286px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXT8KMT-5lI/AAAAAAAAAFA/7LhnjM6-UHU/s320/air+mata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293132714101106258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PELATARAN&lt;/span&gt; parkir BIM (Bengkulu Indah Mall) sore kemarin lebih sepi dari biasanya. Mungkin bisa jadi ini imbas dari berdirinya Mega Mall yang memang lebih ramai dikunjungi warga Bengkulu. Lamunanku dikejutkan ketika melihat seorang gadis belia kisaran umur 22 tahun berlari menangis sembari menghampiri sepeda motor Yamaha Mio warna merah miliknya. Ada apa gerangan?&lt;br /&gt;Di sisi lain, seorang pria mengenakan topi warna gelap datang menghampiri dan mencoba untuk menghentikan laju sepeda motor yang mulai dipacu. "Sudahlah, aku pulang sekarang!" tandas sang gadis sembari tancap gas. Laju kendaraan di depannya tampak tak dihiraukan. Untung saja tak menabrak truk fuso pengangkut alat berat pada gudang mall di depannya. Awalnya sang pemuda bertopi bermaksud mengejar dengan menghidupkan sepeda motornya, namun entah dengan pertimbangan apa dia memutuskan untuk menghentikan langkah untuk tancap gas. Sesaat kemudian pemuda bertopi tadi tampak berjalan gontai, sembari menampakkan wajah misterius penuh tanya. Entah apa sebenarnya yang telah dia lakukan terhadap sang gadis. Yang pasti, tampaknya dia merasa bersalah atas kejadian itu. Bisa jadi juga, dengan ungkapan yang telah menyakiti sang gadis dia menjadi plong. Karena bisa mengungkapkan keadaan sebenarnya. Ya! inilah hidup. Penuh warna, penuh cerita dan bahkan penuh tanya.&lt;br /&gt;Aku berkesimpulan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan faktanya memang begitu&lt;/span&gt;) sang gadis menangis karena telah diputuskan cintanya oleh pemuda bertopi. Lantaran karena sang pemuda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kepincut&lt;/span&gt; dengan gadis lain. Lalu siapa sebenarnya yang harus dipersalahkan dengan kondisi ini?&lt;br /&gt;Sang pemuda beralibi, "Perasaan itu tak bisa dipaksa. Kendati dipaksakan juga, aku hanya punya rasa kasihan. Bukan cinta, apalagi sayang. Memang kejam, tapi ketika kekejaman itu adalah pilihan, aku pun harus melakukannya," ungkapnya berargumen.&lt;br /&gt;Di sisi lain, sang gadis yang sebenarnya masih mempunyai harapan untuk melanjutkan hubungan hanya bisa menangis dan menyesali semua yang telah terjadi, "Aku sudah bilang dari awal, jika memang dari awal niatnya hanya ingin main-main aku sudah sarankan untuk tidak memulai hubungan ini. Satu tahun itu bukan sebentar. Aku malu, selama ini dia aku bangga-banggakan di depan keluarga, teman-teman bahkan tetangga. Tapi justru kepahitan yang aku alami," lirihnya berurai air mata.&lt;br /&gt;Hmm... Mungkin saudara-saudara ada yang pernah baca buku La Tahzan kan? buku yang mempunyai label terlaris ini cukup banyak membahas soal hidup. Di dalam buku ini kita bisa menyimpulkan apa sebenarnya makna hidup dan ketetapan Allah SWT. Kaitannya dengan kasus tadi, jika mengetahui dia akan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kepincut&lt;/span&gt; dengan gadis lain, tentu saja sang pemuda dari awal  takkan memulai hubungan dengan gadis menangis. Lalu sang gadis juga tak akan berdalih "Dari awal saya sudah katakan, toh?"&lt;br /&gt;Namun demikian, bukan berarti saya menilai sang pemuda lah yang benar dan sang gadis yang salah. Benar atau salah, tentu saja itu tak bisa diukur dengan kata-kata. Sebab ini masalah perasaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cuy&lt;/span&gt;! Lagi pula, benar dan salah tergantung bagaimana kita menilainya. Nurani kita bisa bicara. Yang pasti, masa lalu adalah masa yang paling jauh dan tak kan mungkin bisa terulang. Mengenang masa lalu, sama halnya dengan kegilaan. Tentu saja, kita juga tak bisa memastikan apakah sang pemuda akan tetap berpegang dengan pilihannya sekarang. Atau bisa jadi kembali ke pangkuan gadis menangis? Inilah hidup.&lt;br /&gt;Lalu, apa sebenarnya beda antara ada dan tak ada? Tidak Ada! Maka, jangan menangis disaat tak ada dan jangan tertawa disaat ada. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3167033273435213807?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3167033273435213807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3167033273435213807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3167033273435213807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3167033273435213807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/gadis-menangis.html' title='Gadis Menangis dan Pemuda Bertopi'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXT8KMT-5lI/AAAAAAAAAFA/7LhnjM6-UHU/s72-c/air+mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8369457098248293348</id><published>2009-01-19T09:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T09:24:34.326-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Al-Hadist</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;"Tiga orang yang selalu mendapatkan pertolongan ALLAH tiada henti-hentinya adalah mujahid yang membela agama ALLAH, PENULIS yang mencerahkan, dan pemuda yang menyegerakan menikah untuk menjaga kehormatan diri"&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(HR Ahmad)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8369457098248293348?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8369457098248293348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8369457098248293348' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8369457098248293348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8369457098248293348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/al-hadist.html' title='Al-Hadist'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7165196587737762463</id><published>2009-01-16T07:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T07:32:11.122-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Hidup Memang Pilihan Bung!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXCnwmunRdI/AAAAAAAAAE4/nyMVoto7mdw/s1600-h/life-choice.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 264px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXCnwmunRdI/AAAAAAAAAE4/nyMVoto7mdw/s320/life-choice.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291914015631951314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAYANGANKU&lt;/span&gt; kembali menyeruak ke masa-masa aku harus menentukan sikap sekitar 1,5  tahun lalu. Ini ketika salah seorang temanku cerita soal keinginannya yang ingin lepas dari seseorang dan dekat dengan seseorang pula. Sedangkan untuk memiliki keduanya hal itu mustahil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia cerita banyak, segala pertimbangan dan argumennya pun ku simak baik-baik. Kalau ingin jujur, aku bisa menangkap kalau si teman ini terpesona dengan hal baru. Ya, itulah manusia. Keinginan untuk memiliki sesuatu yang belum kita dapatkan memang mengasyikan. Apa pun taruhannya, kayaknya akan dipenuhi. "Manusiawi toh kalau aku suka dengan yang lain?," tanya si teman.&lt;br /&gt;Hmm.. Sejenak aku terdiam. Aku yakin dia sebenarnya cukup dewasa menghadapi semua ini. Tapi itulah perasaan. Ga bisa dipaksa, ga bisa pula direka-reka. Terkadang aku agak risih ketika membahas masalah ini. Secara gitu lho, rambut udah banyak uban eh masih mikir yang kayak gini. Tapi karena kayaknya dia memang butuh saran pendapat, aku pun dengan ikhlas memberikan masukan. Benar juga dia bilang kalau rasa suka itu manusiawi. Aku pun tak membantah soal kemanusiawian itu.&lt;br /&gt;Namun beberapa akibat ketika kita menentukan pilihan mestinya juga menjadi pertimbangan. Misalnya, engga mungkin kan kita mengambil keputusan sepihak tanpa memikirkan perasaan orang yang kita tinggalkan.&lt;br /&gt;Ya, hidup memang pilihan. Bahkan hidup adalah karya yang kita ciptakan sendiri. Maju-mudur dan hitam-putih kehidupan tentu saja itu konsekwensi kita ketika menentukan sikap. Orang bijak mengatakan, bila ingin jadi pohon besar siaplah diterpa angin dan badai,  jika tidak jadilah rumput yang hidup dibawah pohon besar. Namun kau akan selalu diinjak-injak orang. Jika tidak ingin ditumbangkan angin dan diinjak-injak orang, jadilah semak belukar. Namun suatu saat kau akan dimusnahkan. Yah…! Hidup adalah pilihan dan hidup ini terlalu singkat untuk dilalui dengan pilihan yang salah.&lt;br /&gt;Begitu banyak pilihan dalam hidup. Banyak juga hasil yang bisa didapat dari pilihan tersebut. Begitu banyak jalan yang dapat kita tempuh dalam menjalani pilihan. Namun apapun yang telah kita pilih, semuanya adalah jalan yang telah ditentukan oleh Allah SWT kepada setiap hamba-Nya.&lt;br /&gt;Ini contoh kasus... Seorang pecundang bisa jadi mengatakan, "ini mungkin , tapi SULIT". Tapi seorang pemenang justru mengatakan, "ini SULIT, tapi MUNGKIN".&lt;br /&gt;Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup memang pilihan, maka pilihlah dengan bijak. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7165196587737762463?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7165196587737762463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7165196587737762463' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7165196587737762463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7165196587737762463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/hidup-memang-pilihan-bung.html' title='Hidup Memang Pilihan Bung!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SXCnwmunRdI/AAAAAAAAAE4/nyMVoto7mdw/s72-c/life-choice.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1312283195487801279</id><published>2009-01-15T08:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T08:55:33.021-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>"MUSUH"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW9qZ9gdy6I/AAAAAAAAAEw/ZANHIJQpQqE/s1600-h/06_karikatur_gdp.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 283px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW9qZ9gdy6I/AAAAAAAAAEw/ZANHIJQpQqE/s320/06_karikatur_gdp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291565081423629218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKU&lt;/span&gt; pernah baca di salah satu buku. Lupa aku judulnya apa, namun dari petikan kalimatnya aku ingat dengan kata-kata "Jadikanlah rekan kerjamu ibarat Musuh! Jika dia lengah, seranglah dengan strategi kemenangan,"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun sang penulis buku aku yakin lebih cerdas, tapi ketika membaca kata-kata itu ada sesuatu yang menjadi ganjalan dalam hati. Secara gamblang aku menilai, sang penulis merupakan tipe orang ambisius &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Mungkin)&lt;/span&gt;. Tapi ketika hal itu aku pikir dan ku analisa matang-matang, tak selamanya kata itu akan menghantarkan kita menjadi sukses.&lt;br /&gt;Bukankah kesuksesan dapat kita raih dari hasil kerja dan kualitas kita? bukan dengan memusuhi orang toh? atau dengan selalu menyerang ketika lawan lengah menjadi senjata pamungkas? tentu tidak kan?!&lt;br /&gt;Analisa dan kata hatiku sebenarnya berkata, tak ada sesuatu lain yang bisa menyejukan hati ketika kita bisa bertindak bijak dalam kondisi apa pun. Berlaku bijak dan bersikap logis pada siapa pun lawan bicara kita merupakan sesuatu yang paling jitu dalam menjalankan misi. Dengan bijak, maka muncul ketenangan batin. Dengan ketenangan batin, tentu saja kita bisa menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan ikhlas. Apabila ikhlas itu sudah ada, tugas dan kewajiban kita tentu akan terselesaikan dengan baik. Jika tugas dan kewjiban sudah terselesaikan dengan baik, itu artinya kita sukses. Gimana menurut saudara-saudara? hmm...&lt;br /&gt;Sekarang bandingkan, jika kita memanfaatkan kelemahan orang lain untuk kemenangan pribadi. Saya yakin, langkah ini akan mengakibatkan kegalauan hati. Kita merasa terus diserang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(karena terbiasa menyerang)&lt;/span&gt;. Padahal sesungguhnya orang di sekitar kita biasa saja. Lalu, apakah tugas dan kewajiban bisa terselesaikan dengan baik jika hati kita dalam keadaan galau? Lalu, dimana letak definisi sukses ketika kita menganut paham ini?&lt;br /&gt;Perlu digaris bawahi, kita hidup hanya sesaat. Kesuksesan tidak hanya sebatas dengan pengertian duniawi. Dengan berbuat baik dan berlaku bijak kepada orang-orang di sekitar kita, itu artinya kita juga telah menanamkan benih kebaikan yang akan kita petik buah kesuksesannya pada saat di akhirat nanti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Bukan begitu, pak haji? hehe..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bukan berarti dengan saya menulis seperti ini saya men-justifikasi kalau saya sudah menjadi orang bijak. Namun setidaknya, menjadi orang bijak merupakan buah dari proses pembelajaran yang tak pernah berhenti secara ikhlas untuk mendapat ridho Allah SWT. Itulah tujuan hakiki yang sebenarnya menjadi tujuan hidup setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Dengan mencoba untuk bijak berarti kita juga telah mencoba untuk menjadi mentari yang menerangi, seperti bintang yang menghiasi gelap malam, laksana siraman air hujan saat kemarau datang. Indah kan? Sejuk, pemberi lentera hidup dan menyinari hati yang suram.&lt;br /&gt;Mari kita galang kebersamaan untuk kepentingan bersama. Bukan dengan merasa sudah benar sendiri dan kitalah pemenang dan paling baik diantara semua. Bukankah semua orang punya kelebihan dan kekurangan? Dengan menyadari kelemahan dan mengakui keunggulan teman, berarti kita sudah berproses untuk menjadi orang bijak. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1312283195487801279?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1312283195487801279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1312283195487801279' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1312283195487801279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1312283195487801279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/musuh.html' title='&quot;MUSUH&quot;'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW9qZ9gdy6I/AAAAAAAAAEw/ZANHIJQpQqE/s72-c/06_karikatur_gdp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6099275639613593928</id><published>2009-01-14T06:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T06:44:21.271-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>260 Kg Top Shell Diamankan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW35pOuvV0I/AAAAAAAAAEo/UfZr56uyLu8/s1600-h/Trochusniloticus.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW35pOuvV0I/AAAAAAAAAEo/UfZr56uyLu8/s320/Trochusniloticus.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291159623954290498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JAJARAN&lt;/span&gt; Reskrim Polsek Selebar kembali menuai prestasi gemilang. Dibawah komando Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK dan Kanit Reskrim Amsaludin S.Sos, sekitar pukul 11.30 WIB kemarin aparat kepolisian setempat berhasil menggagalkan penyelundupan seberat 260 Kg &lt;span style="font-style: italic;"&gt;top shell&lt;/span&gt; alias susur bundar (trochus niloticus). Selain berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 260 Kg jenis hewan kerang laut yang dilindungi tersebut, aparat kepolisian juga membekuk 3 tersangka, Ml (45) ibu rumah tangga tinggal di Komplek Perumahan Puri Lestari Kelurahan Kandang, sopir angkot berinisial Am (42) warga Jalan Manggis Panorama dan 1 orang anak buah tersangka Ml, Tk (40) warga Simpang Kandis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin S.Sos ketika ditemui kemarin membenarkan terkait penangkapan tersebut. Menurutnya, penangkapan tersebut berawal dari pihaknya mendapatkan informasi masyarakat. Mendapatkan informasi tersebut, lanjut Ramon, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pengintaian, selang beberapa saat kemudian pihaknya berhasil mencegat angkutan kota (Angkot) warna biru Nopol BD 1230 AM dikendarai tersangka Am bersama Tk. Saat dilakukan penggeledahan, Tim Buser pun berhasil menemukan 260 Kg susur bundar alias top shell yang dimasukkan ke dalam kardus. Selanjutnya, dua tersangka yang saat itu berada di dalam mobil berikut barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek. Selang beberapa saat setelah itu, barulah Tim Buser langsung menjemput tersangka Ml di rumahnya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.  "Mobil Angkot yang dikendarai tersangka Am juga kita amankan sebagai barang bukti kejahatan," kata Ramon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;Tujuan Padang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dari pemeriksaan yang dilakukan di depan penyidik Polsek Selebar, tersangka Ml mengakui perbuatannya itu telah dilakukan sejak 2 tahun lalu. Bahkan dia mengaku sudah beberapa kali mengirimkan susur bundar tersebut ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dalam melakukan aktifitasnya, Ml dibantu salah seorang anak buahnya berinisial Tk dan menggunakan jasa Angkot milik Am. "Susur bundar itu dibawa dari rumah tersangka Ml oleh Tk menuju loket pemberangkatan ke Padang dengan menggunakan Angkot yang dikendarai Am," jelas Kapolsek.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Masih menurut Kapolsek, tersangka Ml juga mengaku membeli kerang susur bundar tersebut dari para pengecer gelap yang rata-rata merupakan masyarakat di sekitar perairan Bengkulu. "Dari para pengecer itulah, kemudian kerang susur bundar tersebut dikumpulkan untuk kemudian diselundupkan ke Padang, Sumbar," jelasnya. Di Padang, lanjut Ramon, kerang susur bundar tersebut biasnya digunakan untuk membuat kancing baju mewah. "Dari pengakuan tersangka Ml, susur bundar tersebut dia jual dengan harga 30 ribu per Kg. Jadi apabila ditotalkan, 260 Kg susur bundar yang berhasil kita amankan tersebut senilai Rp 7,8 juta," jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dijelaskan Ramon, perbuatan ketiga tersangka diatur dalam UU No 5 Tahun 1990 tentang Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan anacaman penjara selama 5 tahun. Hingga kemarin sore, ketiga tersangka masih diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. "Ini juga merupakan pelajaran bagi masyarakat kita untuk melindungi hewan laut jenis susur bundar. Selama ini mungkin banyak masyarakat yang belum tahu tentang aturan tersebut. Untuk lebih jelas, susur bundar ini juga sering dikenal orang Bengkulu dengan sebutan Lolak," jelasnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6099275639613593928?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6099275639613593928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6099275639613593928' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6099275639613593928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6099275639613593928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/260-kg-top-shell-diamankan.html' title='260 Kg Top Shell Diamankan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW35pOuvV0I/AAAAAAAAAEo/UfZr56uyLu8/s72-c/Trochusniloticus.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3894821969045959807</id><published>2009-01-14T06:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T06:35:05.114-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Lagi, Polsek Selebar Bekuk Bandar Togel!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW33Q8vQBLI/AAAAAAAAAEg/am_qk_3PKxE/s1600-h/DSCN1093.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW33Q8vQBLI/AAAAAAAAAEg/am_qk_3PKxE/s320/DSCN1093.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291157007784477874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:georgia;" &gt;  Barang bukti judi togel yang berhasil diamankan polisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SETELAH&lt;/span&gt; berhasil membekuk bandar togel berinisial Sw alias Yn (43) dan Ketua RT di Kelurahan Sumber Jaya, Ab (48)--keduanya bertetanggaan-- belum lama ini, Tim Buser Polsek Selebar kembali berhasil meringkus salah seorang bandar togel (toto gelap) berinisial Hm (42) yang beroperasi di RT 8 Kelurahan Sumber Jaya. Penangkapan terhadap Hm dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (11/1).&lt;br /&gt;Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin SSos ketika dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan bandar togel tersebut. Menurutnya, penangkapan terhadap Hm merupakan hasil pengembangan kasus dua tersangka yang sebelumnya berhasil dibekuk. "Dari nyanyian tersangka Sw alias Yn dan Ab, diketahui ada bandar yang juga beroperasi di RT 8 Kelurahan Sumber Jaya. Setelah diselidiki, bandar tersebut diketahui berinisial Hm. Hingga petang ini, tersangka Hm masih kita amankan di Mapolsek untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut," jelas Ramon.&lt;br /&gt;Masih menurut Ramon, dari tangan Hm pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa rekapan togel dan rekap nomor keluar. Hanya saja, saat dilakukan penangkapan tersangka tidak sedang menjalankan aksinya menjual togel kepada para konsumennya. "Awalnya kita hanya meminta keterangan apakah benar Hm merupakan bandar atau tidak. Setelah diperiksa intensif di Mapolsek, Hm mengaku telah melakukan tindakan serupa dengan tersangka Sw alias Yn," jelasnya. Sejauh ini, lanjut Kapolsek, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus untuk membekuk bandar besar yang menjadi bos tersangka Sw alias Yn dan Hm. "Atas perbuatan tersangka Hm, dia dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian," tandas Ramon. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3894821969045959807?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3894821969045959807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3894821969045959807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3894821969045959807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3894821969045959807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/lagi-polsek-selebar-bekuk-bandar-togel.html' title='Lagi, Polsek Selebar Bekuk Bandar Togel!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SW33Q8vQBLI/AAAAAAAAAEg/am_qk_3PKxE/s72-c/DSCN1093.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8719604338996175223</id><published>2009-01-13T08:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T08:36:41.759-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Antara Jujur dan Kebobrokan!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BICARA soal jujur, tentu saja pikiran kita mengarah kepada apa yang telah dilakukan dan apa yang sebenarnya terjadi. FAKTA! ya, sebuah kenyataan yang harus diungkap kendati itu terasa berat.