Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2009

Gubernur Lega, Kuasa Hukum Chairuddin No Comment

Gambar
DISUMPAH : Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ST disumpah pada sidang putusan sela di PN Bengkulu beberapa waktu lalu
GUBERNUR Bengkulu H Agusrin M Najamudin ST bersyukur. Ini setelah hasil labfor Mabes Polri dan hasil pengecekan Dit Reskrim Polda Bengkulu ke Depkeu, tandatangannya terbukti telah dipalsukan oleh mantan anak buahnya, Drs Chairuddin dengan cara discan.
“ Saya belum dapat laporan hasil Labfor Mabes Polri dari Polda. Namun saya bersyukur itu bisa dibuktikan kepada publik. Soalnya, opini yang berkembang saya benar-benar menandatangani surat permohonan itu,” kata Agusrin.
Hasil pembuktian dari Polda itu tak membuatnya kaget. Sebab, dirinya memang tidak pernah menandatangani surat permohonan pembukaan rekening baru kepada Menkeu.
“ Ya..memang palsu tandatangan itu. Kan sudah saya tegaskan dari awal. Makanya pas dibuktikan melalui lab forensik jika itu palsu, tentu sudah semestinya begitu. Soalnya bagaimana bisa asli jika tak pernah saya tandatangani,” ucapnya.
Menurutnya, ant…

Dicairkan Yan Calvin, Uang Rp 48 Juta Raib

PROYEK Penanggulangan Bencana Alam Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bengkulu tahun 2007 tampaknya memang sudah benar-benar menyimpang. Setelah pada penyidikan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu beberapa waktu lalu ditemukan adanya uang senilai Rp 3 M yang raib tanpa diketahui pelaku pencairannya, pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin juga terungkap pencairan dana proyek untuk kontraktor pengerjaan proyek box cluvert di Mukomuko yang dicairkan oleh staff administrasi Dinas PU, Yan Calvin hilang di dalam mobil. Uang senilai Rp 48 juta itu hilang di dalam mobil saat Yan Calvin dan PPTK, Sofyan Ilyas bermaksud mengantarkan uang tersebut ke Mukomuko.
Fakta ini terungkap setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yeni Puspita SH MH dan Alamsyah SH dalam persidangan kemarin menghadirkan saksi rekanan yakni Arbison, Subandi dan Hendro Lapindo. Selain fakta persidangan itu, ketiga kontraktor yang diperiksa sebagai saksi itu juga mengaku kalau pengerjaan proyek yang dilakukan m…

Kubu Lurah Bersorak, Sidang Seperti Arisan

INI bisa jadi merupakan potret masyarakat kita di Bengkulu. Kalau dipikir logis, sebenarnya masalah antara Lurah Surabaya, Fatmawati S.Sos dan Ketua Legiun Veteran, Asfar Gulam hanya berawal dari masalah sepele. Namun diduga ada permasalahan lain sebelumnya, masalah ini menjadi besar dan berlanjut ke meja hijau.
Bagaimana kronologis kejadian sebenarnya dan bagaimana pula proses persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu kemarin?

=RAMA DIANDRI, Kota Bengkulu=

SEKITAR pukul 13.30 WIB kemarin, sidang dugaan perbuatan tidak menyenangkan dengan terdakwa Ketua Legiun Veteran Asfar Gulam kembali digelar di ruang sidang Cakra PN Bengkulu. Pada persidangan kemarin, Asfar Gulam menghadirkan 6 orang saksi meringankan yang kesemuanya merupakan warga RT 8 Kelurahan Surabaya, tempat terdakwa tinggal. Keenam saksi itu yakni Farida (50), Adilijati (50), Rodiah (40), Nuraini (43), Darini (42) dan Sugiarti (40). Keenam saksi ini diperiksa di depan Majelis Hakim PN Bengkulu diketauai S…

