Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2009

Tak Lacur Aku

*Rama Diandri

Ada yang tersisa dari lelapnya tidur
Rinai tawa ternyata duka, tanpa sadar..
Waktu pun terus berlalu..
Membangkitkan nyawa di dalam mimpi
Menjadikan tawa kebahagiaan hakiki...

Hmm..
Akhirnya.. datang juga waktu ini
Mungkin kau masih haus...
Sementara aku, mencoba bertahan dalam galau yang indah
Lanjutkan saja, aku menikmati sayatan tandus
Teruskan saja, cabikkan kulitku hingga aku merasa asinnya darah

Lalu apa?
Kan kutuntaskan penantian..
Kemudian kuhapus mimpi dalam rinai tawa yang nyata
Lalu, kau pun tersadar..
Aku akan tetap kokoh, tegar..
Seiring darahku yang mulai mengering

*Argamakmur 26/5/09

Kidung Senja..

*Rama Diandri

Mencoba berlari menuju tepian
Menggapai raga di ketinggian
Sudahlah.. Kau akan rapuh..
Tak ayal ombak kan menelanmu
Tak juga ketinggian kan menjagamu

Akhirnya.., berharap dalam keterpurukan memang lelah..
Akhiri saja senja yang mulai gelap. Langkahkan kaki menuju malam..
Bukankah malam itu sunyi?
Tak ada yang salah dengan senja ataupun malam..
Hanya pergeseran waktu dan corak kehidupan..

Sunyi kadang berarti bising, pun juga sebaliknya..
Lalu apa yang membedakan?
Hanya hati!
Tak juga malam, pagi, ataupun senja..
Sebab makna adalah ikhlas tuk menerima dan melepas..

*Argamakmur 25/5/09

Sendiri

Gambar
Sendiri bukan berarti mati.
Sendiri awal dari kehidupan baru.
Rasulullah diawali dengan kesendirian.
Semua kehidupan berawal dari sendiri dan kepayahan,
dan akan kembali sendiri dalam keadaan MATI.
====
Jika sendiri pun tak abadi, aku lelah...

'Hilang'

Gambar
"Tak ada lagi perhatianmu dan tak ada lagi yang ngomel ketika malam menjelang pagi, ternyata aku masih ada di luar. Entah apa, yang pasti aku merasa semuanya memang benar-benar telah berakhir,"

Ada rindu, namun terkekang dan tak bisa kuucap. Hanya rintihan hati dan senandung merdu kualunkan lewat dawai-dawai semu yang sebenarnya aku juga tak tahu. Aku mencoba tegar dan enjoy tuk jalani semua ini. Aku mencoba tuk selalu kokoh, namun jauh didasar hatiku, aku sebenarnya rapuh.

Senyumku, tawaku dan rinai kebahagiaan yang kutampakkan hanya lelucon dan tak lebih dari sebuah adegan layaknya di sinetron. Hmm... Ada yang hilang!

Cara Mudah Dapatkan Uang

Gambar
http://caracepatmembuatwebsitegratis.blogspot.com/
Saya barusan aja daftar program affiliasi yang sistem kerjanya semacam MLM tapi Gratis daftarnya dan cuma perlu mengajak 3 orang menggunakan url kita.

Unlimited width 15 Level Depth
There is no joining fee! There are no other hidden fees for joining. This program enables us to give you Internet business Tips very valuable and informative. You need to acquire as many as you can because you are being paid for direct and indirect referrals.
Members earn for every direct referrals and for indirect referrals. This means that you do not only gain money for every person you refer, but you also get paid for the referrals referred by your referrals and then for their referrals and so on, 15 levels deep. The above table is an example which demonstrates how your earnings will accumulate.The Commission Table shows that you can make Fix income $2000 Per month + Network income by referring 3 people, (you can refer more than 3) but as we do not limit t…

Penguasa Hati Itu Telah Pergi

Gambar

Senin, Deadline Keputusan Aksi

Desakan Protes Petani
Mulai Tak Terbendung

ARGA MAKMUR RU – Jika hingga Senin (18/5) mendatang pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur tak kunjung melimpahkan berkas perkara yang mendudukkan 5 aktivis PKBHB dan STaB sebagai tersangka, dapat dipastikan kubu STaB dan PKBHB akan melakukan aksi demo besar-besaran ke Kejari. Penegasan ini diungkapkan Ketua sementara PKBHB Agustam Rahman SH didampingi Pjs Ketua PKBHA Eka Septo Amran SH kepada Radar Utara kemarin.