&lt;br /&gt;Jujur itu terkadang berat. Apalagi kalau dengan kejujuran kita berarti mempertaruhkan harga diri. Kejujuran bisa juga diartikan sebuah sifat yang akan menghasilkan sebuah sikap. Sikap inilah nanti yang akan dinilai orang-orang di sekeliling kita.&lt;br /&gt;Sebagian ada yang berpendapat kejujuran adalah modal utama dalam hidup. Walau terkadang (mungkin) kejujuran bisa juga lebih sering terkubur dengan kebohongan. Namun walau bagaimana pun juga, jujur akan menghasilkan buah manis. Jujur akan berbuah kebenaran. Sebaliknya, kebohongan akan berbuah nista.&lt;br /&gt;Tak jarang orang-orang akan menutupi kebohongannya dengan kembali berbohong. Semakin ditutupi, maka kebohongan itu akan semakin banyak. Bagi mereka yg punya jiwa besar, tentu saja mereka berpikir tak ada untungnya untuk berbohong. Dengan berbohong, itu sama halnya dengan kita menggali kuburan kita sendiri. Semakin banyak kebohongan itu terjadi, semakin dalam pula lubang kenistaan itu akan kita buat.&lt;br /&gt;Tak ada kata lain. Jujur adalah harga mati dan tak ada penawaran!&lt;br /&gt;Lebih Jauh, kejujuran bagi bangsa kita saat ini merupakan sumber ketakutan yang mampu menyebabkan gempa sosial dan kultural. Bayangkanlah jika secara kolektif rakyat berlaku jujur, maka praktik korupsi yang membiak di jejaring kekuasan dari tingkat elite hingga pegawai rendah di kantor kelurahan akan tampak dengan mata telanjang. Di mana para penipu rakyat itu hendak menyembunyikan muka, jika semuanya sudah terpampang jelas?&lt;br /&gt;Inilah kenyataan bagi manusia di negeri yang menganggap dusta birokrat terhadap rakyat sekadar rahasia umum. Dan, merasa korupsi cuma sebuah laku yang diterima sebagai kewajaran oleh kesadaran bersama. Kejujuran untuk membongkar pencurian uang negara akan dinilai sebagai prinsip ganjil. Birokrat yang tak melakukan korupsi dicemooh sebagai pihak yang menentang kebiasaan.&lt;br /&gt;Terkuaknya sejumlah kasus korupsi yang dilakukan jaksa dan anggota parlemen akhir-akhir ini menghadirkan ketegangan di benak rakyat. Di satu sisi, kepercayaan terhadap alat negara menurun karena terbongkarnya kejahatan maling uang negara yang dilakukan jaksa dan anggota parlemen, di sisi lain rakyat juga hanya bisa berharap semoga pembongkaran korupsi itu dilandasi kejujuran.(**) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8719604338996175223?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8719604338996175223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8719604338996175223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8719604338996175223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8719604338996175223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/antara-jujur-dan-kebobrokan.html' title='Antara Jujur dan Kebobrokan!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3284577600104655215</id><published>2009-01-13T03:40:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T03:44:10.280-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Satpol PP Temukan Pasangan Mesum di Hotel</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Penerapan Perda No 3 Tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SETELAH&lt;/span&gt; beberapa kali menggelar razia penertiban, dari pukul 22.00 WIB hingga 00.30 WIB dini hari kemarin Satpol PP Kota Bengkulu kembali menggelar razia yang juga merupakan bentuk penerapan Perda No 3 Tahun 2008. Apa saja yang menjadi bidikan Satpol PP dan bagaimana razia tersebut berlangsung?&lt;br /&gt;Berikut laporannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;=RAMA DIANDRI, Kota Bengkulu=&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERBEDA dari razia-razia sebelumnya, puluhan anggota Satpol PP berpakaian lengkap dikomandoi langsung Kakan Satpol PP Kota Bengkulu, Khairul Saleh SH kemarin malam juga mengincar dan melakukan razia di beberapa rumah kos dalam Kota Bengkulu. Ada dugaan, sebagian rumah kos yang ada di dalam kota merupakan ajang transaksi dan praktik mesum para wanita yang diduga PSK bersama lelaki hidung belang.&lt;br /&gt;Pantauan BE, razia kemarin malam dimulai dari Wisma Sederhana Jalan Jati. Kendati tak mendapatkan satu orang pun warga yang tak mengantongi KTP, usai melakukan razia di tempat ini anggota Satpol PP kembali melanjutkan operasinya ke Hotel Bougenvile Sawah Lebar. Setelah itu, barulah puluhan anggota Satpol PP ini langsung bergerak menuju rumah kos di sekitar Sawah Lebar.&lt;br /&gt;Menariknya, ketika dilakukan razia di tempat kos di kawasan Sawah Lebar, salah seorang ibu rumah tangga yang mengaku berprofesi sebagai pedagang harus ikut dan naik ke dalam truk Satpol PP karena tak mengantongi KTP. Padahal, ibu ini tampak sangat kelelahan dan mengaku sudah tidur dua jam sebelum puluhan anggota Satpol PP tersebut. "Karena tak ada KTP, ibu terpaksa kami angkut dan urusannya akan diselesaikan di kantor," tegas salah seorang anggota. Usai menggelar razia di kawasan Sawah Lebar, razia kemudian dilanjutkan ke Hotel Very, tak begitu jauh dari kos-kosan tadi. Di hotel ini, pihak Satpol PP tak berhasil mengamankan satu orang warga pun yang tak mengantongi KTP. Selanjutnya, razia langsung dilanjutkan ke kawasan Tanah Patah.&lt;br /&gt;Di kawasan Tanah Patah, tujuan pertama Satpol PP kembali melakukan operasinya di kos-kosan. Di salah satu kos-kosan tak jauh dari belakang PT Astra International, Satpol PP mengamankan salah seorang pemuda yang mengaku keamanan kos-kosan. Namun karena tak mengantongi KTP, lagi-lagi pemuda ini terpaksa diangkut. Di tempat ini pula, Satpol PP menemukan salah seorang pria yang diduga sedang mabuk alkohol dan tertidur di salah satu kos-kosan teman wanitanya. "Dia itu teman saya pak. Tadi dia baru pulang dari cafe dan mabuk. Dia numpang istirahat di kamar saya," kata sang wanita. Karena pria tersebut memiliki KTP, anggota Satpol pun memutuskan untuk tidak mengangkut wanita dan pria bukan muhrim tersebut ke truk dan diproses.&lt;br /&gt;Menariknya lagi, di Hotel Lintas Alam, petugas menemukan pasangan muda bukan muhrim diduga sedang melakukan hubungan layaknya suami istri. Saat pintu kamar hotel dibuka paksa, petugas menemukan sang wanita sedang tertelungkup berselimut dan hanya mengenakan celana dalam saja. Setelah cewek yang berumur sekitar 17 tahun tersebut memakai kembali bajunya, pasangan bukan muhrim itu pun langsung diangkut ke truk untuk diproses lebih lanjut.&lt;br /&gt;Selain menggelar razia di beberapa tempat kos dan hotel, petugas Satpol PP kemarin malam juga menggelar razia di beberapa tempat hiburan malam kawasan Pantai Panjang. Beberapa warga yang sedang menikmati dentuman bas dan merdunya suara pelantun musik ketika razia dilakukan pun merasa sedikit terganggu. Bahkan beberapa diantaranya sempat kabur ke semak-semak belakang diskotik. Di kawasan Pantai Panjang ini, petugas Satpol PP juga mengamankan beberapa penyanyi diskotik yang tak mengantongi KTP. (**)&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3284577600104655215?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3284577600104655215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3284577600104655215' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3284577600104655215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3284577600104655215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/satpol-pp-temukan-pasangan-mesum-di.html' title='Satpol PP Temukan Pasangan Mesum di Hotel'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8077981098037427752</id><published>2009-01-11T06:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T06:12:12.507-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>MK Rampas Peradilan Umum?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEPUTUSAN&lt;/span&gt; MK membatalkan kemenangan Dirha dan meminta KPU BS menggelar Pilkada ulang tanpa keikutsertaan Dirha, dinilai kuasa hukum KPU BS Usin Abdisyah Putra SH sudah melampaui batas kewenangan MK selaku lembaga hukum yang menangani sengketa Pilkada. Padahal berdasarkan Peraturan MK No 15 Tahun 2008 yang ditangani MK adalah soal selisih suara.&lt;br /&gt;Tetapi ternyata yang dipersoalkan dalam pertimbangan hakim adalah status Dirwan Mahmud yang pernah menjadi narapidana di Lapas Cipinang, keluhnya.&lt;br /&gt;Usin mengatakan persolan administrasi calon adalah wewenang peradilan umum yaitu PTUN, bukan ranah MK. Dengan memutuskan Dirwan Mahmud tidak memenuhi syarat administrasi, MK sudah merampas hak peradilan umum yang mestinya memutuskan sah atau tidaknya Dirwan mencalonkan diri sebagai kepala daerah.&lt;br /&gt;Kalau memang MK berpendapat Dirwan pernah menjadi narapidana, MK tidak bisa memutuskan Dirwan tidak sah menjadi calon. Tetapi hal itu mesti dibuktikan terlebih dahulu melalui PTUN, baru PTUN yang memutuskannya SK KPU itu batal bukan MK. Kalau MK yang memutuskan maka kewenangan PTUN sudah dilangkahi, sesal Usin.&lt;br /&gt;Selain itu, kata Usin yang janggal adalah diktum putusan MK yang menyatakan Roy Irawan adalah Dirwan Mahmud hanya dengan keterangan saksi dan bukti berupa surat dan foto. Sementara salinan putusan dari PN Jakarta Timur tidak dilihat oleh hakim MK.&lt;br /&gt;Memang dalam putusan, keyakinan hakim merupakan sumber hukum. Tetapi semestinya untuk menguatkan hal itu harus ada berpatokan dengan hukum legal formal. Contohnya salinan putusan PN Jatim mengenai vonis yang dijatuhkan kepada Roy Irawan dan pembuktian bahwa apakah benar Roy Irawan adalah Dirwan Mahmud, katanya.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan diktum menimbang yang dibuat MK, sangat kontra produktif dengan putusan. Disatu sisi dalam pertimbang mereka bahwa apa yang dilakukan oleh KPU BS dalam melakukan tahapan penjaringan Pilkada BS sampai penetapan sudah melalui proseder dan aturan yang berlaku, tetapi di satu sisi pada putusan KPU dinilai lalai melaksanakan tugas untuk menyeleksi administrasi calon. Kemudian, MK juga tidak mempertimbangkan pendapat 39 ribu masyarakat Kabupaten BS seperti yang mereka lakukan pada pertimbangan sengketa Pilkada Jatim. Sehingga, MK juga dinilai sudah merampas hak-hak rakyat BS.&lt;br /&gt;Jadi kita menilai keputusan MK ini adalah preseden hukum yang buruk bagi lembaga peradilan MK, yang melangkahi wewenang lembaga lain. Yang membuat kita sakit dan tidak bisa berbuat, keputusan ini bersifat final dan mengikat. Sehingga tidak ada upaya lain dari kita untuk berbuat, ujar alumnus FH Unib ini.(**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8077981098037427752?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8077981098037427752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8077981098037427752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8077981098037427752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8077981098037427752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/mk-rampas-peradilan-umum.html' title='MK Rampas Peradilan Umum?'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3451408155674034117</id><published>2009-01-10T08:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-10T08:59:12.995-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>TUGAS dan Wewenang MK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SESUAI&lt;/span&gt; dengan Pasal 24 (c) UUD 1945, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berwenang mengadili orang/badan seperti mahkamah agung (MA). Melainkan, tugas MK adalah mengadili sistem dan institusi negara. Cermin dari sistem kenegaraan, terwujud dalam bentuk undang-undang. Sedangkan institusi negara menurut UUD 1945 disebut dengan lembaga negara. Maka dari itu, selain bertugas dan berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar, MK juga bertugas menguji sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar.&lt;br /&gt;Tugas MK lainnya adalah memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilu. MK baru bisa mengadili orang, hanya dalam kasus Impeachment. Jadi orang itu adalah Presiden dan atau Wakil Presiden. Bila memang terjadi, MK berwenang menggelar forum previligeatum (pengadilan khusus) bagi Presiden dan atau Wakilnya. apabila dalam pengadilan tersebut presiden dan atau Wapres terbukti melanggar konstitusi, MK mengabulkan impeachment tersebut dan hasilnya diserahkan ke MPR untuk mencabut mandatnya. (*.*)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3451408155674034117?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3451408155674034117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3451408155674034117' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3451408155674034117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3451408155674034117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/tugas-dan-wewenang-mk.html' title='TUGAS dan Wewenang MK'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1793380868091924886</id><published>2009-01-10T08:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-10T08:47:13.866-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Hasil Pilkada BS Dibatalkan MK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bengkulu Ekspress, Jumat 09 Januari 2009 &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MAJELIS&lt;/span&gt; Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya membatalkan hasil pleno KPU Bengkulu Selatan (BS) yang menetapkan pasangan H Dirwan Mahmud SH dan Hartawan SH (Dirha) sebagai pemenang Pilkada BS. Selain itu, MK juga mewajibkan KPU BS untuk mengulang Pilkada BS selambat-lambatnya 1 tahun sejak putusan MK ditetapkan.&lt;br /&gt;Tak hanya itu, MK juga memutuskan Pilkada ulang hanya diikuti 8 pasang calon, tanpa diikuti pasangan Dirha yang diusung PDIP. Alasan MK, H Dirwan Mahmud SH terbukti tak memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah sebagaimana diatur pasal 56 UU Nomor 32 Tahun 2004 yang melarang seseorang yang pernah dihukum penjara 5 tahun atau lebih menjadi calon dalam Pilkada.&lt;br /&gt;Berdasarkan bukti-bukti dipersidangan MK, H Dirwan Mahmud SH terbukti pernah dipenjara di Lapas Kelas I Cipinang Jakarta Timur selama 7 tahun dari tahun 1985 hingga 1992.Keputusan MK itu diperkuat dengan surat pernyataan dari M Zayadi tertanggal 17 Desember 2008, Hasnul Arifin tertanggal 17 Desember 2008, Asranudin Bais (Staf Seksi Perawatan Lapas Cipinang) tertanggal 17 Desember 2008 yang diketahui Kalapas Cipinang, Achmad Busri (Staf Register Lapas Cipinang) tertanggal 17 Desember yang diketahui Kalapas Cipinang, Tomy Arifin (Staf Register Lapas Cipinang) tertanggal 17 Desember yang diketahui Kalapas Cipinang.&lt;br /&gt;Selain itu, surat dari Kalapas Cipinang No W7.eaPK.01.01.02-Reg 809 tertanggal 6 Januari 2009 yang menyatakan tidak dapat memenuhi permintaan salinan putusan atas nama Roy Irawan bin Mahmud Amran. Tetapi memberikan informasi bahwa Roy Irawan bin Mahmud Amran dikenai pasal 338 jo pasal 340 KUHP dan dipidana penjara selama 10 tahun oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur serta masuk Lapas Kelas I Cipinang tahun 1985 expirasi tahun 1993. Roy Irawan masuk penjara karena telah melakukan pembunuhan terhadap seorang pejabat Departemen Pertanian di belakang Kejari Jakarta Timur, tepatnya di Gang Mayong, Cipinang Besar Utara.&lt;br /&gt;Menurut Ketua Majelis Hakim Konstitusi Mahfud MD dalam sidang putusan sengketa Pilkada BS di ruang sidang MK, Jakarta, Kamis (8/1) sore menyatakan Pilkada BS batal demi hukum sejak semula (void ab initio). Oleh sebab itu hasil Pilkada BS batal demi hukum. Sehingga KPU BS untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang. Yang diikuti semua pasangan calon kepala daerah dan wakilnya, kecualipasangan calon nomor urut 7 (Dirwan Mahmud dan Hartawan), ujar Mahfud saat membacakan putusan.&lt;br /&gt;Apa komentar pihak Dirwan dan Hartawan terkait keputusan MK ini?&lt;br /&gt;Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Dirwan maupun Hartawan dan Ketua DPC PDIP Samsu Hermanto belum berhasil dihubungi. Sehingga klarifikasi dari kubu Dirwan dan Hartawan belum diperoleh.&lt;br /&gt;Sementara itu, Cabup BS Reskan Effendi SE yang mengajukan gugatan ke MK ketika dihubungi via handphone tadi malam mengatakan MK telah memerintahkan KPU BS untuk menggelar Pilkada ulang selambat-lambatnya 1 tahun setelah ketetapan MK, tanpa diikuti pasangan Dirha. Soalnya, H Dirwan Mahmud SH terbukti tidak memenuhi syarat untuk mencalon kepala daerah karena pernah menjalani hukuman penjara lebih dari 5 tahun. Jadi Pilkada Bengkulu Selatan diulang dengan peserta berjumlah 8 pasang calon tanpa pasangan Dirwan - Hartawan, ujarnya.&lt;br /&gt;Menanggapi putusan MK ini, Reskan menerimanya. Menurutnya, keputusan MK membuat pihaknya lega. Soalnya, dalam persoalan ini MK telah bertindak profesional dan netral. Keputusan MK ini sendiri setelah melalui sidang mendengarkan keterangan pihak pemohon dan termohon serta dari keterangan saksi serta berkas.&lt;br /&gt;Kalau saya lihat, keputusan MK ini hanya soal kejujuran. Semestinya Dirwan tidak ikut mencalon dalam Pilkada, karena dia tahu tidak memenuhi syarat karena pernah dipidana lebih 5 tahun, kata Reskan. Jika memang Pilkada ulang, Reskan belum bisa memastikan apakah dia bakal ikut. Dia mengatakan akan melihat situasi dan kondisi di BS terkait putusan ini. Apakah bisa menerima dirinya untuk mencalon atau tidak. Jadi kita akan melihat dulu situasinya, apakah kembali mencalon atau tidak, katanya. (*.*)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1793380868091924886?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1793380868091924886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1793380868091924886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1793380868091924886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1793380868091924886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/hasil-pilkada-bs-dibatalkan-mk.html' title='Hasil Pilkada BS Dibatalkan MK'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2595937248352199835</id><published>2009-01-09T06:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T06:32:28.440-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumenter'/><title type='text'>Galeri Lebong Tandai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_xZauGMI/AAAAAAAAAEY/pL0xDT7ka_E/s1600-h/Kamar+Bola+atau+Rumah+Billyard+jaman+Belanda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_xZauGMI/AAAAAAAAAEY/pL0xDT7ka_E/s320/Kamar+Bola+atau+Rumah+Billyard+jaman+Belanda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290040461424990402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_wyUvIvI/AAAAAAAAAEQ/l3eAoQNKlgw/s1600-h/Bangunan+SD+Lebong+Tandai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_wyUvIvI/AAAAAAAAAEQ/l3eAoQNKlgw/s320/Bangunan+SD+Lebong+Tandai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290040450930909938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_whXuRFI/AAAAAAAAAEI/3UchrjkIBoQ/s1600-h/Bak+penampung+limbah+tambang+milik+perusahaan+Belanda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_whXuRFI/AAAAAAAAAEI/3UchrjkIBoQ/s320/Bak+penampung+limbah+tambang+milik+perusahaan+Belanda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290040446380033106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keterangan Foto (dari atas ke bawah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Kamar Bola atau Rumah Biliar zaman Belanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Kondisi Bangunan SD Lebong Tandai sekarang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Bak penampung limbah tambang milik perusahaan Belanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FOTO-FOTO&lt;/span&gt; ini diambil di Lebong Tandai beberapa waktu lalu. Dengan foto ini, kita bisa menggambarkan betapa megah dan sejahteranya masyarakat Lebong Tandai saat tambang emas setempat masih dikelola oleh penjajah Belanda. Bahkan, dari peninggalan penjajah pada saat itu, hingga saat ini masih ada rumah biliar dan beberapa aset lainnya. Terlebih konon katanya emas yang ada di puncak Monas merupakan emas yang diambil dari kawasan tambang Lebong Tandai.&lt;br /&gt;Kondisi ini sangat ironis jika dibandingkan dengan sekarang. Sekarang, bisa dikatakan masyarakat Lebong Tandai jauh tertinggal. Terlebih jika kita lihat kondisi sekolah dasar di tempat ini, dengan atap bocor dan bangunan seadanya, kondisinya cukup memprihatinkan. (**)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2595937248352199835?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2595937248352199835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2595937248352199835' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2595937248352199835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2595937248352199835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/galeri-lebong-tandai.html' title='Galeri Lebong Tandai'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWn_xZauGMI/AAAAAAAAAEY/pL0xDT7ka_E/s72-c/Kamar+Bola+atau+Rumah+Billyard+jaman+Belanda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7135647099198689140</id><published>2009-01-09T06:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T06:56:51.524-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Saksi Proyek PBA Dibentak Hakim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MAJELIS&lt;/span&gt; Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu tampaknya akhir-akhir ini cukup "tegang" ketika menggelar persidangan kasus dugaan korupsi proyek Penanggulangan Bencana Alam (PBA). Setelah usai marah besar dengan alasan terdakwa Nurmalia telat pada sidang digelar, Selasa (6/1) beberapa waktu lalu, kemarin Ketua Majelis Hakim Susanto SH kembali membentak salah seorang saksi, Yadera Su'ud (53) selaku Ketua Panitia Penunjukan Langsung (PL) proyek PBA Tahun 2007, saat diperiksa di persidangan. Mungkinkah ini pertanda keenam terdakwa proyek PBA akan segera ditahan di Lapas Kelas II A Bengkulu?&lt;br /&gt;Pantauan BE di ruang sidang, bentakan hakim terhadap PNS Dinas PU Provinsi tersebut bermula ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yeni Puspita SH MH melontarkan beberapa pertanyaan kepada Yadera Su'ud. Yang membuat Ketua Majelis Hakim kesal, saksi Yadera Su'ud mempersilakan JPU untuk melihat kembali isi BAP berisi keterangan yang telah diberikannya pada saat penyidikan dilakukan. Karena sudah beberapa kali pertanyaan JPU ini dijawab demikian, Susanto pun langsung menggebrak mejanya dan langsung marah-marah terhadap saksi tersebut. "Masa anda hanya gitu jawabnya. Yang benar lah, ini persidangan. Bukan main-main," ketus Susanto geram.