Tak Lacur Aku

*Rama Diandri

Ada yang tersisa dari lelapnya tidur
Rinai tawa ternyata duka, tanpa sadar..
Waktu pun terus berlalu..
Membangkitkan nyawa di dalam mimpi
Menjadikan tawa kebahagiaan hakiki...

Hmm..
Akhirnya.. datang juga waktu ini
Mungkin kau masih haus...
Sementara aku, mencoba bertahan dalam galau yang indah
Lanjutkan saja, aku menikmati sayatan tandus
Teruskan saja, cabikkan kulitku hingga aku merasa asinnya darah

Lalu apa?
Kan kutuntaskan penantian..
Kemudian kuhapus mimpi dalam rinai tawa yang nyata
Lalu, kau pun tersadar..
Aku akan tetap kokoh, tegar..
Seiring darahku yang mulai mengering

*Argamakmur 26/5/09

Komentar

kawanlama95 mengatakan…
dalam penantian ya mas lagi nunggu siapa . selamat pagi tetap berkarya dalam penantiannya .tuh ada puisi datang ya

Postingan populer dari blog ini

Bus Masuk Jurang, 12 Tewas

Aku Ketemu Mantan

TUGAS dan Wewenang MK