Buronan Tewas, Oknum Aparat Bakal Dihukum

JIKA terbukti lalai dalam menjalankan tugas dan mengakibatkan tewasnya buronan bernama Suharto alias Atok (26), oknum aparat bersangkutan akan diproses dan dihukum sesuai aturan dan perundang-undangan berlaku. Penegasan ini diungkapkan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Sukirno melalui Kabid Propam AKBP Drs Budi Tono didampingi Kabid Humas AKBP Drs Y Suyatmo ketika dikonfirmasi kemarin. Menurutnya, sejauh ini pihak Bid Propam Polda Bengkulu tengah melakukan pengusutan terhadap laporan keluarga Atok tersebut.
Diungkapkan Suyatmo, untuk mengusut tuntas kasus tewasnya buronan tersebut pihaknya akan menerjunkan tim ke tempat penangkapan Atok. Pihaknya juga akan memeriksa beberapa saksi terkait kejelasan apakah tembakan yang bersarang pada bagian belakang dan menembus dada Atok tersebut dilakukan aparat karena buronan itu mencoba untuk melarikan diri atau tidak. "Jika dalam pemeriksaan dan penelusuran kita nantinya, ditemukan cukup bukti kelalaian anggota, yang bersangkutan akan diproses…

Aku dan Calon Presidenku

Gambar

Gadis Menangis dan Pemuda Bertopi

Gambar
PELATARAN parkir BIM (Bengkulu Indah Mall) sore kemarin lebih sepi dari biasanya. Mungkin bisa jadi ini imbas dari berdirinya Mega Mall yang memang lebih ramai dikunjungi warga Bengkulu. Lamunanku dikejutkan ketika melihat seorang gadis belia kisaran umur 22 tahun berlari menangis sembari menghampiri sepeda motor Yamaha Mio warna merah miliknya. Ada apa gerangan?
Di sisi lain, seorang pria mengenakan topi warna gelap datang menghampiri dan mencoba untuk menghentikan laju sepeda motor yang mulai dipacu. "Sudahlah, aku pulang sekarang!" tandas sang gadis sembari tancap gas. Laju kendaraan di depannya tampak tak dihiraukan. Untung saja tak menabrak truk fuso pengangkut alat berat pada gudang mall di depannya. Awalnya sang pemuda bertopi bermaksud mengejar dengan menghidupkan sepeda motornya, namun entah dengan pertimbangan apa dia memutuskan untuk menghentikan langkah untuk tancap gas. Sesaat kemudian pemuda bertopi tadi tampak berjalan gontai, sembari menampakkan wajah misteriu…

Al-Hadist

"Tiga orang yang selalu mendapatkan pertolongan ALLAH tiada henti-hentinya adalah mujahid yang membela agama ALLAH, PENULIS yang mencerahkan, dan pemuda yang menyegerakan menikah untuk menjaga kehormatan diri"
(HR Ahmad)

Hidup Memang Pilihan Bung!

Gambar
BAYANGANKU kembali menyeruak ke masa-masa aku harus menentukan sikap sekitar 1,5 tahun lalu. Ini ketika salah seorang temanku cerita soal keinginannya yang ingin lepas dari seseorang dan dekat dengan seseorang pula. Sedangkan untuk memiliki keduanya hal itu mustahil.
Dia cerita banyak, segala pertimbangan dan argumennya pun ku simak baik-baik. Kalau ingin jujur, aku bisa menangkap kalau si teman ini terpesona dengan hal baru. Ya, itulah manusia. Keinginan untuk memiliki sesuatu yang belum kita dapatkan memang mengasyikan. Apa pun taruhannya, kayaknya akan dipenuhi. "Manusiawi toh kalau aku suka dengan yang lain?," tanya si teman.
Hmm.. Sejenak aku terdiam. Aku yakin dia sebenarnya cukup dewasa menghadapi semua ini. Tapi itulah perasaan. Ga bisa dipaksa, ga bisa pula direka-reka. Terkadang aku agak risih ketika membahas masalah ini. Secara gitu lho, rambut udah banyak uban eh masih mikir yang kayak gini. Tapi karena kayaknya dia memang butuh saran pendapat, aku pun dengan ikhl…

"MUSUH"

Gambar
AKU pernah baca di salah satu buku. Lupa aku judulnya apa, namun dari petikan kalimatnya aku ingat dengan kata-kata "Jadikanlah rekan kerjamu ibarat Musuh! Jika dia lengah, seranglah dengan strategi kemenangan,"
Walaupun sang penulis buku aku yakin lebih cerdas, tapi ketika membaca kata-kata itu ada sesuatu yang menjadi ganjalan dalam hati. Secara gamblang aku menilai, sang penulis merupakan tipe orang ambisius (Mungkin). Tapi ketika hal itu aku pikir dan ku analisa matang-matang, tak selamanya kata itu akan menghantarkan kita menjadi sukses.
Bukankah kesuksesan dapat kita raih dari hasil kerja dan kualitas kita? bukan dengan memusuhi orang toh? atau dengan selalu menyerang ketika lawan lengah menjadi senjata pamungkas? tentu tidak kan?!
Analisa dan kata hatiku sebenarnya berkata, tak ada sesuatu lain yang bisa menyejukan hati ketika kita bisa bertindak bijak dalam kondisi apa pun. Berlaku bijak dan bersikap logis pada siapa pun lawan bicara kita merupakan sesuatu yang paling j…