&lt;br /&gt;Terkait dengan kemarahan Ketua Majelis Hakim PN Bengkulu tersebut, saat di dalam ruang sidang Yedera Su'ud menerangkan kalau dia lupa dengan keterangan seperti yang dicatat dalam BAP. Sehingga dia menyarankan agar JPU cukup membaca dan melihat keterangannya di dalam BAP dan catatan kecil yang telah dipersiapkannya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua PN Bengkulu Susanto SH melalui Ka Humas Mas'ud SH menjelaskan, seharusnya saksi dalam perkara apapun sebagaimana yang diatur dalam KUHAP haruslah bertindak sopan dan menunjukkan itikad baik. Bukan dengan menjawab dengan cara menunjukkan tangan sembari mengatakan, "lihat saja di situ,". Menurut Mas'ud, apabila hal ini dibiarkan bukan tidak mungkin saksi lainnya juga akan berlaku serupa. "Seharusnya kan mereka juga sadar kalau sebelum diperiksa di persidangan para saksi disumpah terlebih dahulu sesuai dengan agama masing-masing," kata Mas'ud. Bahkan yang membuat pihaknya lebih kesal, lanjut Mas'ud, saat disumpah sebelum dilakukan pemeriksaan, salah seorang saksi dalam kasus proyek PBA kemarin ada yang tidak mengikuti kata-kata sumpah seperti yang diucapkan Ketua Majelis Hakim.&lt;br /&gt;Terlepas dari kemarahan Ketua Majelis Hakim tersebut, dalam persidangan kemarin, sejatinya JPU akan menghadirkan 5 orang saksi. Namun karena pada kasus dugaan korupsi PBA ini ada 5 berkas yang diajukan terpisah, maka Majelis Hakim PN Bengkulu memutuskan untuk hanya memeriksa tiga saksi. Hal ini dilakukan mengingat untuk menghemat waktu pemeriksaan. Selain Yadera Su'ud, dua saksi lainnya yang diperiksa kemarin yakni, Heru Setia Budi BE (50) dan Ir Markoni Fitri (51) selaku Asisten Teknis Proyek PBA Tahun 2007. Ketiga saksi ini diperiksa bergantian pada 5 berkas perkara terpisah. Dalam keterangannya, ketiga saksi menjelaskan lebih kepada tugas dan wewenang mereka dalam hal pelaksanaan proyek PBA Dinas Provinsi Bengkulu tahun 2007. Hanya saja terkait dengan dugaan penyimpangan kasus tersebut, ketiganya lebih banyak mengaku tidak tahu. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7135647099198689140?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7135647099198689140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7135647099198689140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7135647099198689140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7135647099198689140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/saksi-proyek-pba-dibentak-hakim_09.html' title='Saksi Proyek PBA Dibentak Hakim'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6043402453961076927</id><published>2009-01-09T06:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T06:54:28.133-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Judi Togel, Ketua RT &amp; Bandar Diringkus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWdkZopJMBI/AAAAAAAAAEA/Vtvmjn6I2Fo/s1600-h/DSCN1090.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWdkZopJMBI/AAAAAAAAAEA/Vtvmjn6I2Fo/s320/DSCN1090.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289306678939430930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SETELAH&lt;/span&gt; mendapat informasi dan melakukan penyelidikan terhadap kasus togel (toto gelap) di wilayah hukumnya, upaya jajaran Polsek Selebar dikomandoi langsung Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK dalam menuntaskan aksi perjudian tersebut kemarin menuai hasil. Sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, dua tersangka judi togel masing-masing, bandar togel berinsial Sw alias Yn (43) dan Ketua RT di Kelurahan Sumber Jaya, Ab (48)--keduanya bertetanggaan-- berhasil dibekuk aparat Polsek Selebar. Hingga tadi malam, kedua tersangka tersebut masih diamankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin S.Sos ketika ditemui kemarin mengungkapkan, penangkapan terhadap keduanya dilakukan setelah mereka mendapatkan informasi masyarakat terkait maraknya judi togel di kawasan Kelurahan Sumber Jaya dan sekitarnya. Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, sekitar pukul 15.00 WIB kemarin pihaknya berhasil menangkap basah tersangka Ab dan Yn. "Saat dilakukan penangkapan, tersangka Ab sedang menemui Yn untuk memasang togel. Awalnya kedua tersangka ini sempat mengelak. Namun setelah barang bukti (BB) ditemukan, keduanya pun tak mampu berkilah lagi," tegas Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu Amsaludin S.Sos yang belum sampai 1 minggu menjabat di Polsek Selebar ini.&lt;br /&gt;Selain berhasil meringkus kedua tersangka, aparat Polsek Selebar juga berhasil mengamankan BB berupa uang tunai senilai Rp 678 ribu, 2 unit HP Nokia, rekap togel, rekap togel keluar dan kertas contangan togel. Selain memasang langsung dengan cara mendatangi rumah Sw alias Yn sebagai bandar, dari beberapa pemasang togel juga memasang nomor togel via SMS (short message service). "Perbuatan kedua tersangka diatur dalam Pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Saat ini, kita masih melakukan pengembangan kasus untuk membekuk bandar dan pelaku lainnya," tegas Ramon. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6043402453961076927?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6043402453961076927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6043402453961076927' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6043402453961076927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6043402453961076927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/judi-togel-ketua-rt-bandar-diringkus.html' title='Judi Togel, Ketua RT &amp; Bandar Diringkus'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWdkZopJMBI/AAAAAAAAAEA/Vtvmjn6I2Fo/s72-c/DSCN1090.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6824916380102239278</id><published>2009-01-09T06:24:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T06:33:16.328-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Imral Mahadi Tetap pada Gugatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SIDANG&lt;/span&gt; gugatan Imral Mahadi terhadap Polres Bengkulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu kemarin kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Dalam agenda sidang pembacaan replik tersebut, Imral Mahadi melalui kuasa hukumnya, Nediyanto Ramadhan Akil SH, Hanafi Pranajaya SH, Benni Ridho SH dan Irwan SH menyatakan tetap pada gugatan mereka. Dengan demikian, pihaknya juga membantah atau menolak tegas seluruh dalil-dalil yang dikemukakan pihak Polres dan Kejari Bengkulu pada sidang sebelumnya.&lt;br /&gt;Terkait dengan pernyataan mereka yang menilai tindakan dilakukan Polres Bengkulu merupakan suatu tindakan yang bisa dikategorikan sebagai erorr in object, menurut Nediyanto hal itu sudah benar. Namun mereka menilai, pihak Polres Bengkulu sendiri tidak memahami arti erorr in object dalam kasus yang dialami kliennya. Sedangkan terkait penyebutan identitas pihak yang ditarik sebagai tergugat merupakan salah satu syarat formil keabsahan dari suatu gugatan, menurut kuasa hukum Imral Mahadi, secara kasuistik apabila dalam beberapa kali sidang pihak-pihak yang mewakili hadir dalam persidangan maka pihak yang ditarik sebagai tergugat dianggap tepat dan berkompeten.&lt;br /&gt;Kuasa hukum Imral Mahadi juga menilai, merupakan sesuatu kekeliruan apabila pihak Polres Bengkulu mengaku tidak ada unsur paksaan dalam hal pemeriksaan Imral Mahadi. Sebab sebagaimana yang terungkap dalam persidangan dalam perkara penggugat sebagai terdakwa, terbukti ada bekas pukulan pada bagian tubuh Imral Mahadi. Bahkan bekas tembakan yang dilakukan pihak Polres Bengkulu terhadap Imral Mahadi yang dilakukan di kawasan Pantai Panjang sampai saat ini masih ada. "Apabila saat itu pihak Polres Bengkulu mengaku klien kami bermaksud melarikan diri, itu tidaklah benar. Sebab pada saat penembakan terjadi, posisi klien kami dalam keadaan diborgol dan baru pulang dari Liwa, Lampung Barat bersama setidaknya 4 anggota Buser Polres Bengkulu," tegas Nediyanto.&lt;br /&gt;Di sisi lain, dalam replik terhadap tanggapan pihak Kejari Bengkulu, kubu Imral Mahadi juga menegaskan menolak dengan tegas setiap dalil yang dilontarkan pihak Kejari Bengkulu. Terlebih terkait dengan jawaban mengenai pengadilan perdata tidak berwenang mengadili dan gugatan pihak penggugat dianggap kabur dan salah alamat.&lt;br /&gt;Menurut Nediyanto, eksepsi yang telah dibacakan pihak Kejari Bengkulu pada sidang sebelumnya patutlah dikesampingkan. Karena pada prinsipnya penyelenggaraan kekuasaan kehakiman (judicial power) melalui badan-badan peradilan perdata tugas pokoknya menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara (dalam pengertian sengketa = diputus). Sedangkan terkait penilaian pihak Kejari Bengkulu yang menilai gugatan pihaknya kabur, menurut Nediyanto hal itu tidaklah mempunyai beralasan hukum. Hal ini dapat dibuktikan, dengan datangnya pihak Kejari Bengkulu pada sidang gugatan pihaknya merupakan salah satu bukti kalau pemberi kuasa pihak Polres dan Kejari Bengkulu telah menunjuk kuasa untuk mewakilinya dalam perkara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan Sela&lt;br /&gt;Ketua PN Bengkulu Susanto SH melalui Ka Humas Mas'ud SH ketika ditemui BE usai sidang mengungkapkan, agenda sidang kemarin memang hanya mengagendakan pembacaan replik kuasa hukum. Setelah proses persidangan pembacaan replik ini rampung, majelis akan menyusun jadwal selanjutnya dengan agenda putusan sela. "Setelah replik, kita akan mempersiapkan putusan sela. Soal jadwal, kita akan atur setelah ini," kata Mas'ud.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rew)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6824916380102239278?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6824916380102239278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6824916380102239278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6824916380102239278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6824916380102239278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/imral-mahadi-tetap-pada-gugatan.html' title='Imral Mahadi Tetap pada Gugatan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2774453750571356888</id><published>2009-01-07T09:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T09:15:29.492-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Tabot Tebuang, 4 Warga Bengkulu Tewas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERAYAAN&lt;/span&gt; Tabot tahun ini tampaknya meminta tumbal. Bagaimana tidak, dalam jangka waktu tabot besanding hingga tabot tebuang kemarin, setidaknya 4 warga Kota Bengkulu tewas mengenaskan. Bagaimana ceritanya?&lt;br /&gt;Aksi kebut-kebutan di jalan raya sekitar pukul 14.30 WIB kemarin menelan korban. Tak tanggung-tanggung, pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Air Sebakul, tak jauh dari Kantor Samsat-- kemarin menelan dua nyawa manusia sekaligus. Dua korban tewas yakni, Hendri Efendi (25) warga Kebun Kiwat Kelurahan Kebun Beler dan Supran (26) warga Gang Alfatindo Air Sebakul. Kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol BD 6429 EO ini terpental setelah sepeda motor yang dinaiki mereka bersenggolan dengan lawan kebut-kebutannya.&lt;br /&gt;Menurut keterangan beberapa warga ditemui BE di TKP (tempat kejadian perkara), peristiwa itu bermula ketika kedua korban yang berboncengan tersebut melaju kencang dari arah SPBU Air Sebakul menuju arah Pagar Dewa. Ketika melintas di ruas jalan TKP yang merupakan tikungan, keduanya diduga terlibat trek-trekan dengan sepeda motor jenis bebek tersebut tak kuasa menahan keseimbangan ketika sepeda motor mereka menabrak bagian belakang sepeda motor yang menjadi lawan kebut-kebutannya tersebut. Dalam waktu singkat, sepeda motor itu kemudian oleng hingga keduanya terpelanting beberapa meter menyungkur aspal jalan. Sedangkan sepeda motor yang menjadi lawan dalam balapan liar di jalan raya tersebut melaju kencang dan berusaha kabur meninggalkan TKP.&lt;br /&gt;Di sisi lain, warga di sekitar lokasi kejadian yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Ketika warga berusaha menolong, badan jalan sudah dipenuhi darah kedua korban yang tampak meregang nyawa. Selanjutnya, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. Namun sayang, selang beberapa saat berada di ruang tindakan, kedua pemuda itu diketahui sudah tak bernyawa lagi.&lt;br /&gt;Pantauan BE, sebelum petugas Lantas Polres Bengkulu tiba di TKP. Jajaran Polsek Selebar, dalam hal ini pihak Pospol Air Sebakul juga anggota kepolisian lainnya langsung meluncur ke TKP. Sembari menunggu petugas Lantas datang, pihak Polsek Selebar pun langsung meminta keterangan kepada beberapa warga yang menjadi saksi dalam peristiwa tersebut. Karena sepeda motor lawan trek-trekan kedua korban melaju cukup kencang, sehingga tak ada satu warga pun yang mengetahui persis ciri-ciri sepeda motor tersebut. "Yang pasti sepeda motornya jenis bebek. Tapi kami tidak bisa memastikan jenis apa dan berapa Nopolnya," ujar salah seorang saksi di TKP.&lt;br /&gt;Sementara itu, sekitar pukul 16.30 WIB kemarin, beberapa anggota keluarga korban yang telah mengetahui kejadian tersebut langsung menuju RSUD M Yunus Bengkulu. Tangisan histeris beberapa anggota keluarga korban ketika mengetahui kalau kedua pemuda itu telah meninggal dunia, memecah di ruang IGD. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB tadi malam, jenazah keduanya sudah dibawa ke rumah duka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gantung Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diduga akibat depresi berat yang dialaminya, Teguh Saijo (65) pria yang tinggal di RT 06 RW 1 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu sekitar pukul 06.00 WIB kemarin pagi ditemukan tewas tergantung di belakang rumahnya. Korban memilih mengakhiri hidup dengan cara menggantung lehernya dengan tali rapia warna biru diikatkan pada sebilah bambu yang disangkutkan pada bagian atap belakang rumahnya.&lt;br /&gt;Menurut keterangan anggota keluarga korban, peristiwa itu pertama kali diketahui istrinya, Munaroh (60). Saat terbangun dari tidur, Munaroh tak mendapati suaminya yang biasanya masih berada di rumah. Ketika mengetahui hal itu, ibu 5 anak ini langsung melakukan pencarian. Namun betapa terkejutnya dia ketika mengetahui kalau sang suami sudah dalam keadaan tewas tergantung di bagian belakang rumahnya.&lt;br /&gt;Saat ditemukan, korban menggunakan celana warna merah hati dengan baju berwarna biru. Sedangkan tali rapia berlapis yang menjadi alat dia untuk mengakhiri hidup masih mengikat pada lehernya. Menurut pantauan pula, korban sudah kaku ketika ditemukan. Namun tak ada indikasi kekerasan yang terdapat di tubuh korban. Ketika mengetahui suaminya sudah tewas dengan kondisi mengenaskan, pihak keluarga berteriak histeris meminta pertolongan warga. Selanjutnya, kasus bunuh diri itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Selebar.&lt;br /&gt;Di sisi lain, jajaran Polsek Selebar dikomandoi langsung Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK ketika mendapat laporan tersebut langsung meluncur ke TKP. Awalnya, pihak kepolisian bermaksud membawa jenazah korban ke RSUD M Yunus Bengkulu untuk divisum. Namun karena pihak keluarga menolak, rencana itu pun akhirnya batal. Sekitar pukul 10.00 WIB kemarin, jenazah korban kemudian dikebumikan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) setempat.&lt;br /&gt;Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK ketika dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian tersebut. Karena tak dilakukan visum, kata Ramon, pihaknya tak bisa memastikan sekitar jam berapa aksi bunuh diri itu dilakukan korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ngelem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak baru gede (ABG) yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung, sekitar pukul 23.00 WIB kemarin malam tewas setelah nekat ngelem. Remaja tanggung bernama Gusti (14) warga RW 1 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu ini tewas setelah menghirup lem sejenis Aica Aibon yang konon bisa bikin fly. Namun diduga karena kebanyakan, dia pun over dosis hingga kemudian tewas mengenaskan di dalam kamar tidurnya.&lt;br /&gt;Entah dari mana ide ngelem itu didapat korban. Namun pihak keluarga mengaku belum mengetahui apakah korban memang sudah terbiasa ngelem atau baru sekali, hingga merenggut nyawanya. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh salah seorang anggota keluarga korban yang merasa curiga. Sebab menurut informasi yang diterima BE, sejak sekitar pukul 21.00 WIB korban memang sudah masuk ke dalam kamar dan tak keluar lagi hingga ditemukan tewas. Merasa curiga dengan kondisi itu, anggota keluarganya tadi langsung mengecek ke dalam kamar. Namun betapa terkejutnya dia ketika mengetahui kalau korban sudah terbujur kaku, dengan lem jenis Aica Aibon tergeletak di samping tubuh mungilnya.&lt;br /&gt;Tak pelak, ketika mengetahui hal itu anggota keluarganya tadi langsung berteriak histeris meminta pertolongan para tetangganya. Namun sayang, upaya itu terlambat. Saat ditemukan, korban diketahui sudah tak bernyawa lagi. Memastikan korban telah meninggal dunia, pihak keluarga pun memutuskan untuk tidak melarikan korban ke rumah sakit. Sekitar pukul 09.00 WIB kemarin, jenazah korban dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Sumber Jaya.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; (rew)     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2774453750571356888?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2774453750571356888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2774453750571356888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2774453750571356888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2774453750571356888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/tabot-tebuang-4-warga-bengkulu-tewas.html' title='Tabot Tebuang, 4 Warga Bengkulu Tewas'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-8055589912701132206</id><published>2009-01-04T07:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T07:52:26.384-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Sometimes...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWDaGEVBbOI/AAAAAAAAADQ/d9DyrEY77yI/s1600-h/DSCN0187.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWDaGEVBbOI/AAAAAAAAADQ/d9DyrEY77yI/s320/DSCN0187.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287465760308948194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sometimes... Ada orang-orang yang enggak bisa kita lupakan dan sebaliknya ada juga orang-orang yang enggak bisa melupakan kita. Gue pikir, itu seperti jejak kaki... yang melekat di hati dan tak mudah terhapus... Dan suatu saat... mungkin akan bertemu lagi, atau tak pernah bertemu, no one knows before...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;But jejak-jejak yang sudah ditinggalkan, kadang enggak mudah terhapus dan melekat selamanya... I've always thought that this is true...&lt;br /&gt;Tapi gue baru menyadari bahwa it's not so true... at least not for me.&lt;br /&gt;It takes only a minute to get a crush on someone -&gt; betul. Karena orang gampang banget tertarik pada penampilan fisik, mudah tertarik pada orang yang terlihat cantik, ganteng, manis, charming...&lt;br /&gt;It takes an hour to like someone -&gt; benar. Ngobrol-ngobrol sejam, nyambung, than you'll like him.&lt;br /&gt;It takes a day to love someone -&gt; kinda true. Ngabisin satu hari bersama seseorang yang menyenangkan, nyambung, trus memikirkan orang itu for the rest of the day, and you'll start to love him..&lt;br /&gt;But it takes a lifetime to forget someone -&gt; not true.&lt;br /&gt;May be it seems so. It seems so difficult to 'forget' someone you love. It's so difficult to kill your feelings for him.&lt;br /&gt;But it doesn't take a lifetime. In fact, it only takes a little time.&lt;br /&gt;Proses untuk melupakan mungkin memang panjang. Tapi sebenarnya itu bukan sesuatu yang gradual. Pada saat elo bisa melupakan, elo 'langsung' lupa. Itu seperti saat kita belajar naek sepeda. Elo bisa naik sepeda saat elo bisa. Itu sesuatu yang 'instan'. Proses belajar naik sepeda itu sendiri memakan waktu yang lama. Tapi selama seseorang belum bisa naek sepeda tanpa terjatuh, berarti dia masih belum bisa naik sepeda. Tapi saat dia bisa (dan itu seperti instan), dia bisa.&lt;br /&gt;Sama seperti belajar membaca, tiba-tiba aja suatu hari seorang anak bisa membaca kalimat dengan lancar... itu instan. Prosesnya yang enggak instan.&lt;br /&gt;Tentang sepeda dan tentang belajar baca ini gue pernah baca di suatu tempat. Tapi gue baru menyadari bahwa ini bisa dianalogikan juga dengan perasaan. Masalah jodoh atau enggak sih gue enggak bisa bilang ya, tapi gue pikir kalau kondisi itu sudah terlalu memberatkan, mungkin sudah saatnya melepas... dan kalau emang jodoh, pasti ada jalan. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-8055589912701132206?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/8055589912701132206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=8055589912701132206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8055589912701132206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/8055589912701132206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/sometimes.html' title='Sometimes...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SWDaGEVBbOI/AAAAAAAAADQ/d9DyrEY77yI/s72-c/DSCN0187.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4229160392713976383</id><published>2009-01-03T07:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T08:17:02.627-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Tetap Satu Dalam BE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SV-N0d_0SLI/AAAAAAAAADI/MegDRaLx2HE/s1600-h/Tetap+Satu+Dalam+BE.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SV-N0d_0SLI/AAAAAAAAADI/MegDRaLx2HE/s320/Tetap+Satu+Dalam+BE.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287100420101261490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4229160392713976383?