Diungkapkannya, kepastian keputusan aksi tersebut dapat dipastikan karena sejak kemarin aksi protes para petani terkait penahanan tersebut sudah mulai tak terbendung. “Kami mencoba untuk menenangkan para petani dan memintanya untuk bersabar. Sebab kita juga tak mau pembelaan ini kemudian menjadi sesuatu yang melawan hukum. Tentu saja, hal itu menjadi pertimbangan kita,” jelas Agustam.

Sejauh ini menurutnya, mereka masih melakukan pendekatan-pendekatan kepada para petani untuk tidak bertindak anarkis dalam melakukan aksi protesnya.…

Ratusan Petani Penuhi Lapas Arga Makmur

Gambar
PENAHANAN terhadap lima aktivis PKBHB dan STaB, memancing reaksi solidaritas kerabat, sahabat, kolega dan bahkan ratusan petani Bengkulu Utara. Tak heran, dengan diterimanya informasi terkait penahanan kelima tersangka tersebut, sejak kemarin pagi Lapas Arga Makmur dipenuhi ratusan pembesuk kelima tersangka. Bagaimana ceritanya?

RAMA DIANDRI, Arga Makmur

USIN Abdisyah Putra Sembiring SH, Dediyanto SPt, Tugiran SPd, Budi Syahroni SKM dan Marhendi SH ketika ditemui koran ini kemarin tampak tetap segar walau raut haru tetap menyelimuti. Ketika menyapa beberapa kerabat dan para petani yang datang bergantian, mereka tetap bisa memberikan semangat lebih dan menguatkan para petani agar tetap melaju pada trek kebenaran. Begitu juga sebaliknya, para pembesuk tampak juga menenangkan kelimanya agar bisa tawakal menjalani hidup.

“Ini pengalaman pertama bagi kami. Tadi malam, kami menikmati malam pertama kami. Tapi ya itu, malam pertamanya tak seperti malam pengantin,” kata Dediyanto yang kemudian di…

Tahan Aktivis, Jaksa Dituding Melanggar!

Gambar
Buntut Protes Pleno
KPU, Ratusan Petani
Ancam Lakukan Demo

ARGA MAKMUR RU – Penahanan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur atas perintah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu terhadap 5 aktivis Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Bengkulu (PKBHB) dan Serikat Tani Bengkulu (STaB), dinilai kuasa hukum kelima tersangka, Agustam Rahman SH merupakan sebuah pelanggaran. Sebab penahanan yang dilakukan terhadap kelima aktivis tersebut menurutnya diluar konteks kasus yang tengah dihadapi kliennya.

“Kita sangat menyayangkan sikap pihak kejaksaan yang terkesan sudah tak obyektif lagi dalam menjalankan tugasnya. Kejaksaan sudah tidak netral dan dapat diperalat serta dibeli oleh kekuasaan,” kesal Agustam dalam konfrensi pers kemarin.

Terkait kekesalan mereka, pihaknya menantang pihak kejaksaan untuk membuktikan dugaan kasus yang tengah dihadapi kliennya di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. “Nanti akan kita buktikan di pengadilan. Karena disanalah tempatnya untuk membuktikan seseorang …

5 Aktivis PKBHB dan STaB Ditahan

Perintah Penahanan dari Kejati

ARGA MAKMUR RU – Dituduh telah melakukan penggelapan atas biaya advokasi mendampingi kasus petani TCSSP (The Tree Corp Small Sector Project) di Giri Mulya, 5 orang aktivis Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Bengkulu (PKBHB) dan Serikat Tani Bengkulu (STaB) kemarin ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Arga Makmur. Penahanan terkait kelima aktivis tersebut setelah berkas perkara (BP) yang selama ini dilakukan pemberkasannya di Polda Bengkulu dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Namun karena dugaan TKP (tempat kejadian perkara) dilakukan di wilayah hukum Kejari Arga Makmur, pihak Kejati pun kemudian melimpahkan berkas tersebut ke Kejari Arga Makmur.