260 Kg Top Shell Diamankan

Gambar
JAJARAN Reskrim Polsek Selebar kembali menuai prestasi gemilang. Dibawah komando Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK dan Kanit Reskrim Amsaludin S.Sos, sekitar pukul 11.30 WIB kemarin aparat kepolisian setempat berhasil menggagalkan penyelundupan seberat 260 Kg top shell alias susur bundar (trochus niloticus). Selain berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 260 Kg jenis hewan kerang laut yang dilindungi tersebut, aparat kepolisian juga membekuk 3 tersangka, Ml (45) ibu rumah tangga tinggal di Komplek Perumahan Puri Lestari Kelurahan Kandang, sopir angkot berinisial Am (42) warga Jalan Manggis Panorama dan 1 orang anak buah tersangka Ml, Tk (40) warga Simpang Kandis.
Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin S.Sos ketika ditemui kemarin membenarkan terkait penangkapan tersebut. Menurutnya, penangkapan tersebut berawal dari pihaknya mendapatkan informasi masyarakat. Mendapatkan informasi t…

Lagi, Polsek Selebar Bekuk Bandar Togel!

Gambar
Barang bukti judi togel yang berhasil diamankan polisi
SETELAH berhasil membekuk bandar togel berinisial Sw alias Yn (43) dan Ketua RT di Kelurahan Sumber Jaya, Ab (48)--keduanya bertetanggaan-- belum lama ini, Tim Buser Polsek Selebar kembali berhasil meringkus salah seorang bandar togel (toto gelap) berinisial Hm (42) yang beroperasi di RT 8 Kelurahan Sumber Jaya. Penangkapan terhadap Hm dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (11/1).
Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin SSos ketika dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan bandar togel tersebut. Menurutnya, penangkapan terhadap Hm merupakan hasil pengembangan kasus dua tersangka yang sebelumnya berhasil dibekuk. "Dari nyanyian tersangka Sw alias Yn dan Ab, diketahui ada bandar yang juga beroperasi di RT 8 Kelurahan Sumber Jaya. Setelah diselidiki, bandar tersebut diketahui berinisial Hm. Hingga petang ini, tersangka Hm masih kit…

Antara Jujur dan Kebobrokan!

BICARA soal jujur, tentu saja pikiran kita mengarah kepada apa yang telah dilakukan dan apa yang sebenarnya terjadi. FAKTA! ya, sebuah kenyataan yang harus diungkap kendati itu terasa berat.
Jujur itu terkadang berat. Apalagi kalau dengan kejujuran kita berarti mempertaruhkan harga diri. Kejujuran bisa juga diartikan sebuah sifat yang akan menghasilkan sebuah sikap. Sikap inilah nanti yang akan dinilai orang-orang di sekeliling kita.
Sebagian ada yang berpendapat kejujuran adalah modal utama dalam hidup. Walau terkadang (mungkin) kejujuran bisa juga lebih sering terkubur dengan kebohongan. Namun walau bagaimana pun juga, jujur akan menghasilkan buah manis. Jujur akan berbuah kebenaran. Sebaliknya, kebohongan akan berbuah nista.
Tak jarang orang-orang akan menutupi kebohongannya dengan kembali berbohong. Semakin ditutupi, maka kebohongan itu akan semakin banyak. Bagi mereka yg punya jiwa besar, tentu saja mereka berpikir tak ada untungnya untuk berbohong. Dengan berbohong, itu sama halnya…

Satpol PP Temukan Pasangan Mesum di Hotel

Penerapan Perda No 3 Tahun 2008

SETELAH beberapa kali menggelar razia penertiban, dari pukul 22.00 WIB hingga 00.30 WIB dini hari kemarin Satpol PP Kota Bengkulu kembali menggelar razia yang juga merupakan bentuk penerapan Perda No 3 Tahun 2008. Apa saja yang menjadi bidikan Satpol PP dan bagaimana razia tersebut berlangsung?
Berikut laporannya;