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4229160392713976383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4229160392713976383' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4229160392713976383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4229160392713976383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/tetap-satu-dalam-be.html' title='Tetap Satu Dalam BE'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SV-N0d_0SLI/AAAAAAAAADI/MegDRaLx2HE/s72-c/Tetap+Satu+Dalam+BE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3380928514709684597</id><published>2009-01-02T07:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T07:11:37.034-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Pilihan Alternatif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SAAT Semua lagi sibuk membicarakan pilih yang tua atau yang muda. Dalam proses politik menuju Pemilu 2009, nampaknya ''jualan'' kelompok tua dan muda ini memang lebih menarik perhatian pemilih, dibandingkan ''jualan'' lainnya, seperti bebas KKN, atau bersih dan merakyat. Dua kelompok, TUA dan MUDA mulai menciptakan berbagai isu yang menarik simpati. PILIH YANG TUA atau PILIH YANG MUDA. Begitulah, kira-kira slogan yang harus dijawab para pemilih. Semua orang berebut keyakinan untuk memastikan TUA atau MUDA yang baik untuk memimpin negeri ini.&lt;br /&gt;Tapi persoalan sebenarnya, bukan pada TUA atau MUDA yang baik memimpin. Mungkin perlu kita pertanyakan pada masing-masing kelompok, sejauh mana mereka telah berbuat untuk negeri ini.&lt;br /&gt;Yang MUDA, apa yang sudah engkau lakukan?, adakah pernah menyikapi persoalan yang berpolemik saat ini, atau pernahkah turun membantu persoalan rakyat?  &lt;br /&gt;Yang TUA, selama engkau ada, apa persoalan negara ini yang pernah engkau selesaikan--atau paling tidak pernah diusahakan untuk diselesaikan?--.&lt;br /&gt;Semua pasti menjawab bahwa mereka pernah terlibat dalam berbagai persoalan yang menghimpit negara ini. Semua pun pasti akan berusaha memberikan asumsi-asumsi diplomatis kepada rakyat dengan dalih, dengan mencalon saat ini merupakan bentuk kepedulian dan usaha mereka untuk terlibat menyelesaikan persoalan.&lt;br /&gt;Sebenarnya, yang dibutuhkan saat ini adalah PILIHAN ALTERNATIF. Figur baru, terserah apakah TUA atau MUDA, namun terbebas dari kepentingan-kepentingan politik sesaat. Karena sebenarnya, persoalan yang ada saat ini harus diselesaikan oleh semua lapisan rakyat. Bukan MUDA atau TUA yang akan menyelesaikannya.&lt;br /&gt;Percuma toh, kalau MUDA menjadi pemimpin tapi tidak punya  ''kiblat'' untuk menyelesaikan persoalan. Begitupun dengan yang TUA, memimpin tapi sudah mendekati uzur, atau pernah maju dan ternyata ''gagal''. Yang harus disiasati, jangan pernah terjebak dalam isu TUA atau MUDA, apalagi sampai terpilih POLITISI BUSUK.!!!(**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3380928514709684597?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3380928514709684597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3380928514709684597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3380928514709684597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3380928514709684597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/pilihan-alternatif.html' title='Pilihan Alternatif'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2088625506987186505</id><published>2009-01-02T07:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T07:08:46.431-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Tentang Kita Dulu...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PAGI&lt;/span&gt; ini aku berjalan sendiri. Aku merasakan embun di wajahku diantara air mataku yang menetes menutupi hawa yang sudah terlanjur samar dan buram. Waktu telah menggerogotinya. Sejarah kasih kita semakin kandas dihapus oleh jejak2 hati yang terus bertumbuh menjadi rangkaian bulan dan tahun.Aku semakin sadar kalau kau memang tak akan pernah kembali lagi. Entah dimana kini kau berada sedangkan kabar berita tak ada yg sempat tertangkap di telinga.&lt;br /&gt;Kuputuskan untuk melupakan namamu walau akan tetap kuhormati sisa lembaran masa lalu yg dulu selalu setia menjenguki peninduran kita. Akan kuhayati waktu-waktu yang manis seperti menghayati keindahan matahari yang berwarna indah di suatu pagi. Lekuk wajahmu terlalu banyak menyimpan kasih sayang yg menetes di hamparan padang hati, takkan terlupakan olehku yg selalu setia menyimpan rindu dan penantian pada waktu yang semakin menjadi sepi.&lt;br /&gt;Sesungguhnya aku tetap mencintaimu. Tapi tangis ini telah menjadi hujan yg lenyap terserap oleh pori-pori tanah  dalam rentetan musim kemarau yang panjang. Tak ada lagi yang bisa dijeritkan sedang suaraku telah disekap oleh waktu-waktu yang semakin ganas memangsa usia kita.&lt;br /&gt;Aku sudah lelah menelusuri perjalanan bumi yang seakan tak pernah mengenal dimana ujungnya dan kita telah punah di tengah-tengah takdir yg merambah hidup dan nafas kita. &lt;br /&gt;Akhirnya cuma ini yg bisa kuputuskan, mengalirkan kisah kita berdua pada sebuah sungai masa lalu. Sebab lalu lalang sejarah sudah tak bisa lagi menjadi milik kita berdua. Aku dan kamu sudah tidak saling mengenal. Kita bukan sepasang kekasih yang bahagia seperti dulu, seperti dulu lagi…(rew)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2088625506987186505?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2088625506987186505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2088625506987186505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2088625506987186505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2088625506987186505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/tentang-kita-dulu.html' title='Tentang Kita Dulu...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-270008412333433054</id><published>2009-01-02T02:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T07:22:37.368-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Agusrin: Bengkulu Kekurangan Uang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BEGITU&lt;/span&gt; menginjakkan kaki di Bengkulu usai menjalani pemeriksaan jaksa di Kejaksaan Agung atas kasus Dispendagate, Gubernur Agusrin M Najamudin langsung melakukan jumpa pers dengan wartawan cetak dan elektronik di Bengkulu. Dalam jumpa pers di ruang VIP Bandara Fatmawati itu, gubernur memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait hasil pemeriksaannya itu.&lt;br /&gt;‘’Saya lega diberi ruang klarifikasi atas semua informasi data yang telah disebarkan pada umum terhadap kasus Dispendagate itu. Alhamdulillah kebenaran  tidak akan tertukar dengan kesalahan,’’ ucap gubernur pada para wartawan.&lt;br /&gt;Dikatakan gubernur, dalam klarifikasi Kejagung itu dirinya ditanyai seputar dana–dana di Dispenda dan dugaan korupsi yang telah dituduhkan.  Dari klarifikasi itu gubernur mengaku mampu memberikan data yang sebenarnya pada pihak Kejagung.  ’’Tentu saya punya konter data valid tentang itu,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tanda tangan Gubernur benar dipalsukan?&lt;br /&gt;‘’Yang berhak mengatakan itu palsu atau tidak aparat hukum. Jelasnya saya sudah menyampaikan klarfikasi di depan Kejagung,’’ katanya.&lt;br /&gt;Dari sekian banyaknya pertanyaan yang diajukan pihak Kejagung kata gubernur, pada intinya penyidik menanyakan apakah benar  ada uang negara yang hilang dari Dispendagate itu.&lt;br /&gt;Menurut gubernur, semua itu ia jawab balas dengan fakta. Uang yang hilang uang yang mana uang APBD?  Tidak ada yang hilang. Begitu juga dengan uang BUMD yang dikatakan terpakai untuk membiayai program percepatan pembangunan, juga masih utuh. Hal itu dibuktikan gubernur dengan menunjukkan rekening  daerah (Rekening APBD dan BUMD dimaksud).&lt;br /&gt;Di kesempatan itu gubernur juga mengatakan, dirinya bersyukur atas klarifikasi Kejagung itu.  Sebab dengan klarifikasi itu akhirnya terbuka kebenaran sebenarnya.  Masyarakat tak lagi disuguhkan dengan informasi-informasi yang menyesatkan seperti selama ini terjadi.&lt;br /&gt;Di sisi lain gubernur mangatakan, mengakhiri tahun 2008 ia pun sumringah sebab Indeks PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto) meningkat.  Hal ini bukan atas prestasi gubernur semata, namun berkat kerjasama semua lapisan masyarakat.&lt;br /&gt;‘’Saya mengucapkan terima kasih pada masyarakat Bengkulu, teruslah bekerja dan berprestasi,’’ katanya.&lt;br /&gt;Diakui Gubernur sejauh ini pembangunan di Bengkulu belum bejalan maksimal, namun dirinya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Bengkulu dengan terus melakukan pembangunan-pembangunan yang sudah direncanakan.&lt;br /&gt;''Mungkin banyak masyarakat merasa kurang dengan kinerja yang sudah saya lakukan selama saya menjadi gubernur, namun itulah yang bisa saya lakukan. Saya terus membangun untuk memajukan Bengkulu,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang Uang&lt;br /&gt;Dikatakan gubernur, satu-satunya kekurangan Bengkulu adalah kurang uang.  Namun gubernur tak mau mengeluh atas kekurangan itu.  Apa yang bisa ia lakukan  tetap ia lakukan.&lt;br /&gt;‘’Kalau saya mengeluh, lalu masyarakat mengeluh, apa jadinya?  Marilah kita bekerjasama membangun Bengkulu,’’ katanya.&lt;br /&gt;Dikesempatan itu Gubernur juga mengucapkan selamat hari Natal, Tahun Baru Islam 1430 Hijriah dan tahun baru Masehi 2009. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Bengkulu Ekspress, 2 Januari 2009)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-270008412333433054?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/270008412333433054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=270008412333433054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/270008412333433054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/270008412333433054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/agusrin-bengkulu-kekurangan-uang.html' title='Agusrin: Bengkulu Kekurangan Uang'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6629841625806794614</id><published>2009-01-02T02:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T06:52:39.065-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Bupati BU Dipolisikan Mantan Pj Bupati MM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKITAR&lt;/span&gt; pukul 16.00 WIB Selasa (30/12) kemarin, mantan penjabat Bupati Muko-muko (MM), Amandeka Amir SSos (63) melaporkan Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir HM Imron Rosyadi MM ke Dit Reskrim Polda Bengkulu.  Warga Jl Ade Irma Suryani RT 2 No 5 Kota Argamakmur itu menuding Bupati Bengkulu Utara tersebut telah melakukan penipuan terkait pengurusan izin tambang batu-bara yang terletak di Tanjung Ajang Kecamatan Lais Bengkulu Utara.  Akibatnya, pelapor menderita kerugian sekitar Rp 350 juta. Peristiwa tersebut terjadi sekitar tahun 2007 di Kabupaten Bengkulu Utara.&lt;br /&gt;Sayangnya Bupati BU Ir. HM Imron Rosyadi MM hingga tadi malam belum dapat dihubungi untuk dikonfirmasi.&lt;br /&gt;Sementara dalam laporannya, Amandeka juga mengajukan saksi, yaitu Misnur Fadilah yang dalam laporan itu disebut menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Bengkulu Utara.  Menurut keterangan korban (Amandeka) di hadapan penyidik pemeriksa Dit Reskrim Polda Bengkulu, peristiwa dugaan penipuan itu terjadi bermula ketika ia bertemu dengan Bupati Bengkulu Utara Ir HM Imron Rosyadi MM.&lt;br /&gt;Kemudian, Bupati BU sebagai terlapor itu mengatakan bahwa ada lahan tambang batu-bara di Tanjung Ajang Kecamatan Lais yang kemudian meminta kepada korban untuk mengelola tambang batu-bara tersebut dan terlapor berjanji untuk membuat surat izinnya. Setelah itu, korban pun mengurusi surat izin tambang batu -bara tersebut dan telah mengeluarkan uang sebesar Rp 40 juta untuk pembiayaan mengurusi izin lahan seluas 4.000 hektar, yang terdiri dari dua blok.  Namun, sampai saat ini, izin yang dikeluarkan hanya seluas lahan 1200 hektar.  Kemudian, korban pun menemui terlapor dan dijawab terlapor, "nanti diurus".&lt;br /&gt;Ternyata, perizinan untuk sisa lahan tersebut diberikan terlapor kepada orang lain tanpa sepengetahuan korban.  Karena merasa dirugikan, akhirnya korban memilih menyelesaikan persoaalan tersebut, ke Dit Reskrim Polda Bengkulu.&lt;br /&gt;Kapolda Bengkulu Brigjen (Pol) Drs Sukirno melalui Dir Reskrim Kombes Pol Drs Sumartono J MM dan Kabid Humas Polda AKBP Drs Y Suyatmo BA kepada BE mengatakan, laporan korban sedang dipelajari dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(Bengkulu Ekspress, 2 Januari 2009)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6629841625806794614?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6629841625806794614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6629841625806794614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6629841625806794614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6629841625806794614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/bupati-bu-dipolisikan-mantan-pj-bupati.html' title='Bupati BU Dipolisikan Mantan Pj Bupati MM'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3446726412976436384</id><published>2009-01-01T02:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T08:31:35.983-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Peluru di Kantor PWI Bukan Standar Polri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DUA butir peluru yang menembus kantor PWI Bengkulu, diduga  bukan milik standar Polri.  Sebab terlihat sedikit mengembung atau membesar di bagian bawah proyektil tersebut.  Hal ini berdasarkan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh Unit Identifikasi Polres Bengkulu yang di back up Polda Bengkulu, serta penelitian sementara terhadap kasus penembakan kantor PWI tersebut.&lt;br /&gt;Hanya saja, hal itu baru dugaan sementara.  Sedangkan untuk hasil secara resminya, pihak penyidik masih menunggu dari penelitian kedua proyektil peluru itu di Puslabfor Palembang.&lt;br /&gt;"Jika kita lihat dari kasat mata, kedua proyektil peluru yang kita temukan di TKP itu, diduga bukan milik standar Polri.  Bisa saja dari pistol jenis rakitan.  Namun untuk hasil resminya, kita masih menunggu hasil penelitian dari Puslabfor Palembang," ujar Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Sukirno melalui Dir Reskrim Kombes Pol Drs Sumartono J MM dan Kabid Humas Polda AKBP Drs Y Suyatmo pada BE, kemarin.&lt;br /&gt;Dikatakan Suyatmo, sejauh ini pelaku penembakan terhadap  Kantor  PWI Bengkulu yang terletak di Jl Pembangunan Kelurahan Padang Harapan itu masih dalam pengejaran pihak Reskrim Polres Bengkulu yang diback  Polda Bengkulu.  "Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan kantor PWI tersebut. Langkah awalnya, dilakukan dengan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) dan proses penyelidikan polisi," jelas Kabid Humas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa motif penembakan kantor PWI tersebut?&lt;br /&gt;Diterangkan Kabid Humas, jika untuk motif, secara pasti pihaknya masih menunggu kelanjutan proses penyelidikan.  Hanya saja, untuk dugaan sementara, motif penembakan Kantor PWI itu ada kemungkinan salah sasaran atau orang iseng saja.  "Untuk motifnya, kita masih menunggu dari hasil penyelidikan.  Namun dugaan sementara, motifnya pelaku iseng atau salah sasaran," terang Suyatmo.&lt;br /&gt;Sebagaimana diberitakan kemarin, Minggu malam (28/12) sekitar pukul 23.30 WIB, Kantor  PWI (Persatuan Wartawan  Indonesia) Bengkulu diserang penembak misterius.&lt;br /&gt;Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat dua tembakan,  kaca pintu masuk utama bagian atas kantor PWI berserakan. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3446726412976436384?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3446726412976436384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3446726412976436384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3446726412976436384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3446726412976436384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/peluru-di-kantor-pwi-bukan-standar.html' title='Peluru di Kantor PWI Bukan Standar Polri'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1481942683129147277</id><published>2009-01-01T02:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T08:32:09.427-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Kantor PWI Diserang Penembak Misterius</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ENTAH apa motifnya, Minggu malam (28/12) sekitar pukul 23.30 WIB, Kantor  PWI (Persatuan Wartawan  Indonesia) Bengkulu diserang penembak misterius.&lt;br /&gt;Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat dua tembakan,  kaca pintu masuk utama bagian atas kantor PWI berserakan.&lt;br /&gt;Kejadian itu sendiri pertama kali diketahui Jaja, teknisi Kantor Berita Antara yang juga menjaga Kantor PWI.&lt;br /&gt;Menurut Jaja, malam itu dia tengah nonton TV di lantai II. Selagi asyik nonton TV,  dia mendengar suara letusan  sebanyak 2 kali.&lt;br /&gt;Awalnya,  Jaja yang lulus  tes CPNS Depag itu  tak begitu menghiraukan. Dia terus menonton TV dan kemudian pergi tidur. Hanya saja kemarin pagi, saat akan membuka  Kantor PWI sekitar pukul 09.00 WIB, dia sangat kaget. Pasal kaca-kaca  di ruangan depan PWI berserakan.  Selain itu, dari bagian atas pintu utama  terlihat kacanya sudah berlubang.&lt;br /&gt;Mengetahui hal itu, Jaja pun melaporkan kejadian itu kepada Ketua PWI Bengkulu Drs Riuslan Paguci dan wartawan senior Antara,  Zulkifli.  Selanjutnya,  Riuslan dan Zul pun menuju ke Kantor PWI. &lt;br /&gt;Setelah mendengar keterangan Jaja dan melihat kondisi ruangan PWI, Riuslan pun melaporkan kejadian itu ke Polda dan Polres. Begitu mendapat laporan,  Kapolres AKBP Budi Darmawan bersama tim olah TKP tiba di Kantor PWI. &lt;br /&gt;Tak berapa lama kemudian muncul Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs  Sukirno. Kapolda pun langsung memimpin olah TKP.  Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menemukan  proyektil peluru.&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasi Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs Sukirno mengungkapkan kalau melihat dari proyektil peluru yang ditemukan,  senjata yang digunakan pelaku jenis laras pendek. Hanya saja dia belum bisa memastikan senjata itu berasal dari TNI/Polri atau bagaimana.&lt;br /&gt;Dia juga belum mengetahui motif pelaku.‘’Kita selidiki dulu apa motifnya. Kalau menembak orang bisa jadi motifnya  faktor dendam. Kalau yang ditembakai  gedung bangunan apa maksudnya? Bisa jadi mau menakut-nakuti wartawan. Apalagi ini Kantor PWI,’’ ucap Kapolda.&lt;br /&gt;Senada dengan Kapolda, Kapolres AKBP Budi Darmawan pun mengatakan belum mengetahui motif penembakan itu. Sejauh ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.&lt;br /&gt;Sementara itu,  Ketua PWI Bengkulu Drs Riuslan Paguci menanggapi serius aksi penembakan itu. ’’Ini warning bagi kita. Oleh sebab itu saya minta para wartawan harus waspada,’’ terangnya.&lt;br /&gt;Menurutnya, bisa jadi penembakan itu dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab yang tak suka dengan pemberitaan wartawan ataupun memang tak suka dengan PWI. Namun saat ditanya pemberitaaan mana yang membuat ada pihak berang dengan wartawan hingga menembaki Kantor PWI, Riuslan Paguci tak bisa menduganya.&lt;br /&gt;"Saya kira selama ini pemberitaan-pemberitaan media di Bengkulu saat ini kondusif. Tak ada berita yang begitu panas seperti sebelum-sebelumnya.  Wartawan pun dalam pemberitaan sudah memberikan konfirmasi berimbang dengan berbagai pihak terkait,’’ terangnya.&lt;br /&gt;Terkait kejadian ini,  dalam waktu dekat,  PWI segera menggelar rapat khusus dengan semua pengurus dan anggota. ‘’Kita akan kumpulkan semua kawan-kawan membahas masalah penembakan kantor PWI  ini,’’ katanya.&lt;br /&gt;Menyikapi kejadian penembakan itu,  Riuslan Paguci belum mau meminta pengamanan khusus pada pihak kepolisian. "Saya rasa pengamanan khusus itu belum perlu. Kita minta personil-personil wartawan saja harus waspada. Untuk pengamanan,  tadi Kapolda sudah mengatakan penjagaan Kantor PWI disamakan dengan pengamanan Korem," katanya.(166/010)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1481942683129147277?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1481942683129147277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1481942683129147277' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1481942683129147277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1481942683129147277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/kantor-pwi-diserang-penembak-misterius.html' title='Kantor PWI Diserang Penembak Misterius'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4915742049895457808</id><published>2009-01-01T02:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T08:35:03.589-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Heboh, Ikan Paus Terdampar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;WARGA Pasar Bengkulu pagi kemarin dibikin heboh.  Pasalnya 3 nelayan setempat menemukan ikan raksasa yang biasa disebut warga setempat ikan duyung kerbau.  Warga lebih heboh karena banyak yang menyebut ikan ini sebagai ikan paus.&lt;br /&gt;Ikan duyung ini pertama kali ditemukan di bibir pantai sekitar pukul 06.00 WIB oleh 3 nelayan Pasar Bengkulu, yakni Ibrahim S atau yang biasa disapa Buyung, Idil dan Zainuris.&lt;br /&gt;"Waktu itu kami perginyo betigo kek Idil dan Zainuris," kata Buyung dengan logat Bengkulunya.&lt;br /&gt;Saat hendak melaut, cerita Buyung, baru sekitar 30 meter dari bibir pantai, kira-kira di depan Masjid Al Mujahidin, mereka melihat ada benda yang mencurigakan sedang memukul-mukul air.  Penasaran ingin mengetahui benda itu, Buyung pun menuju ke benda tersebut.  Setibanya di titik benda itu ia melihat ada ''ikan paus'' yang sedang mengepak-ngepakkan ekornya.&lt;br /&gt;"Sebelumnya, kito sudah berupaya mengajak ikan paus itu ke tengah laut lagi. Tapi 3 kali dicubo ternyato ikan itu idak ndak. Akhirnya, kami ikat dan kami bawa menuju daratan,'' cerita Buyung.  Sampai di darat, ikan ini pun menjadi tontonan warga.&lt;br /&gt;Dari pantauan BE di lapangan, ikan duyung kerbau yang berwarna hitam keabu-abuan ini berukuran panjang sekitar 2,5 meter, dengan diameter sekitar 50 cm dan berat diperkirakan lebih dari 200 Kg.  Tampak ada bekas luka yang diduga warga bekas luka tombak di bagian bawah dekat ekor dan sirip kirinya.  Diduga karena luka ini ikan duyung kerbau ini berlari hingga ke permukaan dan di bawa ombak dan angin badai yang terjadi kemarin malam.&lt;br /&gt;Oleh warga setempat, setelah bertanya pada pemuka adat dan orang-orang tua, akhirnya ikan duyung itu dipotong.  Langkah tersebut diambil mengingat tak baik membiarkan hewan laut itu mati begitu saja.&lt;br /&gt;"Setelah dibacokan doa, ikan itu terus dipotong dan dikubur di pantai itu jugo," kata Buyung.  Hanya saja, tak semua badan ikan tersebut dikuburkan.  Ada sebagian warga yang berinisiatif mengambil daging ikan itu untuk dikonsumsi.&lt;br /&gt;"Sebagian daging ikan itu diminta warga untuk diolah," jelasnya.&lt;br /&gt;Di sisi lain, buyung yang mengaku sudah 2 kali bertemu dengan ikan sejenis ini mengaku penemuan ini merupakan kabar baik.  