Munajat



"Dulu Rindu Pernah Bilang, Jika Rindu
Ingatlah Aku dalam Setiap Nafasmu"

Hmm.. Aku menghela nafas saat kembali ingat dengan kata-kata itu. Pun begitu ketika aku sadar bahwa selama ini kesalahan demi kesalahan telah kurangkum dalam penerjemahan rindu, kasih sayang bahkan cinta. Salah? Iya, sebuah kesalahan fatal. Aku telah melakukan kesalahan dalam penerjemahan kasih sayang dan cinta sesama manusia melebihi kepada Sang Khalik. Subhanallah..
Alhamdulillah ya Allah.. Kau hancurkan bangunan kesalahan itu melalui cobaan sekaligus ujian bagiku dalam menjalani hidup. Saat ini, aku mencoba menepi dan bertafakur. Menanti suatu waktu hingga kemudian kasih sayang itu tak lagi salah kuterjemahkan. Kasih sayang yang kau ridhoi.
Sesungguhnya aku sadar, tak ada yang abadi kecuali kasih sayang-Mu.. Selama ini, aku sudah bertindak bodoh. Aku sesat dalam nikmat sesaat. Aku mencoba untuk kembali dan mencoba mengingat-Mu melalui dzikir.. Allahu Akbar.., bermanja-manja dengan Sang Khalik adalah sesuatu yang menyenangkan bagiku saat ini. Aku ingin rasa ini tetap terjaga ya Allah, sehingga ketika suatu saat itu tiba, kasih sayangku terhadap dia hanya semata-mata karena ridho-Mu.. (**)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bus Masuk Jurang, 12 Tewas

Aku Ketemu Mantan

TUGAS dan Wewenang MK