=RAMA DIANDRI, Kota Bengkulu=

BERBEDA dari razia-razia sebelumnya, puluhan anggota Satpol PP berpakaian lengkap dikomandoi langsung Kakan Satpol PP Kota Bengkulu, Khairul Saleh SH kemarin malam juga mengincar dan melakukan razia di beberapa rumah kos dalam Kota Bengkulu. Ada dugaan, sebagian rumah kos yang ada di dalam kota merupakan ajang transaksi dan praktik mesum para wanita yang diduga PSK bersama lelaki hidung belang.
Pantauan BE, razia kemarin malam dimulai dari Wisma Sederhana Jalan Jati. Kendati tak mendapatkan satu orang pun warga yang tak mengantongi KTP, usai melakukan razia di tempat ini anggota Satpol PP kembali melanjutkan operasinya…

MK Rampas Peradilan Umum?

KEPUTUSAN MK membatalkan kemenangan Dirha dan meminta KPU BS menggelar Pilkada ulang tanpa keikutsertaan Dirha, dinilai kuasa hukum KPU BS Usin Abdisyah Putra SH sudah melampaui batas kewenangan MK selaku lembaga hukum yang menangani sengketa Pilkada. Padahal berdasarkan Peraturan MK No 15 Tahun 2008 yang ditangani MK adalah soal selisih suara.
Tetapi ternyata yang dipersoalkan dalam pertimbangan hakim adalah status Dirwan Mahmud yang pernah menjadi narapidana di Lapas Cipinang, keluhnya.
Usin mengatakan persolan administrasi calon adalah wewenang peradilan umum yaitu PTUN, bukan ranah MK. Dengan memutuskan Dirwan Mahmud tidak memenuhi syarat administrasi, MK sudah merampas hak peradilan umum yang mestinya memutuskan sah atau tidaknya Dirwan mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
Kalau memang MK berpendapat Dirwan pernah menjadi narapidana, MK tidak bisa memutuskan Dirwan tidak sah menjadi calon. Tetapi hal itu mesti dibuktikan terlebih dahulu melalui PTUN, baru PTUN yang memutuskannya …

TUGAS dan Wewenang MK

SESUAI dengan Pasal 24 (c) UUD 1945, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berwenang mengadili orang/badan seperti mahkamah agung (MA). Melainkan, tugas MK adalah mengadili sistem dan institusi negara. Cermin dari sistem kenegaraan, terwujud dalam bentuk undang-undang. Sedangkan institusi negara menurut UUD 1945 disebut dengan lembaga negara. Maka dari itu, selain bertugas dan berwenang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar, MK juga bertugas menguji sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar.
Tugas MK lainnya adalah memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilu. MK baru bisa mengadili orang, hanya dalam kasus Impeachment. Jadi orang itu adalah Presiden dan atau Wakil Presiden. Bila memang terjadi, MK berwenang menggelar forum previligeatum (pengadilan khusus) bagi Presiden dan atau Wakilnya. apabila dalam pengadilan tersebut presiden dan atau Wapres terbukti melanggar konstitusi, MK mengabulkan impea…

Hasil Pilkada BS Dibatalkan MK

Bengkulu Ekspress, Jumat 09 Januari 2009
MAJELIS Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya membatalkan hasil pleno KPU Bengkulu Selatan (BS) yang menetapkan pasangan H Dirwan Mahmud SH dan Hartawan SH (Dirha) sebagai pemenang Pilkada BS. Selain itu, MK juga mewajibkan KPU BS untuk mengulang Pilkada BS selambat-lambatnya 1 tahun sejak putusan MK ditetapkan.
Tak hanya itu, MK juga memutuskan Pilkada ulang hanya diikuti 8 pasang calon, tanpa diikuti pasangan Dirha yang diusung PDIP. Alasan MK, H Dirwan Mahmud SH terbukti tak memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah sebagaimana diatur pasal 56 UU Nomor 32 Tahun 2004 yang melarang seseorang yang pernah dihukum penjara 5 tahun atau lebih menjadi calon dalam Pilkada.
Berdasarkan bukti-bukti dipersidangan MK, H Dirwan Mahmud SH terbukti pernah dipenjara di Lapas Kelas I Cipinang Jakarta Timur selama 7 tahun dari tahun 1985 hingga 1992.Keputusan MK itu diperkuat dengan surat pernyataan dari M Zayadi tertanggal 17 Desember 2008, Hasnul Arifin te…