Karena mereka sudah berupaya mengajak ikan tersebut kembali ke laut.  Tapi ternyata ikan tersebut tak mau. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4915742049895457808?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4915742049895457808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4915742049895457808' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4915742049895457808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4915742049895457808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/heboh-ikan-paus-terdampar.html' title='Heboh, Ikan Paus Terdampar'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1114811364521014396</id><published>2009-01-01T02:30:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T08:34:23.539-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Gubernur Bengkulu Diperiksa Hingga Malam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;GUBERNUR Bengkulu Agusrin M. Najamudin akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung. Dia dipanggil dalam kapasitas sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan dana bagi hasil (DBH) pajak bumi dan bangunan/bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (PBB/BPHTB) di provinsi yang dia pimpin.&lt;br /&gt;Pemanggilan Agusrin tersebut merupakan yang kedua. Sebelumnya, 24 November lalu, pemeriksaan urung dilakukan karena Agusrin menunaikan ibadah haji. Kemarin (30/12), dia datang ke Gedung Bundar pukul 09.25 dan diperiksa hingga pukul 19.20.&lt;br /&gt;Setelah diperiksa, Agusrin mengaku siap dihukum jika terbukti bersalah melakukan korupsi. Namun, dia membantah telah ada korupsi senilai Rp 21,3 miliar. ’’Insya Allah tidak ada kerugian negara seperti yang dituduhkan. Saya tidak pernah melakukan korupsi seperti yang dituduhkan itu,’’ tegas Agusrin.&lt;br /&gt;Dalam pemeriksaan, dia dicecar 23 pertanyaan oleh tim penyidik yang diketuai Faried Haryanto. Dia menyatakan telah mengklarifikasi semua data di Kejagung. ’’Saya berterima kasih akhirnya bisa mengklarifikasi data-data itu. Tapi, sebagian besar data yang ada tidak valid dan tidak benar,’’ ungkapnya.&lt;br /&gt;Dia lantas mencontohkan dengan pertanyaan apakah dirinya mengetahui adanya pembukaan rekening. Demikian pula dengan pertanyaan apakah ada kerugian negara di Provinsi Bengkulu. ’’Jadi, saya lebih banyak mengklarifikasi apa yang mereka sampaikan,’’ terangnya.&lt;br /&gt;Agusrin juga membantah adanya aliran dana ke Partai Demokrat. ’’Bagaimana mungkin sebuah aliran dana masuk ke mana-mana, sementara dana yang dialirkan tidak ada. Tidak ada kerugian negara di Provinsi Bengkulu,’’ tegasnya. Agusrin merupakan ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu.&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy tidak mempermasalahkan Agusrin tidak mengakui perbuatannya. ’’Perkara dia ngaku atau tidak, bukan urusan kita. Tapi, kami punya bukti pemeriksaan saksi-saksi dan surat-surat,’’ tegasnya.&lt;br /&gt;Rencananya, Agusrin menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejagung hari ini dalam kasus yang dikenal dengan Dispendagate tersebut.&lt;br /&gt;Kasus itu bermula ketika Provinsi Bengkulu mendapatkan dana bagi hasil PBB/BPHTB Rp 27.607.351.417 pada 2006. Dana tersebut seharusnya masuk ke rekening kas umum daerah pada BPD Bengkulu. Namun, dengan surat No 900/2228/DPD.I tanggal 22 Maret 2006, Gubernur Agusrin mengajukan kepada menteri keuangan tentang penambahan rekening pada BRI Cabang Bengkulu, yakni rekening nomor 00000115-01001421-30-3 atas nama Dispenda Provinsi Bengkulu.&lt;br /&gt;Dengan adanya rekening ’’penampungan’’ itu, dana tersebut bisa leluasa digunakan Rp 21.323.420.895,66 oleh Chairudin yang menjabat Kadispenda Provinsi Bengkulu. Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan kegiatan yang belum dianggarkan dalam APBD. Perkara Chairudin telah diputus Pengadilan Negeri Bengkulu dengan pidana setahun penjara. (Bengkulu Ekspress, 30 Desember 2008)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1114811364521014396?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1114811364521014396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1114811364521014396' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1114811364521014396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1114811364521014396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2009/01/gub-diperiksa-hingga-malam.html' title='Gubernur Bengkulu Diperiksa Hingga Malam'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2115151045297926740</id><published>2008-12-26T09:56:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T10:01:39.654-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>GUBERNUR BENGKULU SIAP DIPERIKSA KEJAGUNG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SVUbVCOmi4I/AAAAAAAAADA/0F1YTLvcFk4/s1600-h/seluma+bup-gub.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 106px; height: 78px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SVUbVCOmi4I/AAAAAAAAADA/0F1YTLvcFk4/s320/seluma+bup-gub.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284159785978465154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERKAIT&lt;/span&gt; rencana Kejaksaan Agung (Kejagung) yang akan memeriksa dirinya 30 Desember nanti,  Gubernur Bengkulu H Agusrin M Najamudin ST yang ditetapkan sebagai tersangka Dispenda Gate menegaskan hal itu sesuai permintaannya secara khusus kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, dia selalu siap untuk diperiksa.&lt;br /&gt;""Kapan saja dimana saja saya sudah siap," ungkapnya pada wartawan disela-sela kepulangan ke Bengkulu setelah menunaikan ibadah haji dan menerima penghargaan dari Presiden SBY.&lt;br /&gt;Menurutnya, berlarut-larutnya kasus ini jelas tidak menguntungkan dirinya secara pribadi maupun masyarakat Bengkulu. "Apalagi ke depan ada agenda politik. Hal ini jika tidak dituntaskan akan menjadi konsumsi politik. Apalagi saya merupakan kepala daerah sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu," kata Agusrin.&lt;br /&gt;Sebenarnya, seluruh fakta dan data sudah dia ungkapkan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu beberapa waktu lalu. Selain itu saksi-saksi juga sudah memberikan keterangan sesuai keterangan mereka di Kejati Bengkulu. "Tetapi walau demikian saya siap memberikan keterangan. Ini demi tuntasnya persoalan. Sehingga masyarakat Bengkulu mana yang benar dan salah dalam kasus ini," terang Pak Haji.&lt;br /&gt;Dia sendiri yakin, kebenaran tak pernah tertukar. Apalagi dalam kasus ini sebenarnya kerugian negara sudah tak ada lagi. Selain itu, dalam persidangan di PN dan PT Bengkulu, dia tak terbukti bersalah.&lt;br /&gt;Sementara itu, sebelumnya, Kapuspenkum Kejagung Jasman Pandjaitan SH mengungkapkan&lt;br /&gt;setelah Gubernur Bengkulu pulang dari haji, dia akan langsung diperiksa. Sejauh ini,  surat pemanggilan kedua sudah dilayangkan ke Kantor Perwakilan Bengkulu di Jakarta. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Bengkulu Ekspress, 26 Desember)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2115151045297926740?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2115151045297926740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2115151045297926740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2115151045297926740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2115151045297926740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/gubernur-bengkulu-siap-diperiksa_26.html' title='GUBERNUR BENGKULU SIAP DIPERIKSA KEJAGUNG'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SVUbVCOmi4I/AAAAAAAAADA/0F1YTLvcFk4/s72-c/seluma+bup-gub.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3143192688759689023</id><published>2008-12-26T07:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T07:44:43.016-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>BP Ainun P16, Penyidik Kumpulkan BB</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH&lt;/strong&gt; diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (18/12) lalu, berkas perkara (BP) kasus pembunuhan Suradi Budiman SSos dengan tersangka, Ainun belum dinyatakan lengkap (P21). Sejauh ini, pihak Kejari Bengkulu masih membutuhkan barang bukti (BB) tambahan dan beberapa kronologis kasus yang dianggap masih perlu diperbaiki. "Berkasnya sudah kita terima Kamis lalu. Namun karena masih ada yang kurang dan perlu diperbaiki, terpaksa BP tersebut kita kembalikan ke penyidik kepolisian untuk dilengkapi," kata Kajari Bengkulu Rodip Sukarman SH melalui Kasi Pidum Azhari SH didampingi Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lasmarohana SH kemarin.&lt;br /&gt;Diterangkan Lasmarohana, pengembalian berkas tersebut bukan berarti pihaknya mempersulit penyidik kepolisian dalam merampungkan BP tersebut. Namun terlebih kepada kelengkapan berkas dan hal ini terkait dengan pembuktian kasus di persidangan nantinya. "Kita bukan mempersulit. Namun setelah dicermati, memang ada beberapa yang semestinya dijadikan BB, tapi tak dilampirkan. Seperti, baju yang dikenakan tersangka pada saat terjadinya pembunuhan dan keberadaan keempat anak korban dan tersangka saat kedatangan Ed (masih buron, red) ke rumah Ainun," jelas Lasmarohana.&lt;br /&gt;Selain itu, dia juga meminta kepada penyidik kepolisian untuk melengkapi BB berupa surat-surat mobil tersangka yang dijadikan alat untuk mengangkut mayat korban dan kemudian dibuang di aliran Sungai Rupat. "Menurut informasi yang kami terima memang mobil itu masih kredit. Tapi kita perlu kejelasan soal itu," tegasnya.&lt;br /&gt;Kan petunjuk rekonstruksi sudah cukup jelas?&lt;br /&gt;Diakui Lasmarohana, rekonstruksi memang bisa menjadi petunjuk kuat dalam kasus pembunuhan ini. Namun yang harus dipahami, pihak penyidik tak mempunyai bukti kuat yang disertai dengan keterangan saksi langsung yang melihat peristiwa pembunuhan tersebut. "Semuanya kan masih sebatas petunjuk, tidak bisa dikatakan sebagai bukti. Apalagi sampai saat ini pelaku Ed belum tertangkap. Jadi tak ada satu saksi pun yang melihat kejadian tersebut. Padahal sesuai KUHAP untuk membuktikan suatu perkara, harus ada dua orang saksi atau lebih yang melihat langsung kejadian," jelasnya. Dikhawatirkan, lanjut Lasmarohana, dalam persidangan nantinya bisa saja tersangka mencabut semua keterangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). "Kalau sudah begini, kita kan repot. Sebab kita punya tanggung jawab untuk membuktikan kasus ini di persidangan nanti," tandas Lasmarohana.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Aiptu Elmi Johannes membenarkan terkait pengembalian berkas (P16) pembunuhan dengan tersangka Ainun tersebut. Sejauh ini, pihaknya masih melengkapi beberapa BB yang diminta pihak JPU. Terkait dengan masa penahanan tersangka, lanjut Kapolsek, akan berakhir pada 22 Desember besok. Hanya saja, jauh-jauh hari sebelum masa penahanan tersebut berakhir, pihaknya sudah mengantisipasi dengan telah mengajukan surat perpanjangan masa penahanan. "Mudah-mudahan saja sebelum berakhir masa penahanan ketiga ini nanti, BP-nya sudah dinyatakan lengkap," harap Kapolsek. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3143192688759689023?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3143192688759689023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3143192688759689023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3143192688759689023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3143192688759689023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/bp-ainun-belum-lengkap-penyidik.html' title='BP Ainun P16, Penyidik Kumpulkan BB'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2155218908611198900</id><published>2008-12-26T07:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T07:11:01.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Heboh, Mayat Ditemukan Membusuk</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;WARGA Jalan RE Martadinata RT 31 Kelurahan Pagar Dewa, sekitar pukul 10.00 WIB kemarin heboh. Ini setelah belasan warga menemukan sesosok mayat tak dikenal di sebuah rumah kosong milik Chairuddin, salah seorang warga yang tinggal di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Belum diketahui pasti apa penyebab dan siapa sebenarnya pria yang ditemukan telah tewas dalam keadaan membusuk tersebut. Namun ada dugaan, pria yang berumur sekitar 30 tahun itu memiliki keterbelakangan mental.&lt;br /&gt;Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK ketika ditemui kemarin membenarkan soal penemuan mayat tersebut. Menurutnya, usai mendapat laporan dari warga pihaknya langsung bergerak ke TKP (tempat kejadian perkara) untuk melakukan olah TKP. Setelah jenazah korban dievakuasi, kemudian mayat tersebut langsung dibawa ke kamar mayat RSUD M Yunus Bengkulu. "Setelah menghimpun keterangan dari beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, ada dugaan pria tersebut mengalami keterbelakangan mental. Namun untuk pastinya, kita masih membutuhkan keterangan resmi dari tim medis. Sejauh ini, data dari beberapa saksi masih kita kumpulkan," jelas Ramon.&lt;br /&gt;Sebagai data sementara, menurut Ramon, pihaknya menyimpulkan tak ada unsur kekerasan terkait dengan kematian korban. Ada dua hal yang menjadi dugaan pihak kepolisian yakni, korban meninggal karena sakit atau bahkan meninggal karena kelaparan. "Terlepas dari hal itu, kita meyakini korban mempunyai sanak saudara. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melapor ke Polsek atau langsung mengecek jenazah korban di kamar mayat RSUD M Yunus," harapnya. Selain itu, lanjut Ramon, berdasarkan kondisi mayat yang sudah membusuk, pihaknya memperkirakan pria misterius itu telah meninggal selama 15 hari.&lt;br /&gt;Di sisi lain, menurut keterangan beberapa warga yang ditemui di sekitar lokasi kejadian, peristiwa penemuan mayat itu bermula ketika beberapa warga mencium bau busuk dari dalam rumah yang sudah tak berpenghuni sekitar 1,5 tahun tersebut. Curiga dengan kondisi itu, belasan warga kemudian langsung melakukan pengecekan. Setelah dicek, ternyata sesosok mayat sudah terbujur kaku dan membusuk di salah satu ruangan bagian atas rumah. "Rumah itu memang sudah sekitar 1,5 tahun tak ditunggu. Saat jenazah korban ditemukan, semua pintu rumah tersebut dalam keadaan terkunci. Hanya ada satu jendela yang terbuka," ujar warga setempat yang mengaku bernama Zul (28).&lt;br /&gt;Pantauan BE,  hingga sekitar pukul 16.30 WIB kemarin sore, jenazah pria misterius tersebut masih berada di kamar mayat RSUD M Yunus Bengkulu. Belum ada satu pun warga yang mengakui kalau pria yang ditemukan menggunakan baju kaos warna merah dan celana panjang warna cream tersebut bagian dari keluarga mereka. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2155218908611198900?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2155218908611198900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2155218908611198900' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2155218908611198900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2155218908611198900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/heboh-mayat-ditemukan-membusuk.html' title='Heboh, Mayat Ditemukan Membusuk'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3606711222753201407</id><published>2008-12-23T03:08:00.000-08:00</published><updated>2010-08-31T10:48:55.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>"All About We"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BETAPA&lt;/span&gt; indahnya kebersamaan karena Allah, persaudaraan karena keimanan kita. Tali yang mengikat kita adalah kesatuan pemahaman dan kesamaan tujuan. Kebersamaan ini, yang pernah disinggung dalam beberapa sabda Rasulullah saw. Bahwa setiap Muslim yang mengikhlaskan kecintaannya kepada saudaranya karena Allah, tanpa alasan lainnya, maka ia akan memperoleh pahala agung dan keridhaan dari-Nya. Allah Maha Besar…. Bagi-Nya segala puji syukur sepenuh langit dan bumi, yang menuntun kita hingga di sini, sampai saat ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dengarkanlah hadits-hadits dari kekasih Allah swt berikut ini, "Sesungguhnya Allah berfirman di hari kiamat, "Di mana orang-orang yang saling mencintai karena Keagungan-Ku? Hari ini Aku naungi mereka dengan naungan-Ku di saat tak ada naungan lain kecuali naunganKu" (HR Muslim). Pada kesempatan lain, Rasul saw mengatakan, "Barangsiapa yang ingin mencicipi manisnya keimanan, hendaklah ia mencintai seseorang, yang tidak ia cintai kecuali karena Allah." (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;Dan dalam haditsnya yang lain beliau bersabda, "Tidaklah seorang hamba Allah mencintai hamba Allah karena Allah, kecuali ia akan dimuliakan oleh Allah." Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang mendapat naunganNya di hari itu….&lt;br /&gt;Jangan bosan dan jangan berhenti untuk terus membersihkan diri, karena sebenarnya, di sanalah inti kekuatan ikatan kebersamaan kita. Kekotoran hati akan membuat kebersamaan kita menjadi gersang dan mudah tersulut. Sementara kebersihan hati membuat kebersamaan ini menjadi sejuk dan semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;Mari bersihkan diri dengan bertaubat. Amatilah sebagian pelajaran yang disampaikan Ibnu Hajar Al Asqalani, dalam kitab Al Isti’dad Liyaumil Ma’ad tentang 10 sikap yang harus dilakukan seorang yang bertaubat. Yaitu mengucapkan istighfar secara lisan, menyesali perbuatan dosa di dalam hati, memutuskan prilaku dosa dari badan, bertekad untuk tidak kembali melakukan kemaksiatan, mencintai akhirat, membenci dunia, sedikit bicara, sedikit makan dan minum untuk menggali ilmu, banyak beribadah, dan sedikit tidur.&lt;br /&gt;Menurut Imam Ibnu Hajar, empat sikap pertama, yakni mengucapkan istighfar secara lisan, menyesali perbuatan dosa di dalam hati, memutuskan prilaku dosa dari badan, bertekad untuk tidak kembali melakukan kemaksiatan, merupakan syarat yang harus dilakukan oleh siapa pun yang bertaubat.&lt;br /&gt;Sedangkan sikap kelima dan keenam, yakni cinta akhirat dan membenci dunia adalah hasil yang wajar dan buah dari taubat yang bersih dan tulus kepada Allah. "Orang yang bertaubat dengan benar kepada Allah adalah orang yang menggantungkan hatinya pada Ar-Rahman dan Pemberi Nikmat yang tak pernah terlintas dalam pikiran manusia. Karena itulah orang yang bertaubat pasti zuhud terhadap dunia. Ia takkan bisa tertipu lagi seperti sebelumnya. Ia tidak bersedih jika ditinggalkan dunia dan tidak gembira jika didatangi oleh dunia. Ini disebabkan dominannya perasaan tergantung pada akhirat dalam hatinya," demikian urai Ibnu Hajar.&lt;br /&gt;Sikap ketujuh, bukan berarti diam dan bisu lalu tak berhubungan dengan manusia. Tapi maksudnya adalah sangat hati-hati dalam melakukan apa pun yang dikeluarkan dan dimasukkan melalui mulut orang yang bertaubat tidak akan berbicara kecuali bila pembicaraannya bisa menjadikannya diridhai Ar-Rahman dan ia sangat takut kepada Allah setelah bertaubat. Ibnu Hajar mengatakan, "Ia mungkin akan lebih banyak berdzikir yang bisa mendatangkan cinta Allah karena ia merasa tidak punya waktu cukup untuk membicarakan selain-Nya."&lt;br /&gt;Sikap kedelapan dan kesembilan, yaitu sedikit makan dan minum serta banyak beribadah, sikap yang saling terkait. Sedikit makan dan minum adalah ciri perhatian orang yang memperhatikan kesehatan tubuhnya. Ia tahu bahwa orang yang sakit takkan mampu melakukan ibadah. Makanan adalah salah satu sebab yang banyak menimbulkan sakit, dan bila dilakukan tanpa kontrol akan mengurangi semangat beribadah.&lt;br /&gt;Sikap yang terakhir, sedikit tidur, adalah karena orang yang bertaubat merasakan waktunya sangat sedikit dan usianya tidak panjang. Terlalu banyak waktu yang terbuang untuk memperbanyak tidur. “Mereka adalah orang yang berpikir akan memerangi tidur sejauh yang ia mampu melakukannya kemudian menyibukkan diri dengan memperbanyak amal ihadah dan taqarrub kepada Allah." jelas Imam Ibnu Hajar. Adakah kita termasuk orang yang memiliki sikap-sikap pelaku taubat sejati seperti dijelaskan Imam Ibnu Hajar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;Imam Ibnul Qayyim rohimahullahi pernah menyebutkan, ada orang yang diberikan Allah surga di dunia kemudian ia memiliki simpanan kenikmatan surga di akhirat. Mereka disebut oleh Ibnul Qayyim sebagai raja akhirat dan orang yang paling bahagia di dunia. "Mereka orang-orang yang hatinya memandang kefakiran menjadi kekayaan bersama Allah. Memandang kekayaan sebagai kefakiran tanpa Allah. Memandang kemuliaan menjadi kehinaan tanpa Allah. Memandang kehinaan menjadi kemuliaan bersama Allah. Memandang siksaan sebagai kenikmatan bersama Allah. Ia tak melihat kehidupan sebagai kebaikan, kecuali dengan bersama Allah.&lt;br /&gt;Sebaliknya, hidup menjadi kematian, kesedihan, kesengsaraan dan kegelisahan selama tidak bersama Allah. Itulah orang-orang yang mendapatkan dua surga. Surga dunia yang didahulukan, dan surga hari kiamat di akhirat."&lt;br /&gt;Ya Allah, saksikan kebersamaan kami bersama-Mu dijalan ini. Kuatkan kami untuk tidak bercerai-berai saat mengalami kelapangan dan kesenangan. Satukan kami ketika menghadapi kesempitan dan kesulitan. Kami ingin memiliki sifat seperti yang diucapkan utusan-Mu, pemimpin kami, Rasulullah saw, "Selama Engkau tidak murka kepadaku, aku takkan pernah peduli apa pun yang aku alami." (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3606711222753201407?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3606711222753201407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3606711222753201407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3606711222753201407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3606711222753201407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/all-about-we.html' title='&quot;All About We&quot;'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1857018090074777850</id><published>2008-12-22T09:36:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T09:47:53.530-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dokumenter'/><title type='text'>Pesona Lebong Tandai</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SU_RJ93OFLI/AAAAAAAAABg/b7IrSyq_3Rk/s1600-h/penambang+membawa+batu+emas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SU_RJ93OFLI/AAAAAAAAABg/b7IrSyq_3Rk/s320/penambang+membawa+batu+emas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282670857084081330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seorang penambang sedang membawa batu emas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TANAH&lt;/span&gt; pegunungan dalam gugusan bukit barisan yang indah menjadi semakin mempesona karena mengandung butiran logam mulia di dalamnya. Kenyataan inilah yang membawa bangsa Belanda membuka tambang emas dan melakukan eksplorasi selama bertahun-tahun di wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Lebong ini. Aktifitas penambangan dengan cara tradisional akan dapat menyadarkan kita betapa aktifitas kehidupan dimulai dari sesuatu yang begitu sederhana. Dengan melakukan lawatan ke kawasan ini bukan hanya akan menyegarkan fikiran, tetapi juga dapat menjadi media untuk membuat manusia semakin menyadari betapa  kayanya Sang Pencipta Alam.