Kajari Arga Makmur Edyward Kaban SH ketika ditemui kemarin membenarkan terkait telah dilimpahkannya BP yang mendudukkan kelima tersangka tersebut. Menurut Kajari, kelima tersangka itu yakni Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, Dediyanto SPt, Marhendi SH, Tugiran SPd dan Budi Syahroni SKM…

Tanpa Kunjungan Pejabat, Apalagi Bantuan

Gambar
Ketika Musibah Banjir Datang Usai Pemilu

MUSIBAH banjir di Desa Batik Nau Kecamatan Batik Nau, Bengkulu Utara (BU) sekitar 5 bulan lalu mungkin masih melekat di hati warga setempat. Bagaimana tidak, mulai dari pejabat Pemkab sampai anggota dewan pada waktu itu berdatangan dan memberikan bantuan demi bantuan kepada korban banjir. Namun lain halnya dengan banjir yang terjadi kemarin, walaupun berada pada TKP (tempat kejadian perkara) yang sama namun banjir kali ini tanpa kunjungan pejabat. Bagaimana tanggapan dan apa yang ada di benak warga dengan kondisi itu? Berikut laporannya;

RAMA DIANDRI, Batik Nau

SEKITAR pukul 01.00 WIB dini hari kemarin, Amirullah, 61 tahun, warga Desa Batik Nau mengaku sudah tak bisa tidur. Hujan deras mengguyur desanya sudah menjadi sebuah pengalaman pertanda akan terjadi banjir. “Saya sibuk memperhatikan gerak air. Ketika air sudah mulai merembes ke teras rumah, saya segera membuka kandang kambing dan ayam. Karena memang sudah pengalaman, setiap hujan deras desa…

Luka Disini

Gambar
Menikmati lantunan lagu anyarnya ungu, asyik ya.. Walaupun cuma modal download.. hehe
Sembari mengingat semua yang udah berlalu.. yang udah lama berlalu pun bahkan baru seperti kemarin.. Mengagumkan memang!
Tak terasa, dengan hiruk-pikuk kehidupan ternyata kita dihadapkan dengan permasalahan hidup yang terkadang pelik. Meninggalkan sesuatu yang sudah kita suka, berat memang. Namun jika itu sebuah konsekwensi, harus tetap dilakukan toh?
Luka, sedih, semua ada.. Menari dalam khayal, menerawang dalam kenang, mereka-reka dalam gelap... (Tak nyaman!) Tapi itulah hidup. Ada yang bilang hidup adalah pilihan. Tapi bukankah pilihan itu jika ada yang dipilih?
Terpuruk, melintasi semua nyata yang terasa berat. Melangkah pun kakiku kaku. Jangankan tuk menari. Hanya tarian ilusi, abstrak dan harapan. Melambai pun tanganku bak keram, bak sebuah kapal kandas terhalang karang. Mungkinkah semua berlalu? kurasa tidak! Yang ada hanya hancur, porak-poranda ditelan ombak, diantara bebatuan karang terjal dan k…

'Jadi Hujan' (Kuingin)

Gambar
Tak ada yang lebih tabah dari hujan..
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga
Menunggu hingga batas waktu tiba yang telah ditentukan

Tak ada yang lebih bijak dari hujan..
Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu ragu di jalan itu 
Seakan tanpa pamrih pergi dan berlalu memberi kesegaran

Tak ada yang lebih arif dari hujan..
Dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon
Mengalir dan pasrah dengan kesetiaannya tuk menghidupi

Ku ingin jadi hujan, agar aku bisa merahasiakan rintik rinduku kepadanya, agar aku bisa menghapus jejak kakinya yang ragu-ragu. Kuingin menjadi hujan, agar yang tak kuucapkan terserap oleh hatinya, tanpa sadar dia pun hidup karenaku.. Kuingin!