Galeri Lebong Tandai

Gambar
Keterangan Foto (dari atas ke bawah)
1. Kamar Bola atau Rumah Biliar zaman Belanda
2. Kondisi Bangunan SD Lebong Tandai sekarang
3. Bak penampung limbah tambang milik perusahaan Belanda

FOTO-FOTO ini diambil di Lebong Tandai beberapa waktu lalu. Dengan foto ini, kita bisa menggambarkan betapa megah dan sejahteranya masyarakat Lebong Tandai saat tambang emas setempat masih dikelola oleh penjajah Belanda. Bahkan, dari peninggalan penjajah pada saat itu, hingga saat ini masih ada rumah biliar dan beberapa aset lainnya. Terlebih konon katanya emas yang ada di puncak Monas merupakan emas yang diambil dari kawasan tambang Lebong Tandai.
Kondisi ini sangat ironis jika dibandingkan dengan sekarang. Sekarang, bisa dikatakan masyarakat Lebong Tandai jauh tertinggal. Terlebih jika kita lihat kondisi sekolah dasar di tempat ini, dengan atap bocor dan bangunan seadanya, kondisinya cukup memprihatinkan. (**)

Saksi Proyek PBA Dibentak Hakim

MAJELIS Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu tampaknya akhir-akhir ini cukup "tegang" ketika menggelar persidangan kasus dugaan korupsi proyek Penanggulangan Bencana Alam (PBA). Setelah usai marah besar dengan alasan terdakwa Nurmalia telat pada sidang digelar, Selasa (6/1) beberapa waktu lalu, kemarin Ketua Majelis Hakim Susanto SH kembali membentak salah seorang saksi, Yadera Su'ud (53) selaku Ketua Panitia Penunjukan Langsung (PL) proyek PBA Tahun 2007, saat diperiksa di persidangan. Mungkinkah ini pertanda keenam terdakwa proyek PBA akan segera ditahan di Lapas Kelas II A Bengkulu?
Pantauan BE di ruang sidang, bentakan hakim terhadap PNS Dinas PU Provinsi tersebut bermula ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yeni Puspita SH MH melontarkan beberapa pertanyaan kepada Yadera Su'ud. Yang membuat Ketua Majelis Hakim kesal, saksi Yadera Su'ud mempersilakan JPU untuk melihat kembali isi BAP berisi keterangan yang telah diberikannya pada saat penyidikan dilakukan. Karen…

Judi Togel, Ketua RT & Bandar Diringkus

Gambar
SETELAH mendapat informasi dan melakukan penyelidikan terhadap kasus togel (toto gelap) di wilayah hukumnya, upaya jajaran Polsek Selebar dikomandoi langsung Kapolsek AKP Ramon Zamora Ginting SIK dalam menuntaskan aksi perjudian tersebut kemarin menuai hasil. Sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, dua tersangka judi togel masing-masing, bandar togel berinsial Sw alias Yn (43) dan Ketua RT di Kelurahan Sumber Jaya, Ab (48)--keduanya bertetanggaan-- berhasil dibekuk aparat Polsek Selebar. Hingga tadi malam, kedua tersangka tersebut masih diamankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Bengkulu AKBP Drs Budi Dermawan melalui Kapolsek Selebar AKP Ramon Zamora Ginting SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amsaludin S.Sos ketika ditemui kemarin mengungkapkan, penangkapan terhadap keduanya dilakukan setelah mereka mendapatkan informasi masyarakat terkait maraknya judi togel di kawasan Kelurahan Sumber Jaya dan sekitarnya. Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian, sekitar pukul 15.00 …

Imral Mahadi Tetap pada Gugatan

SIDANG gugatan Imral Mahadi terhadap Polres Bengkulu dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu kemarin kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu. Dalam agenda sidang pembacaan replik tersebut, Imral Mahadi melalui kuasa hukumnya, Nediyanto Ramadhan Akil SH, Hanafi Pranajaya SH, Benni Ridho SH dan Irwan SH menyatakan tetap pada gugatan mereka. Dengan demikian, pihaknya juga membantah atau menolak tegas seluruh dalil-dalil yang dikemukakan pihak Polres dan Kejari Bengkulu pada sidang sebelumnya.
Terkait dengan pernyataan mereka yang menilai tindakan dilakukan Polres Bengkulu merupakan suatu tindakan yang bisa dikategorikan sebagai erorr in object, menurut Nediyanto hal itu sudah benar. Namun mereka menilai, pihak Polres Bengkulu sendiri tidak memahami arti erorr in object dalam kasus yang dialami kliennya. Sedangkan terkait penyebutan identitas pihak yang ditarik sebagai tergugat merupakan salah satu syarat formil keabsahan dari suatu gugatan, menurut kuasa hukum Imral Mahadi, seca…