&lt;br /&gt;Berwisata di kawasan tambang emas Lebong Tandai sangat menggoda bagi para traveller dan back-packer yang bermaksud mencari sensasi alternatif dalam travelling yang dilakukannya. Disamping dapat melakukan rekam jejak terhadap aktifitas penambangan di kawasan ini, pengunjung masih dapat menikmati aktifitas penambangan tradisional oleh masyarakat yang dilakukan turun-temurun. Sebagai extra experience pengunjung dapat menikmati suasana mandi bebas di sungai alam yang ternyata airnya hangat dan menyembuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1857018090074777850?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1857018090074777850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1857018090074777850' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1857018090074777850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1857018090074777850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/pesona-lebong-tandai.html' title='Pesona Lebong Tandai'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SU_RJ93OFLI/AAAAAAAAABg/b7IrSyq_3Rk/s72-c/penambang+membawa+batu+emas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1887578801218633125</id><published>2008-12-22T08:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:39:30.443-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Kerugian Negara Korupsi NUSSP Dinilai Tidak Sah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KERUGIAN&lt;/span&gt; negara dalam kasus dugaan korupsi Neighborhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP) yang mendudukkan dua tersangka, Eric Fahmi dan Narsito dinilai tidak sah. Sebab hitungan kerugian negara yang mencapai Rp 495 juta lebih tersebut bukanlah merupakan hitungan resmi dari BPKP Bengkulu. Sedangkan soal audit kerugian negara, hal itu merupakan wewenang BPKP dan bisa dikatakan sah apabila merupakan hasil audit BPKP atau BPK. Hal ini disampaikan kuasa hukum kedua tersangka, Aizan SH MH dan Junaidi Ali Jahar SH dalam eksepsi yang dibacakan di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin.&lt;br /&gt;Selain mencermati soal hitungan kerugian negara, di depan Majelis Hakim yang diketuai Susanto SH dengan anggota Mas'ud SH dan Wuryanta SH, kuasa hukum kedua tersangka juga menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum JPU, Jijitinwikhaji SH dan Yordan Mahendra Betsi SH kabur. Sehingga hal ini membuat surat dakwaan menjadi error in persona (salah sasaran). Terlebih, uang yang diduga telah dikorupsikan kedua kliennya itu merupakan hak koorporasi dan tidak bisa dianggap merupakan kerugian negara. "Kalau pun ada yang merasa dirugikan, seharusnya itu adalah anggota koorporasi. Uang tersebut merupakan hak koorporasi dalam hal ini BKM Bunga Roos dan semua item pekerjaan dalam proyek tersebut sudah dikerjakan dan diserahterimakan," jelas pengacara kedua tersangka. Dengan demikian, lanjutnya, tindakan JPU yang telah menjerat kedua kliennya dengan Pasal 2 jo Pasal 18 ayat (1) sub b (2) (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 22 ayat (1) ke-1 KUHP tidak dapat berlaku dalam perkara ini. "Baik dakwaan kesatu dan kedua, secara umum kami menilai dakwaan JPU kabur dan tidak mendasar. Apalagi dalam hal hitungan kerugian negara," kata Junaidi Ali Jahar.&lt;br /&gt;Sekadar mengingatkan, November 2006 proyek NUSSP di Kelurahan Kebun Ros mulai dikerjakan dan selesai pada akhir Desember 2006. Selanjutnya, 7 Januari 2007 Bendahara UPK-BKM Bunga Roos, Narsito dan Eric Fahmi menutup buku Kas Umum BKM dengan saldo sebesar Rp 1.100 dan saldo bank sebesar Rp 1.224.017. Namun seteleha diselidiki, ternyata saldo tersebut tidaklah benar. Hal ini diketahui, setelah dilakukan pengecekan melalui rekening koran BKM Bunga Roos pada Bank Mandiri A Yani pada tanggal 7 Januari 2007, masih menyisakan saldo sebesar Rp 46.801.447. Atas perbuatan kedua terdakwa, JPU menyimpulkan telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 49.045.250. Di sisi lain, usai pembacaan eksepsi kemarin, Majelis Hakim PN Bengkulu kemudian menunda acara persidangan dan akan dilanjutkan dengan pembacaan tanggapan eksepsi oleh JPU. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1887578801218633125?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1887578801218633125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1887578801218633125' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1887578801218633125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1887578801218633125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/kerugian-negara-korupsi-nussp-dinilai.html' title='Kerugian Negara Korupsi NUSSP Dinilai Tidak Sah'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7391649886279435863</id><published>2008-12-21T07:42:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:41:09.600-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Bus Masuk Jurang, 12 Tewas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tulisan ini dikutip dari Harian Bengkulu Ekspress Edisi 20 Desember 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;BINTUHAN, BE &lt;/span&gt;- Maksud hati ingin merayakan pernikahan di Bunga Mas Bengkulu Selatan (BS), tapi apa daya di tengah jalan, bus  PO Penantian Utama nopol BE 2334 FC  yang dicarter keluarga besar Ami (27) Desa Tanjung Baru Ranau, OKU  (Ogan Komering  Ulu) dan Tita Meranti (25) warga Desa Padangjawi Bunga Mas BS terperosok ke jurang sedalam 61  M di kawasan Tebing Batu Syech Manula Pugung Kecamatan Lemong, Lampung Barat (Lambar)--tak jauh dari perbatasan Kaur-Lambar.&lt;br /&gt;Akibat kejadian kemarin siang sekitar pukul 12.30 WIB itu, 12 penumpang bus meninggal dunia, 24 korban luka-luka dan terpaksa dirawat di Puskesmas Nasal.&lt;br /&gt;Menurut keterangan Kapolsek Pesisir Utara AKP M Irwan IS mendampingi Kapolres Lambar  AKBP Muhammad Muslim Siregar SIK mengungkapkan bus itu membawa 38 penumpang. Dari 12 orang meninggal dunia, tujuh meninggal di tempat kejadian dan lima lainnya menghembuskan  napas di Puskesmas Nasal Kaur Bengkulu.&lt;br /&gt;"Identitas para  korban masih kita data. Tapi secara keseluruhan korbannya kita larikan ke Puskesmas  Nasal," imbuhnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lambar  AKP Jenny Lappy mendampingi Kapolres Lambar menambahkan begitu mendapat laporan pihaknya   bersama langsung ke lokasi. Hingga tadi malam pihaknya masih melakukan olah TKP.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Kapolres Kaur AKBP Hary Sudwijanto SIK MSi melalui Kasat Lantas Polres Kaur Iptu  Sigit saat dikonfirmasi mengatakan 12 korban meninggal sudah dievakuasi ke Muara Dua OKU. Sedangkan korban luka-luka sudah dirujuk ke RSUD Liwa.&lt;br /&gt;Dikatakanya, kejadian ini diduga karena sopir bus carteran itu, Erwin Julian (24)  warga Desa Sukarame Kecamatan Bandingagung Oku Selatan tak menguasai medan jalan. Selain itu, saat di tikungan Tebing Batu, rem mobil blong. Sementara itu, dijelaskannya,  bus itu dicarter oleh keluarga besar pasangan pengantin, Tita Meranti dan Ami. Mereka bermaksud menuju Desa Padangjawi Kecamatan Bunga Mas BS.&lt;br /&gt;Ditambahkan Kapolres Lambar AKBP Muhammad Muslim Siregar SIK ketika dihubungi BE via telepon berdasarkan keterangan yang diperoleh,  saat berada di TKP, sopir bus tersebut  memperkirakan kalau ruas jalan yang akan mereka lalui masih merupakan tanjakan.  Namun kenyataannya, ruas jalan yang dilalui yakni turunan. "Waktu itu sopir bus panik. Hingga akhirnya mobil terperosok ke jurang," katanya.&lt;br /&gt;Sebelum jatuh ke dasar jurang, bus sempat berguling sebanyak 4 kali.  "Sopir dan kernet selamat. Keduanya mengalami luka ringan dan kini sudah diamankan," katanya.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan kedua pengantin?&lt;br /&gt;Masih menurut Kapolres, kedua pengantin dalam keadaan  selamat. Hanya saja keduanya mengalami luka-luka. "Terkait kejadian ini kita sudah berkoordinasi dengan Polres Kaur. Sedangkan penyidikan menjadi tanggung jawab kita," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Evakuasi&lt;br /&gt;Sementara itu, karena kondisi medan yang sangat berat, proses evakuasi korban memakan waktu 3 jam. Proses evakuasi ini dilakukan oleh warga sekitar TKP, anggota Polres Kaur dan Lambar. Setelah para korban meninggal dan luka-luka ditemukan, selanjutnya korban dibawa ke  Puskesmas Nasal. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(010/013)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7391649886279435863?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7391649886279435863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7391649886279435863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7391649886279435863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7391649886279435863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/bus-masuk-jurang-12-tewas.html' title='Bus Masuk Jurang, 12 Tewas'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-7618802283349380984</id><published>2008-12-18T06:58:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:41:29.973-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Terdakwa Korupsi NUSSP Diadili</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kerugian Negara &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp 49 Juta Lebih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DUA&lt;/span&gt; terdakwa dugaan korupsi Neighborhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP), Eric Fahmi dan Narsito kemarin diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jijitinwikhaji SH dan Yordan Mahendra Betsi SH ke hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu diketuai Susanto SH dengan anggota Wuryanta SH dan Mas'ud SH. Kedua terdakwa yang diajukan dalam berkas perkara terpisah ini, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi yang telah menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu koorporasi.  &lt;br /&gt;Dalam dakwaan kesatu JPU, kedua terdakwa yang bertindak sebagai Ketua dan Bendahara BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) Bunga Roos ini dijerat dengan Pasal 2 jo Pasal 18 ayat (1) sub b (2) (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 22 ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan dalam dakwaan kedua, perbuatan kedua terdakwa diatur dalam Pasal 9 UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.&lt;br /&gt;Dijelaskan JPU, perbuatan kedua terdakwa bermula ketika tahun 2006 lalu beberapa kelurahan di Kota Bengkulu mendapatkan proyek NUSSP. Proyek NUSSP adalah suatu konsep untuk pembangunan perumahan dan perbaikan lingkungan pemukiman kumuh yang dilandasi oleh pemberdayaan masyarakat. Melalui proyek NUSSP ini, proses pembangunan dimulai pada kelurahan yang memiliki area kumuh.&lt;br /&gt;Pengelolaan proyek NUSSP di Keluarahan Kebun Ros kemudian dikelola oleh BKM Bunga Roos dengan ketua, Eric Fahmi dan bertindak sebagai Bendahara BKM, Narsito. Hal ini dilandasi dengan penandatangan SP3 (Surat Perjanjian Pemberian Proyek) yang dilakukan Eric Fahmi dengan Ir Fajarlina selaku Ketua LCO-NUSSP Kota Bengkulu. Dalam 3 paket proyek yang dikerjakan tersebut, setelah dipotong pajak, BKM Bunga Roos menerima dana sebesar Rp 578.421.072. Dana sejumlah itu kemudian dicairkan melalui beberapa tahap pencairan.&lt;br /&gt;Singkatnya, sekitar bulan November 2006 proyek NUSSP di Kelurahan Kebun Ros mulai dikerjakan dan selesai pada akhir Desember 2006. Selanjutnya, 7 Januari 2007 Bendahara UPK-BKM Bunga Roos, Narsito dan Eric Fahmi menutup buku Kas Umum BKM dengan saldo sebesar Rp 1.100 dan saldo bank sebesar Rp 1.224.017. Namun seteleha diselidiki, ternyata saldo tersebut tidaklah benar. Hal ini diketahui, setelah dilakukan pengecekan melalui rekening koran BKM Bunga Roos pada Bank Mandiri A Yani pada tanggal 7 Januari 2007, masih menyisakan saldo sebesar Rp 46.801.447.&lt;br /&gt;Dana sisa tersebut kemudian dipindahkan Narsito atas dasar perintah Eric Fahmi ke rekening salah seorang anak Eric Fahmi di Bank Bengkulu. Bahkan setelah dilakukan penyelidikan selanjutnya, beberapa paket proyek sepertihalnya dengan pengerjaan 5 unit sumur bor ternyata diborongkan kedua terdakwa dengan saksi Dedi Rosadi. Biaya per unit pengerjaan sumur bor tersebut sebesar Rp 10.500.000. Sedangkan dalam RAB (Rancangan Anggaran Pembiayaan) per unitnya tertera Rp 17.620.543. Atas perbuatan kedua terdakwa, sesuai dengan surat dakwaan JPU negara dirugikan sebesar Rp 49.045.250. (rew)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-7618802283349380984?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/7618802283349380984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=7618802283349380984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7618802283349380984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/7618802283349380984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/terdakwa-korupsi-nussp-diadili.html' title='Terdakwa Korupsi NUSSP Diadili'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3495597599029707148</id><published>2008-12-18T06:54:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:41:47.785-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Eksepsi 4 Terdakwa Proyek PBA Ditolak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;EKSEPSI&lt;/span&gt; (keberatan) 4 terdakwa proyek Penanggulangan Bencana Alam (PBA), Ir Zulkarnain Mu'in, Nurmalia SSos, Drs Syarifuddin dan Cici Ahwanto ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu yang diketuai Susanto SH dengan anggota Mas'ud SH dan Wuryanta SH. Alasannya, eksepsi yang dibacakan masing-masing kuasa hukum terdakwa beberapa waktu lalu, keluar dari materi dakwaan dan alasan eksepsi dianggap tak beralasan.&lt;br /&gt;Dalam putusan sela dibacakan secara bergantian kemarin, Majelis Hakim PN Bengkulu menganggap eksepsi kuasa hukum masing-masing terdakwa tidak mempunyai dasar kuat. Sehingga pihaknya memutuskan untuk sepakat dengan argumen yang dibacakan dalam tanggapan eksepsi Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya. Dengan demikian, persidangan yang mendudukkan 4 dari 6 terdakwa (2 terdakwa tak mengajukan eksepsi, red) tersebut akan dilanjutkan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan dalam KUHAP.&lt;br /&gt;Ketua PN Bengkulu Susanto SH melalui Ka Humas Mas'ud SH MH ketika dikonfirmasi di luar ruang sidang mengungkapkan, keputusan pihaknya dalam putusan sela tersebut telah dipertimbangkan dan diteliti sedemikian rupa. Sehingga berdasarkan ketentuan hukum berlaku. Keputusan ini juga, lanjut Mas'ud, secara otomatis menguatkan argumen dan alasan JPU terkait dengan keberatan empat terdakwa proyek PBA melalui kuasa hukumnya dalam pembacaan eksepsi beberapa waktu lalu. "Eksepsi yang dibacakan kuasa hukum masing-masing terdakwa beberapa waktu lalu, keluar dari materi perkara yang diajukan JPU," tegas Mas'ud. Dia juga menegaskan, dengan ditolaknya eksepsi keempat terdakwa tersebut maka anggapan tentang surat dakwaan yang diajukan JPU kabur, tidak cermat dan dianggap error in persona (salah sasaran, red) bisa tertepiskan. "Kita akan tetap melanjutkan persidangan ini sebagaimana mestinya. Surat dakwaan JPU dianggap telah sesuai dengan materi perkara yang diajukannya," tegas Mas'ud. Usai membacakan amar putusan sela kemarin, Majelis Hakim PN Bengkulu kemudian menunda acara persidangan dan akan dilanjutkan, Selasa (6/12) mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Target&lt;br /&gt;Menanggapi putusan sela yang menolak eksepsi keempat terdakwa proyek PBA, kuasa hukum Nurmalia SSos, Humisar Tambunan SH ketika dimintai komentarnya mengatakan, ditolak atau diterimanya eksepsi mereka bukanlah merupakan suatu target. Namun keputusan mereka untuk mengajukan eksepsi beberapa waktu lalu, adalah keputusan penting yang bukan mempunyai target hanya sekedar untuk membatalkan surat dakwaan JPU demi hukum. "Ditolak atau diterimanya eksepsi kita oleh majelis hakim bukanlah merupakan hal prinsip. Namun yang pasti, dengan mengajukan eksepsi kita sudah mendudukkan dan memberi gambaran kepada majelis hakim yang akan dijadikan acuan dalam mengadili perkara ini nanti," jelas Humisar. Sebab menurutnya, beberapa item yang dianggap rancu dalam dakwaan, secara nurani orang awam pun akan mengetahuinya. "Salah satu contoh, penilep dana Rp 3 M itu sampai sekarang kan tidak tahu siapa. Seharusnya penyidik juga harus mendudukkan yang bersangkutan menjadi tersangka. Masa sih, Rp 3 M tidak dijadikan kerugian negara," sindir Humisar. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3495597599029707148?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3495597599029707148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3495597599029707148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3495597599029707148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3495597599029707148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/eksepsi-4-terdakwa-proyek-pba-ditolak.html' title='Eksepsi 4 Terdakwa Proyek PBA Ditolak'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2339039986114761164</id><published>2008-12-15T09:15:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:42:29.853-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Ungkap Penilep Rp 3 M Proyek PBA, Tugas Hakim!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;SETELAH&lt;/strong&gt; sempat dinilai gagal mendudukkan pelaku penilepan Rp 3 M proyek Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Dinas PU Provinsi Bengkulu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melalui tanggapan eksepsinya kemarin menganggap hal itu merupakan tugas Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu dalam hal ini Majelis Hakim (MH) yang mengadili perkara dalam kasus dugaan korupsi proyek senilai Rp 7,8 M tersebut. "Identitas detail terkait pelaku penerima dan pencairan uang Rp 3 M lebih dari proyek PBA yang digunakan bukan untuk kepentingan proyek tersebut, bukanlah merupakan sesuatu yang bisa dianggap prinsip. Sebab menurutnya, surat dakwaan tak lebih merupakan surat atau akta yang dibuat dari hasil penyidikan. Selanjutnya, hal itu nantinya akan dijadikan dasar bagi  majelis hakim untuk mengungkap fakta sebenarnya," kata salah seorang JPU yang menangani berkas perkara Nurmalia S.Sos, Alamsyah SH. Dengan demikian, lanjutnya, surat dakwaan tidak harus menyebutkan semua fakta dan keadaan. Namun cukuplah dengan menyebutkan dengan bagaimana cara perbuatan yang didakwakan kepada terdakwa.&lt;br /&gt;Masih dalam tanggapan eksepsi terdakwa Nurmalia, Alamsyah juga membantah kalau surat dakwaan pihaknya dinilai penasihat hukum (PH) terdakwa tidak cermat. Bahkan menurutnya, surat dakwaan JPU tidak bisa dimasukkan dalam kategori sebagaimana diatur dalam Pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP. Selain itu, terkait disebutkannya nama Arief Rianto dalam surat dakwaan sebagai penerima uang Rp 250 juta dan yang bersangkutan tidak diperiksa sebagai saksi, menurut Alamsyah hal itu sudah diuraikan pihaknya berdasarkan penyidikan yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;Di sisi lain, mengenai adanya kesan rancu terhadap hitungan kerugian negara yang ditetapkan  pihak BPKP Provinsi Bengkulu, menurutnya hal itu tidak usah mereka tanggapi. Sebab dalam surat dakwaan, pihaknya sudah menguraikan secara cermat berdasarkan hitungan dan rumus sah yang dimiliki pihak BPKP. Apalagi menurut Alamsyah, jumlah kerugian negara tersebut belumlah final dan akan kembali dibuktikan di Pengadilan Negeri Bengkulu.&lt;br /&gt;Sementara itu, JPU Albert Hondro SH MH dan Samsir Siregar SH ketika menanggapi eksepsi terdakwa Drs Syarifuddin dan Cici Ahwanto menilai, penilaian kuasa hukum terdakwa yang menyatakan kalau surat dakwaannya tidak lengkap merupakan sesuatu yang tidaklah mendasar. Sebab, data-data yang dicantumkan dalam surat dakwaan merupakan fakta yang diperoleh dari penyidikan.&lt;br /&gt;Terkait dengan pengerjaan proyek, menurutnya sepanjang tidak dilakukannya proses lelang sebagaimana dimaksud dalam Keppres No 80 Tahun 2003 Pasal 17 ayat (1) dan (2), terdakwa selaku pengusaha patut menduga dan mengetahui pekerjaan yang diserahkan  kepadanya berupa paket pengadaan pemasangan bronjong.&lt;br /&gt;Selain itu, penerapan Pasal 55 ayat (1) KUHP dalam berkas perkara Drs Syarifuddin menurut Albert Hondro, sudah tepat. Sebab menurutnya, tindakan yang dilakukan Syarifuddin yang menandatangani buku kontrak, kwitansi dan berita pembayaran dengan cara membengkakkan nilai kontrak atau tidak sesuai dengan kontrak, merupakan suatu tindakan pidana yang telah dilakukan secara bersama-sama. Menariknya, terkait dengan penerapan Pasal 55 KUHP ini, JPU sempat menganjurkan kepada kuasa hukum terdakwa Syarifuddin untuk kembali memahami dengan membaca buku-buku tentang hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tertunda&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pembacaan tanggapan eksepsi Kadis PU Ir Zulkarnain Muin yang dibacakan JPU Alamsyah SH dan Yeni Puspita SH MH kemarin sempat tertunda. Hal ini disebabkan karena kuasa hukum sah Kadis PU Provinsi, Sapuandani SH MHum tersebut berhalangan hadir. Sehingga, Zulkarnain Mu'in hanya didampingi asisten Sapuandani,  Sundari SH. Karena yang bersangkutan beracara dengan menggunakan kartu KAI, Majelis Hakim PN Bengkulu yang diketuai Susanto SH dengan anggota Wuryanta SH dan Mas'ud SH pun tidak mengizinkannya. "Silakan panggil kuasa hukumnya yang sah dulu. Kami tidak mau menerima kuasa hukum yang belum sah keberadaannya," ketus Susanto bernada sedikit tinggi. Atas permintaan hakim, kemudian Sapuandani yang mengaku sudah mendatangi PN Bengkulu sejak pukul 09.00 WIB kemarin pun akhirnya kembali lagi ke PN Bengkulu untuk mendampingi kliennya. "Tadi saya sudah datang sejak pukul 09.00 WIB. Tapi karena belum ada tanda-tanda akan dimulai sidang, jadi saya kembali dulu ke kampus (Unihaz, red). Mengingat juga banyak yang harus dikerjakan di kampus," katanya. Terlepas hal itu, persidangan dengan agenda pembacaan tanggapan JPU terhadap eksepsi kuasa hukum Zulkarnain Mu'in kemarin, sempat tertunda sekitar 20 menit.