Tabot Tebuang, 4 Warga Bengkulu Tewas

PERAYAAN Tabot tahun ini tampaknya meminta tumbal. Bagaimana tidak, dalam jangka waktu tabot besanding hingga tabot tebuang kemarin, setidaknya 4 warga Kota Bengkulu tewas mengenaskan. Bagaimana ceritanya?
Aksi kebut-kebutan di jalan raya sekitar pukul 14.30 WIB kemarin menelan korban. Tak tanggung-tanggung, pada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Air Sebakul, tak jauh dari Kantor Samsat-- kemarin menelan dua nyawa manusia sekaligus. Dua korban tewas yakni, Hendri Efendi (25) warga Kebun Kiwat Kelurahan Kebun Beler dan Supran (26) warga Gang Alfatindo Air Sebakul. Kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Nopol BD 6429 EO ini terpental setelah sepeda motor yang dinaiki mereka bersenggolan dengan lawan kebut-kebutannya.
Menurut keterangan beberapa warga ditemui BE di TKP (tempat kejadian perkara), peristiwa itu bermula ketika kedua korban yang berboncengan tersebut melaju kencang dari arah SPBU Air Sebakul menuju arah Pagar Dewa. Ketika melintas di ruas jalan T…

Sometimes...

Gambar
Sometimes... Ada orang-orang yang enggak bisa kita lupakan dan sebaliknya ada juga orang-orang yang enggak bisa melupakan kita. Gue pikir, itu seperti jejak kaki... yang melekat di hati dan tak mudah terhapus... Dan suatu saat... mungkin akan bertemu lagi, atau tak pernah bertemu, no one knows before...
But jejak-jejak yang sudah ditinggalkan, kadang enggak mudah terhapus dan melekat selamanya... I've always thought that this is true...
Tapi gue baru menyadari bahwa it's not so true... at least not for me.
It takes only a minute to get a crush on someone -> betul. Karena orang gampang banget tertarik pada penampilan fisik, mudah tertarik pada orang yang terlihat cantik, ganteng, manis, charming...
It takes an hour to like someone -> benar. Ngobrol-ngobrol sejam, nyambung, than you'll like him.
It takes a day to love someone -> kinda true. Ngabisin satu hari bersama seseorang yang menyenangkan, nyambung, trus memikirkan orang itu for the rest of the day, and you'll …

Tetap Satu Dalam BE

Gambar

Pilihan Alternatif

SAAT Semua lagi sibuk membicarakan pilih yang tua atau yang muda. Dalam proses politik menuju Pemilu 2009, nampaknya ''jualan'' kelompok tua dan muda ini memang lebih menarik perhatian pemilih, dibandingkan ''jualan'' lainnya, seperti bebas KKN, atau bersih dan merakyat. Dua kelompok, TUA dan MUDA mulai menciptakan berbagai isu yang menarik simpati. PILIH YANG TUA atau PILIH YANG MUDA. Begitulah, kira-kira slogan yang harus dijawab para pemilih. Semua orang berebut keyakinan untuk memastikan TUA atau MUDA yang baik untuk memimpin negeri ini.
Tapi persoalan sebenarnya, bukan pada TUA atau MUDA yang baik memimpin. Mungkin perlu kita pertanyakan pada masing-masing kelompok, sejauh mana mereka telah berbuat untuk negeri ini.
Yang MUDA, apa yang sudah engkau lakukan?, adakah pernah menyikapi persoalan yang berpolemik saat ini, atau pernahkah turun membantu persoalan rakyat?
Yang TUA, selama engkau ada, apa persoalan negara ini yang pernah engkau selesaikan--a…

Tentang Kita Dulu...

PAGI ini aku berjalan sendiri. Aku merasakan embun di wajahku diantara air mataku yang menetes menutupi hawa yang sudah terlanjur samar dan buram. Waktu telah menggerogotinya. Sejarah kasih kita semakin kandas dihapus oleh jejak2 hati yang terus bertumbuh menjadi rangkaian bulan dan tahun.Aku semakin sadar kalau kau memang tak akan pernah kembali lagi. Entah dimana kini kau berada sedangkan kabar berita tak ada yg sempat tertangkap di telinga.
Kuputuskan untuk melupakan namamu walau akan tetap kuhormati sisa lembaran masa lalu yg dulu selalu setia menjenguki peninduran kita. Akan kuhayati waktu-waktu yang manis seperti menghayati keindahan matahari yang berwarna indah di suatu pagi. Lekuk wajahmu terlalu banyak menyimpan kasih sayang yg menetes di hamparan padang hati, takkan terlupakan olehku yg selalu setia menyimpan rindu dan penantian pada waktu yang semakin menjadi sepi.
Sesungguhnya aku tetap mencintaimu. Tapi tangis ini telah menjadi hujan yg lenyap terserap oleh pori-pori tanah …

Agusrin: Bengkulu Kekurangan Uang

BEGITU menginjakkan kaki di Bengkulu usai menjalani pemeriksaan jaksa di Kejaksaan Agung atas kasus Dispendagate, Gubernur Agusrin M Najamudin langsung melakukan jumpa pers dengan wartawan cetak dan elektronik di Bengkulu. Dalam jumpa pers di ruang VIP Bandara Fatmawati itu, gubernur memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait hasil pemeriksaannya itu.
‘’Saya lega diberi ruang klarifikasi atas semua informasi data yang telah disebarkan pada umum terhadap kasus Dispendagate itu. Alhamdulillah kebenaran tidak akan tertukar dengan kesalahan,’’ ucap gubernur pada para wartawan.
Dikatakan gubernur, dalam klarifikasi Kejagung itu dirinya ditanyai seputar dana–dana di Dispenda dan dugaan korupsi yang telah dituduhkan. Dari klarifikasi itu gubernur mengaku mampu memberikan data yang sebenarnya pada pihak Kejagung. ’’Tentu saya punya konter data valid tentang itu,’’ katanya.

Apakah tanda tangan Gubernur benar dipalsukan?
‘’Yang berhak mengatakan itu palsu atau tidak aparat hukum. Jelasnya say…

Bupati BU Dipolisikan Mantan Pj Bupati MM

SEKITAR pukul 16.00 WIB Selasa (30/12) kemarin, mantan penjabat Bupati Muko-muko (MM), Amandeka Amir SSos (63) melaporkan Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir HM Imron Rosyadi MM ke Dit Reskrim Polda Bengkulu. Warga Jl Ade Irma Suryani RT 2 No 5 Kota Argamakmur itu menuding Bupati Bengkulu Utara tersebut telah melakukan penipuan terkait pengurusan izin tambang batu-bara yang terletak di Tanjung Ajang Kecamatan Lais Bengkulu Utara. Akibatnya, pelapor menderita kerugian sekitar Rp 350 juta. Peristiwa tersebut terjadi sekitar tahun 2007 di Kabupaten Bengkulu Utara.
Sayangnya Bupati BU Ir. HM Imron Rosyadi MM hingga tadi malam belum dapat dihubungi untuk dikonfirmasi.
Sementara dalam laporannya, Amandeka juga mengajukan saksi, yaitu Misnur Fadilah yang dalam laporan itu disebut menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Bengkulu Utara. Menurut keterangan korban (Amandeka) di hadapan penyidik pemeriksa Dit Reskrim Polda Bengkulu, peristiwa dugaan penipuan itu terjadi bermula ketika ia bertemu den…

Peluru di Kantor PWI Bukan Standar Polri

DUA butir peluru yang menembus kantor PWI Bengkulu, diduga bukan milik standar Polri. Sebab terlihat sedikit mengembung atau membesar di bagian bawah proyektil tersebut. Hal ini berdasarkan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh Unit Identifikasi Polres Bengkulu yang di back up Polda Bengkulu, serta penelitian sementara terhadap kasus penembakan kantor PWI tersebut.
Hanya saja, hal itu baru dugaan sementara. Sedangkan untuk hasil secara resminya, pihak penyidik masih menunggu dari penelitian kedua proyektil peluru itu di Puslabfor Palembang.
"Jika kita lihat dari kasat mata, kedua proyektil peluru yang kita temukan di TKP itu, diduga bukan milik standar Polri. Bisa saja dari pistol jenis rakitan. Namun untuk hasil resminya, kita masih menunggu hasil penelitian dari Puslabfor Palembang," ujar Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Sukirno melalui Dir Reskrim Kombes Pol Drs Sumartono J MM dan Kabid Humas Polda AKBP Drs Y Suyatmo pada BE, kemarin.
Dikatakan Suyatmo, sejauh …