&lt;br /&gt;Usai tanggapan JPU atas semua eksepsi terdakwa dalam kasus  dugaan korupsi proyek PBA dibacakan, Majelis Hakim PN Bengkulu kemudian menunda acara persidangan dan akan dilanjutkan, Kamis (18/12) mendatang dengan agenda putusan sela. Seperti apakah putusan majelis hakim?&lt;br /&gt;Hingga kemarin, Ketua PN Bengkulu Susanto SH melalui Ka Humas Mas'ud SH MH mengaku masih akan mempertimbangkannya terlebih dahulu. Pihaknya, dalam hal ini majelis hakim akan melakukan sidang majelis untuk memutuskan terkait akankah kasus tersebut akan dilanjutkan, atau bahkan berkasnya akan dikembalikan lagi kepada JPU untuk diperbaiki. &lt;strong&gt;(rew)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2339039986114761164?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2339039986114761164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2339039986114761164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2339039986114761164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2339039986114761164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/ungkap-penilep-rp-3-m-proyek-pba-tugas.html' title='Ungkap Penilep Rp 3 M Proyek PBA, Tugas Hakim!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-3021497775701506636</id><published>2008-12-15T09:11:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:43:25.819-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>2 Bulan Jadi Tahanan Polsek, Ainun Curhat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Ngaku Benci, Tapi Rindu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MASIH&lt;/strong&gt; ingat dengan Ainun? Guru MAN Model yang tinggal di Jalan RE Martadinata 6 No 100 RT 03 RW 06 Pagar Dewa, Kota Bengkulu yang nekat menghabisi nyawa suaminya sendiri, Suradi Budiman S.Sos? Sejak menjadi tahanan Polsek Selebar sekitar 2 bulan lalu, dia tampaknya banyak merenung dan mengenang  kisah-kisah pahit perjalanan hidup yang dideritanya. Bahkan dari kesendiriannya menjalani tahanan di Mapolsek, guru Fiqih MAN Model ini sempat menulis dan menguraikan permasalahan yang sebenarnya terjadi, hingga dia nekat menghabisi nyawa sang suami. Bagaimana kisah Ainun?&lt;br /&gt;Melalui catatan yang ditulisnya, permasalahan rumah tangga yang terjadi antara dia dan Suradi sebenarnya bermula ketika akhir tahun 2002 lalu, almarhum Suradi (suaminya, red) baru pulang dari Jawa. Pada saat itu, Suradi membawa keris yang diakui Suradi sebagai peninggalan orang tuanya. Keris itu kemudian dipelihara Suradi dengan cara mengolesinya dengan minyak duyung dan ada kemenyan. "Saat mengetahui kalau suami saya membawa keris itu pulang, saya sempat menanyakan kepadanya dan mengingatkan dia. Sebab saya takut barang-barang semacam itu ada tumbalnya," cerita Ainun. Namun hal itu hanya diacukan oleh Suradi. Sebab menurut Suradi, dengan keris itu mereka akan dilimpahi banyak  rejeki. Bahkan menurutnya, setelah itu Suradi rutin 3 kali setahun pulang ke Jawa. "Alasannya pada waktu itu mengantar tamu. Namun setiap pulang dari Jawa, dia selalu membawa bunga-bunga dan bungkusan berisi kemenyan," ungkap Ainun.&lt;br /&gt;Permasalahan kemudian meruncing ketika tahun 2004, dia diajak Suradi untuk pergi ke tempat kos Puji Rahayu (saat itu masih berstatus pacar Suradi, red) yang terletak di belakang dealer Honda Jalan Salak Raya. Saat tiba di kosan Puji, menurut Ainun, ternyata wanita yang baru diketahui adalah pacar suaminya itu sedang tidak berada di rumah. Ketika mengetahui kalau Puji tidak ada di rumah, Suradi kemudian bermaksud mengantar pulang Ainun dan akan kembali mencari Puji Rahayu dengan dalih kalau Puji juga menjadi tanggung jawabnya. "Terus terang saya kaget. Bagaimana mungkin Puji merupakan tanggung jawab suami saya. Sedangkan saya dan anak-anak terkesan ditelantarkan olehnya," kenang Ainun. Mencium gelagat yang tak mengenakkan,  Ainun memilih untuk turun dari mobil. Pada saat inilah, Suradi kemudian mengatakan kalau Ainun istri yang tak bisa diatur. "Sembari mengomel, dia juga sempat mendorong saya keluar mobil dan mengakibatkan kepala saya membentur benda keras. Kepala saya benjol dan pusing. Sehingga harus mendapat pertolongan medis di RSUD M Yunus. Aksi kasar yang saya alami ini terjadi di ruas Jalan Hibrida Raya," katanya.&lt;br /&gt;Pada tahun 2004 juga, lanjut Ainun, adik Suradi bernama Suratmi yang bekerja di Arab sempat mengirimkan uang Rp 10 juta untuk disimpan dan dititipkan kepada mereka. Uang itu kemudian habis dan dia sama sekali tak mengetahui untuk apa uang itu dipergunakan Suradi. Bahkan tak lama berselang setelah itu, dua guru MAN Model bernama Evi dan Erta (teman Ainun, red) sempat melihat Suradi berangkat ke Jakarta bersama salah seorang perempuan. "Sekolah pada saat itu sempat heboh. Tapi karena suami saya pamit baik-baik dan mengatakan akan berangkat ke Jawa untuk  mengambil obat agar rumah tangga mereka tentram, saya tetap membela suami saya," kata Ainun.&lt;br /&gt;Belakangan diketahui, kata Ainun, keberangkatan Suradi itu ternyata untuk menggugurkan kandungan salah seorang perempuan yang sudah berusia 5 bulan. Hal ini berdasarkan keterangan kakak kandung Suradi, Supinah yang mengaku mengantar langsung Suradi ke salah seorang dukun yang bertugas untuk menggugurkan kandungan tersebut.&lt;br /&gt;Tepat pada tahun 2005, lanjut Ainun, mereka sekeluarga kemudian pulang ke Jawa. Saat itulah kemudian Suradi memperlihatkan kepadanya kalau suaminya itu sudah memasang susuk di pipi dan di tangan kanannya. Ainun mengaku sangat kalut. Bahkan ketika naik motor dia seringkali tak sadar dan beberapa kali mengalami kecelakaan lalulintas.&lt;br /&gt;Soal izin menikah Suradi dengan istri keduanya (Puji Rahayu, red) diungkapkan Ainun, hal itu dilakukannya karena ada dua orang teman Suradi yang mendatangi rumahnya dan mengatakan kalau Suradi tak  menikahi Puji Rahayu, Suradi akan digorok dan dibunuh keluarga Puji. "Oleh karena itu saya mengizinkannya untuk menikahi Puji," katanya.&lt;br /&gt;Tahun 2006, kenang Ainun, Suradi juga sempat menggadaikan sertifikat tanah dan rumah milik mereka kepada loket penjualan tiket di Lingkar Timur. Hal ini dilakukan Suradi karena setoran uang tiket kurang. Bahkan dia juga sempat disuruh Suradi untuk kembali meminjam uang di bank sejumlah Rp 36 juta. Pinjaman ini kemudian digunakan Suradi untuk membeli mobil. Masih menurut Ainun, hasil rental mobil usaha Suradi, juga tidak diberikan sepenuhnya kepada dia. Padahal, secara materil mobil tersebut dibeli dari uang yang dipinjamnya di bank dan angsurannya dilakukan dengan memotong sebagian dari gajinya.&lt;br /&gt;Tahun 2007, Suradi sempat bercerita dengan kakak iparnya bernama Sutejo. Saat itu, Suradi mengatakan kalau dia tak sepakat lagi dengan Ainun dan mengatakan keluarga Ainun tidak boleh datang lagi ke Jawa dan begitu juga  sebaliknya, keluarga Suradi tak boleh lagi datang ke Curup," katanya. Tak hanya sampai disitu, setelah dililit hutang cukup besar, pada tahun 2008 sebelum tragedi pembunuhan itu dilakukan Ainun, Suradi sempat menyuruh Ainun untuk meminjam koperasi di MAN Model. Uang itu kemudian dipergunakan untuk menambahi kredit mobil yang kurang dan tambahan proyek komputer. Akibat derita yang dideritanya itu, kata Ainun, dia sudah beberapa kali untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Bahkan dia sudah berusaha meminta untuk bercerai, namun tak pernah disetujui Suradi.&lt;br /&gt;Pertengahan 2008, Suradi kemudian menjadi Ketua RT. Pada pertengahan bulan puasa, Suradi sempat menyuruh Ainun untuk mengambil BLT di Kantor Pos. Alasannya untuk menambahi membeli baju anak-anak. "Sebenarnya saya keberatan dan tidak menyodorkan kartu BLT beridentitas orang lain tersebut. Dengan dalih pihak Kantor Pos meminta KTP, saya pun membatalkannya," kata Ainun.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Ainun  juga menceritakan kalau Suradi menyimpan batu cincin dari kayu. Curiga dengan batu cincin itu, kemudian Ainun langsung mendiskusikannya dengan salah seorang temannya bernama Ema. Dari hasil diskusi itu, mereka kemudian pergi ke orang pintar bernama Koko. Dalam keterangan orang pintar tersebut, apabila dipelihara, maka cincin itu akan meminta tumbal yakni anak kedua mereka bernama Ipah. "Anak saya yang kedua ini memang sangat disayangi Suradi. Tapi anak ini selalu benci dengan saya. Saat disuruh, dia balik membentak," katanya. Akhirnya, tanpa sepengetahuan Suradi, Ainun mengembalikan cincin yang diyakini akan mendatangkan rejeki berlimpah tersebut kepada Koko untuk dipulangkan ke Jawa. Selanjutnya, terjadilah tragedi pembunuhan yang direncanakan oleh Ainun dan Ed, yang diakuinya sebagai keponakan.&lt;br /&gt;Ainun juga mengakui, kalau selama ini dia merasa benci dengan Suradi. Kendati demikian, di bagian hatinya yang lain dia mengaku rindu dengan suaminya itu.  Hal yang mengerikan lagi, kata Ainun, dia sempat menderita penyakit aneh berupa batuk terkencing-kencing dan setelah diobati kemudian keluar jarum dari bagian dadanya. "Oleh karena itu, saya ingin publik mengetahui dan tidak memandang dari satu sisi tindak pidana yang saya lakukan saja. Namun, derita saya bertahun-tahun juga menjadi pertimbangan. Pembunuhan itu saya lakukan karena batin saya sedang terguncang," sesalnya. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-3021497775701506636?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/3021497775701506636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=3021497775701506636' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3021497775701506636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/3021497775701506636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/2-bulan-jadi-tahanan-polsek-ainun.html' title='2 Bulan Jadi Tahanan Polsek, Ainun Curhat'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-2564146404825226918</id><published>2008-12-13T08:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T09:33:58.361-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Aku Ketemu Mantan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hmm&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;...&lt;/span&gt; Akhirnya, setelah hampir 3,5 tahun putus komunikasi, hari ini aku ketemu mantan kekasih..hehe...agak norak juga sih! :-) Untung aja ada tes PNS dan kau ikut serta. Karena tugas kantorku, eh...akhirnya kita ketemu.&lt;br /&gt;Tapi aku ga bisa mungkir, sebenarnya pertemuan yang entah disengaja atau tidak ini, sudah lama aku nantikan (sejak lebih dari 3 tahun lho...) hehe..&lt;br /&gt;Sebagian ada yang bilang, ketemu mantan samahalnya dengan menelan kembali pil pahit yang sudah kita telan. Tapi menurutku, hal itu tergantung dengan pemaknaannya. Artinya, jika pil pahit itu berkhasiat untuk kesembuhan suatu penyakit menahun yang kita derita, jelas saja itu akan berdampak baik.&lt;br /&gt;Nah sekarang, rasa kangen yang udah lama menggebu...(cie...) apakah itu bukan suatu yang bisa dianggap penyakit? Kalo udah kelewat kangen, sampe mimpi tiap malam dan enggan beraktifitas, bawaannya cuma ngelamun serta mengenang masa lalu, tentu saja itu bisa dikategorikan sebagai penyakit toh?&lt;br /&gt;Terlepas dari semua itu, kau tadi cukup cantik. Kau juga masih memakai baju pink yang dulu pernah aku suka, "Pakai baju pink yang aku suka aja ya," tuturku sekitar 4 tahun lalu (hehehe..). Ada sedikit beda yang juga membuat aku sedikit kecewa (mo banyak kecewanya, takut ada yang marah..hehe). Kenapa jilbabmu kau lepas? wajahmu juga tampak memendam sesuatu yang sampai saat ini aku terus memikirkannya.&lt;br /&gt;Namun aku sadar, kau memang bukan yang dulu lagi (kayak lagunya Dewi Yul nih...). Kau hanya mengerlingkan mata saat aku berusaha menyapamu bersahabat. Saat kutanya kabarmu, kau hanya mengangguk dan kemudian berlalu menjauh. Pertanda apakah itu?&lt;br /&gt;Mungkinkah kau menyimpan dendam, atau bahkan kasih sayang? (PD amat ya?hehe)&lt;br /&gt;Namun jujur, aku juga deg-degan tadi. Rasa iba dan kasih sayang itu jelas ada (basa sunda na mah Nya'ah geuning..hehe). Tapi tak sejauh dan tentunya tak seperti dulu.&lt;br /&gt;Andai saja waktu itu kau tetap tenang, mungkin kejadiannya tak seperti ini. Tapi aku enggak habis pikir ya, kok kau begitu acuh? (menunduk dan hanya mengerlingkan mata, lalu berlalu..tega nih anak nih...padahal kita 2,5 tahun lho dah bersama jalani hidup. hehe).&lt;br /&gt;Namun aku sadar, suatu hal yang memang membedakanmu dari 4 tahun lalu, menurut kabar dari teman yang aku tanya tadi, umur anakmu sudah 2 tahun ya? Apalagi kalo ingat kata Pak Ustadz, aku ngeri kalo ganggu istri orang. (Tapi jujur, aku enggak ada niat untuk itu. Aku cuma masih punya rasa sayang, bukan cinta. Sepenuhnya aku sadar statusmu kini) Walaupun aku belum married, tapi setidaknya saat ini sudah ada orang lain yang menurutku lebih baik dan bisa menggantikan posisimu di hatiku.&lt;br /&gt;Di sisi lain, aku juga ingat kalo berlarut-larut dalam kehidupan masa lalu itu sama saja dengan sebuah kegilaan. Masa lalu, tentu saja adalah hal paling jauh dari kehidupan kita .  Namun untuk mengenang masa lalu dan belajar dari sejarah hidup, menurutku hal itu tak bisa dipersalahkan.&lt;br /&gt;"kalau pun aku tahu ternyata kita tak jodoh, pasti dulu aku akan memilih untuk hanya berteman denganmu"&lt;br /&gt;Yah... Inilah jalan hidup, kita juga enggakbakal tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan kita di masa datang. (**)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-2564146404825226918?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/2564146404825226918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=2564146404825226918' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2564146404825226918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/2564146404825226918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/aku-ketemu-mantan.html' title='Aku Ketemu Mantan'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-1668672298276892340</id><published>2008-12-12T08:26:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:43:47.388-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Terlantar, Pria   Ditemukan Terkapar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JIKA&lt;/span&gt; benar pria ini dibuang pihak keluarganya, betapa sedih nasib yang dideritanya. Bagaimana tidak, selain menderita penyakit menahun berupa borok yang sudah mengeluarkan nanah dan berlubang, dia juga harus menerima kucilan tangan dari orang-orang yang dia kasihi.&lt;br /&gt;Terlepas benar atau tidak, yang pasti warga Jalan Bhakti Husada RT 1 RW 1 Lingkar Barat, Kota Bengkulu, sekitar pukul 08.00 WIB kemarin (12/11) heboh. Ini setelah salah seorang warga, Ria (32) warga setempat menemukan seorang pria pikun yang sedang terkapar di salah satu tanah kosong depan rumahnya. Tidak diketahui jelas apa yang sebenarnya terjadi dengan pria yang berumur sekitar 55 tahun ini, namun dilihat dari kondisinya pria tersebut memang sengaja dibuang atau ditinggalkan oleh seseorang. Sebab kondisi penyakit borok pada kaki dan bagian bokongnya cukup parah dan tampak menyerupai sebuah lubang serta mengeluarkan bau tak sedap. Bahkan untuk berjalan pun, pria renta ini sudah tak mampu.&lt;br /&gt;Dimanakah anggota keluarga korban?&lt;br /&gt;Ria dan beberapa warga yang mengantar korban ke RSUD M Yunus Bengkulu kemarin menuturkan, peristiwa penemuan korban bermula ketika Ria dan anggota keluarganya bermaksud keluar rumah. Namun sepintas kemudian Ria melihat sesosok tubuh pria yang sedang terbaring di tanah kosong berjarak sekitar 15 meter dari rumahnya. Penasaran dengan hal itu, dia kemudian langsung mendekati korban. Setelah memastikan korban membutuhkan bantuan, Ria langsung menghubungi beberapa tetangganya dan meminta pertolongan.&lt;br /&gt;Setelah warga berdatangan, dengan bantuan warga tadi ibu rumah tangga ini kemudian langsung membawa korban ke rumahnya. Karena tubuh korban mengeluarkan aroma tak sedap, warga kemudian langsung memandikannya. Awalnya beberapa warga dan keluarga Ria menduga akan ada anggota keluarga korban yang akan menjemput pria tersebut. Namun karena hingga pukul 14.00 WIB belum ada satu orang pun warga yang mengakui kalau korban adalah bagian dari anggota keluarga mereka, atas saran dan kesepakatan warga kemudian korban langsung diantar ke RSUD M Yunus Bengkulu dengan menggunakan mobil pick up Nopol BD 9657 AN.&lt;br /&gt;Tiba di IGD RSUD, kendati belum ada keluarganya tim medis langsung mengobati penyakit borok yang diderita korban. Beberapa warga dan petugas Satpam RSUD yang prihatin dengan kondisi korban pun terus berusaha menanyakan alamat dan anggota keluarganya. Namun sayang, diduga korban sudah pikun. Bahkan ketika ditanya pria bertubuh bongsor ini hanya menjawab dengan ocehan yang tak jelas. Sekitar pukul 17.15 WIB kemarin sore, usai diobati di ruang tindakan, korban kemudian dirawat di ruang Seruni B2 RSUD M Yunus Bengkulu. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-1668672298276892340?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/1668672298276892340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=1668672298276892340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1668672298276892340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/1668672298276892340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/terlantar-pria-ditemukan-terkapar.html' title='Terlantar, Pria   Ditemukan Terkapar'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6289175759830185686</id><published>2008-12-12T07:45:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:44:23.305-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Feature'/><title type='text'>Kondisi Bayi Tanpa Anus Asal Seluma</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;Lewati Masa Kritis, Belum Disentuh Dermawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HINGGA&lt;/span&gt; Jum'at (12/12) kemarin, bayi tanpa anus asal Desa Tenangan Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma, masih terbaring di box bayi Ruang Melati RSUD M Yunus Bengkulu. Bagaimana kondisi bayi yang telah diberi nama Daroeni Ali tersebut? Berikut laporannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;=RAMA DIANDRI, Kota Bengkulu=&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEDUA&lt;/span&gt; tangan dan kaki serta kepala bayi pasangan suami istri, Solihin (40) dan Khotimah (35) ini tampak membiru. Ini setelah lubang-lubang infus dan jarum transfusi darah ditancapkan ke beberapa bagian tubuh mungilnya itu saat sang bayi masih dalam kondisi kritis, usai dioperasi belum lama ini. Sementara itu, tanpa ada keluhan dari raut wajahnya, bayi ini tampak tenang dan seolah menikmati cairan infus yang terus mengalir ke tubuhnya. "Alhamdulillah.., kondisinya sudah membaik. Kata dokter dia sudah melewati masa kritis. Sudah tidak rewel lagi. Pendarahan pun kini sudah tak terjadi lagi," kata sang ayah, Solihin membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;Diungkapkan Solihin, sejak Kamis sore (11/12), kondisi anaknya itu berangsur-angsur pulih. Saat masih dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri, Solihin mengaku iba dan sangat sedih. "Apalagi sebelum dilakukan operasi, perutnya membengkak dan dia tak henti-hentinya menggeliat. Sementara keringat terus keluar dari tubuh anak saya ini," katanya.&lt;br /&gt;Usai dioperasi, sembari terus mencari uang untuk biaya operasi anaknya itu, Solihin terus memantau kondisi anaknya. Apalagi, pendarahan dari lubang anus sang bayi terus terjadi. "Bahkan Pampers yang baru saja diletakkan saja langsung basah oleh darah segar. Saya sempat panik dan hanya bisa berpasrah diri pada Sang Khalik," katanya. Terlebih ketika jarum infus dan untuk mengalirkan transfusi darah ke tubuh anaknya itu sulit dimasukkan. "Karena urat bayi ini kan masih kecil. Jadi tampaknya tim medis agak kesusahan. Sampai akhirnya tangan dan kaki serta bagian kepala anak saya ini tampak membiru. Namun kata dokter, itu tidak berbahaya," kata sembari menunjuk ke arah bagian tubuh anaknya yang membiru.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan biaya?&lt;br /&gt;Diakui Solihin, hingga kemarin belum ada dermawan yang mendatanginya untuk memberikan bantuan biaya. Sedangkan biaya yang akan digunakan hingga sang anak pulih diyakini cukup besar untuk ukuran keluarganya. "Saya sudah tanya-tanya kepada bagian administrasi. Tapi pihak rumah sakit belum bisa menotalkannya. Sebagai gambaran, biaya operasi saja mencapai Rp 3 juta. Belum lagi biaya penginapan, obat-obatan serta resep dokter yang selalu harus saya tebus ke apotek," kata Solihin. Namun demikian, Solihin tidak membantah sedikitnya telah ada bantuan dari beberapa kerabat dan kenalannya, walaupun bantuan itu jauh dari cukup.&lt;br /&gt;Bahkan untuk biaya menebus resep dokter, Solihin juga mengaku telah menjual lahan miliknya di Kecamatan Air Periukan, Seluma. "Ya, yang namanya lahan memang tidak luas. Jadi hasil penjualan itu hanya bisa untuk menebus resep dokter ke apotek serta biaya kami selama berada di rumah sakit. Itu saja sudah habis," kata pria ini.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Solihin sangat berharap ada dermawan yang berniat untuk membantunya. Apalagi kondisi sang anak sudah agak pulih dan mereka baru bisa pulang setelah biaya pengobatan dan penginapan dilakukan pembayaran.&lt;br /&gt;Adakah dermawan yang tergerak hatinya untuk membantu keluarga miskin ini?&lt;br /&gt;Yang jelas, memang tugas kita sebagai umat yang beragama memberikan sedekah yang ikhlas kepada saudara saudara kita yang kurang mampu. Karena sebagian dari harta kita itu bukan semata hanya milik kita, melainkan juga milik saudara-saudara kita yang kurang beruntung. (**)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6289175759830185686?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6289175759830185686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6289175759830185686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6289175759830185686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6289175759830185686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/kondisi-bayi-tanpa-anus-asal-seluma.html' title='Kondisi Bayi Tanpa Anus Asal Seluma'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-5608322007908761899</id><published>2008-12-11T09:59:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T09:13:55.845-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>Bayi Asal Seluma Lahir Tanpa Anus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SUFamPckuqI/AAAAAAAAAA4/jEiSMBaD_5g/s1600-h/bayi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SUFamPckuqI/AAAAAAAAAA4/jEiSMBaD_5g/s320/bayi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278599851282840226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usai Dioperasi,&lt;br /&gt;Butuh Bantuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kasus serupa terjadi di Kabupaten Kepahiang, seorang bayi asal Desa Tenangan Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma, lahir tanpa anus. Hingga tadi malam, bayi yang belum diberi nama tersebut masih terbaring di box bayi ruang kebidanan RSUD M Yunus Bengkulu. Sedangkan kedua orang tuanya, pasangan suami istri (Pasutri), Solihin (40) dan Khotimah (35) mengaku sama sekali tidak menyangka kalau anak ke-4  mereka itu akan lahir dalam kondisi tidak normal. Bagaimana ceritanya?