Kantor PWI Diserang Penembak Misterius

ENTAH apa motifnya, Minggu malam (28/12) sekitar pukul 23.30 WIB, Kantor PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Bengkulu diserang penembak misterius.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat dua tembakan, kaca pintu masuk utama bagian atas kantor PWI berserakan.
Kejadian itu sendiri pertama kali diketahui Jaja, teknisi Kantor Berita Antara yang juga menjaga Kantor PWI.
Menurut Jaja, malam itu dia tengah nonton TV di lantai II. Selagi asyik nonton TV, dia mendengar suara letusan sebanyak 2 kali.
Awalnya, Jaja yang lulus tes CPNS Depag itu tak begitu menghiraukan. Dia terus menonton TV dan kemudian pergi tidur. Hanya saja kemarin pagi, saat akan membuka Kantor PWI sekitar pukul 09.00 WIB, dia sangat kaget. Pasal kaca-kaca di ruangan depan PWI berserakan. Selain itu, dari bagian atas pintu utama terlihat kacanya sudah berlubang.
Mengetahui hal itu, Jaja pun melaporkan kejadian itu kepada Ketua PWI Bengkulu Drs Riuslan Paguci dan wartawan senior Antara, Zulkifli. Selanjut…

Heboh, Ikan Paus Terdampar

WARGA Pasar Bengkulu pagi kemarin dibikin heboh. Pasalnya 3 nelayan setempat menemukan ikan raksasa yang biasa disebut warga setempat ikan duyung kerbau. Warga lebih heboh karena banyak yang menyebut ikan ini sebagai ikan paus.
Ikan duyung ini pertama kali ditemukan di bibir pantai sekitar pukul 06.00 WIB oleh 3 nelayan Pasar Bengkulu, yakni Ibrahim S atau yang biasa disapa Buyung, Idil dan Zainuris.
"Waktu itu kami perginyo betigo kek Idil dan Zainuris," kata Buyung dengan logat Bengkulunya.
Saat hendak melaut, cerita Buyung, baru sekitar 30 meter dari bibir pantai, kira-kira di depan Masjid Al Mujahidin, mereka melihat ada benda yang mencurigakan sedang memukul-mukul air. Penasaran ingin mengetahui benda itu, Buyung pun menuju ke benda tersebut. Setibanya di titik benda itu ia melihat ada ''ikan paus'' yang sedang mengepak-ngepakkan ekornya.
"Sebelumnya, kito sudah berupaya mengajak ikan paus itu ke tengah laut lagi. Tapi 3 kali dicubo ternyato ikan it…

Gubernur Bengkulu Diperiksa Hingga Malam

GUBERNUR Bengkulu Agusrin M. Najamudin akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung. Dia dipanggil dalam kapasitas sebagai tersangka dalam kasus penyelewengan dana bagi hasil (DBH) pajak bumi dan bangunan/bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (PBB/BPHTB) di provinsi yang dia pimpin.
Pemanggilan Agusrin tersebut merupakan yang kedua. Sebelumnya, 24 November lalu, pemeriksaan urung dilakukan karena Agusrin menunaikan ibadah haji. Kemarin (30/12), dia datang ke Gedung Bundar pukul 09.25 dan diperiksa hingga pukul 19.20.
Setelah diperiksa, Agusrin mengaku siap dihukum jika terbukti bersalah melakukan korupsi. Namun, dia membantah telah ada korupsi senilai Rp 21,3 miliar. ’’Insya Allah tidak ada kerugian negara seperti yang dituduhkan. Saya tidak pernah melakukan korupsi seperti yang dituduhkan itu,’’ tegas Agusrin.
Dalam pemeriksaan, dia dicecar 23 pertanyaan oleh tim penyidik yang diketuai Faried Haryanto. Dia menyatakan telah mengklarifikasi semua data di Kejagung. ’’Saya berte…