&lt;br /&gt;Menurut penuturan Khotimah dan keponakannya Ahmad Fadil (24) ketika ditemui di ruang kebidanan RSUD M Yunus Bengkulu kemarin, sekitar pukul 23.00 WIB Jum'at malam (5/12) belum lama ini, atas kehendak Allah SWT, anak ke-4 Khotimah dan Solihin itu lahir dengan bantuan salah seorang dukun di desa mereka. Meskipun kelahiran anak mereka ini diakui karena kebobolan menggunakan alat kontrasepsi, Khotimah dan Solihin mengaku tetap bahagia. "Bagaimana pun juga ini anugerah yang diberikan Allah SWT kepada kami berupa seorang anak. Awalnya saya memang telah ditawari pihak BKKBN untuk melahirkan dengan menggunakan bantuan bidan desa. Dengan syarat, saya harus membayar setengah dari total biaya keseluruhan. Namun karena berpikir untuk menghemat biaya dan menyadari kandungan saya normal, saya pun memutuskan untuk tetap menggunakan jasa salah seorang dukun desa di desa kami, seperti ketiga anak kami lainnya, " jelasnya.&lt;br /&gt;Menurut Khotimah, usai melahirkan dia tidak mengetahui kalau anaknya tadi memiliki kelainan. Bahkan usai bersalin, semuanya berjalan sebagaimana biasa dia melahirkan ketiga anaknya yang lain, Alfia (12), Abdul Madjid (8) dan Ahmad Fauzi (1 tahun 8 bulan). Kecurigaan itu kemudian muncul setelah sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (7/12) dia menyadari kalau anaknya itu belum pernah buang air besar. "Biasanya bayi yang belum lama lahir, beberapa jam setelah itu langsung buang air besar. Tapi bayi saya ini tidak," lanjut Khotimah. Mengetahui hal itu, dia langsung memeriksa lubang anus anaknya. Ketika itulah dia baru mengetahui kalau sang anak tidak memiliki lubang anus.&lt;br /&gt;Setelah bermusyawarah, lanjut Khotimah, pihak keluarga mereka pun langsung memanggil seorang bidan. Atas saran bidan inilah kemudian, mereka dianjurkan untuk segera membawa bayinya itu ke RSUD M Yunus Bengkulu. "Berbekal uang pas-pasan, saya langsung mengajak suami saya untuk segera ke RSUD M Yunus Bengkulu dengan harapan bayi saya ini bisa selamat," harapnya.&lt;br /&gt;Minggu siang, lanjut Khotimah, mereka tiba di RSUD. Namun karena Senin (8/12) merupakan tanggal merah (Hari Raya Idul Adha, red) operasi pun baru bisa dilakukan, keesokan harinya. "Sekitar pukul 09.30 WIB hari Selasa, bayi saya ini langsung dioperasi," katanya. Meskipun proses operasi berjalan lancar, namun sejak dioperasi hingga kemarin siang kondisi sang bayi belumlah bisa dikatakan normal. Sebab pendarahan pada anus bayi tersebut terus saja terjadi. "Tapi kalau dibandingkan dengan kemarin, kondisinya sudah baikan. Bahkan transfusi darahnya saja sempat terganggu. Saya mohon do'anya semoga bayi saya ini selamat dan kami bisa segera pulang," kata Khotimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh Bantuan&lt;br /&gt;Sebagai ibu rumah tangga dan suaminya hanya mengandalkan mata pencaharian sebagai pencari barang bekas, kata Khotimah, mereka kesulitan dalam hal pembiayaan operasi. "Kasihan bapak (suaminya, red). Saya tidak begitu mengerti kalau urusan biaya. Tapi jujur, walaupun bapak tak cerita banyak dia sangat kesulitan dengan hal pembiayaan operasi ini. Apalagi kami tak mempunyai kartu Askeskin," katanya. Oleh karena itu, menurut Khotimah, tak ada maksud untuk mengemis atau pun mengiba, apabila ada dermawan yang merasa terpanggil dengan kasus mereka ini, pihaknya sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan. "Tak dapat kami pungkiri, kalau soal biaya kami memang kesulitan. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan uluran tangan dermawan," harapnya. (rew)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-5608322007908761899?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/5608322007908761899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=5608322007908761899' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5608322007908761899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/5608322007908761899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/bayi-asal-seluma-lahir-tanpa-anus.html' title='Bayi Asal Seluma Lahir Tanpa Anus'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SUFamPckuqI/AAAAAAAAAA4/jEiSMBaD_5g/s72-c/bayi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-9107256718787191317</id><published>2008-12-10T04:57:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:44:50.414-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Pelaku Rp 3 M Proyek PBA   Mestinya, Jadi Tersangka!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PELAKU pencairan dana Rp 3 M (sudah dikembalikan Rp 2,36 M) proyek Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Dinas PU Provinsi Bengkulu hingga kini belum tersentuh hukum. Kendati sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mendudukkan 6 tersangka dalam dugaan korupsi pada kasus tersebut, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dinilai belum berhasil menjerat pelaku pencairan dan pengembalian dana tersebut. Hal ini disampaikan kuasa hukum Nurmalia SSos, Humisar Tambunan SH usai pembacaan eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin. Bahkan ironisnya, menurut Humisar pelaku pencairan dan pengembalian Rp 3 M tersebut tidak disebutkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat dakwaan. "Semestinya pelaku pencairan dan pengembalian dana Rp 3 M itu harus dijadikan tersangka. Ironisnya yang terjadi, jangankan didudukkan sebagai tersangka, disebut dalam dakwaan saja tidak," tegasnya.&lt;br /&gt;Dalam eksepsi yang dibacakan di depan Majelis Hakim PN Bengkulu yang diketuai Susanto SH dengan anggota Wuryanta SH dan Mas'ud SH kemarin, Humisar menilai surat dakwaan JPU kabur. Hal ini dapat dilihat dari surat dakwaan yang tidak menyebutkan identitas lengkap nama orang yang dibuat di dalam surat dakwaan. Akan tetapi pada kenyataannya, ada pencairan dana yang bukan diperuntukkan untuk urusan proyek dengan total senilai Rp 3,65 M. Akan tetapi, JPU tidak menyebutkan siapa sebenarnya identitas orang tersebut. "Oleh karena itu, kami menilai surat dakwaan JPU mengindikasikan perkara sejatinya belum layak untuk disidangkan di PN ini. Dalam hal oknum orang lain yang disebutkan JPU pada pencairan dana Rp 3,65 M tersebut, semestinya harus jelas. Sebab hal ini akan berkaitan dengan tindakan oknum tersebut dalam hal pengembalian uang senilai Rp 2,36 seperti yang telah kita ketahui. Bahkan apabila uang tersebut telah diterima oknum orang lain yang tidak berhak, maka orang tersebut secara hukum haruslah dapat ditetapkan sebagai tersangka dan berkewajiban untuk mengembalikan kerugian negara itu, " tandasnya. Masih menurut Humisar, kerugian negara yang ditetapkan JPU sangatlah rancu. Sebab pencairan dana Rp 3,65 M yang dicairkan merupakan kerugian negara yang nyata. Namun ironisnya, JPU tidak menghitung hal itu sebagai kerugian negara.&lt;br /&gt;Pada pembacaan eksepsi kliennya Sofyan Ilyas dan Yean Calvin, Humisar juga menyatakan hal yang hampir sama. Menurutnya, kedua kliennya itu tidaklah patut dijadikan tersangka dalam kasus ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaksa Keliru&lt;br /&gt;Di sisi lain, pada persidangan di PN Bengkulu kemarin, Kadis PU Provinsi Bengkulu Ir Zulkarnain Mu'in MM melalui kuasa hukumnya Sapuandani SH MH juga menyampaikan eksepsi terhadap surat dakwaan JPU. Menurut Sapuandani, tindakan JPU menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam kasus ini merupakan sesuatu kekeliruan. Soalnya, selaku Kadis PU Provinsi dalam hal proyek PBA, Zulkarnain Mu'in telah menjalankan tugasnya sesuai prosedur dan mekanisme sesuai dengan aturan.&lt;br /&gt;Adapun tindakan Zulkarnain Mu'in yang menandatangani kwitansi pengeluaran dalam hal urusan proyek, merupakan wewenangnya sebagai KPA dalam proyek PBA. Lagi pula menurut Sapuandani, hal itu didukung oleh hasil pemeriksaan lapangan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). "Sesuai bukti-bukti yang ada, pembayaran telah terpenuhi semua. Sehingaa secara legal dana yang dikeluarkan untuk proyek PBA telah sah diterima pelaksana proyek," katanya. Sedangkan tindakan bendahara (maksudnya Nurmalia, red) diluar wewenang dan tanggung jawab Kadis PU. Karena jelas, pembayaran dilakukan langsung kepada pelaksana proyek. Namun bendahara secara sendiri telah berinisiatif untuk mencairkan dana tersebut dengan menggunakan cek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah Sasaran&lt;br /&gt;Usai eksepsi Zulkarnain Mu'in dibacakan, giliran kuasa hukum Drs Syarifuddin, Edy Purba SH, Ahmad Sahrul SH dan Dirmawan Sirait SH membacakan eksepsi kliennya. Dalam eksepsi (keberatan) tersebut, tim kuasa hukum ini menilai surat dakwaan JPU dianggap tidak valid. Indikasinya, JPU tidak menguraikan secara cermat bagaimana suatu tindak pidana yang dilakukan klien mereka. Pihaknya menganggap, tindakan tersebut mengakibatkan klien mereka menjadi tumbal ketidakcermatan tersebut. Pihaknya juga berpendapat, surat dakwaan JPU salah sasaran atau error in persona.&lt;br /&gt;Sementara itu, masih menurut kuasa hukum Drs Syarifuddin ini, sumber data yang digunakan JPU pada surat dakwaan sumbernya patutlah diragukan. Hal ini disebabkan karena JPU hanya berpedoman pada proses tenderisasi atau proses lelang yang melanggar ketentuan Keppres No 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Selain itu, penerapan Pasal 55 (1) ke-1 KUHP terhadap klien mereka dianggap&lt;br /&gt;keliru. Hal ini disebabkan karena dalam dakwaan JPU tidak menguraikan secara lengkap apa yang telah dilakukan kliennya.&lt;br /&gt;Senada dengan Drs Syarifuddin, Cici Ahwanto melalui kedua kuasa hukumnya, Edi Purba SH dan Dirmawan Sirait SH juga menyatakan tindakan JPU dalam hal menetapkan Cici Ahwanto sebagai terdakwa dalam kasus proyek PBA ini merupakan tindakan yang naif dan perlu dipertanyakan. Sebab validitas data dan sumber surat dakwaan mereka anggap tidak jelas dan diragukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batal Demi Hukum&lt;br /&gt;Menariknya, pada 5 eksepsi terdakwa yang dibacakan oleh kuasa hukum masing-masing kemarin, keenam terdakwa dalam 5 berkas terpisah tersebut menyatakan surat dakwaan JPU dinilai haruslah dibatalkan demi hukum. Keenam terdakwa dalam 5 eksepsi tersebut menyatakan alasan-alasan yang berbeda. Namun yang harus dicermati, keenam terdakwa melalui kuasa hukumnya menganggap JPU terlalu dini melimpahkan berkas kasus PBA ke PN Bengkulu. Sehingga surat dakwaan tersebut haruslah dinyatakan batal demi hukum dan keenam terdakwa harus dibebaskan dari status tahanan kota.&lt;br /&gt;Usai pembacaan eksepsi keenam terdakwa kemarin, Majelis Hakim PN Bengkulu kemudian menunda persidangan dan akan dilanjutkan, Senin (15/12) mendatang, dengan agenda mendengarkan jawaban eksepsi dari JPU. (rew)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-9107256718787191317?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/9107256718787191317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=9107256718787191317' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9107256718787191317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/9107256718787191317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/pelaku-rp-3-m-proyek-pba-mestinya-jadi.html' title='Pelaku Rp 3 M Proyek PBA   Mestinya, Jadi Tersangka!'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4875146768909265116</id><published>2008-12-09T00:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:45:15.080-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Persahabatan Itu...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ST4zSW-Ew9I/AAAAAAAAAAo/6ATK149f48A/s1600-h/abi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ST4zSW-Ew9I/AAAAAAAAAAo/6ATK149f48A/s320/abi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277712203821401042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="snap_preview"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan dia  menjawab:&lt;br /&gt;Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.&lt;br /&gt;Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.&lt;br /&gt;Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.&lt;br /&gt;Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.&lt;br /&gt;Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam  persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.&lt;br /&gt;Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;&lt;br /&gt;Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.&lt;br /&gt;Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.&lt;br /&gt;Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.&lt;br /&gt;Gerangan apa sahabat itu jika  kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?&lt;br /&gt;Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!&lt;br /&gt;Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.&lt;br /&gt;Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..&lt;br /&gt;Kerana dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;~ Khalil Gibran~&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4875146768909265116?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4875146768909265116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4875146768909265116' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4875146768909265116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4875146768909265116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/persahabatan-itu.html' title='Persahabatan Itu...'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/ST4zSW-Ew9I/AAAAAAAAAAo/6ATK149f48A/s72-c/abi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-6295787092960699423</id><published>2008-12-09T00:28:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:45:41.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prolog'/><title type='text'>Ini blog orang Bengkulu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;caknyo dak smangat jugo kalu nulis dakdo yang ngomentari..buat adik sanak yang ndak tahu kondisi bengkulu, bisa gabung di blog ini... atau pacak pulo langsung ngakses ke situs www.bengkuluekspress.com (Soalnyo di bengkulu kini ko ado koran Bengkulu Ekspress nang pacak dipecayo dan akurat informasinyo)&lt;br /&gt;ditunggu yo, komentarnyo...hehe&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-6295787092960699423?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/6295787092960699423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=6295787092960699423' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6295787092960699423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/6295787092960699423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/ini-blog-orang-bengkulu.html' title='Ini blog orang Bengkulu'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2436419516098736803.post-4124300810634932263</id><published>2008-12-08T09:39:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T08:46:15.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='headline news'/><title type='text'>Kadis PU Provinsi Bengkulu Lebih Hebat dari Besan Presiden</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini dikutip dari Harian Bengkulu Ekspress&lt;br /&gt;Jumat, 05 Desember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALAU posisinya hanya Kadis PU Provinsi, tapi Ir Zulkarnain Mu'in lebih hebat dari Aulia Pohan, besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bagaimana tidak! Walau Aulia Pohan masuk ring I --lingkaran utama--, keluarga Presiden SBY, dia bisa dijebloskan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) ke dalam penjara. Sedangkan Zulkarnain Muin, walau tak masuk lingkaran keluarga SBY dan statusnya telah menjadi terdakwa kasus PBA (Penanggulangan Bencana Alam) Dinas Provinsi Bengkulu senilai Rp 7,8 M, dia samasekali tak ditahan. Saat ini Zulkarnain masih berstatus tahanan kota.&lt;br /&gt;Hebatnya lagi! Rasa penasaran publik terhadap raibnya dana Rp 3 M --sudah dikembalikan Rp 2,36 M--, tak bakal terjawab di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Pasalnya, dalam berkas perkara yang dilimpahkan Kejati Bengkulu ke PN Bengkulu soal raibnya uang negara samasekali tak ada.&lt;br /&gt;Selain tak ditahan, posisi Zulkarnain Mu'in sebagai Kadis PU juga aman. Bahkan Wagub HM Syamlan Lc yang saat ini menjabat sebagai Plt Gubernur pun tak bisa mengutak-atiknya.Masalah posisi Pak Zul kita lihat saja nanti bagaimana. Soalnya ada batasan kewenangan saya sebagai Wagub untuk menentukan masalah status jabatannya, ucap Syamlan.&lt;br /&gt;Bukankah saat ini tengah menjadi Plt Gubernur?&lt;br /&gt;Ditegaskan Syamlan, saat ini dia belum menerima SK sebagai Plt Gubernur. SK yang ada sama saya adalah SK sebagai Wagub dari Presiden RI. Saya ini belum menerima satu surat pun yang menyatakan saya sebagai Plt Gubernur. Jadi kewenangan saya terbatas sebagai Wagub, tegasnya.&lt;br /&gt;Meski demikian, Wagub akan membicarakan masalah status Kadis PU dengan Sekprov Drs H Hamsyir Lair. Pak Sekprov juga belum pulang, jadi belum bisa diputuskan apa-apa. Nantilah jika Pak Sekprov pulang akan saya panggil dan bicarakan lagi masalahnya, tukasnya.&lt;br /&gt;Sebenarnya, walau tanpa SK, ketika Gubernur berhalangan, Syamlan bisa saja mengambil alih tugas Gubernur. Hanya saja dia tak mau dibilang bertindak aji mumpung. Saya ini bukan orang yang haus akan jabatan. Sehingga ketika tak ada Gubernur, saya tak mau aji mumpung, mengerjakan tugas-tugas Gubernur. Jadi masalah menonaktifkan Pak Zul atau tidak itu, biarlah jadi kebijakan Gubernur. Lagi pula sebentar lagi Gubernur pulang. Rencananya 20 Desember, dia sudah ada di Bengkulu, tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubu Nurmalia Kecewa&lt;br /&gt;Tak tersentuhnya pelaku pencairan dana Rp 3 M dan pengembalian uang sebesar Rp 2,36 M proyek PBA oleh pihak Kejati Bengkulu membuat kuasa hukum Nurmalia SSos, Humisar Tambunan SH kecewa. Apalagi dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pencairan Rp 3 M itu disebut-sebut telah dicairkan Nurmalia.&lt;br /&gt;Pernyataan dalam BAP itu menurut Humisar jelas-jelas telah menyudutkan kliennya. Apalagi beberapa waktu lalu, secara materil Rp 3 M tersebut bukan digunakan dan dicairkan Nurmalia. Kita mengharapkan aparat penegak hukum di Bengkulu ini tidak memilah-milah perkara. Artinya, siapa pun yang terlibat dalam kasus ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jangan pula klien kami yang ditumbalkan, tandas Humisar.&lt;br /&gt;Dikatakan Humisar, apabila pihak penyidik Kejati serius menangani perkara raibnya dana Rp 3 M yang telah dikembalikan senilai Rp 2,36 M tersebut, dia yakin kasus tersebut akan tuntas. Sesuai dengan keterangan kami kepada penyidik, sudah cukup jelas pelaku sebenarnya siapa. Namun kenapa pihak penyidik Kejati terkesan menyembunyikan fakta hukum tersebut. Lagi pula, uang Rp 3 M itu tak disebutkan sebagai kerugian negara, katanya.&lt;br /&gt;Terlepas dari hal itu, kata Humisar, dia berharap penyidik Polda Bengkulu yang menangani kasus tersebut dapat memperjelas duduk masalah sebenarnya. Pelaku pencairan dan pengembalian uang tersebut sejatinya haruslah jelas. Jangan sampai ada yang dirugikan. Oleh karena itu, penanganan kasusnya di Mapolda Bengkulu dapat lebih diseriusi, katanya.&lt;br /&gt;Lebih jauh dikatakan Humisar, tindakan pihak Kejati Bengkulu yang tidak menuntaskan kasus raibnya dana Rp 3 M pada rekening Dinas PU Provinsi tersebut telah membuat publik kecewa. Lebih dari itu, hal ini juga akan menjadi preseden buruk bagi penegakkan hukum di Bengkulu. Tentu saja publik akan kecewa. Artinya penegakkan hukum di Kota Bengkulu ini masih terkesan memilah-milah, katanya. Apalagi menurut Humisar, dalam persidangan terdakwa proyek PBA dua hari lalu, JPU tampak tidak memprioritaskan soal raibnya dana Rp 3 M itu.&lt;br /&gt;Di sisi lain, Kajati Bengkulu Patuan Siahaan SH melalui Kasi Penkum Santosa Hadipranawa SH mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk mengungkap kasus tersebut. Hanya saja, karena temuan soal raibnya Rp 3 M tersebut merupakan satu rangkaian dugaan penyelewengan pada proyek PBA, sehingga raibnya dana tersebut dimasukkan dalam bahasan dan berkas yang sama dengan dugaan penyimpangan-penyimpangan lain.&lt;br /&gt;Raibnya dana Rp 3 M itu kan merupakan salah satu masalah pada proyek PBA, jadi memang tak bisa dipisahkan dan orang-orang didalam dugaan penyelewengan itu adalah orang-orang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, katanya.&lt;br /&gt;Lalu kenapa kerugian negara hanya Rp 2,7 M?&lt;br /&gt;Dijelaskan Santosa, soal penghitungan kerugian negara hal itu merupakan wewenang tim mereka dalam hal ini pihak BPKP Provinsi Bengkulu. Penetapan kerugian negara tidak hanya dilakukan terhadap soal raibnya dana Rp 3 M saja, melainkan pertimbangan lain menyangkut pengerjan fisik proyek juga dihitung.&lt;br /&gt;Kalau kita menghitungnya dari Rp 3 M memang kerugian negaranya rancu. Tapi setelah dihitung pihak BPKP kerugian negara itu sesuai dengan temuan di lapangan dan melalui proses penghitungan yang cukup rumit, katanya.(010/888)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2436419516098736803-4124300810634932263?l=ramadiandri10.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/feeds/4124300810634932263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2436419516098736803&amp;postID=4124300810634932263' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4124300810634932263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2436419516098736803/posts/default/4124300810634932263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ramadiandri10.blogspot.com/2008/12/kadis-pu-provinsi-bengkulu-lebih-hebat.html' title='Kadis PU Provinsi Bengkulu Lebih Hebat dari Besan Presiden'/><author><name>to be king</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02202060075049845987</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5gI8MLZqlJ8/SYSQCVu9hbI/AAAAAAAAAFY/9xZbFuLo6tA/S220/Foto1112.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
